lIngkungan
Sesuai visi untuk menjadi perusahaan perkebunan yang tangguh, mampu tumbuh dan berkembang dalam persaingan global, Perseroan menetapkan misi untuk mengelola agroindustri kelapa sawit dan karet yang berwawasan lingkungan, dengan menghasilkan produk yang dapat memenuhi prinsip dan kriteria yang dipersyaratkan Indonesian Sustainable Palm Oil untuk produk CPO dan Inti Sawit maupun SNI untuk produk karet yang dihasilkan.
As a form of responsibility in protecting the environment, since the year 2009, the Company has developed and implemented an Environmental Management System ISO 14001: 2004 certification and carry out the three (3) Palm Oil Mill, 1 (one) PKR and 1 (one) Gardens, which published by the Institute of International certification, ISO 14001:2004 certification is a testament to the company's commitment to continuously improve its environmental management performance on an ongoing basis.
The Company is committed to applying the principles and criteria Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) in its business practices in accordance with the laws and regulations are summarized in the Regulation of the Minister of Agriculture. 19/Permentan/OT.140/3/2011 on Guidelines for Sustainable Palm Oil Indonesia. (EN 29)
Development and application of principles and criteria Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), carried out by preparing human resources through the provision of relevant training as needed to prepare a reliable and competent resources, such as the socialization of principles and criteria ISPO, officer training spray, fire extinguishers and training, training and design document and internal auditing Environmental Management System ISO 14001: 2004. (LA 9)
Sebagai wujud tanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan, sejak Tahun 2009, Perseroan telah mengembangkan dan menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 : 2004 dan melaksanakan sertifikasi terhadap 3 (tiga) Pabrik Kelapa Sawit, 1 (satu) PKR dan 1 (satu) Kebun, yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Internasional, sertifikasi ISO 14001:2004 merupakan bukti komitmen perseroan untuk senantiasa meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungannya secara berkelanjutan.
Perseroan berkomitmen untuk menerapkan prinsip dan kriteria Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dalam praktek bisnisnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang dirangkum dalam Peraturan Menteri Pertanian No. 19/Permentan/ OT.140/3/2011 tentang Pedoman Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia. (EN 29)
Pengembangan dan penerapan prinsip dan kriteria Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dilaksanakan dengan mempersiapkan sumberdaya manusia melalui pemberian pelatihan yang relevan sesuai kebutuhan untuk menyiapkan sumberdaya yang handal dan kompeten, seperti kegiatan sosialisasi prinsip dan kriteria ISPO, pelatihan petugas semprot, pelatihan penanggulangan kebakaran lahan, pelatihan dan perancangan dokumen dan audit internal Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001: 2004. (LA.9)
Performance management within the Company have been evaluated through a mechanism PROPER since 2014. PROPER is the government's effort to encourage penaataan in environmental management, implemented through the instrument with the reporting of information to the media about the status of the company's environmental management performance. The legal basis is the implementation of the Regulation of the Minister of Environment No. 5/MENLH/2011 about Performance Rating Program in Environmental Management. 10 (ten) units from 14 units of the plant that is continuously monitored and assessed performance management lingkungannnya. with an average assessment is PROPER Blue rating.
In line with the government policy to reduce greenhouse gas emissions and reduce global warming, the Company seeks to continue to increase carbon stocks through the planting of trees types of conservation (Teak, Mahogany, Agarwood, Meranti, Trembesi, Ketapang) or fruits (Matoa, Red guava, Durian, Mango, Soursop and Rambutan) (EN 19). Planting carried out both in the area of the concession company and the public areas. Realization of the number of trees that have been planted 250,000 Kinerja pengelolaan lingkungan Perseroan telah
dievalusi melalui Mekanisme PROPER sejak Tahun 2014. PROPER merupakan upaya pemerintah untuk mendorong penaataan dalam pengelolaan lingkungan hidup, dilaksanakan melalui instrument informasi dengan pemberitaan kepada media massa tentang status kinerja pengelolaan lingkungan hidup perusahaan. Dasar hukum pelaksanaan adalah Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No 5/MENLH/2011 tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. 10 (sepuluh) unit pabrik dari 14 unit yang ada secara terus menerus dipantau dan dinilai kinerja pengelolaan lingkungannnya. dengan hasil penilaian rata-rata adalah PROPER Peringkat Biru.
Sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sekaligus mengurangi pemanasan global, Perseroan berupaya untuk terus meningkatkan carbon stock melalui penanaman pohon-pohonan jenis konservasi (Jati, Mahoni, Gaharu, Meranti, Trembesi, Ketapang) maupun jenis buah-buahan (Matoa, Jambu Biji Merah, Durian, Mangga, Sirsak dan Rambutan) (EN 19). Penanaman dilaksanakan baik di areal HGU perusahaan maupun pada areal
trees, when compared to the government's program One Man Ten Trees (2010) the number of companies that have grown 15 times more than the amount of the company's employees (current carrying amount of the company's employees as much as 14 042 + employees), has exceeded government targets 1 billion through the program tree (2010).
enVIRonmenTal cosT
(EN30)In line with the mandate of Law No. 32 Year 2009 concerning the obligation to preserve the function of the environment and control pollution and/or environmental damage, PT. PTPN V (Persero) has allocated funding in the regular budget process for the production of good crops of oil palm and rubber and processing plant activities.
Costs are allocated for management, conservation and environmental monitoring are presented below.:
publik. Realisasi jumlah pohon yang telah ditanam sebanyak 250.000 pohon, bila dibandingkan terhadap program pemerintah One Man Ten Trees (2010) jumlah yang telah ditanam perusahaan 15 kali lebih banyak dari jumlah karyawan perusahaan (saat ini tercatat jumlah karyawan perusahaan sebanyak + 14.042 karyawan), sudah melampaui target pemerintah melalui Program 1 miliar pohon (2010).
bIaya lIngkungan
(EN30)Sejalan dengan amanat UU No 32 Tahun 2009 tentang kewajiban memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup serta mengendalikan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup, PT Perkebunan Nusantara V (Persero) telah mengalokasikan anggaran ke dalam anggaran rutin pada proses produksi baik untuk kegiatan budidaya tanaman kelapa sawit dan karet maupun dalam kegiatan pabrik pengolahannya.
Biaya yang dialokasikan untuk kegiatan pengelolaan, pelestarian dan pemantauan lingkungan disajikan berikut:
Simulasi dan Pelatihan Pengendalian Kebakan Lahan pada salah satu areal kebun yang sedang melaksanakan kegiatan replanting
Simulasi dan Pelatihan Pengendalian Kebakan Lahan pada salah satu areal kebun yang sedang melaksanakan kegiatan replanting
no uraian Uraian anggaran Anggaran keterangan Keterangan 1 Pemeliharaan areal aplikasi air limbah PKS
Maintenance of wastewater application areas MCC
4.818.626.811 Kegiatan ini terbukti selain dapat memperbaiki struktur tanah juga dapat meningkatkan produksi tanaman sebesar 10 %,
This activity proved to be in addition to improving soil structure also can improve crop production by 10%,
2 Kegiatan penaburan/aplikasi tandan kosong pada area tanaman kelapa sawit Activity sowing/applications in the area of empty fruit bunches of oil palm plantations
3.005.416.971 Mulching tandan sosong ke areal tanaman terbukti dapat memperbaiki struktur tanah, menjaga kelembaban tanah dan mencegah terjadinya erosi Mulching empty bunches to crop acreage shown to improve soil structure, maintain moisture and prevent soil erosion
3 Kegiatan pemeliharaan areal effluent treatment dan house keeping pabrik Activity area maintenance and house keeping effluent treatment plant
9.641.503.000 Kegiatan ini dilaksanakan untuk mencegah terjadinya pencemaran air sungai
This activity is conducted to prevent contamination of water
4 Pengembangan, penerapan dan sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2008 dan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001: 2004
The development, implementation and certification of the Quality Management System ISO 9001: 2008 and ISO 14001 Environmental Management Systems: 2004
1.192.382.000 Meskipun bersifat voluntary, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka perbaikan kinerja secara berkelanjutan dalam kinerja mutu maupun lingkungan
Although voluntary, these activities carried out in the framework of sustainable performance improvements in both quality and environmental performance
5 Identifikasi areal dengan nilai
keanekaragaman hayati dan penyususnan dokumen social impact assesment
Identify areas of biodiversity value and social impact assessment documents penyususnan
439.810.000 Dilaksanakan dalam rangka pemenuhan prinsip dan criteria sustainable palm oil
Held in order to meet the principles and criteria for sustainable palm oil
6 Pemantauan sumber emisi, kualitas air limbah, kualitas udara ambient, kualitas air, permukaan, kualitas air tanah
Monitoring sources of emissions, waste water quality, ambient air quality, water quality, surface, ground water quality management
1.485.804.040 Untuk mengetahui effektifitas pengelolaan yang dilaksanakan terhadap dampak yang timbul dari kegiatan
To know effektifitas conducted on the effects of activities
7 Pemusnahan limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3)
Toxic Hazardous Waste Destruction (B3)
40.322.700 Seluruh limbah B3 yang dihasilkan di unit kebun maupun pabrik pengolahan
whole of B3 waste generated in the garden and plant processing unit