BAB III METODE PENELITIAN
A. Desain Penelitian
2. Langkah-Langkah Penelitian
BAB III
METODE PENELITIAN
A.Desain Penelitian 1. Jenis Penelitian
Penelitian Buku Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab untuk Peserta didik Sekolah Dasar ini merupakan jenis penelitian yang pengembangkan atau Research and Development (R & D). Menurut Borg dan Gall dalam Sugiyono (2009: 297) penelitian R & D adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut.
2. Langkah-Langkah Penelitian
Langkah-langkah penelitian Buku Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab untuk Peserta didik Sekolah Dasar ini menggunakan langkah-langkah penelitian pengembangan R & D dari Sugiyono (2009: 298) yang meliputi: 1) analisis potensi dan masalah (kebutuhan), 2) pengumpulan data, 3) pengembangan produk awal, 4) desain produk, 5) validasi desain, 6) revisi desain, 7) uji coba produk, 8) revisi produk, dan 9) uji coba pemakaian dan produksi massal. Pada penelitian ini tidak melanjutkan tahap uji coba pemakaian dan produksi massal melainkan hanya sampai tahap uji coba produk.
a. Studi Pendahuluan
1) Tahap potensi dan masalah
Pada tahap potensi dan masalah ini dilakukan analisis terhadap: a) Analisis karakteristik peserta didik
Tahap analisis ini dilakukan di SD N Timuran yang beralamat di Jl. Prawirotaman No.1 Yogyakarta 55153. Analisis karakter peserta didik dibagi menjadi dua, yaitu:
(1) Sekolah (2) Peserta didik
b) Analisis kebutuhan produk berupa materi
Tahap analisis kebutuhan produk berupa materi dilakukan dengan mengumpulkan data melalui wawancara ketika observasi dengan guru kelas 2 SD N Timuran Yogyakarta. Analisis kebutuhan produk berupa materi mencakup dua hal, yaitu:
(1) Media Belajar (2) Bahan Ajar
2) Tahap pengumpulan bahan/ materi
Tahap pengumpulan bahan/ materi dilakukan melalui wawancara dengan guru SD dan studi kepustakaan. Studi kepustakaan dilakukan dengan membaca literatur-literatur yang berkaitan dengan buku cerita bergambar dan pendidikan karakter tanggung jawab.
Langkah selanjutnya adalah menganalisis karakteristik dan kebutuhan peserta didik dalam pembelajaran karakter yaitu peserta didik
30
membutuhkan bahan ajar baru untuk dapat belajar secara efektif dan dapat digunakan untuk bahan ajar mandiri di luar jam sekolah dalam bentuk bahan ajar buku cerita bergambar.
b. Perancangan Produk
Berdasarkan analisis potensi dan masalah, maka disusun kerangka isi materi yang tercakup dalam Buku Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab untuk Sekolah Dasar. Isi dan materi buku cerita bergambar meliputi:
1) Tema
Tema buku cerita bergambar pendidikan karakter tanggung jawab dibuat berdasar pada tema-tema yang disukai oleh peserta didik SD kelas 2 yaitu tema cerita-cerita khayal. Penentuan tema ini dilakukan dengan analisis terhadap peserta didik, data wawancara, dan studi kepustakaan. 2) Pembuatan story board
Setelah penentuan tema, tahap ini adalah tahap membuat alur cerita dan membaginya dalam jumlah ilustrasi yang sudah peneliti tentukan.
3) Pembuatan karakter tokoh
Tahap pembuatan tokoh ini dibuat berdasar jumlah tokoh yang ditentukan. Tokoh digambarkan tampak depan, samping, belakang dan beberapa ekspresi dari masing-masing tokoh.
4) Pembuatan ilustrasi
Dalam proses pembuatan ilustrasi ini peneliti menggunakan alat dan bahan:
a) Kertas sketch book ukuran A3 b) Pensil 2B
c) Karet penghapus d) Scaner
e) Komputer f) Pen tablet
g) Soft ware Adobe Photoshop CS 5. 5) Penyusunan buku cerita bergambar
Penyusunan buku cerita bergambar adalah proses menggabungkan gambar ilustrasi dengan teks yang disesuaikan berdasar alur cerita.
6) Validasi desain
Tahap ini melibatkan ahli media, ahli bahasa, ahli materi dan reviewer untuk menilai dan memberi masukan berupa saran terhadap buku cerita bergambar pendidikan karakter tanggung jawab.
Validasi media dilakukan oleh seorang dosen dari jurusan Pendidikan Seni Rupa yang berlatar belakang pendidikan S2 Desain komunikasi visual. Pada validasi media ini, aspek yang dinilai dari buku cerita bergambar adalah gambar, warna dan penyusunan lay out buku yang sesuai untuk anak SD kelas 2.
32
Validasi materi dilakukan oleh seorang dosen dari jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan dengan latar belakang pendidikan Magister pendidikan. Validasi ini dilakukan untuk menilai apakah materi pendidikan tanggung jawab dalam buku cerita bergambar sudah tepat untuk anak SD kelas 2.
Validasi bahasa dilakukan oleh seorang dosen dari jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dengan latar belakang bidang keahlian sastra anak. Validasi ini dilakukan untuk menilai apakah tata tulis, kata dan kalimat yang disusun dalam cerita bergambar sudah ramah anak. Hal ini dilakukan karena anak kelas 2 belum bisa memahami kosa kata yang rumit dan tidak jelas (absurd) dan belum bisa memahami bacaan yang terlalu panjang. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan produk awal yang sudah jadi untuk dilanjutkan pada tahap uji coba.
7) Tahap revisi desain
Tahap revisi desain dilakukan untuk memperbaiki buku cerita bergambar berdasar saran dan masukan dari para ahli.
c. Uji Coba Produk 1) Tahap Uji coba
Hasil revisi buku cerita bergambar kemudian dilakukan uji terbatas untuk mengetahui kelayakan dan kualitas buku cerita bergambar pembelajaran. Kelayakan dan kualitas buku ceritabergambar dinilai dari wawancara yang dilakukan oleh peneliti kepada peserta didik SD. Jumlah
peserta didik yang menguji produk dibatasi. Peserta didik-peserta didik SD yang menjadi subjek uji coba terbatas ini yaitu:
Tabel 1. Daftar Peserta Didik
No Nama Peserta Didik Kelas
1. Caesya Legista Al Fawwaz 2A
2. Daniel Saputra 2A
3. Geovani Andhika Febriansyah 2A
4. Lintang Amini Nur Ralehman 2A
5. Wirakara Arundaya Jagadhita K 2A
2) Tahap Revisi Produk
Revisi dilakukan untuk menyempurnakan buku cerita bergambar pembelajaran yang dihasilkan berdasarkan uji coba terbatas oleh peserta didik. Revisi terhadap buku cerita bergambar pendidikan karakter ini meliputi keterbacaan buku cerita bergambar, ketepatan gambar dan lay out buku cerita bergambar, ketepatan materi tanggung jawab dalam buku cerita bergambar. Hasil revisi ini merupakan hasil akhir pengembangan produk yang berupa Buku Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab untuk Peserta didik Sekolah Dasar.
Alur pengembangan buku cerita bergambar dapat dilihat dalam skema berikut:
34
Gambar 3. Alur Pengembangan Buku Cerita Bergambar Studi Kepustakaan Analisa potensi
masalah
Analisis karakteristik peserta didik Sekolah Dasar
Pengumpulan bahan materi Data Wawancara Perancangan produk Ahli materi Uji Coba Ahli Media Ahli Bahasa Peserta didik Studi Pendahuluan
Analisis kebutuhan produk berupa materi
Tema
Validasi
Penyusunan Buku Cergam Ilustrasi
Desain Karakter
Story Board
Tahap Uji Coba Revisi Desain
Reviewer