• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONDISI UMUM PEREKONOMIAN

Dalam dokumen 42505423c1386a3de0aae0226ccb180b (Halaman 39-41)

Situasi perekonomian global tahun 2015 belum kondusif dengan pertumbuhan hanya 3,1%, dipicu oleh kondisi di sebagian negara Eropa dan Tiongkok. Berbagai sektor industri belum menunjukkan kondisi yang membaik dibanding tahun 2014 karena masih rendahnya permintaan. hal ini ikut berdampak pada berbagai sektor industri di dalam negeri, antara lain sektor otomotif, pertambangan dan komoditas hasil bumi lainnya.

Bersyukur indonesia masih mengalami pertumbuhan ekonomi, tercatat sebesar 4,79% yang disertai upaya Pemerintah bersama Bank Indonesia mengendalikan tekanan inlasi tahunan selama tahun 2015 sebesar 3,35%. Pengawasan terhadap stok serta kelancaran distribusi, khususnya distribusi bahan pokok, diperlukan untuk tetap menjaga inlasi pada tingkat yang rendah.

Pemerintah pun bergerak dengan mengeluarkan berbagai paket kebijakan ekonomi yang diharapkan dapat menggerakkan perekonomian. meskipun belum terasa dampaknya dalam jangka pendek, berbagai paket ekonomi ini diharapkan dapat meningkatkan permintaan dan kebijakan untuk mendorong ekspor. bahkan dalam jangka panjang, bersamaan dengan telah rampungnya beberapa proyek infrastruktur, perkembangan ekonomi akan menjadi semakin baik. Dolar AS juga memberikan tekanan pada nilai tukar rupiah yang terus melemah, dipicu membaiknya perekonomian AS sehingga likuiditas mata uang rujukan ini di pasar global menurun. Pergerakan nilai tukar yang juga dipengaruhi bauran berbagai faktor yang berasal dari dalam dan luar negeri. tercatat Rupiah mengalami depresiasi 10,6% sepanjang tahun 2015, yang di awal tahun sebesar Rp12.474 per Dolar AS dan sempat menyentuh level Rp14.728 per Dolar AS, dengan posisi akhir 2015 di level Rp13.795 per Dolar AS.

Situasi dan Tantangan Bisnis

Perseroan menghadapi faktor-faktor eksternal dan internal dalam menjalankan kegiatan sehari-hari yang dapat memberikan dampak positif dan negatif terhadap kinerja keuangan Perseroan.

Faktor Eksternal

Manajemen beranggapan bahwa faktor-faktor eksternal yang paling berpengaruh terhadap hasil dari kegiatan usaha Perseroan adalah kondisi perekonomian Indonesia dan kebijakan Pemerintah.

ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN Management Analysis And Discussion

• Kondisi Perekonomian Indonesia

Permintaan atas jasa konstruksi, Pembangunan infrastruktur, dan perkembangan properti sangat bergantung pada kondisi ekonomi, dan iklim usaha di Indonesia secara keseluruhan. Pertumbuhan ekonomi dan kondusiitas iklim usaha, merupakan faktor yang sangat menentukan permintaan atas jasa Perseroan. Dalam kondisi ekonomi yang sedang menurun dan iklim usaha yang tidak kondusif, akan menurunkan pula permintaan atas jasa konstruksi Perseroan. Hal ini disebabkan pada kondisi tersebut, umumnya terdapat penurunan daya beli masyarakat, yang mengakibatkan permintaan pada produk akhir konstruksi (properti) seperti perumahan, apartemen, perkantoran dan pergudangan akan menurun juga, sehingga Perseroan tidak mendapatkan kontrak/ pekerjaan baru untuk melakukan pembangunan properti tersebut.

• Kebijakan Pemerintah

Kebijakan Pemerintah yang mendorong percepatan pertumbuhan nasional melalui investasi pada infrastruktur dan sarana/ prasarana publik akan berpengaruh pada permintaan jasa konstruksi Perseroan.

Faktor Internal

Manajemen beranggapan bahwa faktor Internal yang paling berpengaruh terhadap hasil dari kegiatan usaha Perseroan adalah daya saing Perseroan terhadap kompetisi di industri konstruksi itu sendiri. Hal tersebut antara lain adalah

- Kemampuan sumber daya manusia dan tenaga ahli Perseroan dalam melakukan rekayasa konstruksi untuk proyek-proyek yang membutuhkan spesiikasi dan teknis pekerjaan unik/ khusus;

- Kemampuan Perseroan untuk menjaga dan meningkatkan reputasi dalam penyelesaian dan penyerahan proyek secara tepat waktu dan sesuai dengan kontrak;

- Serta kemampuan Perseroan untuk memberikan harga dan kontrak yang kompetitif, dimana hal tersebut membutuhkan kemampuan manajemen dan tenaga ahli Perseroan dalam membina hubungan baik dengan pemasok sehingga mendapatkan harga bahan baku yang kompetitif, melakukan pekerjaan konstruksi atau proses produksi dengan eisien, dan mendapatkan pendanaan proyek yang murah.

Guna mengantisipasi pengaruh faktor eksternal maupun internal, maka Perseroan akan terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, menjaga hubungan baik dengan para stakeholder, serta terus melakukan inovasi dan diversiikasi produk. Perseroan terus berupaya melakukan penyediaan solusi konstruksi yang kompleks dan lengkap, dimana

• Indonesia Economic Conditions

Indonesia's Economic conditions followed with business climate provide dependency on demand for construction services, infrastructure development and property development. Therefore conduciveness in economic growth and business climate, shall be crucial factor in the demand for services of the Company. As declining of the economic conditions and the business climate is not conducive, impacted to reduce of demand for construction services provide by the Company. There is a decline in purchasing power, which resulted in the demand in construction's end products (properties) such as housing, apartments, ofices and warehouses will decrease as well, so the company does not get a contract / new jobs to the property development.

• Government policy

The accelerating national growth through investment in infrastructure and facilities / public infrastructure driven by government policies will affect the demand for construction services company.

Internal factors

Management believes that internal factors that most inluence on the outcome of the Company's operations is the Company's competitive edge against the competition in the construction industry itself. It is, among others:

- The ability of the human resources and expertise the Company in construction engineering for projects requiring technical speciications and unique/special job;

- The Company's ability to maintain and enhance the reputation of both the settlement and delivery of the project in a timely manner and in accordance with the contract;

- As well as the Company's ability to provide price and competitive contract, actions that require the Company's management skills and expertise in fostering good relationships with suppliers so as to get competitive price of raw materials, eficient construction work or production process, and get cheap project funding.

In order to anticipate the effects of external and internal factors, the Company will continue to increase the competence of human resources, maintain good relationships with stakeholders, as well as continued innovation and product diversiication. The Company continues to strive to provide comprehensive and state of the art construction solutions, which not

ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN Management Analysis And Discussion

tidak hanya menyediakan jasa konstruksi, tetapi juga

termasuk rancang dan bangun (design & build). Selain

itu Perseroan juga akan selalu berusaha menjaga hubungan baik dengan pemberi kerja dan menjaga mutu kerja yang baik, sehingga pemberi kerja akan selalu memberi pekerjaan berulang.

Dalam dokumen 42505423c1386a3de0aae0226ccb180b (Halaman 39-41)