1 . Kon disi Ek onom i N a sion a l Ta h un 2 0 0 9
Per kem bangan per ekonom ian nasional t idak t er lepas dar i
per kem bangan ekonom i dunia yang m engalam i kr isis ekonom i yang dipicu oleh kasus subpr im e m or t gage di Am er ika Ser ikat . Kr isis in i t elah m enyebabkan per ekonom ian Am er ika m engalam i r esesi yang dalam yang t elah m enj alar ke negar a m aj u lainnya, dan ber im bas pula ke ber bagai negara di dunia t er m asuk I ndonesia.
Dam pak kr isis global m ulai dir asakan t er hadap per t um buhan ekonom i nasional sej ak t r iw ulan I V t ahun 2008. Per t um buhan ekonom i t r iw ulan I V t ahun 2008 adalah m inus 3,6 per sen j ika dibandingkan dengan t r iw ulan I I I t ahun 2008 ( q- t - q) dan m eningkat 5,2 persen ( y- o- y) . Sem ent ara it u, pada t r iw ulan sebelum nya ekonom i t um buh cukup t inggi, yait u 6,2 per sen pada t r iw ulan I ; 6,4 per sen pada t r iw ulan I I ; dan 6,4 per sen pada tr iw ulan I I I ( y-o- y) . Kr isis global- yang berdam pak pada t ur unnya per m int aan dunia, m enur unnya harga m inyak dan kom odit as m enyebabkan ekspor bar ang dan j asa t um buh negat if 5,5 per sen pada t r iwulan I V 2008 j ika dibandingkan dengan tr iw ulan sebelum nya. Dam pak global j uga m endorong pem balikan alir an m odal dar i I ndonesia k e luar neger i sehingga invest asi/ Pem bent ukan Modal Tet ap Br uto ( PMTB) hanya t um buh 0,8 per sen pada t r iw ulan I V j ika dibandingkan dengan tr iw ulan sebelum nya.
Penur unan per t um buhan ekonom i ber lanj ut sam pai dengan t r iw ulan I I t ahun 2009. Per t um buhan ekonom i tr iw ulan I t ahun 2009 adalah 4,5 per sen dan pada t r iw ulan I I per t um buhan m enur un m enj adi 4,1 per sen. Sej ak t r iw ulan I I I t ahun 2009 laj u per t um buhan ekonom i m eningkat kem bali m enj adi 4,2 per sen dan pada t r iw ulan I V m eningkat m enj adi 5,4 per sen yang m enunj ukkan tanda- t anda pem ulihan ekonom i nasional sej alan dengan m em baiknya ekonom i dunia.
Per t um buhan ekonom i selam a t ahun 2009 sebesar 4,5 per sen ( y- o- y) . Dar i sisi per m int aan, per t um buhan ekonom i didor ong oleh pengeluar an pem er int ah dan pengeluaran m asyar akat yang m asing- m asing t um buh 15,7 per sen dan 4,9 per sen. Sem ent ara it u ekspor m asih t um buh negat if, yait u -9,7 per sen. Dar i sisi pr oduksi, per t um buhan ekonom i t er ut am a didor ong oleh sekt or per t anian yang m eningkat sebesar 4,1 per sen; dan sekt or t er sier , yait u sekt or list r ik, gas, dan air ; ser t a pengangkut an dan t elekom unikasi yang m asing m asing t um buh 13,8 per sen dan 15,5 per sen. Sem ent ar a it u, indust r i pengolahan nonm igas hanya t um buh 2,1 persen.
Sem ent ar a it u, inflasi t ahun 2009 m encapai 2,78 per sen ( y- o- y) j auh lebih r endah dibanding inflasi t ahun 2008 yang besar nya 11,06 per sen ( y- o-y) , dan bahkan lebih r endah dibanding sasar an inflasi yang dit et apkan oleh Pem er int ah sekit ar 5,0 per sen.
2 . Pr ospe k Ek on om i N a siona l Ta h un 2 0 1 0 - 2 0 1 1
Kondisi ekonom i I ndonesia t idak akan t er lepas dar i pengar uh per kem bangan lingkungan ekst er nal. Set elah m engalam i r esesi global sej ak per t engahan 2008, t anda- tanda pem ulihan ekonom i dunia t elah sudah m ulai t er lihat sej ak akhir 200 9. I MF pada bulan Okt ober 2009 t elah m elakukan r evisi t er hadap pr ospek ekonom i global pada t ahun 2009 dar i t um buh negat if - 1,4% m enj adi - 1,1% ; dan pada t ahun 2010 diper kir akan lebih baik dar i per kir aan awal dar i t um buh 2,5% m enj adi 3,1% . Pem ulihan ini t er ut am a disebabkan oleh ber hasilnya int er vensi pem er int ah di berbagai negar a yang t elah ( i) m endor ong sisi per m int aan dan ( ii) m engur angi ket idakpast ian dan t er j adinya r esiko sist em ik pada pasar keuangan. Meskipun pem ulihan t elah t er j adi, per ekonom ian global m asih m enghadapi t ant angan dalam lim a tahun ke depan, yait u: ( i) ut ang negar a m aj u yang m eningkat sej alan dengan upaya peningkat an st im ulus fiskal; ( ii) t ingkat penganggur an yang t inggi di negara- negar a m aj u; ( iii) ket idakpast ian har ga m inyak di pasar dunia.
Walaupun diper kirakan t erj adi per geseran kekuat an ekonom i global dar i barat ke t im ur ( w est t o east ) , per ekonom ian Am er ika Ser ikat dan negara indust r i m aj u lainnya m asih t et ap m enj adi pengger ak per ekonom ian dunia dan pasar kom odit i ekspor negar a ber kem bang. Per ekonom ian Asia diper kir akan t etap m enj adi kawasan dinam is dengan m ot or penggerak per ekonom ian Cina, I ndia dan negara negara indust r i di Asia lainnya dan kaw asan yang m enar ik bagi penanam an m odal.
Ber dasar kan berbagai langkah kebij akan yang dilakukan di ber bagai bidang; pem ulihan ekonom i di Asia yang m em baik pada t r iw ulan t er akhir 2009 ser t a pem ulihan ekonom i dunia pada t ahun 2010 yang lebih baik; ket ahanan ekonom i nasional yang t et ap ter j aga dalam m enghadapi kr isis keuangan dan penur unan ekonom i global; ekspekt asi yang baik t er hadap kelanj ut an pem er int ahan lim a t ahun m endat ang, dan per kir aaan lingkungan ekst er nal, m aka per ekonom ian dapat dij aga secara ber kelanj ut an dengan pr ospek ekonom i m akr o tahun 2010- 2011 sebagai ber ikut :
Ta be l 3 .1
Pr e dik si I n dik a t or M a k ro Ek on om i N a sion a l Ta h u n 2 0 1 0 da n Ta h un 2 0 1 1 N o I n dik a t or Ta h un 2 0 1 0 Ta h un 2 0 1 1 1 . Pe r t u m bu h a n Ek onom i 5,5 - 5,6 6,0 - 6,3 a . Pe r t u m bu h a n PD B Sisi Pe n ge lua r a n ( % ) Konsum si Masy ar ak at 5,2 - 5,3 5,2 - 5,3
Konsum si Pem erint ah 10,8 - 10,9 10,9 - 11,2
I nvest asi 7,2 - 7,3 7,9 - 10,9
Ek spor 6,4 - 6,5 9,7 - 10,9
I m por 9,2 - 9,3 12,7 - 15,2
b. Pe r t u m bu h a n PD B Sisi Pr odu ksi ( % )
Per t anian 3,3 - 3,4 3,4 - 3,5
N o I n dik a t or Ta h un 2 0 1 0 Ta h un 2 0 1 1
Nonm igas 4,8 - 4,9 5,6 - 6,1
Lainny a 6,5 - 6,7 7,0 - 7,3
2 . PD B pe r Ka pit a
( US$) 2.555 2.883
Riil Har ga Konst an 2000 ( Ribu Rp) 9.785 10.255
3 . St a bilit a s Ek onom i
Laj u I nflasi, I ndek s Har ga Konsum en ( % )
4,0 – 6,0 4,0 - 6,0
Nilai Tuk ar Nom inal ( Rp/ US$) 9.750 - 10.250 9.250 - 9.750
Suk u Bunga SBI 3 bln ( % ) 6,0 – 7,5 6,0 - 7,5
4 . N e ra ca Pe m ba ya r an
Per t um buhan Ekspor Nonm igas ( % ) 7,0 – 8,0 11,0 - 12,0
Per t um buhan I m por Nonm igas ( % ) 8,0 – 9,0 14,0 - 15,6
Cadangan Devisa ( US$ m iliar ) 74,7 – 75,6 82,4 - 84,1
5 . Pe n ga n ggu r a n da n Ke m isk in a n
Tingk at Penganggur an ( % ) 7,6 7,3 - 7,4
Tingk at Kem isk inan ( % ) 12,0 – 13,5 11,5 - 12,5
Sum ber : Badan Per encanaan Pem bangunan Nasional ( 2010)
Kondisi per ekonom ian I ndonesia diper kir akan t um buh secara
ber t ahap dar i 5,5- 5,6% pada t ahun 2010 m enj adi 6,0- 6,3% pada t ahun 2011. Dar i sisi pengeluar an, sum ber per tum buhan ekonom i didor ong oleh konsum si m asyar akat yang m er upakan kom ponen ut am a dar i per m int aan dom est ik, ser t a invest asi dan ekspor bar ang dan j asa. Konsum si m asyarakat dipr oyeksikan pada t ingkat per t um buhan 5,2- 5,3% per t ahun, sedangkan konsum si pem er int ah diproyeksikan m eningkat 10,8- 10,9% pada tahun 2010 dan 10,9 - 11,2% pada t ahun 2011. I nvest asi dan ekspor dihar apkan akan
m eningkat secara ber t ahap m ulai t ahun 2010 set elah m engalam i
per t um buhan negat if. I nvest asi diper kir akan t um buh sebesar 7,2 - 7,3% pada t ahun 2010, dan 7,9- 10,9% pada t ahun 2011. Eskpor barang dan j asa j uga diper kir akan m eningkat sebesar 6,4 - 6,5% pada t ahun 2010 dan 9,7 - 10,9% pada tahun 2011.
Dar i sisi pr oduksi, set elah m engalam i pert um buhan r endah selam a 2004- 2009, per t um buhan industr i pengolahan non m igas akan didor ong kem bali sebagai penggerak per t um buhan dengan per t um buhan sebesar 4,8-4,9% pada tahun 2010 dan sebesar 5,6- 6,1% pada t ahun 2011. Sekt or I ndust r i Pengolahan diper kir akan t um buh sebesar 4,2 - 4,3% per t ahun pada t ahun 2010 dan sebesar 5,0 - 5,4% pada t ahun 2011. Sem ent ar a it u sek t or per t anian ( dalam ar t i luas) diper k ir akan hanya t um buh sebesar 3,3- 3,4% pada t ahun 2010 dan 3,4 - 3,55% pada t ahun 2011.
Laj u inflasi nasional diper kir akan m enur un secar a ber t ahap dengan besaran sekit ar 4–6% per t ahun. Per kiraan t er sebut didasar kan dengan sasar an t ingkat inflasi yang cukup r endah dan st abil t et api t et ap m em per hat ikan per t um buhan ekonom i. Pencapaian sasaran inflasi t er sebut didukung oleh r elat if st abilnya nilai t uk ar , yang dim ungkinkan dengan
per kir aan m asuknya dana invest asi luar neger i ( capit al inflow ) , baik invest asi di sekt or keuangan ( pasar m odal) m aupun di sekt or r iil, akibat m eningkat nya iklim usaha dan sit uasi keam anan dan keter t iban m asyarakat yang t erj aga. Ter kendalinya laj u inflasi m em ber i dor ongan bagi penur unan t ingkat suku bunga perbankan, yang j uga dipengar uhi oleh t ingkat r isiko dunia usaha. Meskipun t ingkat suku bunga perbankan dom est ik j uga akan dipengar uhi oleh peningkat an suku bunga ut am a int ernasional pada m asa m endat ang, nam un dihar apkan akan t er us m enur un secar a ber tahap sehingga dapat m endor ong kegiat an ekonom i di sekt or r iil, baik kegiat an invest asi m aupun pr oduksi.
Per kir aan ner aca pem bayar an didasar kan at as dua asum si pokok, yait u per kem bangan ekonom i dunia dan per kem bangan ekonom i m akr o di dalam neger i. Asum si per kem bangan ekonom i dunia m encakup laj u per t um buhan ekonom i, t er ut am a negara m aj u, t ingkat inflasi dunia, t ingkat suku bunga, ser t a nilai par it as antara valut a negar a indust r i ut am a. Di dalam neger i, per kir aan ner aca pem bayaran sangat t er kait dengan sasar an laj u per t um buhan dan pola per t um buhan ekonom i, per kiraan per t um buhan invest asi, ser t a per kir aan sum ber pem biayaan invest asi, baik dar i dalam m aupun luar neger i. Walaupun per saingan di pasar int er nasional sem akin ket at , dengan per kir aan m em baiknya perkem bangan ekonom i dunia pada t ahun 2010 set elah m engalam i kr isis k eu angan global sej ak per t engahan 2008 dan didor ong oleh pem anfaatan peningkat an daya saing ser t a upaya-upaya unt uk m encipt akan iklim usaha yang kondusif bagi kegiat an ekspor , m aka nilai ekspor nonm igas dalam per iode 2010- 2011 diper kir akan m eningkat ber t ahap. Set elah m engalam i per t um buhan negat if di t ahun 2009, ekspor non m igas pada tahun 2010 diper kir akan t um buh 7- 8% dan pada t ahun 2011 diper kir akan m encapai 11,0 - 12,0% .
Dar i sisi im por , perm int aan dom est ik yang m eningkat akan m endor ong kem bali kebut uhan im por non m igas dar i 8,0- 9,0% pada tahun 2010 m enj adi 14,0 - 1 5,6% pada t ahun 2011. Dengan defisit j asa- j asa yang diper kir akan t et ap t inggi pada tahun 2010 hingga t ahun 2011, sur plus ner aca t ransaksi ber j alan diper kir akan m enur un hingga t ahun 2011. I nv est asi asing langsung ( for eign dir ect invest m ent ) net t o diper kir akan t er us m eningkat , sedangkan ar us m odal asing dalam bent uk por t folio diper kir akan t et ap t er j aga. Dengan per kem bangan t er sebut , cadangan devisa diper kir akan m eningkat dar i sebesar USD 74,7–75,6 m iliar m enj adi sekit ar USD 82,4 - 84,1 m iliar pada t ahun 2011.