• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Biologi

Dalam dokumen Contoh Dokumen 1 Kurikulum (Halaman 188-198)

KELAS XII : SENI RUPA

KELAS: XII : KERAJINAN

12) Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Biologi

a) Pengertian

Ilmu bologi adalah ilmu yang mempelajari segala hal yang berhubungan dengan makhluk hidup dan kehidupan. Yang dibahas dalam

ilmu biologi tidak lain adalah yang masih berkaitan dengan makhluk hidup, seperti zat yang membentuk makhluk hidup, zat yang dibutuhkan makhluk hidup, serta berbagai hal mengenai hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.Ilmu biologi dirintis oleh Aristoteles yang merupakan ilmuwan berkebangsaan Yunani yang kita sebut juga sebagai bapak perintis biologi.ilmu Biologi sangat berpengaruh dan berguna bagi kehidupan manusia. Biologi banyak digunakan untuk berbagai bidang kehidupan seperti pertanian, peternakan, perikanan, kedokteran, dan lain sebagainya.

Biologi adalah salah satu bidang kajian dari ilmu pengetahuan alam yang membahas makhluk hidup dan aktivitasnya. Biologi sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan di SMK ini mengandung banyak konsep yang harus dikuasai oleh peserta didik (BSNP, 2006). Konsep biologi yang terdapat dalam materi pelajaran SMA dan sederajatnya begitu kompleks sehingga guru biasanya fokus pada pemenuhan materi dalam pembelajarannya.

b) Rasional

Biologi merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan di sekolah yang mempelajari tentang kehidupan makhluk hidup dan segala sesuatu yang ada disekitarnya, sejak dahulu Biologi telah dikenal sebagai ilmu yang mempelajari seluk beluk kehidupan atau yang lebih kita kenal sebagai Ilmu alam.

Cakupan materi dalam ilmu Biologi sangatlah luas, mulai dari sel sebagai unit terkecil penyusun makhluk hidup sampai dengan ekosistem. Dalam setiap materi pembelajaran Biologi jika guru mau mencermati, banyak sekali materi yang menunjukkan kebesaran Allah SWT. Kita ambil beberapa contoh dalam tulisan ini: materi tentang sel, sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil penyusun makhluk hidup. Di dalam struktur mikroskopis sekecil itu tersusun atas banyak organel-organel atau bagian-bagian yang masing-masing memiliki fungsi yang spesifik. Dengan fungsi yang dimiliki oleh masing-masing organel penyusun sel tersebut, makhluk hidup bisa melakukan aktivitas hidup, proses-proses kimia dalam tubuh yang menentukan keberlangsungan metebolisme tubuh makhluk hidup juga sangat

ditentukan oleh fungsi sel tersebut, jika kita kaji lebih jauh tentang struktur sel dan organel-organel penyusunnya-betapa rumitnya, namun demikian semua makhluk hidup dimuka bumi ini dapat menjalankan aktivitas hidup makan, minum, bernafas, bergerak dan sebagainya dengan terkoordinasi-semua karena kerjasama yang baik antara jaringan, organ, sistem organ-yang semuanya diawali oleh sel.

Komponen biotik ekosistem terdiri atas produsen, konsumen dan pengurai, produsen terdiri atas tumbuhan, dengan kekuasaan Allah, tumbuhan dapat menyediakan makanan untuk makhluk hidup lain, mungkin kita tidak menyadari betapa kehidupan kita sangat tergantung pada tumbuhan, terutama tumbuhan hijau, dengan kekuasaan Allah dan kemampuan tumbuhan melakukan fotosintesis, tumbuhan dapat menyediakan berbagai macam bentuk makanan, padi, jagung, kedelai buah-buahan dan sebagainya. Semua disediakan oleh tumbuhan melalui proses fotosintesis. Jika kita kaji lebih jauh lagi reaksi fotosintesis, tidak sesederhana yang kita ajarkan pada siswa di sekolah. Reaksi fotosintesis terdiri atas serangkaian reaksi kimia yang sangat rumit, dimulai dari reaksi fiksasi CO2 oleh RuBp, Siklus Calvin dan Transport Elektron, semua terjadi dalam organel-organel sel yang sangat kecil bahkan untuk kita bayangkan saja sangatlah mustahil, Maha Besar Allah yang mampu mengatur dan mengendalikan semua proses tersebut, sehingga reaksi tersebut terjadi pada tempat yang sesuai.

Pada bagian lain diajarkan bahwa pengurai sebagai salah satu komponen biotik ekosistem berperan dalam penguraian sisa-sisa makhluk hidup lain seperti bangkai dan sampah yang kemudian diurai menjadi komponen penyusun tanah. Di muka bumi ini, banyak sekali manusia yang sombong-merasa dirinya yang paling berkuasa, merasa paling kaya dan merasa paling cantik… MasyaAllah, mereka tidak menyadari bahwa jika sudah tiba waktunya mereka akan kembali ke tanah dan di dalam tanah mereka akan dikalahkan oleh makhluk Allah yang lebih rendah dari meraka… yaitu Bakteri Pengurai.. dan pada akhirnya tubuh mereka akan hancur dan terurai menjadi komponen penyusun tanah.. Jika pada saat pembelajaran, disisipkan nilai-nilai keagamaan semacam ini, InsyaAllah anak

didik kita akan memiliki sikap dan persepsi yang positip terhadap berbagai hal, sebagai refleksi bertambahnya kadar keimanan dan ketaqwaan mereka.

c) Tujuan

Mata pelajaran Biologi bertujuan untuk:

1. Menumbuhkan kesadaran terhadap kompleksitas, keteraturan, keindahan

keanekaragaman hayati dan bioproses, dan penerapan biologi, serta kepekaan dan kepedulian terhadap permasalahan lingkungan hidup, menjaga dan menyayangi lingkungan sebagai manisfestasi pengamalan dan penghayatan ajaran agama yang dianut peserta didik.untuk mengungkap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa.

2. Membentuk skema pengetahuan biologi peserta didik berupa pegetahuan

faktual, konsepual, dan prosedural, dan metakognitif dalam ranah konkret dan abstrak.

3. Meningkatkan kesadaran tentang aplikasi sains dan teknologi yang bermanfaat bagi individu, masyarakat, dan lingkungan serta menyadari pentingnya mengelola dan melestarikan lingkungan demi kesejahteraan masyarakat.

4. Memberikan pengalaman kepada peserta didik pada metode ilmiah dan

aspek keselamatan kerja dengan mempraktekkan metode ilmiah melalui tahapan pengamatan dan percobaan atau eksperimen, dimana peserta didik melakukan pengujian hipotesis dengan merancang melakukan, mengolah data, dan mengomunikasikan hasil eksperimen secara lisan dan tulisan untuk menumbuhkan pola pikir ilmiah sebagai bekal dalam kehidupan di abad 21.

5. Menumbuhkan hard skill dan soft skill dalam bidang biologi secara seimbang utntuk membekali peserta didik menjadi pribadi yang memiliki kemampuan kolaboratif, komunikatif, kreatif dan inovatif serta melek media (media literacy) melalui pembelajaran berbasis inquiri, berbasis permasalahan, dan berbasis projek (Inquiry based, problem based, dan

6. Membentuk sikap yang positif terhadap ilmu biologi, yaitu merasa tertarik untuk mempelajari biologi sebagai kebutuhan, lebih lanjut sebagai alat pemecahan masalah dalam kehidupan baik secara individu dan masyarakat.

d) Ruang Lingkup

Biologi sebagai bagian dari struktur keilmuan IPA tidak terlepas dari hukum-hukum dan karakteristik dalam IPA. Biologi juga terdiri dari produk dan proses, serta menumbuhkan sikap dan nilai pada diri peserta didik. Namun demikian, sebagai bidang kajian tersendiri, Biologi memiliki karakteristik khusus yang berbeda dari kajian IPA lainnya seperti fisika dan kimia.

Biologi mempelajari tentang gejala-gejala alam pada makhluk hidup dan perikehidupan, serta kaitan biologi dengan lingkungan alam dan sosial. Maka Biologi mempelajari tentang Bioproses yang berlangsung pada objek biologi berupa kingdom makhluk hidup dan bioproses pada tingkat organisasi kehidupan dari mulai seluler hingga biosfer. Biologi memiliki tema-tema kajian yang dapat dikaji dari bioproses yang terjadi pada objek biologi dan struktur organisasi kehidupan.

Biologi sebagai keilmuan memiliki ruang lingkup berupa: Objek Biologi, berupa kingdom atau kerajaan makhluk hidup, Tingkat Organisasi Kehidupan, mulai dari molekul sampai dengan biosfer, dan Tema persoalan dalam biologi, terdiri dari 9 (Sembilan) tema.

1. Ruang Lingkup Biologi yang termasuk objek Biologi, yaitu:

Menurut Withaker (1969), objek kajian biologi yang berupa seluruh ragam kehidupan dikelompokkan menjadi 5 dunia kehidupan (kingdom), dan sembilan tema. Sedangkan menurut Carl Woose (1977), kingdom monera dibedakan menjadi dua subkingdom, yakni Archaebacteria dan Eubacteria. a. Monera

b. Protista

c. Mycota (Fungi) d. Plantae

2. Ruang Lingkup Biologi yang termasuk organisasi kehidupan, yaitu:

Semua objek tersebut dikaji pada berbagai tingkat organisasi kehidupan yang meliputi tujuh tingkat, yaitu mulai dari tingkat molekul, sel, jaringan dan organ, individu (organisme), populasi, komunitas, serta biosfer. Urutan tingkatan biologi dan organisasinya dinamakan hierarki kehidupan.

a. Molekul b. Sel

c. Jaringan dan organ d. Organisme

e. Populasi f. Komunitas g. Biosfer

3. Ruang Lingkup Biologi yang termasuk tema-tema Biologi, yaitu: a. Biologi sebagai penemuan (inquiry)

b. Sejarah perkembangan biologi, c. Keanekaragaman dan keseragaman, d. Hubungan struktur dan fungsi,

e. Genetika dan keberlangsungan hidup, f. Organisme dan lingkungan,

g. Perilaku organisme, h. Evolusi,

i. Regulasi dan homeostasis.

KELAS: X

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan

mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

1.1 Memahami nilai-nilai keimanan dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya

1.2 Mendeskripsikan kebesaran Tuhan yang menciptakan berbagai sumber energi di alam

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

dengan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari

2. Menghayati dan

Mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

2.1 Berperilaku ilmiah: teliti, tekun, jujur terhadap data dan fakta, disiplin, tanggung jawab, dan peduli dalam observasi dan eksperimen, berani dan santun dalam

mengajukan pertanyaan dan berargumentasi, peduli lingkungan, gotong royong,

bekerjasama, cinta damai, berpendapat secara ilmiah dan kritis, responsif dan proaktif dalam dalam setiap tindakan dan dalam melakukan pengamatan dan percobaan di dalam kelas/laboratorium maupun di luar kelas/laboratorium 2.2 Peduli terhadap keselamatan diri dan

lingkungan dengan menerapkan prinsip keselamatan kerja saat melakukan kegiatan pengamatan dan percobaan di laboratorium dan di lingkungan sekitar

3. Memahami, menerapkan dan

menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan

kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.

3.1 Mendeskripsikan prinsip keselamatan kerja berdasarkan pengamatan dalam kehidupan sehari-hari.

3.2 Mendeskripsikan tentang sanitasi

lingkungan berdasarkan pengamatan dalam kehidupan sehari-hari.

3.3 Mengdeskripsikan berbagai tingkat

keanekaragaman hayati di Indonesia melalui hasil obesrvasi

3.4 Mendeskripsikan struktur anatomi tubuh manusia

3.5 Menganalisis ciri, replikasi, dan peran virus dalam aspek kesehatan masyarakat

3.6 Mendiskripsikan archaebacteria dan

eubacteria dalam bidang kesehatan melalui pengamatan secara teliti dan sistematis. 3.7 Menganalisis ciri-ciri dan cara reproduksi

jamur

3.8 Memahami peran enzim dalam proses metabolisme

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

4.1 Mengidentifikasi berbagai bahaya di tempat kerja

4.2 Mengidentifikasi data tentang sanitasi lingkungan sesuai bidang kesehatan dan Pekerjaan Sosial dan menyajikannya dalam bentuk laporan tertulis

4.3 Melakukan analisis ekologi di lingkungan sekitar

4.4 Menyajikan hasil kajian struktur anatomi tubuh manusia

4.5 Menyajikan data hasil pengamatan tentang ciri, replikasi dan peran virus dalam

kehidupan dengan berbagai media 4.6 Menyajikan data ciri-ciri dan peran

archaebacteria dan eubacteria dalam kehidupan

4.7 Menyajikan data hasil pengamatan ciri dan peran jamur (khamir dan kapang ) dalam kehidupan dan lingkungan

4.8 Menalar cara kerja enzim dalam proses metabolisme tumbuhan dan hewan melalui proses pengamatan

KELAS: XI

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan

mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

1.1 Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang keanekaragaman hayati, ekosistem dan lingkungan hidup. 1.2 Menyadari dan mengagumi pola pikir ilmiah

dalam kemampuan mengamati bioproses 1.3 Peka dan peduli terhadap permasalahan

lingkungan hidup, menjaga dan menyayangi lingkungan sebagai manisfestasi

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

2. Menghayati dan

mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro -aktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

2.1 Berperilaku ilmiah: teliti, tekun, jujur terhadap data dan fakta, disiplin, tanggung jawab, dan peduli dalam observasi dan eksperimen, berani dan santun dalam

mengajukan pertanyaan dan berargumentasi, peduli lingkungan, gotong royong,

bekerjasama, cinta damai, berpendapat secara ilmiah dan kritis, responsif dan proaktif dalam dalam setiap tindakan dan dalam melakukan pengamatan dan percobaan di dalam kelas/laboratorium maupun di luar kelas/ laboratorium 2.2 Peduli terhadap keselamatan diri dan

lingkungan dengan menerapkan prinsip keselamatan kerja saat melakukan kegiatan pengamatan dan percobaan di laboratorium dan di lingkungan sekitar

3. Memahami, menerapkan,

dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,

teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.

3.1 Mendeskripsikan struktur jaringan penyusun organ pada sistem gerak pada manusia 3.2 Mendeskripsikan struktur jaringan penyusun

organ pada sistem sirkulasi

3.3 Mendeskripsikan struktur jaringan penyusun organ pada sistem pencernaan

3.4 Mendeskripsikan struktur jaringan penyusun organ pada sistem respirasi

3.5 Mendeskripsikan struktur jaringan penyusun organ pada sistem ekskresi

3.6 Mendeskripsikan struktur jaringan penyusun organ pada sistem koordinasi (peran saraf dan hormon dalam mekanisme koordinasi dan regulasi serta gangguan)

3.7 Menganalisis bahaya penggunaan senyawa psikotropika dan dampaknya terhadap kesehatan diri, lingkungan dan masyarakat. 3.8 Mendeskripsikan struktur jaringan penyusun

organ reproduksi

3.9 Memahami prinsip reproduksi manusia untuk menanggulangi pertambahan penduduk melalui program keluarga

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

berencana (KB) dan peningkatan kualitas hidup SDM (pemberian ASI ekslusif) 3.10 Memahami prinsip-prinsip sistem immun

(program immunisasi sehingga dapat terjaga proses fisiologi di dalam tubuh)

3.11 Mendeskripsikan peran enzim dalam proses Metabolisme.

3.12 Mengklasifikasikan produk bioteknologi dalam bidang kesehatan dan kedokteran

4. Mengolah, menalar, dan

menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan

pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

4.1 Menyajikan data hasil pengamatan terhadap kelainan pada struktur dan fungsi jaringan gerak yang menyebabkan gangguan sistem gerak manusia

4.2 Menyajikan data hasil pengamatan terhadap kelainan pada struktur dan fungsi darah, jantung dan pembuluh darah yang

menyebabkan gangguan sistem peredaran darah manusia

4.3 Menyajikan data hasil pengamatan terhadap pada struktur dan fungsi jaringan pada organ-organ pencernaan yang menyebabkan gangguan sistem pencernaan manusia 4.4 Menyajikan data hasil pengamatan terhadap

kelainan pada struktur dan fungsi jaringan organ pernapasan yang menyebabkan gangguan sistem respirasi manusia

4.5 Menyajikan data hasil pengamatan terhadap kelainan pada struktur dan fungsi organ yang menyebabkan gangguan sistem ekskresi manusia

4.6 Menyajikan data hasil pengamatan terhadap kelainan pada struktur dan fungsi saraf 4.7 Menyajikan data bahaya penggunaan

senyawa psikotropika dan dampaknya terhadap kesehatan diri, lingkungan dan masyarakat berdasarkan hasil pengamatan 4.8 Menyajikan data hasil pengamatan terhadap

kelainan pada struktur dan fungsi organ yang menyebabkan gangguan sistem

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

reproduksi manusia

4.9 Menyajikan data penanggulangan pertambahan penduduk melalui program keluarga berencana (KB) dan peningkatan kualitas hidup SDM (pemberian ASI ekslusif)

4.10 Menalar prinsip-prinsip sistem immun (program immunisasi sehingga dapat terjaga proses fisiologi di dalam tubuh)

4.11 Membedakan cara kerja enzim dan respirasi aerob

4.12 Mengklasifikasikan produk bioteknologi dalam bidang kesehatan dan kedokteran

13) Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Dasar Kompetensi Keahlian

Dalam dokumen Contoh Dokumen 1 Kurikulum (Halaman 188-198)