• Tidak ada hasil yang ditemukan

Khasiat obat bawang merah

Dalam dokumen Sehat Dengan Obat Herbal (Halaman 67-71)

Nama umum bawang merah dalam bahasa Inggris adalah shallot. Tanaman ini berasal dari kawasan Asia. Sering digunakan sebagai bumbu, terutama untuk masakan di nusantara. Efek penggunaan bumbu bawang merah pada rasa masakan sangat kuat, menyedapkan dan

mengharumkan masakan. Baunya memang sangat khas, dan agak berkurang saat digoreng atau diolah menjadi bumbu.

Nama ilmiah : Allium cepa L. Indonesia : Bawang Merah English : Red Onion / Shallot Suku: Liliaceae

Uraian Tanaman :

Bawang merah sering disebut berambang. Tanaman ini banyak ditanam orang di sawah ataupun ladang yang cukup memperoleh sinar matahari. Tumbuhan berumpun dan berumbi lapis ini berwarna keungu-unguan dan berbau tajam. Tanaman semusim yang tidak berbatang itu daunnya hijau panjang, berbentuk tabung yang ujungnya lancip. Bunganya berwarna putih kemerah-merahan. Baik umbi maupun daunnya sehari-hari dipakai untuk mengharumkan dan

menyedapkan berbagai makanan. Namun bawang merah juga sering dipakai dalam berbagai ramuan obat tradisional.

Bawang merah mempunyai banyak fungsi dalam pengobatan tradisional. Bisa menurunkan panas dan mengobati masuk angin. Berbagai penelitian juga menyebutkan, bawang merah bisa

mengurangi risiko kolesterol, serangan jantung, kanker hingga radang.

Secara ilmiah kandungan sulfur dalam bawang merah yang dikonsumsi secara teratur dapat membantu menurunkan kolesterol dan menghilangkan gumpalan darah.

Sedangkan kandungan flavon-glikosida berfungsi sebagai antiradang dan pembunuh bakteri. Bawang merah juga mengandung saponin yang berkhasiat mengencerkan dahak. Uji medis menemukan kandungan pelbagai vitamin termasuk vitamin B1 (thiamine), B2 (riboflavin) dan C (ascorbic acid).

Umbi lapisnya mengandung protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin B1, dan C. Masyarakat di pedesaan dan di daerah-daerah di Indonesia sering menggunakan bawang merah untuk

meredakan demam pada anak, perut kembung, muntah-muntah, masuk angin, kerokan, dan batuk. Yang digunakan adalah bagian umbinya yang segar. Caranya, bawang merah dikupas kulitnya dan dipukul sampai hancur. Serpihan bawang merah ini dibalurkan ke perut bayi atau anak-anak yang mual, masuk angin, dan muntah-muntah.

Karena mengandung flavono-glikosida, yang berkhasiat anti radang, pembunuh bakteri,

sedangkan kandungan saponinnya mengencerkan dahak. Ia juga memiliki sejumlah zat lain yang berkhasiat menurunkan panas, menghangatkan, memudahkan pengeluaran angin dari perut, melancarkan pengeluaran air seni, mencegah penggumpalan darah, menurunkan kolesterol, dan kadar gula dalam darah. Menurut penelitian terakhir, bawang merah juga bisa mencegah kanker karena kandungan sulfurnya. Umbi lapisnya mengandung zat-zat seperti protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin B1 dan C.

Khasiat Ceremai Untuk Pengobatan

Pohon Ceremai atau cerme banyak mempunyai khasiat pengobatan. Nama ilmiah untuk tanaman ini adalah Phylanthus acidus. Pohon ceremai diduga berasal dari daratan India. Tanaman ini dapat turnbuh pada tanah ringan sampai berat dan tahan akan kekurangan atau kelebihan air. Bisa tumbuh dengan baik sampai ketinggian 1.000 m dpl. Pohon kecil, tinggi sampai 10 m, kadang lebih. Percabangan banyak, kulit kayunya tebal. Daun tunggal, bertangkai pendek, tersusun dalam tangkai membentuk rangkaian seperti daun majemuk. Helai daun bundar telur sampai jorong, ujung runcing, pangkal tumpul sampai bundar, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan licin tidak berambut, panjang 2 - 7 cm, lebar 1,5 - 4 cm, warna hijau muda. Tangkai bila gugur akan meninggalkan bekas yang nyata pada cabang. Perbungaan berupa tandan yang panjangnya 1,5 - 12 cm, keluar di sepanjang cabang, kelopak bentuk bintang,,mahkota merah muda. Terdapat bunga betina dan jantan dalam satu tandan. Buahnya buah.batu, bentuknya bulat pipih, berlekuk 6 - 8, panjang 1,25 - 1,5 cm, lebar 1,75 - 2,5 cm, warnanya kuning muda, berbiji 4-6, rasanya asam. biji bulat pipih berwarna cokelat rnuda. Daun muda bisa dimakan sebagai sayuran. Buah muda bisa dimasak bersama sayuran untuk menyedapkan masakan karena memberi rasa asam. Buah masak dapat dimakan langsung setelah diremas dengan air garam untuk mengurangi rasa sepat dan asam, dimakan setelah dibuat manisan atau selai. Perbanyakan dengan biji atau okulasi.

Nama Lokal :

Careme, cerme (Sunda), cerme (Jawa). careme (Madura); Ceremoi (Aceh), cerme, ceramai, camin-camin (Sumatera).; Carmen, cermen (Bali), sarume (Bima). lumpias aoyok, tili;

Lombituko bolaano, caramele, carameng (Sulawesi),; Ceremin (Ternate), selemele, selumelek (Roti).; Salmele, cermele (Timor).;

Penyakit Yang Dapat Diobati :

akibat perut kotor.

BAGIAN YANG DIGUNAKAN : Daun, kulit akar, dan biji.

INDIKASI :

Daun berkhasiat untuk: - batuk berdahak, - menguruskan badan, - mual,

- kanker, - sariawan.

Kulit akar berkhasiat untuk mengatasi : - asma

- sakit kulit.

Biji berkhasiat untuk mengatasi : - sembelit

- mual akibat perut kotor. CARA PEMAKAIAN : 1. Sembelit

a. Siapkan biji ceremai sebanyak 3/4 sendok teh, dicuci lalu digiling sampai halus. Seduh dengan 1/2 cangkir air panas. Sewaktu

masih hangat tambahkan 1 sendok makan madu, aduk sampai merata kemudian diminum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari. b. Siapkan daun ceremai segar sebanyak 3 g, dicuci lalu ditumbuk halus. Seduh dengan 1/2 gelas air panas, lalu didinginkan. Hasil seduhan diminum sekaligus bersama ampasnya.

2. Asma :

Siapkan biji ceremai sebanyak 6 biji, bawang merah 2 butir, akar kara (Dolichos lablab) 1/4 genggam, buah lengkeng (Nephelium longanum; Euphoria longana) 8 butir, dicuci lalu ditumbuk seperlunya. Bahan-bahan tersebut lalu direbus dengan 2 gelas air bersih sampai.tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum dengan air gula secukupnya. Sehari 2 kali, masing-masing 3/4 gelas.

3. Kanker :

Siapkan daun ceremai yang masih muda sebanyak 1/4 genggam, daun belimbing 1/3 genggam, bidara upas 1/2 jari, gadung cina 1/2 jari, gula enau 3 jari, dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tertinggal kira-kira 3/4 bagian. Setelah dingin disaring, siap untuk

diminum. Sehari 3 kali, masing-masing cukup 3/4 gelas. 4. Melangsingkan badan

Minum air rebusan daun ceremai. Obat ini bekerja kuat, jangan menggunakan dalamjangka waktu lama.

CATATAN PENTING: Cairan akar beracun. Jangan menggunakan akar ceremai untuk pengobatan.

Komposisi :

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : Daun ceremai berbau khas aromatik, tidak berasa. KANDUNGAN KIMIA: Daun, kulit batang, dan kayu ceremai mengandung saponin, flavonoida, tanin, dan polifenol. Akar mengandung saponin, asam galus, zat samak, dan zat beracun (toksik). Sedangkan buah mengandung vitamin C.

Khasiat Krokot Untuk Pengobatan

Saat kecil saya mengenal tanaman krokot ini sebagai pakan jengkerik piaraan saya. Dengan mudah saya bisa dapatkan dibawah tembok pagar Lek Ijah tetangga saya. Tanaman yang tumbuh liar ini memang sering dijumpai di pinggir jalan dan tegalan sawah ini biasanya hanya dipandang sebelah mata. Dan ternyata tanaman ini berkhasiat obat juga.

Tanaman yang punya nama ilmiah Portulaca oleraceae L. ini merupakan tanaman herba setahun yang termasuk dalam famili Portulacacaeae.

Krokot tumbuh liar ditempat-tempat terbuka yang terkena sinar matahari. Tanaman ini diperkirakan berasal dari daratan Amerika tropis di Brazil yang dapat tumbuh dari dataran rendah sampai ketinggian 1.800 m dpl. Batang krokot berbentuk bulat yang tumbuh tegak atau sebagian/seluruhnya terletak di atas tanah tanpa mengeluarkan akar. Batangnya berwana cokelat keunguan dengan panjang 10-50 cm. Daunnya tunggal, tebal berdaging, datar dan letaknya berhadapan atau tersebar. Tangkainya pendek berbentuk bulat telur sungsang, bagian ujungnya bulat melekuk ke dalam. Pangkal batangnya membaji dengan tepi rata, panjangnya 1-4 cm dan lebar 5-14 mm. Warna permukaan atas daun hijau tua, permukaan bawahnya merah tua. Bunganya berkelompok 2-6 buah yang keluar dari ujung percabangan. Mahkota daunnya berjumlah lima buah, berwarna kuning dan kecil-kecil.bunga ini akan mekar pada pagi hari antara pukul 8.00-11.00 siang dan layu menjelang sore. Buahnya berbentuk kotak, bijinya banyak dengan warna hitam cokelat mengkilap. Tanaman ini dapat diperbanyak dengan biji. Tanaman ini memiliki kandungan kimia antara lain : KCl, KSO4, KNO3, nicotinic acid, tanin, saponin, vitamin A, B, C, l-noradrenalin, noradrenalin, dopamin,dopa.

Bagian yang dipakai sebagai bahan obat adalah seluruh tumbuhan, baik yang segar atau yang telah dikeringkan. Tanaman ini dapat dikeringkan dengan cara mencucinya sampai bersih setelah itu diuapkan lalu dijemur kemudian digiling menjadi bubuk lalu disimpan.

Tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit, antara lain :· Disenteri, diare akut· Radang akut usus buntu (appendicitis acuta)· Radang payudara ( mastitis)· Wasir berdarah (Hemorrhoidal bleeding)· Badan sakit dan pegal (Rheumatism)· Keputihan · Gangguan sistim saluran kencing· Sakit kuning (Hepatitis)· Cacingan dan sesak napas (biji dan buahnya)

Cara pemakaian untuk Pengobatan · Radang akut usus buntu :

1. ambil segenggam herba segar, dicuci bersih lalu ditumbuk dan diperas sampai terkumpul 30ml. Tambahkan gula putih secukupnya dan air matang yang sudah dingin sampai menjadi 100 ml kemudian diminum. Lakukan 3 kali sehari.2. krokot an jombang (Taraxacum officinale) masing-masing 60 gram kemudian digodok dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Dibagi untuk 3 kali minum

.· Disentri :

550 gram herba segar diuapkan selama 3-4 menit, lalu ditumbuk halus dan diperas sampai terkumpul air perasannya kira-kira 150 cc. Mium air perasannya sebanyak 50 cc, 3 kali sehari .· Keputihan :

200 gram krokot dijuice dan diambil airnya kemudian masukkan putih telur lalu di tim. Makan selagi hangat.

· Jantung berdebar :

4 batang tanaman krokot dicuci bersih lalu digiling halus, tambahkan ½ cangkir air masak dan 1 sendok makan madu, diperas, disaring lalu diminum. Lakukan 2 kali sehari.

· Kencing darah :

100 gram krokot dan 25 gram daun sendok (Plantago mayor L.) digodok lalu airnya diminum. · Demam :

krokot direbus sebentar tetapi tidak boleh terlalu matang lalu dimakan. Warning : wanita hamil dilarang mengkonsumsi ini.

Dalam dokumen Sehat Dengan Obat Herbal (Halaman 67-71)