IV. Evaluasi dan Pelaporan
5.2.2. Kinerja Karyawan Pemeliharaan
Adapun kegiatan pemeliharaan lebih beragam dari kegiatan pemanenan. Setiap karyawan tidak hanya bekerja untuk satu kegiatan pemeliharaan saja, namun dapat bertukar tergantung keadaan serta kebutuhan pemeliharaan. Adapun jenis kegiatan pemeliharaan antara lain sebagai berikut :
Pemeliharaan Gawangan dan Piringan
Pemeliharaan Gawangan (Chemis Gawangan), dengan menyemprotkan herbisida pada gawangan. Salah satu herbisida yang digunakan adalah Sun UP480 AS, yang adalah herbisida sistemik terutama untuk gulma berdaun lebar, dengan dosis 300 cc/ha atau 6 cc/l air. Ditambahkan pula campuran herbisida Ally 20 WDG sebanyak 12,5 g/ha agar dapat membunuh gulma berdaun kecil juga. Penyemprotan dilakukan 6 bulan sekali dengan menggunakan alat semprot Solo atau Micron Herby.
Pemeliharaan Piringan dilakukan 3 bulan sekali, dapat dilakukan secara manual dengan menggaru piringan (membuang sampah sisa panen serta gulma) maupun chemis.
Pemangkasan/Penunasan
Melakukan pembuangan pelepah yang tidak produktif lagi untuk memfokuskan hasil fotosintesis ke tandan serta memudahkan pemanenan.
Pengendalian Hama dan Penyakit
Kegiatan ini merupakan kegiatan yang penting dalam pemeliharaan. Hama yang banyak ditemukan antara lain ulat api, ulat kantong, kumbang tanduk dan tikus. Sedangkan penyakit yang banyak ditemui adalah busuk tandan dan busuk pangkal batang.
Pemupukan
Pemupukan bertujuan untuk mempertahankan kesuburan tanah dengan memberikan pupuk sebagai pengganti unsur hara yang telah hilang dari dalam tanah karena diambil tanaman.
Pemeliharaan Jalan, Parit dan Jembatan
Pemeliharaan jalan dengan jalan menyiram pasir batu pada jalan yang cukup licin, membersihkan gulma yang ada disekitar jalan, menimbun jalan yang berlubang. Pemeliharaan Parit, untuk memperlancar drainase air pada saat musim hujan, membuang gulma disekitar dan dalam parit dan memperdalam parit.
Pemeliharaan Jembatan, untuk memperlancar transportasi pekerja, pengangkutan TBS dan pupuk.
Karyawan pemeliharaan terdiri dari karyawan pria dan wanita, adapun pembagian pekerjaan pria dan wanita di bagian pemeliharaan dapat dikelompokkan sebagai berikut :
Tabel 12. Pembagian Kerja Pemeliharaan oleh Pria dan Wanita
Wanita Pria
Chemis Piringan Garuk Piringan Sisipan Dongkelan Babatan Pemupukan Chemis Piringan Dongkelan Babatan Pemupukan Tunasan Penyemprotan Hama Babat Jalan Sumber :Olahan Data Primer (wawancara)
Untuk karyawan pemeliharaan, pada tabel 13 berikut dapat dilihat bagaimana pelaksanaan kegiatan pemeliharaan para karyawan di daerah penelitian ditinjau dari empat dimensi yang telah ditentukan.
Tabel.13 : Pelaksanaan Kegiatan Pemeliharaan Oleh Karyawan Pemeliharaan
No .
Dimensi Uraian Tugas Pokok PPL A
(Orang) B (Orang) C (Orang) 1 2 3 4 5 6 I. Perencanaan/ Persiapan Pemeliharaan 1.Prosedur Kerja
• Mengetahui ada prosedur
pemeliharaan yang diberikan oleh perusahaan
• Mengerti dengan jelas semua prosedur pemeliharaan 75 (100%) 75 (100%) - - - - 2. Peralatan Kerja
• Mengetahui jenis peralatan apa saja yang dibutuhkan untuk
pemeliharaan
• Mempersiapkan/membersihkan peralatan sebelum dipergunakan • Membersihkan kembali peralatan
setelah selesai dipergunakan sebelum mengembalikannya ke perusahaan 75 (100%) 75 (100%) 75 (100%) - - - - - -
3. Mengidentifikasi Wilayah Kerja • Mengetahui dan mengenal wilayah
kerja
• Mengetahui pemeliharaan apa yang perlu dilakukan pada wilayah kerja
• Mengetahui basis borong untuk tiap pekerjaan pemeliharaan
75 (100%) 75 (100%) 75 (100%) - - - - - -
4. Waktu dan Hari Kerja
• Mengetahui ketentuan hari kerja yang diberikan perusahaan • Mengetahui ketentuan jam kerja
setiap harinya sesuai kebijakan perusahaan 75 (100%) 75 (100%) - - - -
II. Organisasi 5. Koordinasi dengan Pihak Manajemen
• Mengerti tingkatan manajemen di kebun adolina (misalnya:
pengawasan oleh mandor, dll) • Mengetahui sistem penggajian yang
75 (100%) 75 (100%) - - - -
ada serta ketentuan-ketentuan yang ada mengenai penggajian
• Mengenal pihak atasan yang ada di unit kebun
75 (100%) - -
6. Koordinasi dengan Sesama Pekerja Pemeliharaan
• Kehadiran mengikuti persiapan rutin/temu teknis setiap pagi sebelum mulai bekerja
• Mengenal sesama rekan sekerja di pemeliharaan
• Bekerja sama di lapangan bersama rekan sesama pemeliharaan
75 (100%) 75(100%) 75(100%) - - - - - -
III Pelaksanaan 7. Pelaksanaan Prosedur
• Melaksanakan tahapan pekerjaan sesuai dengan prosedur yang diberikan oleh perusahaan • Melakukan pelanggaran dalam
pelaksanaan kegiatan pemeliharaan (mis : dosis tidak sesuai dalam pemupukan, dll) 75 (100%) 75 (100%) - - - - 8. Penggunaan Peralatan
• Menggunakan peralatan yang tepat sesuai dengan tahapannya
• Menggunakan peralatan yang bersih dan dalam kondisi yang baik • Mampu mengatasi bila terjadi
kerusakan alat seperti memperbaiki sendiri 75 (100%) 75 (100%) - - - 75 (100%) - - - 9. Wilayah Pekerjaan
• Melakukan p pemeliharaan pada wilayah/blok yang telah ditetapkan sesuai dengan kebijakan
perusahaan
• Mampu mengatasi masalah di wilayah pekerjaan yang berhubungan dengan kegiatan pemeliharaan 75 (100%) - - 75 (100%) - -
10.Pelaksanaan Waktu dan hari Kerja
• Melakukan pekerjaan pada setiap hari kerja kecuali bila keadaan sakit • Bekerja dengan memenuhi
ketentuan jam kerja setiap harinya • Melakukan/menyelesaikan basis
borong tepat pada waktu
sebagaimana yang telah ditetapkan
75 (100%) 75 (100%) 75 (100%) - - - - - -
oleh Perusahaan
IV. Evaluasi dan Pelaporan
11. Pelaporan Hasil Pemeliharaan • Memenuhi basis borong yang
ditetapkan
• Melebihi basis borong yang telah ditetapkan 75 (100%) - - 75 (100%) - -
12. Evaluasi Hasil Pemeliharaan • Pekerjaan pemeliharaan tidak
selesai pada waktunya (mis : karena cuaca, keadaan alam, dll) • Memiliki sikap menerima bila
perusahaan memberikan denda oleh karena pelanggaran yang memang dibuat 75 (100%) 75 (100%) - - - -
Sumber : Data Hasil Olahan Lampiran 4a-4l Keterangan: A = Tahu/Selalu
B = Kurang Tahu/Kadang-kadang C = Tidak Tahu/Tidak Pernah
Melalui tabel diatas dapat dijelaskan mengenai pelaksanaan kegiatan pemeliharaan yang dilakukan oleh karyawan pemeliharaan sebagai berikut : I. Perencanaan/Persiapan Pemeliharaan
1. Prosedur Kerja
Melalui hasil pengamatan dan wawancara di lapangan, para karyawan pemeliharaan secara keseluruhan telah mengetahui prosedur pemeliharaan serta paham benar mengenai prosedur tersebut. Hal ini nampak jelas melalui data tabel 13 diatas yakni 100% karyawan tahu dan paham prosedur yang ada.
2. Peralatan Kerja
Adapun peralatan kerja yang digunakan berasal dari perusahaan. Jenis peralatan yang digunakan bergantung dari jenis pekerjaan yang akan dilakukan, diantaranya dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 14. Alat-alat Kegiatan Pemeliharaan
No. Kegiatan Pemeliharaan Peralatan
01. Pemeliharaan Gawangan dan Piringan • Gawangan
• Piringan
Alat semprot, herbisida
02. Dongkelan --
03. Babatan Babat
04. Pemangkasan/Penunasan Pisau
05. Pengendalian Hama dan Penyakit Insektisida, obat, media penyemprot
06. Pemupukan Pupuk, alat semprot
07. Pemeliharaan Jalan,Parit dan Jembatan Selang/ember, babat Sumber :Pengolahan Data Primer(Wawancara)
Melalui data tabel 13 diperoleh keterangan bahwa seluruh karyawan mempersiapkan serta membersihkan peralatan sebelum mempergunakannya.
3. Mengidentifikasi Wilayah Kerja
Wilayah kerja biasanya diarahkan oleh mandor, tergantung apa yang sedang benar-benar dibutuhkan untuk dilakukan di wilayah tersebut, apa perlu pemangkasan, chemis, atau pemberantasan ham, keseluruhannya tergantung kondisi lapangan; jadi tugas masing-masing karyawan tidak tetap, tapi bergantung kondisi apa yang terjadi di lapangan. Melalui data tabel 13 dapat
dilihat bahwa seluruh karyawan memahami lokasi kerja serta mengetahui jelas informasi mengenai apa yang harus dikerjakan pada daerah tersebut.
4. Waktu dan Hari Kerja
Masing-masing karyawan telah mengetahui waktu dan hari kerja pemeliharaan, selama dalam waktu kerja mereka akan tetap bekerja kecuali bila keadaan tidak mendukung,karena kegiatan pemeliharan sangat bergantung pada alam, terutama pemupukan, chemis, serta penyiraman.
II. Organisasi
5 . Koordinasi dengan Pihak Manajemen
Melalui data tabel 13 diatas dapat dilihat bahwa karyawan pemeliharaan telah mengerti mengenai bagaimana manajemen kebun bahkan sistem penggajian dirinya, juga tahu bagaimana manajemen di kebun serta mengenai penggajian mereka.
6. Koordinasi dengan Sesama Karyawan Pemeliharaan
Sesama karyawan ternyata telah saling tahu serta mau bekerja sama dalam kegiatan pemeliharaan, karena pada kenyataannya pemeliharaan membutuhkan kerjasama yang baik antara sesama pekerja dalam mengatasi kendala di lapangan.
III . Pelaksanaan Pemeliharaan 7. Pelaksanaan Prosedur
Melalui tabel 13 dapat kita lihat bahwa seluruh karyawan pemeliharaan telah mengikuti ketentuan sebagaimana yang dianjurkan oleh perusahaan terhadap pelaksanaan pemeliharaan. 8. Penggunaan Peralatan
Seluruh karyawan pemeliharaan menggunakan peralatan yang tepat sesuai kegiatan yang mau dilakukan, serta bersih. Bila ada kerusakan alat, maka terkadang sulit mengatasinya, karena alat yang dipergunakan biasanya sulit diperbaiki, seperti alat semprot,dodos, dll.
9. Wilayah Pekerjaan
Seluruh karyawan telah mengetahui lokasi wilayah yang akan dipelihara serta melakukan pemeliharaan pada wilayah yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Mengenai masalah di lokasi pemeliharaan, terkadang karyawan hanya terganggu saja namun mampu mengatasi masalah, artinya tidak menghambat pekerjaan. 10. Pelaksanaan Waktu dan Hari Kerja
Karyawan pemeliharaan melaksanakan kegiatan pemeliharaan sesuai waktu dan jadwal dari perusahaan. Seluruh basis borong pemeliharaan biasanya terpenuhi tepat pada waktunya, sesuai ketentuan perusahaan, kalaupun tidak maka keadaan tersebut terjadi karena alam yang tidak mendukung.
IV. Evaluasi dan Pelaporan 11. Pelaporan Hasil Pemeliharaan
Karyawan pemeliharaan melaksanakan kegiatan pemeliharaan sesuai waktu dan jadwal dari perusahaan. Untuk basis borong, sebenarnya cukup sulit membicarakan penilaiannya untuk karyawan pemeliharaan, karena berbeda dengan pemanenan, basis borong pemeliharaan dibuat ketentuannya dengan syarat kondisi normal. Bila terjadi keadaan diluar normal, maka basis borong dapat berubah (tidak berlaku lagi). Contohnya bila keadaan hama penyakit tinggi, maka basis borong per orang akan bertambah. Namun begitu, seluruh basis borong pemeliharaan biasanya terpenuhi tepat pada waktunya, sesuai ketentuan perusahaan, sebab pada dasarnya ada banyak waktu yang diberikan untuk tiap kegiatan pemeliharaan. Terkadang karyawan mendapat kelebihan dari pekerjaan yang seharusnya selesai. Berikut merupakan basis borong per US (Upah Sehari) per kegiatan pemeliharaan :
Tabel 14. Basis Borong Pemeliharaan
No. Kegiatan Pemeliharaan Basis Borong
01. Pemeliharaan Gawangan dan Piringan • Gawangan
• Piringan
0,3 US/ha 40 Pokok/US
02. Dongkelan 1US/ha
03. Babatan 1US/ha (Min.20 cm)
04. Pemangkasan/Penunasan Tergantung tahun tanam : 4-10 Tahun : 60 Pohon/US 11-15 Tahun : 40 Pohon/US 16-20 Tahun : 30 Pohon/US >20 Tahun : 20 Pohon/US 05. Pengendalian Hama dan Penyakit 2ha/US
06. Pemupukan Dosis 1 Kg = 0,5 US/ha
Dosis≤2Kg= 1 US/ha 07. Pemeliharaan Jalan,Parit dan Jembatan 250 m/US
Sumber :Pengolahan Data Primer(Wawancara) 12. Evaluasi Hasil Pemeliharaan
Evaluasi pemeliharaan dilakukan sebatas selesai atau tidaknya basis borong yang dibebankan. Bagi karyawan pemeliharaan tidak diberikan denda, pelanggaran paling besar adalah bila mangkir dari pekerjaan.
Berdasarkan keseluruhan rangkaian pelaksanaan kegiatan diatas maka pada Tabel 15 di bawah ini didapatlah gambaran mengenai bagaimana keadaan kinerja karyawan pemeliharaan pada daerah penelitian, sebagai berikut :
Tabel 15. Kinerja Karyawan Pemeliharaan
No. Kinerja Jumlah (Orang) Persentase (%)
1. Buruk - - 2. Kurang Baik - - 3. Lumayan Baik - - 4. Baik 75 100 5. Sangat Baik - - Total 75 100,00
Melalui tabel 15 diatas dapat dilihat bahwa kinerja karyawan pemeliharaan dengan sistem penggajian yang ada saat ini ternyata adalah baik.