PROGRAM PELATIHAN OPERATOR II MESIN ELECTRICAL DISCHARGE MACHINE (EDM)
KODE UNIT : LOG.OO07.006
JUDUL UNIT : Bekerja dengan mesin bubut
Perform lathe operations
DESKRIPSI UNIT : Unit ini menggambarkan kegiatan bekerja dengan mesin bubut yang meliputi
kegiatan melaksanakan keselamatan kerja, menentukan kebutuhan kerja sesuai gambar dan spesifikasi, memasang benda kerja, mengoperasikan mesin berdasarkan parameter pemesinan dan prosedur keselamatan, mengukur komponen sesuai spesifikasi.
Bidang : Mesin dan Proses Operasi Perakitan Bobot Unit : 4
Unit Prasyarat : 1. LOG.OO 18.001.00 - Menggunakan perkakas tangan
2. LOG.OO 02.005.00 - Mengukur dengan menggunakan alat ukur 3. LOG.OO 09.002.00 - Membaca gambar teknik
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
01. Analisa keselamatan kerja
1.1. Mengamati prosedur keselamatan kerja dan baju pelindung dan kaca mata pengaman yang dipakai.
02. Menentukan keperluan pada pekerjaan
2.1. Memahami gambar teknik, menentukan bagian dari proses dan memilih alat bantu untuk menghasilkan komponen yang spesifik. 03. Proses membentuk
permukaan pendakia
3.1. Mensetel menggunakan alat-alat seperti “ dial indikator “ dan peralatan pembacaan “ digital “.
04. Pengoperasian mesin bubut
4.1. Kecepatan putar dan kecepatan pemotongan dihitung secara matematis dan sesuai dengan bahan baku yang digunakan. 4.2. Menggunakan semua alat bantu yang ada pada mesin bubut,
seperti cekam rahang tiga, cekam rahang empat, senter, pelat pembawa, penyangga, eretan melintang dan kepala lepas. 4.3. Proses memperbesar lubang, membor, mereamer, membuat ulir
tunggal, memotong dilakukan sesuai spesifikasi. 05. Periksa komponen untuk
dengan spesifikasi
5.1. Komponen diperiksa untuk kesesuaian dengan spsifikasi dengan mengginakan teknik, alat dan peralatan.
BATASAN VARIABEL
Kerja dimaksudkan untuk melahirkan suatu proses, praktik dan rinciannya. Pekerjaan diaplikasikan padajangkauan-jangkauan dimesin bubut dan aksesorisnya, peralatan pengukuran presisi, alat potong dan bahan standar engiineering. Alat potong dipilih menggunakan standar organisasi internasional “International Standard Organisation (ISO) atau menurut prosedur operasi yang tepat. Pekerjaan dikenalkan pada gambar kerja, sket, spesifikasinya serta instuksi-instruksinya secara tepat pekerjaan dilakukan sendiri untuk menentukan standar kualitas dan keselamatan kerjanya.
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks Penilaian
Unit ini boleh dilakukan di dalam pekerjaan, diluar pekerjaan atau mengkombinasikannya. Penutupan kompetensi pada unit ini dapat di demonstrasikan oleh pekerjaan individu atau bagian dari sebuah team. Lingkup penilaian seharusnya tidak merugikan kandidat.
2. Kondisi Penilaian
Kandidat harus menerima :-semua alat-alat, perlatan, material dan dokumentasi yang diperlukan. Kandidat akan diizinkan untuk menghubungkan dokumen-dokumen seperti: -berbagai prosedur tempatkerja yang relevan-rincian produk dan manufaktur yang relevan-gambar kerja, manual, code, standar dan referensi material yang relevan. Kandidat diperlukan untuk bisa : berkomunikasi secara lisan atau dengan metoda lain, menjawab pertanyaan sesuai penguji. – identifikasi murid-murid yang dapat dijadikan untuk pengumpulan kompetensi jika diperlukan – bukti terbaru dari kredit berbagai hal –Latihan kerja yang berhubungan dengan unit ini. Penilai harus puas bahwa kandidat dapat menjelaskan semua elemen dari unit ini dengan kriteria-kriteria yang spesifik secara kompeten dan konsisten termasuk pengetahuannya.
3. Aspek Kritis
Unit ini dapat dinilai dalam hubungannya dengan unit penerapan keselamatan kerja lain, kualitas, komunikasi, penanganan material, perekapan dan pelaporan dengan performansi operasi pembubutan, atau unit lain yang memerlukan latihan keterampilan dan pengetahuan tertutupi oleh unit ini. Kompetensi pada unit ini tidak dapat diklaim sampai semua merasa puas.
4. Catatan Khusus
Selama penilaian, individu akan : selalu praktik dalam kondisi aman, -berkomunikasi informasi tentang proses, bahkan tugas yang dibebankan untuk meyakinkan lingkungan kerja yang aman dan efisien, -bertanggung jawab terhadap kualitas pekerjaannya sendiri, -merencanakan tugas- tugas dalam berbagai situasi dan mengulang tugas yang diberikan dengan tepat, -mengerjakan tugas menurut prosedur standar oprasi, -mengerjakan tugas secara spesifik, -menggunakan teknik engiineering, proses, praktek yang telah didapat,dan prosedur tempat kerja. Tugas-tugas yang saling berhubungan akan disempurnakan selama alasan masuk akal dihubungkan dengan tupe aktivitas tempat kerja.
5. Pedoman penilai
5.1 Kaca mata keselamatan kerja dan baju pelindung selalu dipakai. Prosedur keselamatn kerja selalu dikuti.
5.2 Resiko pada saat menggunakan mesin bubut dapat diidentifikasi.
5.3 Gambar dan instruksi kerja yang spesifik dicapai sesuai dengan prosedur kerja.
5.4 Keperluan pekrjaan dapat diidentifikasi, bagian dari proses untuk mencapai spesifikasi yang diinginkan.Pengaruh pada jenis alat dan geometrinya terhadap benda kerja dapat diidentifikasi untuk bahan baku berbeda dapat diberikan.
5.5 Benda kerja disetel menurut spesifikasi dan prosedur kerja secara tepat, “ dial indikator “ dan peralatan “ digital “ digunakan sesuai dengan prosedur kerjanya.
5.6 Kecepatan potong dan kecepatan pemakanan sesuai benda kerja yang diproses
5.7 Kecepatan potong dan kecepatan pemotongan dipergunakan sesuai perhitungan secara optimal. Pengaruh dari bermacam bahan baku yang diproses dapat didentifikasi.
5.8 Masing-masing alat bantu yang terdapat pada mesin bubut dipergunakan sesuai prosedur:- cekam rahang tiga,- cekam rahang empat,- senter,- pelat pembawa,- penyangga,- eretan melintang, dan kepela lepas.
5.9 Penggunaan alat abantu pada mesin bubut dapat dilakukan;- cekam rahang tiga,- cekam rahang empat,- senter,- pelat pembawa,- penyangga,- eretan melintang dan kepala lepas. 5.10 Setiap proses dilakukan pada msin bubut sesuai prosedur dan spesifikasi;- memperbesar
lubang – membor – mereamr – membuat ulir tunggal – memotong.
5.11 Pemrosesan pada mesin bubut dapat iidentifikasi. Penggunaan untuk setiap alat bantu dapat dilakukan;- memperbesr lubang – membor – mereamer – membuat ulir tunggal – memotong.
5.12 Komponen diperiksa secara visual dan ukurana untuk disesuaikan terhadap spesifikasi sehubungan dengan prosedu. Berbagi macam alat ukur, teknik dan peralatan dipergunakan untuk memeriksa komponen sesuai dengan spesifikasi.
5.13 Berbagi macam teknik, alat dan peralatan untuk memeriksa peralatan berputar dapat diidentifikasi.
KOMPETENSI KUNCI
NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT
1. Mengumpulkan, Mengorganisir dan menganalisa Informasi 3
2. Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 2
3. Merencanakan dan mengorganisir aktifitas-aktifitas 2
4. Bekerja dengan orang lain dan kelompok 2
5. Menggunakan ide-ide dan teknik matematika 1
6. Memecahkan masalah 1