• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

3. Uji Multikolinieritas

4.4.3 Koefisien Determinasi (R 2 )

Koefisien determinasi digunakan untuk mengukur seberapa besar kontribusi variabel bebas (semangat kerja dan disiplin kerja ) terhadap variabel terikat (prestasi kerja). Koefisien determinasi berkisar antara nol sampai satu (0≤R2≥1).Jika R2

Hasil Pengujian Koefisien Determinasi

semakin besar maka (mendekati satu), maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas (X1) yaitu semangat kerja, (X2) yaitu disiplin kerja adalah sebesar terhadap variabel terikat (Y) prestasi karyawan.Hal ini berarti model yang digunakan semakin kuat untuk menerangkan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dan demikian sebaliknya.

Hasil koefisien determinasi menggunakan SPSS Statistic 20 for windows

dapat dilihat pada Tabel 4.13 dibawah ini :

Model Summary Model

b

R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate

1 .910a .829 .818 1.880

a. Predictors: (Constant), Disiplin_kerja, Semangat_kerja

b. Dependent Variable: Prestasi_kerja

Sumber : Hasil Pengolahan SPSS (2014)

Berdasarkan Tabel 4.13 dapat di interprestasikan sebagai berikut

1. Nilai R sebesar 0,910, berarti hubungan antara semangat kerja (X1) dan disiplin kerja (X2) terhadap variabel prestasi kerja (Y), pada PT Bank Sumut Cabang Pembantu USU Medan sebesar 91% artinya hubungannya sangat erat.

2. Adjusted R Squaresebesar 0,818, berarti 81,8% variabel prestasi dapat dijelaskan oleh variabel semangat kerja dan displin kerja sedangkan sisanya sebesar 18,2% dapat dijelaskan oleh varaibel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti sikap kerja, motivasi kerja, budaya perusahaan dan lain sebagainya.

3. Standard Error of Estimated (Standar Deviasi) artinya mengukur variasi dari nilai yang diprediksi. Dalam penelitian ini standard deviasi sebesar 1.880.semakin kecil standard deviasi berarti model semakin baik.

4.5 Pembahasan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh semangat kerja dan disiplin kerja terhadap prestasi kerja karyawan pada PT. Bank Sumut Cabang Pembantu USU Medan.Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis

deskriptif dan metode statistik. Pada metode analisis deskriptif diperoleh informasi yang berisikan karakteristik Responden berdasarkan jenis kelamin, usia, dan tingkat pendidikan atas pertanyaan dalam kuesioner. Sedangkan pada metode statistik pengolahan data dilakukan dengan program SPSS statistik 20,00 For Windows.

Berdasarkan distribusi jawaban responden terhadap variabel semangat kerja diketahui jawaban dominan setuju Pada pernyataan ke delapan (Bapak/ Ibu menganggap rekan kerja sebagai keluarga) dan juga pernyataan ketujuh (Lingkungan kerja yang nyaman, bersih, rapi, serta fasilitas yang memadai membuat gairah kerja Bapak /Ibu meningkat). Kemudian berdasarkan variabel disiplin kerja diketahui jawaban dominan sangat setuju terdapat pada pernyataan ketiga (Peraturan tersebut mempermudah dan membantu Bapak/Ibu dalam mengerjakan pekerjaan) dan berdasarkan distribusi jawaban responden terhadap variabel prestasi kerja diketahui bahwa jawaban dominan setuju terdapat pada pertanyaan pertama (Bapak/ Ibu selalu berusaha menyelesaikan pekerjaan secara efektif dan efisien).

Hasil penelitian secara serentak menunjukkan bahwa pengaruh semangat kerja dan disiplin kerja secarasimultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja karyawan pada PT. Bank Sumut Cabang Pembantu USU Medan.

Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa pengaruh semangat kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap prestasi kerja karyawan pada PT Bank Sumut Cabang Pembantu USU Medan.

Variabel pengaruh semangat kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja karyawan.Keadaan psikologis yang baik bila semangat kerja tersebut menimbulkan kesenangan yang mendorong seseorang untuk bekerja dengan giat dan konsekuen dalam mencapaitujuan yang di tetapkan oleh perusahaan (Siswanto 2000: 35).Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan mengenai semangat kerja bahwa setiap karyawan yang memiliki kesenangan yang mendalam (minat) terhadap pekerjaan yang dipercayakan kepadanya, pada umumnya memiliki semangat kerja yang positif atau tinggi.Karena beban kerja, jenis, sifat dan volume pekerjaannya sesuai dengan minat dan perhatian yang akan menimbulkan rasa senang danbergairah dalam arti tidak merasa terpaksa dan tertekan dalam bekerja.

Namun yang paling dominan mempengaruhi prestasi kerja karyawan adalalah displin kerja. Hal ini didukung oleh teori dari Siswanto (2003:291) yang mengatakan bahwa disiplin kerja adalah suatu sikap menghormati, menghargai, patut, dan taat terhadap peraturan-peraturan yang berlaku baik yang tertulis maupun tidak tertulis serta sanggup menjalankannya dan tidak mengelak untuk menerima sanksi-sanksi apabila ia melanggar tugas dan wewenang yang diberikan kepadanya.

Kedisplinan adalah kesadaran dan kesediaan seseorang menaati semua peraturan perusahaan dan norma-norma sosial yang berlaku. Kesadaran disini merupakan sikap seseorang yang sukarela menaati semua peraturan dan sadar akan tugas dengan tanggung jawabnya. Jadi, dia akan mematuhi atau mengerjakan semua tugasnya dengan baik, bukan atas paksaan sedangkan kesediaan adalah suatu

sikap, tingkah laku, dan perbuatan seseorang yang sesuai dengan peraturan perusahaan, baik yang tertulis maupun tidak tertulis (Malayu, 2005:193-194).

Pengaruh yang dominan dari disiplin kerja terhadap prestasi keja karyawan berdasarkan uji hipotesis secara parsial, dimana disiplin kerja yang kurang baik disebabkan oleh lemahnya pada disiplin kerja dari dalam diri para karyawan itu sendiri.

Dengan lemahnya rasa tanggung jawab maka akan membuat pelayanan kepada nasabah yang diberikan kurang baik. Salah satu indikator dari prestasi kerja karyawan adalah kualitas, dengan adanya kualitas pelayanan terhadap nasabah, maka akan membuat prestasi kerja karyawan menjadi meningkat dan lebih baik.

Hasil penelitian ini juga didukung dan sejalan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Eva Flora (2010) dengan judul skripsi. “Pengaruh disiplin kerja terhadap prestasi kerja karyawan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan Putri Hijau yang mengatakan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja karyawan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan Putri Hijau.

Penelitian ini juga sejalan dengan penelitian terdahulu yang telah dilakukan oleh Shelviana (2005) dengan judul skripsi “Disiplin, penghargaan dan pengaruhnya tehadap prestasi kerja karyawan pada PT Wijaya Karya Beton Cabang Sumatera Utara yang mengatakan bahwa disiplin dan penghargaan berpengaruh signifikan dan positif secara parsial terhadap prestasi kerja karyawan pada PT. Wijaya Karya Beton Cabang Sumatera Utara.

Penelitian ini juga didukung oleh penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Rido (2010) dengan judul skripsi, “Pengaruh semangat kerja dan disiplin kerja terhadap karyawan pada Perum Pegadaian Kanwil 1 Medan” yang mengatakan bahwa semangat kerja dan disiplin kerja berpengaruh pada signifikan terhadap kinerja karyawan pada Perum Pegadaian Kanwil 1 Medan.

BAB V

Dokumen terkait