BAB V SIMPULAN DAN SARAN
3. Kuisioner SWOT
Departemen Arsitektur Lanskap Fakultas Pertanian
Institut Pertanian Bogor KUISIONER
PENGELOLAAN LANSKAP KAWASAN REKREASI OCEAN ECOPARK DI TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL, JAKARTA UTARA
Kepada responden yang terhormat,
Dalam rangka menyelesaikan tugas akhir di Departemen Arsitektur Lanskap, Institut Pertanian Bogor, diperlukan dukungan Bapak/Ibu untuk mengisi kuesioner ini.
Kuisioner ini merupakan hasil dari penentuan faktor-faktor SWOT yang menjadi pertanyaan dalam wawancara sebelumnya. Pada kuisioner ini Bapak/Ibu diperlukan untuk memberikan nilai tingkat kepentingan pada setiap faktor-faktor yang ada. Pemberian nilai kepentingan tiap faktor tersebut dapat mempengaruhi dalam penentuan strategi dan pemecahan masalah perusahaan.
Pengisian faktor-faktor merupakan pertimbangkan sinergitas atas seluruh aspek yang terkait. Oleh karena itu, diharapkan pengisian kuesioner ini adalah berdasarkan pengalaman, penilaian yang dirasakan oleh responden (Bapak/Ibu) terhadap elemen-elemen yang mendasari penyusunan strategi alternatif ini. Untuk itu, saya sangat mengharapkan kesediaan waktu dan kejujuran Bapak/Ibu untuk mengisi kuesioner ini.
Informasi yang Bapak/Ibu berikan hanya digunakan untuk kepentingana akademis dan dijamin kerahasiannya. Atas kesediaan Bapak/Ibu yang telah meluangkan waktunya dalam mengisi kuesioner ini, penyusun mengucapkan terima kasih.
Denissa Vikaditya Paramastri A44080023
Lampiran 3 (Lanjutan) Petunjuk pengisian kuisioner
TUJUAN
Mendapatkan penilaian para responden terhadap tingkat kepentingan dari setiap faktor internal maupun eksternal yang mempengaruhi dalam penetuan strategi dan pemecahan masalah.
PETUNJUK UMUM
1. Pengisian kuesioner dilakukan secara tertulis oleh responden.
2. Jawaban merupakan pendapat pribadi dari masing-masing responden.
3. Dalam pengisian kuesioner, responden diharapkan melakukan secara
langsung (tidak menunda) untuk mengindari inkonsistensi jawaban.
I. PENENTUAN BOBOT PETUNJUK PENGISIAN
1. Alternatif pemberian bobot terhadap faktor-faktor strategis internal dan eksternal yang tersedia untuk kuesioner ini adalah :
1 = tidak penting 2 = kurang penting 3 = penting
4 = sangat penting
2. Penentuan bobot merupakan pendapat masing-masing responden mengenai tingkat pengaruh dan kepentingan faktor internal dan eksternal yang ada terhadap keberhasilan dan kemajuan Ocean Ecopark.
Lampiran 3 (Lanjutan)
FAKTOR INTERNAL
Faktor-faktor yang menjadi kekuatan bagi Ocean Ecopark Ancol
Faktor-faktor yang menjadi kelemahan bagi Ocean Ecopark Ancol
No. Kekuatan 4 3 2 1
1. Ocean Ecopark merupakan taman seluas 33,8 Ha yang menjadi destinasi rekreasi outdoor bertema greenlifestyle sekaligus menjadi ruang terbuka hijau yang luas di kota Jakarta yang saat ini sudah semakin berkurang.
2. Memiliki wahana rekreasi edukasi yang tidak dapat ditemui di tengah-tengah ibu kota Jakarta dan merupakan suatu hal yang langka bagi masyarakat kota saat ini.
3. Memiliki pelayanan,keamanan, dan kebersihan area rekreasi yang baik. 4. Kondisi saranadan prasarana yang
dipelihara dengan baik dan konsisten sehingga pengunjung merasa nyaman untuk berekreasi
5. Desain taman yang disajikan sangat menarik bagi pengunjung dengan unsur flora, fauna, dan air
No. Kelemahan 4 3 2 1
1. Perlunya pemeliharaan ekstra pada areal yang mayoritas merupakan area hijau karena kondisi iklim dan alam yang kurang mendukun
2. Pengunjung kurang mendapatkan pendidikan akan pentingnya menjaga lingkungan
3. Kurangnya fasilitas umum dan informasi area rekreasi untuk pengunjung
4. Kurangnya promosi terhadap wahana yang ada
5. Kurangnya pohon-pohon peneduh yang dapat memberikan kenyamana untuk aktivitas di Ocean Ecopark yang mayoritas adalah kegiatan outdoor
Lampiran 3 (Lanjutan)
FAKTOR EKSTERNAL
Faktor-faktor yang menjadi peluang bagi Ocean Ecopark Ancol
No. Peluang 4 3 2 1
1. Gaya hidup masyarakat masa kini yang ingin hidup sehat
2. Isu global warming yang terus
diperbincangkan dan makin maraknya aksi go green yang dilakukan oleh pemerintah, instansi-instansi besar, media, dan masyarakat
3. Kota jakarta sebagai ibu kota RI memberikan kemudahan bagi masyarakatnya untuk mengakses berbagai wilayah yang ada di kota jakarta termasuk kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol
Faktor-faktor yang menjadi ancaman bagi Ocean Ecopark Ancol
No. Ancaman 4 3 2 1
1. Munculnya kompetitor lain dengan konsep yang sama
2. Iklim yang kurang mendukung serta adanya perubahan faktor alam
Lampiran 3 (Lanjutan)
II. PENENTUAN PERINGKAT
PETUNJUK PENGISIAN
1. Alternatif pemberian peringkat terhadap faktor-faktor strategis internal dan eksternal yang tersedia untuk kuesioner ini adalah :
MATRIKS IFE (FAKTOR-FAKTOR INTERNAL)
Berikan peringkat 1 sampai 4 untuk masing-masing faktor untuk mengindikasikan apakah faktor tersebut menunjukkan kelemahan utama (peringkat = 1) atau kelemahan minor (peringkat = 2), kekuatan minor (peringkat = 3), atau kekuatan utama (peringkat = 4). Perhatikan bahwa kekuatan harus mendapatkan peringkat 3 atau 4 dan kelemahan harus mendapatkan peringkat 1 atau 2.
MATRIKS EFE (FAKTOR-FAKTOR EKSTERNAL)
Berikan peringkat 1 sampai 4 untuk masing-masing faktor eksternal kunci tentang seberapa efektif strategi perusahaan saat ini dalam merespons faktor tersebut, dimana 4 = respon perusahaan sangat baik, 3 = respon perusahaan di atas rata-rata, 2 = respon perusahaan rata-rata, dan 1 = respon perusahaan jelek. Peringkat didasari pada efektivitas strategi perusahaan. Penting untuk diperhatikan bahwa ancaman dan peluang dapat diberi peringkat 1, 2, 3, atau 4.
Pemberian masing-masing faktor strategis dilakukan dengan tanda silang (X) pada tingkat 1-4 yang paling sesuai menurut responden.
2. Penentuan peringkat merupakan pendapat masing-masing responden terhadap kemampuan perusahaan dalam menghadapi faktor-faktor strategis internal dan eksternal perusahaan.
Lampiran 3 (Lanjutan)
FAKTOR INTERNAL
Faktor-faktor yang menjadi kekuatan bagi Ocean Ecopark Ancol
Faktor-faktor yang menjadi kelemahan bagi Ocean Ecopark Ancol
No. Kekuatan 4 3 2 1
1. Ocean Ecopark merupakan taman seluas 33,8 Ha yang menjadi destinasi rekreasi outdoor bertema greenlifestyle sekaligus menjadi ruang terbuka hijau yang luas di kota Jakarta yang saat ini sudah semakin berkurang.
2. Memiliki wahana rekreasi edukasi yang tidak dapat ditemui di tengah-tengah ibu kota Jakarta dan merupakan suatu hal yang langka bagi masyarakat kota saat ini.
3. Memiliki pelayanan,keamanan, dan kebersihan area rekreasi yang baik. 4. Kondisi saranadan prasarana yang
dipelihara dengan baik dan konsisten sehingga pengunjung merasa nyaman untuk berekreasi
5. Desain taman yang disajikan sangat menarik bagi pengunjung dengan unsur flora, fauna, dan air
No. Kelemahan 4 3 2 1
1. Perlunya pemeliharaan ekstra pada areal yang mayoritas merupakan area hijau karena kondisi iklim dan alam yang kurang mendukung
2. Pengunjung kurang mendapatkan pendidikan akan pentingnya menjaga lingkungan
3. Kurangnya fasilitas umum dan informasi area rekreasi untuk pengunjung
4. Kurangnya promosi terhadap wahana yang ada
5. Kurangnya pohon-pohon peneduh yang dapat memberikan kenyamana untuk aktivitas di Ocean Ecopark yang mayoritas adalah kegiatan outdoor
Lampiran 3 (Lanjutan)
FAKTOR EKSTERNAL
Faktor-faktor yang menjadi peluang bagi Ocean Ecopark Ancol
No. Peluang 4 3 2 1
1. Gaya hidup masyarakat masa kini yang ingin hidup sehat
2. Isu global warming yang terus
diperbincangkan dan makin maraknya aksi go green yang dilakukan oleh pemerintah, instansi-instansi besar, media, dan masyarakat
3. Kota jakarta sebagai ibu kota RI memberikan kemudahan bagi masyarakatnya untuk mengakses berbagai wilayah yang ada di kota jakarta termasuk kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol
Faktor-faktor yang menjadi ancaman bagi Ocean Ecopark Ancol
No. Ancaman 4 3 2 1
1. Munculnya kompetitor lain dengan konsep yang sama
2. Iklim yang kurang mendukung serta adanya perubahan faktor alam