• Tidak ada hasil yang ditemukan

Langkah-langkah pembelajaran dengan pendekatan ilmiah

BAB II KAJIAN PUSTAKA

D. Konsep pendekatan saintifik pada kurikulum 2013

2. Langkah-langkah pembelajaran dengan pendekatan ilmiah

Seperti yang telah dituliskan diatas bahwa kegiatan pembelajaran pada kurikulum 2013 dilaksanakan dengan pendekatan ilmiah yang menyentuh pada tiga ranah, yaitu sikap, pengetahuan dan keterampilan. Dalam proses pembelajaran dengan pendekatan ilmiah ini, ranah sikap bertujuan agar peseta

didik mampu mengetahui tentang “mengapa”. Ranah keterampilan bertujuan agar peseta didik tahu tentang “bagaimana”. Ranah pengetahuan bertujuan agar peseta didik tahu tentang “apa”.

Hasil akhirnya adalah peserta didik yang memiliki kemampuan untuk menjadi manusia berkarakter mulia yang memiliki pengetahuan dan kecakapan hidup yang baik sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang layak.

Menurut Permendikbud Nomor 81 A Tahun 2013 lampiran IV, proses pembelajaran terdiri atas lima pengalaman belajar pokok yaitu, mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/eksperimen, mengasosiasikan/mengolah informasi, mengkomunikasikan.69

Penjelasan lebih lanjut mengenai pendekatan saintifik dalam pembelajaran adalah sebagai berikut:

a. Mengamati.

Kegiatan mengamati mengutamakan kebermaknaan proses pembelajaran . Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pemenuhan rasa ingin tahu peserta didik sehingga proses pembelajaran memiliki kebermaknaan tinggi.70

Kegiatan mengamati berisi aktivitas membaca, mendengar, menyimak, melihat (tanpa atau dengan alat). Langkah ini mengembangkan

68 Abdul Majid, Pembelajaran Tematik Terpadu, (Bandung: Remaja Rosda Karya, 2014) h.194.

69 Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, op. cit., h.19. 70 Abdul Majid, op. cit., h.212.

53

kompetensi sikap teliti, jujur,sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.71

Prinsip-prinsip yang harus diperhatikan oleh guru dan peserta didik selama observasi adalah sebagai berikut.

1) Cermat, objektif, jujur dan fokus

2) Sebelum mengamati sebaiknya guru dan peserta didik menantukan dan menyepakati cara dan prosedur pengamatan.

3) Guru dan peserta didik perlu memahami apa yang hendak dicatat dalam kegiatan observasi.72

b. Menanya

Seorang guru yang baik akan membuat peserta didiknya terpacu untuk mengembangkan sikap, keterapilan dan pengetahuan yang dimilikinya. Pada saat guru mengajukan sebuah pertanyaan, pada saat itu pula dia memulai untuk membimbing peserta didiknya untuk belajar dengan baik. Ketika guru menjawab pertanyaan dari peserta didiknya, ketika itu pula ia membimbing siswanya untuk menjadi penyimak yang baik. Selain itu, kegiatan bertanya akan mengembangkan kreativitas, mengasah rasa ingin tahu, dan melatih sikap kritis peserta didik.

Langkah kedua dalam pendekatan saintifik adalah menanya. Langkah menanya ini berisi kegiatan mengajukan pertanyaan tentang informasi yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik).73

Sangat banyak kelebihan dari keigiatan bertanya ini. Diantaranya adalah sebagai berikut:

1) membangkitkan rasa ingin tahu peserta didik,

71 Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, op. cit., h.20.

72 Imas Kurniasih dan Berlin Sani, Sukses Mengimplementasikan Kurikulum 2013, op. cit., h. 42.

54

2) mendorong peserta didik untuk aktif belajar mengembangkan pertanyaan, 3) membantu guru untuk mendiagnosis kesulitan belajar peserta didik

4) memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menunjukkan sikap, keterampilan dan pengetahuannya,

5) membangkitkan keterampilan peserta didik dalam berbicara, 6) membangun sikap keterbukaan,

7) membiasakan peserta didik berpikir sppontan dan cepat, 8) melatih kesantunan dalam berbicara.74

Kriteria pertanyaan yang baik: 1) singkat dan jelas 2) menginspirasi jawaban 3) memiliki fokus

4) bersivat divergen 5) bersifat menguatkan

6) menuntut peserta didik untuk berpikir 7) meangsang kemampuan kognitif 8) merangsang proses interaksi.75

c. Mengumpulkan informasi/ eksperimen

Langkah mengumpulkan informasi atau eksperiman ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan bertanya. Kegiatan ini dilakukan dengan mengali dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber melalui berbagai cara. Kegiatan ini dapat berisikan kegiatan eksperimen, membaca sumber lain selain buku teks (seperti majalah, koran, artikel di internet), mengamati objek atau kejadian atau aktivitas (observasi) dan wawancara dengan narasumber.

Kegiatan eksperimen ini mengembangkan banyak kompetensi peserta didik diantaranya sikap teliti, jujur,sopan, menghargai pendapat orang lain,

74 Abdul Majid, op. cit., h.216.

75 Imas Kurniasih dan Berlin Sani, Sukses Mengimplementasikan Kurikulum 2013, op. cit., h. 44.

55

kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.76

d. Mengasosiasikan

Aosiasi dalam konteks pembelajaran pada kurikulum 2013 memiliki padanan kata yaitu menalar. Adapun penalaran adalah proses berpikir logis dan sistematis atas fakta-fakta empiris yang dapat diobservasi untuk memperoleh simpulan berupa pengetahuan. Sedangkan istilah asosiasi dalam pembelajaran merujuk pada kemampuan pengelompokan beragam ide.77

Langkah mengasosiasikan ini berisi kegaitan mengolah informasi yang sudah dikumpulkan baik terbatas dari hasil kegiatan mengumpulkan/eksperimen mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi. Baik pengolahan informasi yang bersifat menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi. Kagiatan ini diharapkan mampu mengembangkan kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam menyimpulkan.

e. Mengkomunikasikan

Pada pendekatan saintifik guru diharapkan memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengkomunikasikan apa yang telah mereka pelajari.

Langkah terakhir dalam pendekatan saintifik ini berupa menyajikan atau menyampaikan hasil pengamatan dan kesimpulan berdasarkan hasil analisis. Kegiatan ini dapat dilakukan secara lisan, tertulis, atau melalui media lainya.

Kegiatan ini memiliki kelebihan berupa mengembangkan sikap jujur, teliti dan toleransi pada diri siswa, mengembangkan kemampuan berpikir sistematis, melatih siswa mengungkapkan pendapat dengan singkat dan jelas, dan mengembangkan kemampuan berbahasa yang baik dan benar.

76 Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, loc. cit. 77 Abdul Majid, op. cit., h.224.

56

Berikut tabel tentang langkah-langkah pembelajaran dengan pendekatan saintifik beserta kompetensi yang ingin dikembangkan.

Tabel 2.6

Langkah

Pembelajaran Kegiatan Belajar

Kompetensi yang Dikembangkan

Mengamati

Membaca, mendengar, menyimak, melihat (tanpa atau dengan alat)

Melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi

Menanya

Mengajukan pertanyaan tentang informasi yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati

(dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik)

Mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu

untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat

Mengumpulkan informasi/ eksperimen

- melakukan eksperimen

- membaca sumber lain selain buku teks

- mengamati objek/ kejadian/

- aktivitas - wawancara dengan narasumber Mengembangkan sikap teliti, jujur,sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi,

menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan

57

Langkah

Pembelajaran Kegiatan Belajar

Kompetensi yang Dikembangkan

kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Mengasosiasikan/ mengolah informasi

- mengolah informasi yang sudah dikumpulkan baik terbatas dari hasil kegiatan mengumpulkan/eksperimen mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi.

- Pengolahan informasi yang dikumpulkan dari yang bersifat menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan.

Mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam menyimpulkan .

Mengkomunikasikan

Menyampaikan hasil pengamatan, kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya

Mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis,

mengungkapkan pendapat dengan

singkat dan jelas, dan mengembangkan

58

Langkah

Pembelajaran Kegiatan Belajar

Kompetensi yang Dikembangkan

kemampuan berbahasa yang baik dan benar.78

Dokumen terkait