BAB IX REKSADANA SYARIAH
C. KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN REKSA DANA SYARIAH
Pada dasarnya setiap kegiatan investasi mengandung dua unsur, yaitu return (keuntungan) dan risiko. Dalam reksa dana dapat ditemukan keuntungan dan risiko sebagai berikut:
1. Keuntungan Reksa Dana
Berikut ini terdapat beberapa keuntungan dalam menginvestasikan melalui Reksa Dana, yaitu:170
a) Tingkat likuiditas yang baik
169 Abdul Manan, Aspek Hukum, 171.
170 Nurul Huda dan Mohamad Heykal, Lembaga Keuangam Islam: Tinjauan
Teoritis dan Praktis (Jakarta: Kencana, 2010), h. 257-258.
Aspek Reksa Dana Syariah Reksa Dana
Konvensioanal Tujuan Investasi Tidak semata-mata return, tapi
juga Social Responsible Investment (SRI)
Return yang tinggi
Operasional Ada proses screening Tanpa proses screening
Return Proses Cleansing/ Filterasi dari kegiatan haram
Tidak ada Pengawasan DPS dan BAPEMAN sekarang
menjadi OJK
Hanya BAPEMAN sekarang menjadi OJK
Akad Selama tidak bertentangan dengan syariah
Menekankan kesepakatan tanpa ada aturan halal atau haram
110
Maksud dari likuiditas adalah kemampuan untuk mengelola uang masuk dan keluar dari reksadana. Dalam hal ini yang paling sesuai adalah reksa dana untuk saham-saham yang telah dicatatkan di bursa di mana transaksi terjadi setiap hari, tidak seperti deposito berjangka atau sertifikat deposito periode tertentu.
b) Manajer profesional
Reksa dana dikelola oleh manajer investasi yang andal, ia mencari peluang investasi yang paling baik untuk Reksa dana tersebut. Pada prinsipnya, manajer investasi bekerja keras untuk meneliti ribuan peluang investasi bagi pemegang saham/unit Reksa Dana. Sedangkan pilihan investasi itu sendiri dipengaruhi oleh tujuan investasi dari Reksa Dana tersebut.
c) Diversifikasi
Diversifikasi yang terwujud dalam bentuk portofolio akan menurunkan tingkat risiko. Reksa dana melakukan diversifikasi dalam berbagai instrumen efek, sehingga dapat menyebarkan risiko, berbeda dengan pemodal individual yang misalnya hanya dapat membeli satu atau dua jenis efek saja. d) Biaya rendah
Reksa dana merupakan kumpulan dana dari banyak investor sehingga besarnya kemampuan melakukan investasi akan menghasilkan biaya transaksi yang murah.
2. Risiko Reksa Dana:
Disamping keuntungan-keuntungan yang akan mereka dapatkan, terdapat juga beberapa risiko dalam melakukan investasi melalui Reksa Dana, yaitu diantaranya sebagai berikut:171
a) Risiko Perubahan Kondisi Ekonomi dan Politik
Perubahan kondisi perekonmian dan politik di dalam maupun di luar negeri atau peraturan khusunya di bidang Pasar Uang dan Pasar Modal merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan-perusahaan di Indonesia, termasuk perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek di Indonesia, yang secara tidak langsung akan mempengaruhi kinerja portfolio reksa dana.
b) Risiko berkurangnya Nilai Unit Penyertaan
111 Nilai Unit Penyertaan Reksa Dana dapat berfluktuasi akibat kenaikan atau penurunan Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana. Penurunan dapat disebabkan oleh, antara lain:
a. Perubahan harga Efek ekuitas dan Efek lainnya.
b. Biaya-biaya yang dikenakan setiap kali pemodal melakukan pembelian dan penjualan.
c) Risiko Wanprestasi oleh Pihak-Pihak Terkait
Risiko ini dapat terjadi apabila rekan usaha Manajer Investasi gagal memenuhi kewajibannya. Rekan usaha dapat termasuk tetapi tidak terbatas pada emiten, pialang, bank kustodian, dan agen penjual.
d) Risiko Likuiditas
Penjualan kembali (pelunasan) tergantung kepada likuiditas dari portfolio atau kemampuan dari Manajer Investasi untuk membeli kembali (melunasi) dengan menyediakan uang tunai.
e) Risiko Kehilangan Kesempatan Transaksi Investasi pada Saat Pengajuan Klaim Asuransi
Dalam hal terjadinya kerusakan atau kehilangan atas surat-surat berharga dan aset Reksa Dana yang disimpan di Bank Kustodian, Bank Kustodian dilindungi oleh asuransi yang akan menaggung biaya penggantian surat-surat berharga tersebut. Selama tenggang waktu penggantian tersebut, Manajer Investasi tidak dapat melakukan transaksi investasi atas surat-surat berharga tersebut, kehilangan kesempatan melakukan transaksi investasi ini dapat berpengaruh terhadap Nilai Aktiva bersih per Unit Penyertaan.
D. RANGKUMAN
1. Reksadana adalah dana yang dihimpun adalah dana dari masyarakat pemodal dan diinvestasikan kedalam portofolio efek.
2. Portofolio efek adalah kumpulan surat-surat berharga, seperti: saham, obligasi, surat pengakuan hutang surat berharga komersial, tanda bukti utang yang dimiliki oleh pihak pengives dan pasar uang.
3. Mekanisme operasional antara pemodal dengan manajer investasi dilakukan dengan wakalah.
4. Mekanisme operasional antara manajer investasi dan pengguna investasi dilakukan dengan mudharabah.
112
5. Pola hubungan Pelaku dalam Reksadana Syariah dibagi menjadi dua yakni hak pemodal dan tugas juga kewajiban manajer investasi.
6. Dalam melakukan kegiatan investasi reksa dana syariah dapat melakukan apa saja sepanjang tidak bertentangan dengan syariah, diantaranya investasi tidak halal yang tidak boleh dilakukan adalah dalam bidang perjudian, pelacuran, pornografi, makanan dan minuman haram, lembaga keuangan ribawi, dan lain-lain yang telah ditentukan DPS. 7. Keuntungan berinvestasi dengan reksadana syariah adalah
tingkat likuiditas yang baik, manajer profesional, diverifikasi, dan biaya rendah.
8. Resiko berinvestasi dengan reksadana syariah adalah risiko perubahan kondisi ekonomi dan politik, resiko berkurangnya nilai unit penyertaan, resiko wanprestasi oleh pihak-pihak terkait, resiko likuiditas, dan risiko kehilangan kesempatan transaksi investasi pada saat pengajuan klaim asuransi.
E. EVALUASI
Kerjaa soal-soal dibawah ini dengan tepat.
I. PILIHAN GANDA
1. Dalam kosa kata reksadana, kata reksa berarti… a. Kuat
b. Pelihara c. Berbagi d. Menolong
2. Himpunan dana dalam reksadana diinvestasikan kembali dalam bentuk…
a. Portofolio efek b. Properti
c. Barang dagangan d. Perabotan antik
3. Di Indonesia pertama kali reksadana syariah didirikan diberi nama…
a. Tabungan Indonesia b. Reksaadan
c. Danareksa syariah d. Anggunan bersama
4. Pada tahun berapa reksadana dibentuk… a. 23 Januari 2001
113 b. 14 Juli 1997
c. 15 Februari 2001 d. 12 Juni 1997
5. Mekanisme operasional antara pemodal dengan manajer investasi dilakukan dengan cara…
a. Mudharabah b. Wakalah c. Murabahah d. Muzara’ah
6. Aspek pengawasan pada reksadana syariah dilakukan oleh… a. DPS dan OJK
b. DPS c. OJK
d. OJK dan Menkeu
7. Keuntungan yang didapat dari investasi reksadana adalah,
kecuali…
a. Biaya rendah b. Diverifikasi
c. Manajer professional d. Bunga tinggi
8. Adanya keuntungan juga pasti dibarengi adanya resiko, adapun resiko berinvestasi melalui reksadana adalah…
a. Resiko likuiditas b. Resiko dicuri c. Resiko penipuan d. Resiko kebangkrutan
II. SOAL URAIAN
1. Dalam melakukan kegiatan investasi reksadana syariah terdapat larangan melakukan investasi yang bertentangan dengan syari’ah, sebut dan jelaskan hal-hal yang membuat bertentangan!
115