• Tidak ada hasil yang ditemukan

B. Hasil dan Pembahasan

4. Kinerja Penyelengara

Demi kelancaran pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah, dibutuhkan kesiapan para personil penyelenggara pemilihan. Dalam hal ini (KPU/PPK/PPS/KPPS) Agar kegiatan tersebut dapat berjalaan dengan lancar. Sesuai dengan yang diharapkan serta mengedepankan pada asas mandiri, jujur, adil, kepastian hukum, keterbukaan, profesionalitas, akuntabilitas, efisiensi, dan efektivitas.

Sangat Setuju 40%

Setuju 39%

Cukup Setuju 15%

Kurang Setuju 3%

Tidak Setuju 3%

Demokrasi Lokal dan Pemilihan Kepala Daerah Pasangan Calon Tunggal

95 Sumber: Olahan Peneliti dari Nvivo 12 Pro, 2021

Gambar 4. 12 Visualisasi data Kinerja Penyelengara

Pada gambar 4.11 di atas menjelaskan bahwa dalam hal kinerja KPU Kabupaten Gowa dapat dijelaskan secara sederhana dalam hal tantangan dan peluang. Apa yang di hadapi oleh KPU Kabupaten Gowa yaitu ada potensi Pemilihan Kepala Daerah klister penularan Covid-19, di karenakan masa terjadinya pendemi Covid-19 pada pemilihan pasangan calon tunggal di Kabupaten Gowa 2020. Menjadi tantanggan saat Pemilihan Kepala Daerah. Kemudian juga ada tuntutan ketaatan pada Protokoler kesehatan saat Pemilihan Kepala Daerah dalam proses pelaksanaan pengadopsian AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru), yang menjadi tantangan saat Pemilihan Kepala Daerah. Selain tantangan dalam hal Kinerja KPU Kabupaten Gowa.

Pada temuan penelitian dari hasil data survei yang dilakukan ada persentase Baik sebanyak 83% tentang kinerja penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Gowa 2020.

Rapid Assessment Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gowa 2020

96

Pemilihan Kepala Daerah 2020 menjadi tantangan baru yang dihadapi KPU Kabupaten Gowa. Proses penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah yang dilaksanakan di tengah wabah pandemi Covid-19.

Tantangan ini menyangkut penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah yang dituntut beradaptasi dengan kebiasaan baru dan penerapan protokol kesehatan sesuai standar kebijakan tentang Covid-19. Yang dapat di uraikan lebih spesifik sebagai mana berikut ini:

Berdasarkan data survei hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, kinerja penyelenggara menunjukkan presentase baik sebanyak 63%. Sangat baik sebanyak 21%, sebanyak 12% menjawab cukup baik dan hanya 4% saja yang menjawab kurang baik, juga tidak baik sebanyak 12%. Dari data survei tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Gowa dapat di katakan baik. Dengan persentase 96% yang menjawab baik. Sisanya hanya ada sebesar 4% menjawab tidak baik/kurang baik.

Sebagaimana grafik 4.42 berikut:

Grafik 4. 42 Kinerja Penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah

Sumber: Data Primer, 2021

Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas. bahwa untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah kali ini, tantangan terbesar yang dihadapi oleh KPU adalah adanya wabah Covid-19. Proses pelaksanaan mengadopsi adaptasi kebiasaan baru, mulai dari tahapan awal sampai proses pemungutan suara. Kerja keras penyelenggara

Baik…

Sangat …

Cukup … Kurang Baik

4%

Demokrasi Lokal dan Pemilihan Kepala Daerah Pasangan Calon Tunggal

97 KPU menyakinkan masyarakat bahwa tidak ada klaster di Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Gowa 2020. Hal ini dapat dilihat dari sajian data survei, faktanya mayoritas masyarakat tidak percaya jika Pemilihan Kepala Daerah dapat menjadi klister baru penularan Covid 19. Dijelaskan pada grafik 4.43 di bawah ini:

Grafik 4. 43 Pemilihan Kepala Daerah Bukan Sumber Penularan Covid-19

Sumber: Data Primer, 2021

Berdasarkan temuan di lapangan, responden yang tidak percaya bahwa Pemilihan Kepala Daerah bukanlah menjadi klaster penularan Covid-19 sebanyak 31%. Sedangkan 27% responden percaya bahwa Pemilihan Kepala Daerah merupakan sumber penularan Covid-19.

Ada sebanyak 27% kurang percaya dan ada sebanyak 15% cukup percaya. Ujung tombak proses tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah adalah di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Panitia penyelenggara harus memastikan bahwa di TPS Sudah menerapkan protokol kesehatan. Agar Pemilihan Kepala Daerah bukan menjadi

Tidak Percaya 31%

Percaya 27%

Kurang percaya 27%

Cukup Percaya…

Rapid Assessment Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gowa 2020

98

sumber baru penularan Covid-19 sehingga masyarakat yakin berpartisipasi menggunakan hak pilihnya.

Sebagaimana data survei dibawah yang menunjukan bahwa ada 55% responden menjawab. Bahwa penyelenggara telah melaksanakan protokol kesehatan di TPS dengan baik. Ada 23% menjawab sangat baik, disusul 18% menjawab cukup baik, sebanyak 3% menjawab kurang baik dan hanya 1% menjawab tidak baik. Berikut sajian datanya pada grafik 4.44:

Grafik 4. 44 Ketaatan Kepada Protokoler Kesehatan Kinerja Penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah

Sumber: Data Primer, 2021

Ujung tombak proses tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah adalah di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Panitia penyelenggara harus memastikan bahwa di TPS Sudah menerapkan protokol kesehatan. Agar Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Gowa bukan menjadi sumber baru penularan Covid-19. agar masyarakat nyaman dalam berpartisipasi menggunakan hak pilihnya.

Jawaban responden terkait dengan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Gowa. Dalam menerapkan kabijakan protokol kesehatan dalam setiap tahapan pelaksanaan sudah baik.

Responden juga percaya bahwa Pemilihan Kepala Daerah bukanlah

Baik…

Sangat Baik…

Cukup …

Kurang Baik 3%

Tidak Baik 1%

Demokrasi Lokal dan Pemilihan Kepala Daerah Pasangan Calon Tunggal

99 menjadi klaster baru penularan wabah Covid-19. Jadi, dalam hal ini kinerja penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Gowa dalam menghadapi wabah Covid-19 secara umum dinilai Sudah baik.

Grafik 4. 45 Penyelenggara Pemilu (KPU/PPK/PPS) Dalam Kesehariannya Di Luar Tugas Penyelenggaraan Pemilihan Kepala

Daerah Sudah Mampu Menunjukkan Terbebas Dari Kesan Terasosiasi Dengan Kelompok Politik Atau Peserta Pemilihan

Kepala Daerah

Sumber: Data Primer, 2021

Dari data survei pada grafik 4.45 di atas. Ada sebanyak 63%

tanggapan responden terkait penyelenggara pemilu (KPU/PPK/PPS) dalam kesehariannya di luar tugas penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah sudah mampu menunjukkan terbebas dari kesan terasosiasi dengan kelompok politik atau peserta Pemilihan Kepala Daerah. Ada sebanyak 10% sangat puas, juga ada sebanyak 23% menjawab cukup puas. Namun ada 3% yang menjawab kurang puas terkait penyelenggara pemilu (KPU/PPK/PPS) dalam kesehariannya di luar tugas penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah sudah mampu

Puas 63%

Cukup Puas…

Sangat Puas 10%

Kurang Puas

3% Tidak Puas 1%

Rapid Assessment Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gowa 2020

100

menunjukkan terbebas dari kesan terasosiasi dengan kelompok politik atau peserta Pemilihan Kepala Daerah. Juga ada sebanyak 1%

mengatakan tidak baik.

Grafik 4. 46 Kinerja Sosialisasi KPU

Sumber: Data Primer, 2021

Hasil survei pada grafik 4.46 di atas menunjukkan bahwa kinerja sosialisasi yang dilakukan oleh KPU bersama tim cukup baik dan tepat sasaran. Persentase 73% responden menjawab setuju, 14% menjawab sangat setuju, 11% menjawab kurang setuju dan terdapat 1%

menjawab tidak setuju.

Pada indikator selanjutnya tentang kinerja penyelenggara yang memberikan pemahaman dan penyadaran terhadap penting berpartisipasi dalam proses penyelenggaran Pemilihan Kepala Daerah. Tidak jauh berbeda dengan indikator sebelumnya, sebanyak 80% menjawab setuju, 14% menjawab sangat setuju, 5% menjawab kurang setuju dan 1% menjawab tidak setuju. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa pentingnya kinerja penyelenggara yang memberikan pemahaman dan penyadaran. Terhadap pentingnya berpartisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah kepada masyarakat

Setuju 73%

Sangat Setuju…

Kurang

setuju… Tidak Setuju… Kurang Setuju 1%

Demokrasi Lokal dan Pemilihan Kepala Daerah Pasangan Calon Tunggal

101 gowa. Dengan persentase 94% setuju. Sisanya sebesar 6% maysarakat

gowa tidak setuju. Seperti data yang tertera pada grafik 4.47 di bawah ini:

Grafik 4. 47 Pemahaman Penyadaran Pentingnya Berpartisipasi

Sumber: Data Primer, 2021

Berbagai media yang dilakukan oleh KPU sebagai upaya mensosialisasikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Gowa 2020. Agar masyarakat memiliki pengetahuan yang memadahi tentang pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Gowa. Salah satu upaya adalah melalui website KPU. Sebagaimana yang ditunjukan pada grafik 4.48 di bawah ini:

Setuju 80%

Sangat Setuju 14%

Kurang setuju 5%

Tidak Setuju 1%

Rapid Assessment Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gowa 2020

102

Grafik 4. 48 Persentase Rresponden yang mengakses Website KPU Kabupaten Gowa

Sumber: Data Primer, 2021

Dari sajian data survei hasil penelitian di atas. Ada sebanyak 83%

responden memberi jawaban tidak pernah mengakses website KPU Kabupaten Gowa. Selanjutnya responden yang kadang-kadang mengakses website sebanyak 10%. Responden yang sering dengan persentase 3% dan sebanyak 3% menjawab cukup sering. Sedangkan menjawab sangat sering hanya 1% responden. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar masyarakat gowa tidak pernah mengakses website KPU dalam hal keperluan Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Gowa 2020. Dengan persentase 83% tidak pernah. Hanya 4% yang sering mengakses website KPU Kabupaten Gowa.

Selain itu, KPU Kabupaten Gowa juga memanfaatkan media sosial sebagai wadah untuk mensosialisasikan proses penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah 2020. Berikut persentase responden yang

Tidak Pernah 83%

Kadang-Kadang

10%

Sering 3%

Cukup Sering 3%

Sangat Sering…

Demokrasi Lokal dan Pemilihan Kepala Daerah Pasangan Calon Tunggal

103 mengetahui media sosial KPU, yang di tunjukan pada grafik 4.49 di

bawah ini:

Grafik 4. 49 Persentase Responden Yang Mengetahui Media Sosial KPU

Sumber: Data Primer, 2021

Hasil survei menunjukkan sebagian masyarakat tidak mengetahui media sosial KPU. Sebanyak 77% menjawab tidak tahu sedangkan 23%

menjawab tahu. Beberapa media sosial yang sering diakses dapat dilihat dari grafik 4.50 berikut ini:

Ya 23%

Tida…

Rapid Assessment Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gowa 2020

104

Grafik 4. 50 Media Sosial KPU yang Diakses

Sumber: Data Primer, 2021

Media sosial KPU yang paling diketahui oleh responden adalah Facebook sebanyak 80.8%. Disusul Instagram sebanyak 9.6%, dan Twitter sebanyak 1,9% sedangkan akun Youtube KPU sebanyak 7.7%

diketahui.

Dari data-data tersebut di atas, secara keseluruhan kinerja KPU/PPK/PPS/KPPS dalam penyelenggaran Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Gowa 2020 Sudah baik. Hal itu dapat dilihat dari rata-rata responden menjawab persetiap indikatornya adalah baik.

Disusul jawaban sangat baik. Hanya beberapapersen saja responden yang menjawab kurang baik dan tidak baik. Sedangkan jawaban sangat tidak baik tidak pernah menjadi pilihan responden. Kecuali pada pemanfaatan website KPU Gowa yang perlu untuk menjadi bahwa evaluasi bagi penyelenggara pemilu di Kabupaten Gowa.

Melihat pemanfaatan di tengah masyarakat yang masih kurang baik.

80.80%

9.60%

7.70% 1.90%

Facebook Instagram Youtube Twitter

Demokrasi Lokal dan Pemilihan Kepala Daerah Pasangan Calon Tunggal

105

BAB IV

PENUTUP

Dokumen terkait