(RAPAT : SETUJU) DIRJEN OTDA (DJOHERMANSYAH JOHAN) : DIM No. 69 Bagian Ketiga DPRD tetap. KETUA RAPAT:
(RAPAT : SETUJU) DIRJEN OTDA (DJOHERMANSYAH JOHAN) : DIM No. 70 Pasal 13 tetap.
KETUA RAPAT:
(RAPAT : SETUJU) DIRJEN OTDA (DJOHERMANSYAH JOHAN) :
DIM No. 71 ini menjadi formulasinya “DPRD Kabupaten….dibentuk melalui hasil Pemiluhan Umum tahun 2014”.
KETUA RAPAT:
(RAPAT : SETUJU) DIRJEN OTDA (DJOHERMANSYAH JOHAN) :
DIM No. 72 “jumlah dan tata carapengisian keanggotaan DPRD Kabupaten …sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) sesuai dengan peraturan perundang-undangan”.
KETUA RAPAT:
(RAPAT : SETUJU) DIRJEN OTDA (DJOHERMANSYAH JOHAN) :
DIM No. 73 “penetapan keanggotaan DPRD Kabupaten….sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) dan Ayat (2) dilakukan oleh KPU Kabupaten….”.
KETUA RAPAT:
Apa memang prosesnya begitu?
DIRJEN OTDA (DJOHERMANSYAH JOHAN) :
Kalau yang lama, kalau yang di draft yang lama “Anggota DPRD Kabupaten Mamuju yang asal daerahnya pemilihan pada Pemilihan Umum Tahun 2009 terbagi dalam wilayah Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamuju Tengah sebagai akibat Undang-Undang ini pengisian keanggotaannya disesuaikan dengan Peraturan Perundang-Undangan”. Di sini diredaksikan yang di sini “penetapan keanggotaan DPRD Kabupaten Mamuju Tengah sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) dan Ayat (2) dilakukan oleh KPU Kabupaten Induk”.
KETUA RAPAT:
Kalau KPU-nya belum terbentuk bagaimana? DIRJEN OTDA (DJOHERMANSYAH JOHAN) :
Inikan KPU Kabupaten induk ini pak yang sudah terbentuk, jadi sudah ada, jadi artinya tinggal dia menentukan bagian yang masuk kecakupan DOB itu dipindahkan.
KETUA RAPAT:
Perlu ada kata-kata sesuai peraturan perundang-undangan tidak pak? DIRJEN OTDA (DJOHERMANSYAH JOHAN) :
Iya perlu pak. KETUA RAPAT:
Maksud saya itu biar Undang-Undang Penyelenggara Pemilu juga menjadi dasar hukum kita.
DIRJEN OTDA (DJOHERMANSYAH JOHAN) :
“Penetapan keanggotaan DPRD Kabupaten Mamuju Tengah sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) dan Ayat (2) dilakukan oleh KPU Kabupaten Induk sesuai dengan peraturan perundang-undangan”.
KETUA RAPAT:
Supaya ada hukumnya.Oke ya?
(RAPAT : SETUJU) DIRJEN OTDA (DJOHERMANSYAH JOHAN) : DIM No. 74 tetap.
KETUA RAPAT:
Tapi Pemilihan Umumnya di ganti tidak?Diganti 2014. (RAPAT : SETUJU) DIRJEN OTDA (DJOHERMANSYAH JOHAN) : DIM No. 75 tetap.
KETUA RAPAT:
(RAPAT : SETUJU) DIRJEN OTDA (DJOHERMANSYAH JOHAN) :
DIM No. 76 tetap, ada catatan. “pengambilan sumpah janji Anggota DPRD Kabupaten Mamuju Tengah dilaksanakan setelah peresmian keanggotaan DPRD Kabupaten Mamuju Tengah ditetapkan dengan keputusan Gubernur Sulawesi Barat atas nama Menteri Dalam Negeri”. Sementara yang lama “peresmian pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Mamuju Tengah dilaksanakan paling lambat 6 bulan setelah pelantikan penjabat Mamuju Tengah”.
KETUA RAPAT:
Exercise-nya bagaimana?Pada bagian ini tolong mohon perhatian teman-teman, Bapak
Arif terutama yang Ketua Pansus Pileg.Inikan kita ada Pemilu 2014, oke satu. Kita bersepakat paling lama 9 bulan itu pemerintah sudah meresmikan, kalau dulukan 6 bulan, prakteknya lebih dari 6 bulan. Peresmian sebuah kabupaten induk itu, peresmian setelah 9 bulan dia meresmikan, resmi dia sebagai seorang penjabat kabupaten dan sudah ditunjuk seorang penjabatnya, penjabatnya itu tugasnya yang saya menyatakan tadi, menyelesaikan persiapan infrastruktur pemerintahan, lembaga-lembaganya, orang-orangnya, pengalihan asset-asetnya, sertifikasinya, harta kekayaannya, SDM-nya kan itu dilakukan pak. Setelah itu dilakukan itukan DPRD belum ada, makanya DPRD ini kita berharap dilakukan itu setelah dia melaksanakan tugas persiapan selama 2 tahun.2 tahun itu melakukan yang dikatakan tadi, asset dan segala macam dia selesaikan, dan itu oleh pejabat kalau untuk provinsi di pegang oleh orang dari Kemendagri, kalau untuk yang kabupaten dari usulan gubernur orang-orangnya itu.Dia bekerja setelah itu barulah membentuk DPRD-nya, setelah 2 tahun selesai baru membentuk DPRD-nya. Itu berarti DPRD terbentuk baru memilih kepada daerah, kan tahapannya itu. Exercise waktu-waktunya itu menurut hemat saya itu pemerintah harus sudah siapkan.
DIRJEN OTDA (DJOHERMANSYAH JOHAN) :
Kalau dilihat dari itungan sekarang katakanlah kita ketok palu bulan November, hitungan 9 bulan jatuhnya ke bulan Agustus 2013.Kemudian dari Agustus peresmian 2013 sesudah itu baru dilakukan yang tadi hitungan 2 tahun tadi. 2 tahun lagi jatuhnya 2015, 2014 kan terbentuklah di induk DPRD, kemudian di induk itu dibagi ke daerah otonomi baru ini. Maka itu ditahun 2015 sekaligus di 2015 bisa dilaksanakan Pilkadanya.
KETUA RAPAT:
Bisa tidak pak kalau kita sudah mainterm frame dengan tidak lagi tahun tetapi sudah bulan, pengucapan sumpah janji Anggota DPR di Kabupaten….ditetapkan dengan pengucapan itu pada bulan apa kira-kira bisa tidak, tahun 2015 misalnya supaya ada kepastian.
DIRJEN OTDA (DJOHERMANSYAH JOHAN) :
Exercisepaling lambat bulan sekian tahun sekian.
KETUA RAPAT:
Bulan Juli 2014 itu sudah pengucapan sumpah Anggota DPRD Kabupaten, kalau Juli 2014 itu sudah terbentuk itukan masih si pejabat sementara, dia harus sudah bekerja dengan KPU dan segala macam sehingga ketika dia 2015 itu sudah pengucapan sumpah, bisa tidak kalau dipengucapan sumpah 2015 itu di sana tegas saja, bulan apa, kan bisa ngitung dari sana pak.
Mereka itu pokoknya pasca 2014 terbentuk setelah itu harapan kami memang konsekuensinya kita dalam rangka Pilkada Serentak, ini ada juga pikiran saya ke sana. jangan dibuat terlalu jauh, kan mereka dilantik Oktober pak, Juli 2014 ya. Harapan kami kalau bisa jaraknya jangan terlalu jauh, jadi artinya di rezim pemerintahan 2014 ke sana itu sudah dalam satu periode yang cukup, karena persiapan kita kan sudah cukup lama ini pak. Maksud saya bisa tidak kalau pas Januari 2015 mereka sudah diresmikan pengucapan sumpah itu.
DIRJEN OTDA (DJOHERMANSYAH JOHAN) :
Untuk DPRD Kabupaten Kota selama ini adalah untuk Pemilu yang bulan April itu adalah bulan Juli dan Agustus itu sudah pengucapan sumpah dan itu adalah mengikuti ketentuan peraturan KPU yang akan mengatur itu.
KETUA RAPAT:
Kalau DOB inikan tidak ada kepatuhan dengan KPU, ini politik kebijakan ada di kita penuh, karean teknis kepemiluan datanya saja yang kita mintakan dari KPU, karena datanya saja itu yang kita butuhkan, kalau mereka Juli-Agustus sudah dilantik hasil Pemilu 2014, yang daerah otonom barukan sudah resmi, itu juga tidak bisa ditunda-tunda lagi pak terlalu lama, tetapiu kalau di 2014 itukan terlalu mepet tidak mungkin, cenderung di 2015. Kami berharap bisa tidak kalau di bulan Januari 2015 mereka itu sudah, kalau menurut saya kemungkina itu memungkinkan.
DIRJEN OTDA (DJOHERMANSYAH JOHAN) :
Betul pak, kalau menurut hitungan bulan itu adalah iya, karena yang regular di Dapil yang induk itu adalah pada bulan Agustus atau September itu DPRD Kabupaten Kota sudah dilantik itu untuk induk, anaknya akan mengikuti itu biasanya bersamaan, September atau Oktober sudah bisa, kalau Januari lebih cukup lagi pak.
KETUA RAPAT:
Kalau dibarengkan bisa tidak.
DIRJEN OTDA (DJOHERMANSYAH JOHAN) :