• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konflik yang Terjadi di PAUD Sinar Pelangi

BAB III. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

3. Konflik yang Terjadi di PAUD Sinar Pelangi

a. Konflik yang Terjadi antara Pengelola dengan Pemerintah Kelurahan.

1) Penyebab konflik

Penyebab dari munculnya konflik antara pengelola dengan pemerintah ini adalah karena PAUD Sinar Pelangi tidak mendapat bantuan dari pemerintah.

2) Pihak yang berkonflik.

Pihak yang terlibat dalam konflik ini adalah pengelola PAUD Sinar Pelangi dengan pihak Pemerintah Kelurahan Semanggi.

3) Dinamika konflik

Pihak PAUD Sinar Pelangi pernah mengajukan proposal pengajuan permohonan bantuan ketingkat Kelurahan akan tetapi tidak ada tanggapan. Pihak pengelola

commit to user

66 beranggapan pihak Kelurahan tidak mau merespon karena ada permainan di sana. Pihak Pengelola mengatakan bahwa PAUD yang mendapatkan bantuan adalah PAUD yang dikelola oleh orang-orang yang mempunyai hubungan dekat dengan Pemerintah, yang tidak dekat dengan Pemerintah maka kesempatan mendapat bantuan sangat kecil. Berikut pendapat informan mengenai hal tersebut.

Matrik III. 3.1

Tanggapan informan terhadap konflik yang terjadi antara pengelola dengan Pemerintah.

No. Status Informan Tanggapan/ Pendapat

1 Pengelola “Didalamnya pasti ada sebuah

permainan. Untuk pAUD yang

mendapat bantuan, pasti PAUD yang dikelola oleh orang- orang yang dekat dengan birokrasi”

2 Orang tua Murid “biasanya kalau yang punya sudah dekat

dengan pemerintah, pasti mudah dapat bantuannya”

3 Orang tua Murid “kalau dekat dengan pemerintah pasti mudah mendapat bantuan, yang ga dekat ya susah dapatnya”

4 Orang tua Murid “Yang dekat dengan pemerintah

memang lebih mudah, kalau yang ga dekat bisa dapat bantuan juga tapi pasti susah, saingannya banyak”

5 Orang tua dari murid yang dulu pernah

belajar di PAUD

Sinar Pelangi

“yang dekat pemerintah lebih mudah dapat bantuan, yang ga dekat ya sulit”

6 Masyarakat “bisa jadi yang dekat dengan pemerintah

lebih mudah memperoleh bantuan, karena mereka juga lebih dulu mendapat informasinya”

7 Donatur “PAUD manasaja bisa mengakses

commit to user

67

yang lebih dulu mendapat info pasti orang- orang yang dekat dengan pemerintah”

8 Tim Pemantau

PAUD Surakarta

“PAUD manapun mempunyai

kesempatan yang sama untuk mengakses bantuan dari Pemerintah, tinggal PAUD tersebut lolos seleksi atau tidak”

9 Pegawai Kelurahan “PAUD mana saja bisa mendapatkan

bantuan, tapi mengajukannya langsung ke tingkat Kota bukan ke Kelurahan”

10 PKK “itu kewenangan dari pihak pemerintah,

PAUD yang mendapat bantuan adalah PAUD yang layak, karena pasti sudah diseleksi dulu oleh pihak Pemerintah” (Sumber: Data Primer Diolah Oktober 2010)

4). Dampak terhadap PAUD

Dampak konflik ini terhadap PAUD Sinar Pelangi adalah kurangnya tenaga pengajar akibat pengelola tidak dapat membayar tenaga pengajar tersebut. fasilitas yang ada kurang memadai. Pengelola juga menarik iuran rutin tiap bulan, pdahal konsep awal PAUD Sinar Pelangi adalah PAUD gratis. Hal ini mengakibatkan banyak masyarakat yang tidak tertarik mendaftarkan anak mereka ke PAUD Sinar Pelangi.

5). Resolusi Konflik

Sebagai resolusi yang diambil yaitu, Bapak Joko Kristiyanto selaku pengelola PAUD Sinar Pelangi, dating ke Kelurahan dan menanyakan kembali bagaimana mekanisme pengajuan permohonan bantuan. Pihak Kelurahan menyatakan bahwa permohonan bantuan langsung bisa

commit to user

68 diajukan ke Pemerintah tingkat kota. Dengan demikian konflik dapat diseleselesaikan.

b. Konflik yang Terjadi antara Pengelola dengan Masyarakat Sekitar yang beragama Islam.

1) Penyebab konflik

Adanya isu yang dihembuskan oleh sebagian anggota masyarakat Semanggi, bahwa PAUD Sinar Pelangi merupakan PAUD dengan memberi pelajaran tentang agama tertentu.

2) Pihak yang berkonflik.

Pihak yang terlibat dalam konflik ini adalah pengelola PAUD Sinar Pelangi dengan pihak anggota Masyarakat sekitar PAUD yang beragama Islam.

3) Dinamika konflik

PAUD Sinar Pelangi akan berjalan dengan baik apabila dapat diterima oleh masyarakat sekitar. Apabila masyarakat ikut aktif memajukan PAUD Sinar Pelangi, yaitu dengan mempercayakan anak mereka di PAUD Sinar Pelangi maka cita-cita PAUD Sinar Pelangi akan terwujud. Cita-cita tersebut yaitu mengembangkan potensi anak usia dini di Kelurahan Semanggi, sehingga akan memberikan pendidikan ditingkat keluarga yang selanjutnya akan

commit to user

69 terwujud masyarakat yang sadar dan tanggap akan lingkungan sosial sekitar.

Namun saat ini sebagian masyarakat belum dapat menerima kehadiran PAUD Sinar Pelangi. Hal ini disebabkan oleh sebagian masyarakat menganggap bahwa PAUD Sinar Pelangi mempunyai tujuan khusus yaitu penyebaran agama Kristen, sehingga banyak anggota masyarakat yang tidak jadi menitipkan anak mereka di PAUD Sinar Pelangi. Dari adanya isu yang berkembang di sebagian anggota masyarakat Semanggi, sempat terjadi ketegangan antara Ibu Siti Sinta Nuriyah (orangtua dari murid yang bernama Rois) dengan Bapak Joko Kristianto selaku pengelola. Hal ini terjadi saat Ibu Siti mendapati anaknya pulang membawa pulang sebuah salip. Resolusi yang diambil adalah Ibu Siti meminta penjelasan tentang hal tersebut kepada Bapak Joko. Bapak Joko menjelaskan bahwa itu hanya mainan dari anaknya, tidak ada maksud apapun. Ibu Siti mau menerima penjelasan dari Bapak Joko, sehingga konflik tersebut dapat diselesaikan saat itu juga.

commit to user

70 Berikut Matrik tanggapan dari informan mengenai hal tersebut:

Matrik III. 3.2

Tanggapan informan terhadap konflik yang terjadi antara pengelola dengan masyarakat

No. Status Informan Tanggapan/ Pendapat

1 Pengelola “banyak orangtua murid yang tidak jadi menitipkan anak mereka karena mengira PAUD ini adalah tempat penyebaran agama Kristen, padahal ini tidak benar”

2 Orang tua Murid

dengan agama

Islam

“materi yang diajarkan sama seperti sekolah lain, jadi orang-orang tidak menyekolahkan anak mereka di sini karena memilih tempat lain yang fasilitasnya lebih baik, bukan karena faktor agama ”

3 Orang tua Murid

dengan agama

Islam

“materi yang diajarkan sama seperti sekolah lain,jadi orang-orang tidak menyekolahkan anak mereka di sini bukan karena Agama”

4 Orang tua Murid

dengan agama

katolik

“banyak yang bilang PAUD ini ajaran Kristen jadi banyak yang anaknya dikeluarkan dari sini”

5 Orang tua dari murid yang dulu pernah belajar di

PAUD Sinar

Pelangi beragama Islam

“saya mengeluarkan anak saya dari sana karena gurunya diganti, bukan karena agama”

6 Masyarakat “banyak orangtua yang mengeluarkan anak mereka dari PAUD

Sinar Pelangi karena prmiliknya orang Kristen, mereka memindahkan anak mereka ke PAUD umum atau PAUD yang Islam”

7 Donatur “karena idiologi yang dipegang oleh orangtua murid kuat, jadi mereka memindahkan anak mereka ke PAUD yang sepaham dengan mereka, tapi di PAUD Sinar Pelangi sebenarnya materi yang diajarkan masih umum tidak menjurus pada agama tertentu”

8 Tim Pemantau

PAUD Surakarta

“bukan masalah agama, tapi karena kurangnya sosialisasi dan fasilitas yang tidak memadai menjadi faktor utama masyarakat tidak mempercayakan anak mereka di PAUD Sinar Pelangi ”

9 Pegawai

Kelurahan

“PAUD Sinar Pelangi itu kan PAUD umum. Tapi ada juga warga yang memang lebih memilih PAUD yang Islam ketimbang PAUD umum, karena ada ajaran agamanya ”

10 PKK “PAUD Sinar Pelangi termasuk PAUD umum, kalau ada

masyarakat yang tidak menitipkan karena masalah agama itu cuma sebagian kecil, mereka yang terlalu fanatic saja”

commit to user

71 4) Dampak terhadap PAUD

Masyarakat banyak yang ragu untuk menitipkan anak mereka di PAUD Sinar Pelangi. Hal ini mengakibatkan jumlah murid di PAUD Sinar Pelangi tidak berkembang.

5) Resolusi konflik

Usaha yang di lakukan oleh pihak pengelola dalam meredam konflik ini yaitu dengan memberi pengertian bahwa materi yang diajarkan di PAUD Sinar Pelangi adalah materi umum, tidak ada ajaran agama khusus apapun, yang ada hanya pelajaran mengenai keragaman agama yang ada di Indonesia, serta penanaman tentang pentingnya sikap toleransi terhadap pemeluk agama lain. Upaya yang dilakukan oleh pengelola memang membuahkan hasil, jumlah murid yang mendaftar mulai bertambah, seiring dengan meningkatnya rasa kepercayaan masyarakat terhadap PAUD. akan tetapi masih ada sebagian anggota masyarakat yang belum mempercayainya.

commit to user

72 c. Konflik yang Terjadi antara Pengelola dengan Orang Tua

Murid.

1) Penyebab konflik

Penyebab terjadinya konflik ini adalah Bapak Agus selaku orangtua dari murid yang bernama Wulan tidak mau membayar iuran rutin yang ditarik oleh PAUD Sinar Pelangi.

2) Pihak yang berkonflik.

Pihak yang terlibat dalam konflik ini adalah pengelola PAUD Sinar Pelangi dengan Bapak Agus (orangtua dari murid yang bernama Wulan).

3) Dinamika konflik.

Konflik ini terjadi ketika Bapak Agus tidak mau membayar iuran rutin, dengan alas an bahwa PAUD Sinar Pelangi merupakan PAUD gratis, sehingga menganggap iuran tersebut tidak wajib. Sedang dari pihak pengelola berharap semua orang tua murid membayar iuran rutin untuk menunjang biaya belajar mengajar.

commit to user

73 Matrik III. 3. 3

Tanggapan informan terhadap konflik yang terjadi antara pengelola dengan orangtua murid

No. Status Informan Tanggapan/ Pendapat

1 Pengelola “sebenarnya iuran ini memang tidak wajib tapi kalau orangtua murid tersebut mampu membayar, kami berharap mereka membeyar untuk kelancaran proses belajar mengajar”

2 Orang tua Murid “saya rasa tiap orangtua murid harus menyadari kalau iuran itu sangat membantu anak-anak dalam belajar. Kalau ada orang tua murid yang tidak mau membayar berarti kesadarannya kurang” 3 Orang tua Murid

yang tidak

membayar iuran

“dari awal kan PAUD ini gratis, jadi seharusnyha tidak ada iuran dalam bentuk apapun”

4 Orang tua Murid “PAUD ini memang gratis, tapi kan kondisinya sangat kekurangan, jadi sebagai orangtua murid sadar dan membayar iuran agar bisa membantu beli alat-alat yang digunakan dalam belajar” 5 Orang tua murid

yang dulu pernah belajar di PAUD Sinar Pelangi

“seharusnya masing-masing orangtua sadar kalau iuran itu untuk kepentingan anak-anak. Lagipula jumlahnya juga ringan.”

6 Masyarakat “itu kesadaran dari masing-masing orangtua murid”

7 Donatur “itu kesadaran dari masing-masing orang tua murid”

8 Tim Pemantau PAUD Surakarta

“bisa jadi orangtua murid tidak mampu membayar iuran tersebut, tapi misalkan dia sebenarnya mampu tapi tapi tidak mau membayar, berarti kesadarannya kurang ” 9 Pegawai Kelurahan “itu kesadaran dari masing-masing orang

tua murid”

10 PKK “itu kesadaran dari masing-masing orang tua murid”

commit to user

74 4) Dampak

Dampak yang timbul dari konflik ini adalah pembiayaan untuk proses belajar mengajar yang awalnya telah diperhitungkan menjadi tidak tepat, dan pengelola sering menggunakan uang pribadi untuk memenuhi kekurangan tersebut.

5) Resolusi

Upaya penyelesaian yang diambail yaitu, Bapak Joko selaku pengelola mendatangi Bapak Agus dan membicararakan perihal iuran yang ditarik untuk pembiayaan proses belajar mengajar. Bapak agus tetap tidak mau membayar iuran tersebut, karena sejak awal Bapak Agus mendaftarkan anaknya ke PAUD Sinar Pelangi, PAUD tersebut merupakan PAUD gratis, sehingga iuran tersebut dianggap tidak wajib. Akhirnya pengelola mengiklaskan masalah ini, meski sebelumnya sempat menjadi pergunjingan masyarakat di sekitar PAUD Sinar Pelangi.

d. Konflik antara Pengelola dan Donatur 1) Penyebab konflik

Penyebab konflik ini adalah kekecewaan yang di rasakan oleh Bapak Joko selaku pengelola PAUD Sinar

commit to user

75 Pelangi karena kerja sama dengan Universitas Setia Budi tidak dapat berlanjut.

2) Pihak yang berkonflik.

Pihak yang terlibat dalam konflik ini adalah pengelola PAUD Sinar Pelangi dengan pihak Universitas Setia Budi sebagai Donatur.

3) Dinamika Konflik

Universitas Setia Budi merupakan salah satu donatur di PAUD Sinar Pelangi. Mahasiswa- mahasiswa USB yang melakukan KKN di PAUD Sinar Pelangi memberikan bantuan dengan menyelenggarakan kegiatan sikat gigi dan minum susu bersama. Dari pihak mahasiswa USB memilih PAUD Sinar Pelangi karena mendapat bagian untuk tempat KKN di Kelurahan Semanggi. Pihak mahasiswa USB berencana melakukan kegiatan saat itu saja karena untuk memenuhi tugas dari kampus mereka, dan mereka tidak ada rencana untuk melakukan kegiatan di PAUD Sinar Pelangi untuk waktu yang akan datang. Pihak pengelola berharap bahwa USB memilih PAUD Sinar Pelangi karena melihat kondisi PAUD Sinar Pelangi dan berharap akan diadakan kerjasama lagi. Berikut pendapat dari informan

commit to user

76 Matrik III. 3. 4

Tanggapan informan terhadap konflik yang terjadi antara pengelola dengan donatur

No. Status Informan Tanggapan/ Pendapat

1 Pengelola “diharapkan setelah kegiatan ini tetap ada kerjasama lagi dengan USB, tapi ternyata kemarin kami meminta bantuan untuk mengadakan kegiatan semacam ini lagi, tapi tidak ada respon dari pihak USB”

2 Orang tua Murid “itu hak dari donatur tapi semoga diadakan lagi kegiatan semacam ini, dengan donatur lain”

3 Orang tua Murid “kalau donatur tidak mau kerjasama lagi ya itu hak mereka” 4 Orang tua Murid “dengan adanya kegiatan kemarin,

kami sudah cukup senang, jd kalau donatur tidak mau bekerjasama lagi juga tidak apa-apa”

5 Orang tua murid yang dulu pernah belajar di PAUD Sinar Pelangi

“itu hak dari donatur”

6 Masyarakat “itu semua jadi hak donatur sendiri, kalau pengelola menghendaki ada kerjasama lagi ya harus pintar-pintar melobi” 7 Donatur “memang sementara ini belum ada

rencana kegiatan apapun di PAAUD Sinar Pelangi, kemarin memang sempat diajak buat kegiatan lagi, tapi kali lum ada waktu, jadi tidak bisa membantu” 8 Tim Pemantau

PAUD Surakarta

“donatur member sumbangan tentu dengan berbagai pertimbangan, untuk bisa mengajak donatur bekerjasama kembali, tergantung bagaoimana kita mendekati donatur tersebut ”

commit to user

77 4) Dampak terhadap PAUD Sinar Pelangi

Konflik ini tidak berimbas kepada keberlangsungan PAUD Sinar Pelangi.

5) Resolusi konflik

Untuk mengatasi konflik ini maka pengelola menanyakan kembali perihal akankah ada kerjasama lagi antara PAUD Sinar Pelangi dengan pihak Universitas Setia Budi. Pihak Universitas Setia Budi menyatakan bahwa untuk sementara belum ada rencana unutk itu. Pengelola menerima pernyataan tersebut dan tidak berusaha untuk memaksa pihak Universitas Setia Budi, sehingga konflik dapat diselesaikan.

commit to user

78 Matrik III.4

Konflik yang terjadi di PAUD Sinar Pelangi

No Pihak yang berkonflik Konflik yang terjadi Jenis Konflik 1 Pengelola dengan

Pemerintah

Adanya kesalah pahaman yang

disebabkan oleh tidak adanya bantuan dari Pemerintah untuk PAUD Sinar Pelangi

Konflik individu

2 Pengelola dengan

masyarakat sekitar PAUD yang beragama Islam

Adanya isu bahwa PAUD Sinar Pelangi sebagai tempat penyebaran agama Kristen

Konflik kelompok

3 Pengelola dengan orang tua murid yang tidak mau membayar iuran

Adanya kesalah pahaman tentang iuran rutin tiap bulan yang ada di PAUD Sinar Pelangi

Konflik individu

4 Pengelola dengan Donatur Adanya perbedaan kepentingan dalam penyelenggaraan kegiatan sikat gigi dan minum susu bersama secara gratis untuk siswa PAUD Sinar Pelangi

commit to user

79

Dokumen terkait