• Tidak ada hasil yang ditemukan

AKUNTABILITAS KINERJA

C. Kinerja Anggaran

Secara rinci, alokasi pagu anggaran dan realisasi tahun 2015 sebagaimana dijelaskan pada tabel berikut :

Unit Kerja Pagu (Rp.) Realisasi %

Sekretariat Jenderal 448.127.536.000 420.983.869.780 93,94%

1 Pusat Data Statistik dan Informasi

29.030.408.000 28.283.607.957 97,43%

2 Biro Umum 306.233.791.000 296.355.136.018 96,77%

3 Biro Perencanaan 34.231.347.000 32.366.039.138 94,55%

4 Dewan Kelautan Indonesia

15.847.226.000 14.920.072.254 94,15%

5 Biro Hukum dan Organisasi

10.380.061.000 9.520.130.962 91,72%

6 LPUMKP 3.107.320.000 2.789.513.775 89,77%

7 Biro Keuangan 16.134.455.000 14.314.760.785 88,72%

8 Biro Kepegawaian 15.782.404.000 13.186.957.397 83,55%

9 Biro Kerjasama dan Humas

17.380.524.000 11.851.315.844 68,19%

Pada tahun 2015, Sekretariat Jenderal mengelola anggaran sebesar Rp.448.127.536.000,-, yang dibagi ke dalam 10 satker, termasuk 34 satker di provinsi. Sampai dengan 31 Des realisasi penyerapan anggaran Sekretariat Jenderal mencapai Rp.420.983.869.780,- (empat ratus dua puluh miliar sembilan ratus delapan puluh tiga juta delapan ratus enam puluh sembilan ribu tujuh ratus delapan puluh rupiah) atau 93,94 %.

Berdasarkan aplikasi SPAN Kemenkeu, Nilai efisiensi (E) Setjen sebesar 4,48% (data s.d 21 Januari 2015, dan akan terus bergerak sampai dengan 28 Februari 2015), sesuai dengan tabel berikut.

Tabel 3. 29

Capaian Anggaran dan Output terhadap Indikator Setjen 2015

Sasaran Strategis IKU OUTPUT ANGGARAN VOLUME OUTPUT

Pagu Realisasi % Target Realisasi CUSTOMER PERSPEKTIF

1 Terwujudnya ASN KKP yang kompeten, profesional dan berkepribadian

1 Indeks kompetensi, dan integritas

2 Persentase unit kerja yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar

3 Terwujudnya birokrasi KKP yang efektif,

4 Terkelolanya Anggaran Pembangunan Secara 5 Tersedianya kebijakan

pembangunan yang partisipatif

6 Indeks efektivitas kebijakan pemerintah 6 Terwujudnya kerja

sama internasional, antarlembaga yang

7 Jumlah perjanjian yang telah

diimplementasikan

Sasaran Strategis IKU OUTPUT ANGGARAN VOLUME OUTPUT

9 Persentase unit kerja yang

8 Terintegrasi nya sistem informasi KKP

10 Persentase Teknologi Informasi &

Komunikasi (TIK) yang terintegrasi

dibanding total TIK yang ada

Layanan Sistem Informasi 8,996,804,000 8,463,895,973 94.08 41 37

9 Terselenggaranya RB KKP sesuai roadmap RB KKP

11 Persentase program dan kegiatan RB yang dilaksanakan

Sasaran Strategis IKU OUTPUT ANGGARAN VOLUME OUTPUT Pagu Realisasi % Target Realisasi kegiatan yang harus

dilaksanakan sesuai road map RB per tahun

Perjanjian di bidang

Kelautan dan Perikanan. 550,149,000 520,270,652 94.57 30 30 Tata organisasi dan tata

kerja di lingkungan KKP 1,632,438,000 1,500,108,000 91.89 15 15 Dokumen perencanaan

umum

6,592,944,000 6,108,850,161 92.66 3 3

Dokumen perencanaan program

4,441,644,000 4,243,674,100 95.54 3 3

Dokumen pembinaan dan koordinasi perencanaan, penganggaran dan monev pembangunan KP di provinsi

9,134,732,000 8,671,990,078 94.93 212 220

Sarana dan Prasarana BU 923,000,000 706,896,400 76.59 23 23

Pedoman Umum BU 102,100,000 83,017,000 81.31 1 1

Peningkatan Kualitas

Pegawai BU 779,649,000 763,969,149 97.99 613 613

Sasaran Strategis IKU OUTPUT ANGGARAN VOLUME OUTPUT

13 Persentase ketepatan waktu penyampaian

2,598,260,000 2,339,964,167 90.06 173 169

11 Terselenggaranya

Layanan Kehumasan 9,270,830,000 9,164,466,765 98.85 16 16

Sasaran Strategis IKU OUTPUT ANGGARAN VOLUME OUTPUT Pagu Realisasi % Target Realisasi 15 Persentase jumlah

sosialisasi program

Layanan Perkantoran 4,958,569,000 4,900,014,135 98.82 12 12

12 Terlaksananya

16 Meningkatnya jumlah dokumen kerja sama dan Evaluasi Kerja Sama Bilateral

1,973,666,000 1,360,703,829 68.94 10 10

Laporan Hasil Analisis dan Evaluasi Kerja Sama Multilateral

1,824,915,000 1,556,211,091 85.28 7 7

Laporan Hasil Analisis dan Evaluasi Kerja Sama Antarlembaga

1,375,183,000 919,780,155 66.88 9 9

17 Meningkatnya jumlah Kerja Sama Teknik bidang kelautan dan perikanan

Laporan Ketatausahaan 8,114,437,000 6,706,125,888 82.64 31 31

18 Meningkatkan jumlah dokumen pedoman delegasi republik indonesia (delri)

Layanan Perkantoran 3,878,323,000 3,350,827,729 86.40 12 12

Sasaran Strategis IKU OUTPUT ANGGARAN VOLUME OUTPUT Pagu Realisasi % Target Realisasi 13 Terwujudnya ASN

lingkup Setjen yang kompeten, profesional dan berkepribadian

19 Indeks kompetensi,

dan integritas Layanan usulan perencanaan Setjen yang handal dan mudah diakses

15 Terwujudnya birokrasi Setjen yang efektif, efisien, dan berorientasi pada layanan prima

21 Nilai Kinerja RB

Setjen Jumlah pelayanan

ketatausahaan dan informasi data kepegawaian

3,745,693,000 3,502,879,492 93.52 42 42

16 Terkelolanya anggaran pembangunan Setjen

Sasaran Strategis IKU OUTPUT ANGGARAN VOLUME OUTPUT Pagu Realisasi % Target Realisasi Dokumen monitoring,

evaluasi dan pelaporan 4,441,888,000 4,274,455,230 96.23 7 7 23 Persentase Tingkat

Kepatuhan terhadap SAP

Dokumen Laporan Keuangan KKP Berdasarkan Sistem Akuntansi Instansi

1,114,518,000 1,002,880,014 89.98 4 4

TOTAL 106,779,953,000 98,180,520,576 91.95 1,445 1,445

Dari pagu anggaran Sekretariat Jenderal sebesar Rp.448.127.536.000, anggaran yang mendukung indikator kinerja sebesar Rp.106,779,953,000 dengan persentase capaian sebesar 91,95%

dibanding realisasinya dan capaian output yang sebesar 100%. Artinya capaian nilai tersebut dapat dikatakan Sekretariat Jenderal telah mengikuti prinsip-prinsip akuntabel, efektif dan efisien dalam penggunaan anggaran pembangunannya.

BAB IV

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari hasil analisis terhadap capaian kinerja Sekretariat Jenderal Tahun 2015, beberapa hal yang dapat disimpulkan antara lain bahwa:

1. Dari 23 (dua puluh tiga) indikator kinerja, sebanyak 21 indikator telah mencapai target (pencapaian 100%), bahkan sebagian melebihi target yang telah ditetapkan sedangkan 1 indikator belum dapat memenuhi target, namun masih dalam tahap kewajaran, dan 1 indikator dengan capain yang sangat rendah. Upaya perbaikannya akan menjadi fokus pada tahun mendatang.

2. Terdapat beberapa capaian kinerja yang sangat signifikan mendukung capaian kinerja tingkat Kementerian yakni:

a. Surat Menteri PAN dan RB selaku Ketua Unit Pengelola RB Nomor B/3993/M.PANRB/12/2015 tanggal 11 Desember 2015 menyatakan bahwa nilai SAKIP KKP mencapai 80,76 dengan predikat "A". Penilaian tersebut menunjukan tingkat efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan dengan capaian kinerjanya, kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada hasil di KKP sudah menunjukan hasil yang memuaskan. Dalam kaitan ini KKP telah menjadi satu-satunya Kementerian yang menangani sektor yang memperoleh nilai “A” untuk penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kementerian PAN dan RB.

b. Dalam memenuhi kewajiban sebagai entitas pelaporan,

pertanggungjawaban berupa Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga (LKKL) dan menyampaikannya kepada Menteri Keuangan. Dari Laporan Keuangan KKP yang telah disusun dan diaudit BPK-RI, diperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan KKP Tahun 2015.

c. lndeks Reformasi Birokrasi Kementerian Kelautan dan Perikanan adalah 70,51 sesuai surat nomor B.3193.1/M.PANRB/09/2015, tanggal 30 September 2015, perihal Hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi, nilai tersebut masuk dalam kategori B dengan rincian sebagai berikut:

1) Komponen Pengungkit mendapat skor 40,73 (67,88% dari nilai maksimal sebesar 60).

2) Komponen Hasil mendapat skor 29,78 (74,45% dari nilai maksimal sebesar 40).

Hal ini perlu segera ditetapkan rencana aksi dan mekanisme pelaporan yang terformat dengan jelas untuk meningkatkan beberapa kekurangan pada komponen diatas.

B. Rencana Tindak Lanjut

Memperhatikan analisis capaian kinerja sebagaimana diuraikan pada Bab III, serta dalam rangka meningkatkan capaian kinerja Sekretariat Jenderal tahun 2016, rencana tindak lanjut yang akan dilakukan antara lain:

1. Pengembangan SDM Aparatur a. Penerapan e-formasi

b. Penyempurnaan analisis jabatan dan analisis beban kerja sebagai tindak lanjut dari penataan organisasi

c. Penetapan nama jabatan dan kelas jabatan terkait dengan

d. Penerapan Kebijakan Nasional rekruitmen pegawai dengan system Computer Assissted Test untuk Tes Kompetensi Dasar dan Tes Kompetensi Bidang

e. Pengembangan model kompetensi dan standar kompetensi jabatan

f. Penyiapan penerapan kebijakan penilaian kinerja pegawai di Kementerian Kelautan dan Perikanan , dengan menyesuaikan dengan balanced score card dan e- performance

g. Penyiapan penetapan kebijakan reward and punishment berbasis kinerja di Kementerian Kelautan dan Perikanan, melalui Permen-KP h. Penyusunan peta kompetensi teknis JPT, JA, dan JF di lingkungan

KKP

2. Penataan Tata Laksana

a. Sosialisasi aplikasi SOP Online

b. Penyempurnaan SOP berdasarkan tugas dan fungsi yang baru dengan menggunakan aplikasi SOP Online

c. Implementasi SOP

d. Monitoring dan Evaluasi SOP

e. Monitoring dan Evaluasi bisnis proses di KKP

3. Penyiapan Produk Hukum

a. Melaksanakan pengkajian dan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dengan berdasarkan program legislasi Kementerian serta mengundang Tim Ahli bila perlu;

a. Melakukan pertemuan dalam setiap proses penyusunan peraturan;

b. penyusunan peraturan perundang-undangan dengan melibatkan masyarakat

c. Pengunggahan ke website rancangan peraturan perundang-undangan dan peraturan perundang-perundang-undangan

4. Perencanaan dan Penganggaran

a. Mengembangkan penerapan Penganggaran Berbasis Kinerja (PBK) berbasis Balanced Scorecard dalam kerangka pendanaan yang efisien dan efektif

b. Meningkatkan manajemen kinerja di lingkungan KKP c. Integrasi sistem pelaporan KKP

d. Mengembangkan alternatif pendanaan melalui operasionalisasi Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan

5. Pengelolaan Kuangan Negara

a. Memperkuat SDM pengelola keuangan negara dalam pelaksanaan akrual basis dalam sistem akuntansi

b. Optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kelautan dan Perikanan

6. Kerjama Internasional dan Antar Lembaga

a. Mengembangkan kerja sama internasional dan antar lembaga yang lebih intensif dan implementatif

b. Mengembangkan one stop services bekerja sama dengan BKPM

7. Pengembangan Data Statistik dan Informasi

a. Membangun integritas dan pelayanan publik yang bersih, efisien, konsisten dan terkoordinasi

b. Mengembangkan strategi komunikasi yang efektif