• Tidak ada hasil yang ditemukan

Akuisisi PT Sumber Bahagia Sentosa (SBS)

Pada 22 Mei 2017 PT Mahkota Buana Selaras (MBS), entitas anak dan Perusahaan mengakuisisi masing-masing sebesar 99,99% dan 0,01% saham SBS dari pihak ketiga, dalam rangka perluasan usaha yang memiliki nilai strategis dan mendukung kegiatan usaha Grup.

Tabel berikut merangkum jumlah aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil-alih pada tanggal akuisisi adalah:

Nlai Buku Nilai Wajar

Aset neto yang diperoleh Rp Rp

Kas dan Bank 2.283.107.906 2.283.107.906

Persediaan 594.886.438 594.886.438

Beban Dibayar di Muka 1.415.711.906 1.415.711.906

Aset Tetap 3.212.482.070 12.629.888.729

Liabilitas Pajak Tangguhan -- (2.354.351.665)

Jumlah Aset Neto 7.506.188.320 14.569.243.314

Porsi Kepemilikan yang Diperoleh 100,00%

Porsi Kepemilikan atas Nilai Wajar Aset Neto 14.569.243.314

Goodwill 25.430.756.686

Jumlah Nilai Pengalihan 40.000.000.000

Nilai wajar aset tetap dihitung berdasarkan Laporan Penilai Independen.

Goodwill dialokasikan pada setiap unit penghasil kas atau kelompok unit penghasil kas yaitu rumah sakit pada entitas yang diakuisisi.

Goodwill yang timbul dari akuisisi tersebut adalah sebesar Rp25.430.756.686 (Catatan 13.a) yang merupakan hasil bisnis entitas anak yang menunjang dan bersinergi dengan bisnis inti Grup.

Beban terkait akuisisi tersebut tidak diperhitungkan dalam kombinasi bisnis ini karena tidak material dan telah dibebankan ada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim tahun berjalan.

Sehubungan dengan akuisisi tersebut, maka laporan keuangan SBS terhitung sejak tanggal akuisisi dikonsolidasi ke dalam laporan keuangan konsolidasian Grup.

Jumlah pendapatan usaha dan laba sebelum pajak penghasilan SBS sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2017 adalah sebesar Rp22.382.165.475 dan Rp4.672.849.423.

Akuisisi PT Grha Ultima Medika (GUM)

Pada 8 Februari 2017 PT Mahkota Buana Selaras (MBS), entitas anak dan Perusahaan mengakuisisi masing-masing sebesar 99,99% dan 0,01% saham GUM dari pihak ketiga, dalam rangka perluasan usaha yang memiliki nilai strategis dan mendukung kegiatan usaha Grup.

Tabel berikut merangkum jumlah aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil-alih pada tanggal akuisisi adalah:

Nlai Buku Nilai Wajar

Aset neto yang diperoleh Rp Rp

Kas dan Bank 58.907.730 58.907.730

Piutang Usaha 712.495.544 712.495.544

Persediaan 522.436.572 522.436.572

Beban Dibayar di Muka 17.682.083 17.682.083

Aset Tetap 64.886.995.109 100.705.900.000

Liabilitas Pajak Tangguhan -- (8.954.726.222)

Jumlah Aset Neto 66.198.517.038 93.062.695.707

Porsi Kepemilikan yang Diperoleh 100,0%

Porsi Kepemilikan atas Nilai Wajar Aset Neto 93.062.695.707

Goodwill 61.937.304.293

Jumlah Nilai Pengalihan 155.000.000.000

Nilai wajar aset tetap dihitung berdasarkan Laporan Penilai Independen.

Goodwill dialokasikan pada setiap unit penghasil kas atau kelompok unit penghasil kas yaitu rumah sakit pada entitas yang diakuisisi.

Goodwill yang timbul dari akuisisi tersebut adalah sebesar Rp61.937.304.293 (Catatan 13.a) yang merupakan hasil bisnis entitas anak yang menunjang dan bersinergi dengan bisnis inti Grup.

Beban terkait akuisisi tersebut tidak diperhitungkan dalam kombinasi bisnis ini karena tidak material dan telah dibebankan ada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim tahun berjalan.

Sehubungan dengan akuisisi tersebut, maka laporan keuangan GUM terhitung sejak tanggal akuisisi dikonsolidasi ke dalam laporan keuangan konsolidasian Grup.

Jumlah pendapatan usaha dan laba sebelum pajak penghasilan GUM sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2017 adalah sebesar Rp21.325.206.576 dan Rp416.449.678.

Akuisisi PT Lishar Sentosa Pratama (LSP)

Pada 14 Februari 2017 PT Tunggal Pilar Perkasa dan PT Mahkota Buana Selaras (MBS) mengakuisisi masing-masing sebesar 99,99% dan 0,01% saham LSP dari pihak ketiga, dalam rangka perluasan usaha yang memiliki nilai strategis dan mendukung kegiatan usaha Grup.

Tabel berikut merangkum jumlah aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil-alih pada tanggal akuisisi:

Nlai Buku Nilai Wajar

Aset neto yang diperoleh Rp Rp

Kas dan Bank 46.991.252 46.991.252

Piutang Usaha 347.245.998 347.245.998

Persediaan 302.812.910 302.812.910

Aset Tetap 4.906.058.174 12.162.640.000

Aset Takberwujud 108.888.889 108.888.889

Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya (7.172.000.000) (7.172.000.000)

Liabilitas Pajak Tangguhan -- (1.814.145.457)

Jumlah Aset Neto (1.460.002.777) 3.982.433.592

Porsi Kepemilikan yang Diperoleh 100,00%

Porsi Kepemilikan atas Nilai Wajar Aset Neto 3.982.433.592

Goodwill 22.517.566.408

Nilai wajar aset tetap dihitung berdasarkan Laporan Penilai Independen.

Goodwill dialokasikan pada setiap unit penghasil kas atau kelompok unit penghasil kas yaitu rumah sakit pada entitas yang diakuisisi.

Goodwill yang timbul dari akuisisi tersebut adalah sebesar Rp22.517.566.408 (Catatan 13.a) yang merupakan hasil bisnis entitas anak yang menunjang dan bersinergi dengan bisnis inti Grup.

Beban terkait akuisisi tersebut tidak diperhitungkan dalam kombinasi bisnis ini karena tidak material dan telah dibebankan ada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim tahun berjalan.

Sehubungan dengan akuisisi tersebut, maka laporan keuangan LSP terhitung sejak tanggal akuisisi dikonsolidasi ke dalam laporan keuangan konsolidasian Grup.

Jumlah pendapatan usaha dan rugi sebelum pajak penghasilan LSP sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2017 adalah sebesar Rp8.513.917.322 dan Rp9.410.051.249.

Akuisisi PT Anugerah Sentra Medika (ASM)

Pada 11 Juli 2017 MBS dan TPP mengakuisisi masing-masing sebesar 75% dan 25% saham ASM dari pihak ketiga, dalam rangka perluasan usaha yang memiliki nilai strategis dan mendukung kegiatan usaha Grup.

Tabel berikut merangkum jumlah aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil-alih pada tanggal akuisisi:

Nlai Buku Nilai Wajar

Aset neto yang diperoleh Rp Rp

Kas dan Bank 192.872.055 192.872.055

Persediaan 1.914.402.006 1.914.402.006

Aset Tetap 18.234.611.096 61.269.887.510

Aset Takberwujud 824.176.929 824.176.930

Liabilitas Pajak Tangguhan -- (10.758.819.104)

Jumlah Aset Neto 21.166.062.086 53.442.519.398

Porsi Kepemilikan yang Diperoleh 100,00%

Porsi Kepemilikan atas Nilai Wajar Aset Neto 53.442.519.398

Goodwill (1.442.519.398)

Jumlah Nilai Pengalihan 52.000.000.000

Nilai wajar aset tetap dihitung berdasarkan Laporan Penilai Independen.

Goodwill dialokasikan pada setiap unit penghasil kas atau kelompok unit penghasil kas yaitu rumah sakit pada entitas yang diakuisisi.

Goodwill negatif yang timbul dari akuisisi tersebut adalah sebesar Rp1.442.519.398 yang merupakan hasil bisnis entitas anak yang menunjang dan bersinergi dengan bisnis inti Grup.

Beban terkait akuisisi tersebut tidak diperhitungkan dalam kombinasi bisnis ini karena tidak material dan telah dibebankan ada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim tahun berjalan.

Sehubungan dengan akuisisi tersebut, maka laporan keuangan ASM terhitung sejak tanggal akuisisi dikonsolidasi ke dalam laporan keuangan konsolidasian Grup.

Jumlah pendapatan usaha dan rugi sebelum pajak penghasilan LSP sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2017 adalah sebesar Rp6.355.079.567 dan Rp2.406.159.351.

Dokumen terkait