TABEL PEROLEHAN SUARA PARTAI GOLKAR JATENG V
2 KLATEN TENGAH 503
3 Klaten Selatan 302 4 Kalikotes 382 5 Ngawen 174 6 Kebonarum 66 7 Wedi 228 8 Jogonalan 241 9 Gantiwarno 156 10 Prambanan 184 11 Manisrenggo 106 12 Kemalang 922 13 Karangnongko 130 14 Jatinom 306 15 Karangnom 382 16 Tulung 579 17 Polanharjo 309 18 Delanggu 235 19 Ceper 413 20 Juwiring 279 21 Wonosari 256 22 Pedan 253 23 Trucuk 899 24 Kecamatan Perolehan Suara PEMOHON 1 KLATEN UTARA 345 2 KLATEN TENGAH 503 Karangdowo 317 25 Bayat 307 26 Cawas 342 Jumlah total 8.616
Bahwa berdasarkan Perbandingan data dimaksud secara nyata Pemohon telah salah dalam pencantuman perolehan suaranya sendiri di Kecamatan Karanganom yang semestinya 382 namun ditulis 130, sehingga hal demikian membuktikan ketidakteiitian Pemohon dalam membaca data DB-1 DPR Kabupaten Klaten.
Bahwa berdasarkan data tersebut di atas ternyata klaim mengenai adanya pengurangan suara Pemohon di Kabupaten klaten tidak disertai bukti dan uraian secara detail tegas dan jelas mengenai cara pengurangan dan TPS maupun Desa mana saja yang dikurangi, sehingga dalil Pemohon tentang adanya Pengurangan perolehan suara oleh Termohon adalah tidak benar dan harus lah ditolak sedangkan data yang benar adalah berdasarkan Model DB-1 DPR Kabupaten Klaten (sebagaimana dimaksud dalam bukti PT. 5.42.4);
9. Bahwa dalil Pemohon Butir 9 (sembilan) adalah tidak benar, karena ternyata dalil mengenai adanya kesalahan Rekapitulasi Penghitungan suara DPR Rl Partai Golkar Daerah Pemilhan (Dapil) Jawa Tengah V tidak dapat diuraikan secara detail dan jelas oleh Pemohon serta tidak pula didasari/disertai bukti-bukti yang relevan oleh Pemohon, sehingga dalil mengenai adanya selisih/pengurangan suara dimaksud hanya merupakan dalil subyektif/rekayasa Pemohon. Data yang benar adalah data Perolehan Suara DPR Rl Partai Golkar di Kabupaten Klaten berdasar Model DB-1 DPR (sebagaimana dimaksud dafam Vide bukti PT. 5.42.4).
10. Bahwa dalil Pemohon Butir 10 (sepuluh) perihal Perolehan suara Pemohon di Dapil Jawa Tengah V yang diklaim sebanyak 39.700 adaiah tidak benar, sebagaimana perihal tersebut telah kami uraikan dalam Keterangan Pihak Terkait Butir 6; Butir 7; Butir 8, yang benar perolehan suara Pemohon berdasarkan Model DC-1 DPR Propinsi Jawa Tengah Dapil V Pemohon hanya mendapatkan 36.508 Suara (Vide Bukti PT. 5.42. 2).
11. Bahwa dalil Pemohon Butir 11 (sebelas) perihal Perolehan suara Pihak Terkait/Endang Srikarti Handayani, SH. M.Hum. di Dapil Jawa Tengah V yang diklaim hanya sebanyak 37.026 adalah tidak benar, sebagaimana perihal tersebut telah kami uraikan dalam Keterangan Pihak Terkait Butir 5; Butir 6; Butir 7; Butir 8, yang benar perolehan suara Pihak Terkait/ Endang Srikarti
Handayani, SH. M.Hum berdasarkan Model DC-1 DPR Propinsi Jawa Tengah Dapil V adalah sebanyak 48.457 Suara (Vide Bukti PT. 5.42.2).
12. Bahwa Perihal Penghitungan Perolehan Suara untuk setiap tahapan secara lengkap dan detail dan kongkrit telah ada pada Pihak Termohon yang diajukan pula sebagai Bukti oleh Termohon dalam Perkara a quo.
13. Bahwa dalil Pemohon Butir 12 (dua belas) adalah tidak benar, karena Pihak Terkait tidak pernah melakukan upaya-upaya maupun tindakan kecurangan data dan tidak pernah kerjasama dengan Termohon untuk menggelembungkan suara serta sama sekali tidak mengetahui tentang Rekaman Video sebagaimana dimaksud oleh Pemohon. Dalil Permohon tersebut lebih bersifat tuduhan yang tendensius.
14. Bahwa dalii Pemohon Butir 13 (tiga belas) adalah tidak benar, karena Pihak Terkait tidak pernah melakukan upaya-upaya maupun tindakan money politik sebagaimana dituduhkan oleh Pemohon, Dalil Permohon tersebut lebih bersifat tuduhan yang bersifat tendensius dan berlebihan.
15. Bahwa dalil Pemohon Butir 14 (empat belas) tersebut sama sekali tidak ada kaitan serta hubungan dengan Pihak Terkait, karena H. Sutomo, S.Pd, M,Kes. Adalah Caleg Golkar yang lain dimana tidak ada hubungannya dengan Penghitungan Perolehan Suara Pihak Terkait.
16. Bahwa dalil Pemohon Butir 15 (lima belas) dan 16 (enam belas) adalah tidak benar, karena dalil tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan Pihak Terkait dan dalil tersebut bertentangan dengan dalil Pemohon sendiri dalam bagian Posita Butir 4 (empat) yang pada pokoknya Pemohon mengakui kebenaran penghitungan perolehan suara Kabupaten Sukoharjo dan Kota Solo, namun demikian ternyata pada Butir 15 (lima belas) dan 16 (enam belas) dalil tersebut dibantah sendiri oleh Pemohon.
Bahwa dalil Pemohon yang saling kontradiksi antara bagian satu dengan bagian yang lain tersebut haruslah ditolak,
- Bahwa dalil Pemohon Butir 17 (tujuh belas) adalah tidak benar dan tidak ada kaitannya dengan Penghitungan Suara Pihak Terkait dan perihal kejadian tersebut dalam Butir 17 merupakan ranah Panitia Pengawas (Panwas) dan tidak ada pengaruhya dengan Penghitungan Suara;
- Bahwa dalil Pemohon Butir 17 a sama sekali tidak terkait dengan Pihak Terkait maupun juga Penghitungan Perolehan Suara DPR R! Dapil V Parta Golkar karena Caleg atas nama Lambang Saroso adalah Caleg PDI Perjuangan untuk DPRD Tingkat II Kabupaten Boyolali;
- Bahwa dalil Pemohon Butir 17 b sama sekali tidak ada terkait dengan dengan Pihak Terkait karena secara nyata Rekomendasi Rekapitulasi Ulang Di PPS, Desa Kali Gentong tidak ada hubungannya dengan Pihak Terkait dan Perolehan Suara Pihak Terkait;
- Bahwa dalil Pemohon Butir 17 c sama sekali tidak relevan dan tidak terkait dengan Pihak Terkait karena tidak mempengaruhi hasil penghitungan suara, karena secara nyata telah diselesaikan oleh KPU sesuai dengan tahapan yang telah diatur dalam Undang-Undang;
- Bahwa Dalil Pemohon Butir 17 D dimaksud dalam hal Rekomendasi Panitia Pengawas tentang pelanggaran Pemungutan Suara tidak ada hubungannya dengan Pihak Terkait karena perihal Pelanggaran Pemungutan Suara menjadi kewenangan Komisi Pemilihan Umum dan Panitia Pengawas;
- Bahwa Dalil Pemohon Butir 17 e adalah tidak benar karena proses Pengisian Formulir Model Cl secara nyata telah benar dan juga tiak berpengaruh terhadap Rekapitulasi Penghitungan Perolehan suara;
- Bahwa Dalil Pemohon Butir 17 f tidak ada kaitannya dengan Pihak Terkait karena Rekomendasi Pelanggaran Jadwal dan tata cara rekapitulasi di TPS tidak mempengaruhi Rekapitulasi Penghitungan Suara dan Bukan Ranah Mahkah Konstitusi melainkan ranah Banwas, KPU, dan Kepolisian.
- Bahwa Dalil Pemohon Butir 17 g tidak ada kaitannya dengan Pihak Terkait karena Rekomendasi tentang rekomendasi Pemungutan suara ulang Bukan Ranah Mahkah Konstitusi melainkan ranah Banwas, KPU, dan Kepolisian Bahwa oleh karena dalil-dalil Pemohon hanya didasarkan pada subyektifitas Pemohon dan Pemohon tidak dapat menguraikan dengan jelas dalil-dalilnya dan tidak pula mampu mengajukan bukti yang sah dan meyakinkan, serta pula terdapat ketidaksesuaian dalil Posita dengan Petitum maka permohonan Pemohon tidak berdasar dan tidak beralasan hukum sehingga karenanya harus ditolak.
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas maka Pihak Terkait memohon kepada Mahkamah Konstitusi untuk berkenan menjatuhkan putusan sebagai berikut:
DALAM EKSEPSI