• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.4. Kolaborasi ( Collaboration )

Kompetensi kolaborasi merupakan kemampuan memperluas informasi dan meningkatkan pengaksesan informasi dangan bekerjasama bersama rekan-rekan, organisasi profesi, lembaga, dan kelompok-kelompok lain untuk memastikan bahwa pengguna menerima layanan informasi yang mereka butuhkan dan dalam format yang paling sesuai. Untuk mengetahui bagaimana kemampuan kolaborasi pustakawan pelayanan referensi Perpustakaan USU dapat dilihat dari jawaban responden pada pertanyaan nomor 57-74.

4.4.1. Membina Hubungan Baik dengan Pengguna

Untuk mengetahui bagaimana kemampuan pustakawan pelayanan referensi memperlakukan pengguna sebagai mitra dalam proses pencarian informasi, dapat dilihat dari Tabel 4.11 berikut ini:

Tabel 4.11 Membina Hubungan Baik dengan Pengguna

No Pertanyaan N Ya P Tidak P

57 Apakah Saudara meminta pendapat dan saran pengguna saat melakukan penelusuran informasi?

10 9 90% 1 10%

58 Apakah Saudara melibatkan pengguna dalam proses dan mengambil keputusan?

10 4 40% 6 60%

59 Apakah Saudara memahami dan menghargai pengetahuan yang dimiliki oleh pengguna ketika berinteraksi dengan mereka?

10 10 100

% 0 0%

60 Apakah Saudara memahami keterbatasan dari sumber daya lokal dan mengacu pada sum-ber daya lain yang lebih tepat?

10 7 70% 3 30%

Rata-rata 7,5 75% 2,5 25%

Dari data pada Tabel 4.11 terlihat bahwa 9 (90%) dari 10 responden menyatakan bahwa mereka meminta pendapat dan saran pengguna saat melakukan penelusuran informasi, 4 (40%) dari responden melibatkan pengguna dalam proses dan ketika mengambil suatu keputusan kebijakan layanan, seluruh (100%) responden menyatakan bahawa mereka memahami dan menghargai pengetahuan yang dimiliki oleh pengguna ketika berinteraksi dengan mereka, 7 (70%) dari responden memahami keterbatasan dari sumber daya lokal dan mengacu pada sumber daya lain yang lebih tepat.

Dari Tabel 4.11 dapat diketahui bahwa sebagian besar (75%) dari responden mampu memperlakukan pengguna sebagai mitra dalam proses pencarian informasi. Namun masih terlihat beberapa responden tidak melakukan beberapa kegiatan sesuai harapan. Meskipun hampir seluruh (90%) responden meminta pendapat dan saran pengguna saat melakukan penelusuran informasi namun sebagian besar (60%) dari responden tidak melibatkan pengguna dalam proses dan keputusan. Hal ini disebabkan karena pengunjung yang meminta bantuan penelusuran informasi biasanya adalah dosen yang sedang melakukan penelitian. Permintaan dosen yang dalam bentuk pemesanan artikel, sehingga

sering petugas atau pustakawan tidak melibatkan pengunjung (dosen) secara langsung ketika menelusur infromasi.

4.4.2. Menjalin Hubungan dengan Rekan Kerja

Untuk mengetahui bagaimana kemampuan pustakawan pelayanan referensi bekerja sama dengan rekan-rekan untuk memberikan kualitas layanan kepada pengguna, dapat dilihat dari Tabel 4.12 berikut ini:

Tabel 4.12 Menjalin Hubungan dengan Rekan Kerja

No. Pertanyaan N Ya P Tidak P

61 Apakah Saudara menganggap bahwa rekan- rekan kerja Saudara memiliki pengetahuan yang unik, keterampilan, dan kekuatan yang dapat membantu dalam menanggapi pertanyaan dari pengguna?

10 7 70% 3 30%

62 Apakah Saudara saling membantu bersama

rekan kerja? 10 10 100% 0 0%

63 Apakah Saudara sering mencari kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan keahlian dengan rekan-rekan?

10 9 90% 1 10% 64 Apakah Saudara ikut berpartisipasi dengan

rekan-rekan dalam upaya pengembangan tim untuk mening-katkan pelayanan?

10 8 80% 2 20% 65 Apakah Saudara bekerja secara efektif

sebagai bagian dari tim? 10 8 80% 2 20% 66 Apakah Saudara saling mendengar-kan,

mendiskusikan, dan percaya dengan rekan- rekan kerja?

10 7 70% 3 30% 67 Apakah Saudara juga ingin rekan-rekan ikut

berkembang dengan saling berbagi tujuan dan nilai-nilai layanan pengguna yang lebih baik?

10 8 80% 2 20%

Rata-rata 8,14 81,4% 1,86 18,6%

Dari data pada Tabel 4.12 terlihat bahwa 7 (70%) dari 10 responden menyatakan bahawa mereka menganggap rekan-rekan kerjanya memiliki pengetahuan yang unik, keterampilan, dan kekuatan yang dapat membantu dalam menanggapi pertanyaan dari pengguna, seluruh (100%) responden saling membantu bersama rekan kerja, 9 (90%) dari responden menyatakan sering mencari kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan keahlian dengan rekan-rekan, 8 (80%) dari responden menyatakan ikut berpartisipasi dengan rekan-rekan dalam upaya pengembangan tim untuk meningkatkan pelayanan, 8 (80%) dari responden

menyatakan bekerja secara efektif sebagai bagian dari tim, 7 (70%) dari responden saling mendengarkan, mendiskusikan, dan percaya dengan rekan-rekan kerja, 8 (80%) dari responden menyatakan bahwa mereka juga ingin rekan- rekannya ikut berkembang dengan saling berbagi tujuan dan nilai-nilai layanan pengguna yang lebih baik.

Dari Tabel 4.12 dapat diketahui bahwa sebagian besar (81,4%) dari responden mampu bekerja sama dengan rekan-rekan untuk memberikan kualitas layanan yang bagus kepada pengguna. Namun masih terlihat beberapa (18,6%) responden kurang menjalin hubungan yang baik sesama rekan kerja, khususnya dalam hubungan kerja. Hal ini disebabkan sebagian responden bukan berlatar belakang ilmu perpustakaan, sehingga sebagian responden cenderung kurang menjalin komunikasi antar pustakawan mengenai keahlian dan pengetahuan kepustakawanan.

4.4.3 Menjalin Hubungan Sesama Profesi

Untuk mengetahui bagaimana kemampuan pustakawan pelayanan referensi dalam mengembangkan hubungan kolaboratif sesama profesi untuk meningkatkan layanan kepada pengguna, dapat dilihat dari Tabel 4.13 berikut ini:

Tabel 4.13 Menjalin Hubungan Sesama Profesi

No. Pertanyaan N Ya P Tidak P

68 Apakah Saudara memanfaatkan jaringan yang disediakan oleh partisipasi aktif baik lokal, daerah, nasional, dan organisasi profesi internasional?

10 5 50% 5 50% 69 Apakah Saudara mengidentifikasi dan mencari

kemungkinan calon mitra dalam rangka memperluas layanan kepada pengguna?

10 2 20% 8 80% 70 Apakah Saudara ikut berpartisipasi dalam sebuah

oraganisasi profesi baik daerah atau nasional dalam upaya kolaboratif yang akan meng- untungkan pengguna perpustakaan?

10 5 50% 5 50% 71 Apakah Saudara menerapkan pedoman perilaku

kinerja dan layanan informasi professional ketika berinteraksi dengan pengguna perpustakaan?

10 8 80% 2 20%

Rata-rata 5 50% 5 50%

Dari data pada Tabel 4.13 dapat diketahui 5 (50%) dari 10 responden menyatakan memanfaatkan jaringan yang disediakan oleh partisipasi aktif baik lokal, daerah, nasional, dan organisasi profesi internasional. Kemudian 2 (20%)

dari responden menyatakan bahwa mereka mengidentifikasi dan mencari kemungkinan calon mitra dalam rangka memperluas layanan kepada pengguna, 5 (50%) dari responden ikut berpartisipasi dalam sebuah oraganisasi profesi baik daerah atau nasional dalam upaya kolaboratif yang akan menguntungkan pengguna perpustakaan, 8 (80%) dari responden menyatakan bahwa mereka menerapkan pedoman perilaku kinerja dan layanan informasi professional ketika berinteraksi dengan pengguna perpustakaan.

Dari Tabel 4.13 dapat diketahui bahwa hanya setengah (50%) dari responden yang mampu mengembangkan hubungan kolaboratif sesama profesi untuk meningkatkan layanan kepada pengguna. Hal ini disebabkan karena hanya setengah dari responden yang ikut berpartisipasi dalam sebuah oraganisasi profesi baik daerah atau nasional. Dalam mengembangkan hubungan kolaboratif sesama profesi sebaiknya pustakawan pelayanan referensi ikut bergabung dalam sebuah organisasi profesional seperti Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI). Selain itu pustakawan juga diharapkan mengikuti konferensi profesional baik lokal maupun nasional agar selalu mendapatkan informasi terbaru dari rekan-rekan seprofesi untuk peningkatan pelayanan terhadap pengguna perpustakaan.

4.4.4. Menjalin Hubungan di Luar Perpustakaan dan dengan Profesi Lain

Untuk mengetahui bagaimana kemampuan pustakawan pelayanan referensi dalam mengembangkan dan memelihara kemitraan di luar perpustakaan dan profesi untuk memperkuat layanan kepada pengguna, dapat dilihat dari Tabel 4.14 berikut ini:

Tabel 4.14 Menjalin Hubungan

di Luar Perpustakaan dan dengan Profesi Lain

No. Pertanyaan N Ya P Tidak P 72 Apakah Saudara dilibatkan dalam

mengidentifikasi calon mitra yang memiliki pengetahuan dan keahlian yang akan bermanfaat bagi pengguna perpustakaan?

10 4 40% 6 60%

73 Apakah Saudara berkomunikasi secara efektif dengan mitra untuk memastikan tujuan, sasaran, dan nilai-nilai yang akan diterapkan?

10 5 50% 5 50%

74 Apakah Saudara membentuk kemitraan untuk memperbaiki sistem yang ada dan untuk mengembangkan produk layanan baru?

10 4 40% 6 60%

Dari data pada Tabel 4.14 dapat dilihat bahwa 4 (40%) dari 10 responden menyatakan mereka dilibatkan dalam mengidentifikasi calon mitra yang memiliki pengetahuan dan keahlian yang akan bermanfaat bagi pengguna perpustakaan, 5 (50%) dari 10 responden menyatakan bahwa mereka berkomunikasi secara efektif dengan mitra untuk memastikan tujuan, sasaran, dan nilai-nilai yang akan diterapkan, 4 (40%) dari 10 responden menyatakan membentuk kemitraan untuk memperbaiki sistem yang ada dan untuk mengembangkan produk layanan baru.

Dari Tabel 4.14 diketahui bahwa sebagian besar (56,7%) dari responden tidak berpertisipasi dalam mengembangkan dan memelihara kemitraan di luar perpustakaan. Hal ini disebabkan karena dalam memilih calon mitra adalah kewenangan dari pimimpinan perpustakaan yang dibantu oleh kepala bidang dan beberapa ketua tim layanan.

Dari penjelasan-penjelasan tersebut terlihat bahwa sebagian besar (66,7%) pustakawan pelayanan referensi Perpustakaan USU memiliki kemampuan memperluas informasi dan meningkatkan pengaksesan informasi dengan bekerjasama bersama rekan-rekan, organisasi profesi, lembaga, dan kelompok- kelompok lain untuk memastikan bahwa pengguna menerima layanan informasi yang mereka butuhkan dan dalam format yang paling sesuai (Lampiran 3).

4.5.Evaluasi dan penilaian terhadap sumber-sumber informasi dan layanan

Dokumen terkait