• Tidak ada hasil yang ditemukan

Langkah-langkah Pengembangan Model

Dalam dokumen BAB IV PENGEMBANGAN DAN PENGUJIAN MODEL (Halaman 31-43)

Langkah-langkah yang ditempuh dalam pengembangan model pembelajaran Advance Organizers dibagi ke dalam 4 (empat) langkah yakni (a) mempelajari kurikulum dan GBPP, (b) menetapkan alokasi waktu yang disesuaikan dengan topik pembelajaran, (c) mengembangkan Analisis Materi Pengajaran dan mempersiapkan media pengajaran, dan (d) implementasi model.

(a) Mempelajari kurikulum dan GBPP

Menurut Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 1989 pasal 1 ayat 11, kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar. Sebagai seperangkat rencana, kurikulum memiliki unsur atau komponen yang terdiri atas tujuan, isi atau materi, proses atau sistem penyampaian dan media, serta evaluasi ; dan keempat komponen ini berkaitan erat satu dengan yang lain (Zais, 1976 : 493; Nana Syaodih, 1997 : 102). Di sini dapat diartikan bahwa kurikulum memiliki kesesuaian antara komponen yaitu isi sesuai dengan tujuan, proses sesuai dengan isi dan tujuan, dan evaluasi sesuai dengan proses, isi, dan tujuan kurikulum (Nana Syaodih, 1997 : 102).

Mengacu kepada pernyataan di atas, tujuan pendidikan pada jenjang dan satuan pendidikan dasar adalah memberikan bekal kemampuan dasar kepada siswa untuk mengembangkan kehidupannya sebagai pribadi, anggota masyarakat, warga negara dan anggota umat manusia serta mempersiapkan siswa untuk mengikuti pendidikan menengah (Depdikbud, 1993 : 3). Untuk tingkat sekolah dasar, tujuan

memberikan bekal kemampuan dasar yang dijabarkan menjadi (a) bekal kemampuan dasar baca-tulis-hitung, (b) pengetahuan dasar, dan (c) keterampilan dasar.

Isi kurikulum pendidikan dasar terdiri atas beberapa mata pelajaran dan mata pelajaran diartikan sebagai satu atau sekumpulan bahan kajian dan bahan pelajaran yang memperkenalkan konsep, pokok bahasan, tema, dan nilai, yang dihimpun dalam satu kesatuan disiplin pengetahuan / ilmu pengetahuan (Depdikbud, 1993 : 5). Salah

153

satu mata pelajaran, yang diberikan pada jenjang sekolah dasar adalah Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Sejarah merupakan bagian dari mala pelajaran tersebut. Di dalam Garis-garis Besar Program Pengajaran (GBPP) IPS sekolah dasar diuraikan mengenai pengertian, fungsi, tujuan, dan ruang lingkup sebagaimana tampak pada Bagan 4.5.

PENDAHULUAN PFNGliRTIAN

Buru Pengelabuan Sosial (IPS) «Ialah mata pelajaran yang mcngbrjj lr>»w}iipftn sosial yang buburnya didasarkan peda kajian sejarah, geografi, ekonomi, aosiologt, •afropolagi, dan tela negarc.

IPS yang diajarkan di SD/MI terdiri utas dua beban kajian pokft ; pengetahuan sosial dan sejarah. Bahan kajian pengetahuan sosial roeorakop antropologi, sosiologi, geografi, ekonomi, dan tata negara. Bahan kajian sejarah rnettp^ perkembangan masyarakat Indonesia sejak inasa lampau hn^gaman kari.

FUNGSI

Pengajaran pengetahuan sosial di SD/MI berfungsi roatgeinhangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dasar untuk memahami kenyataan sosial yang dihadapi t a m dalam kefajdnpgp sebari-bari. Sedangkan pengajaran sejarah rasa fcebangsaan dan bangga tersedap petkepibangan masyajilat indowsrie sejak masa tarnpftu hingga masa kinL

TUJUAN

Mata pelajaran pengetahuan sesial di SD/MI bertujuan agar siswa mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dasar yang berguna bagi dirinya dakm kehidupan setari-bari. pEngajaran sejarah bertujuan agar siswa mampu "rifgf^""!*™ pnr*1™^!) \n,tmS, p - T l t ^h , ng " ' n-«ymhit InAwii» MJ«fc mw lain hmgg" Hni «rfwnggw »«w» memiliki kebanggaan sebagai bangsa Indonesia dan cinta tanah air.

RUANO UNGtLUP

Ruang lingkup pengajaran pengetahuan sosial meliputi hal-hal yang berkaitan dengan: 1. Keluarga

2. Wilayah sekitar 3. Wilayah Propinsi 4. Pemerintahan, daerah

5. Negara Republik Indonesia

6. Pengenalan kawasan dunia 7. Kegiatan Ekonomi

Kajian lingkup pengajaran sejarah meliputi: I. Kerajaan-kerajaandi Indonesia

1. Tokoh dan peristiwa

3. Indonesia peda jangan penjajahan

4. Beberapa peristiwa penting masa kemerdekaan.

Bagan 4.5

Pertgerban, Fungsi, Tujuan, Ruang lingkup IPS SD

Berdasarkan aspek-aspek pengertian, fungsi, tujuan, dan ruang lingkup di atas, kemudian GBPP Sejarah untuk kelas 4 sekolah dasar dijabarkan seperti terlihat dalam Bagan 4.6 berikut

St^nh (Kelas 4 Cawu V)

2. Siswa mengenal pa&aabangaa kaafaan-kasjaaa Hiodo-Badha, kej*)vsn Sriwijaya dan Ma/apshil sebagai

lawajMait Njipantiim Ainp?tl/rigg*i*n-fifjtifjggfliinnyal

2 . 1 Kerajaan Hindu-Budha di Indonesia

2 . 1 . 1 Kerajaan Kutai, Tannnaaegara, Kediri, dan Singasari

° Menceritakan tetak dt*tg*n menggunakan peta, kegiatan pemerintahan dan penioggala&-peoinggalan «ejarah kerejaan Kulai dan Tarumanegam

* Menceritakan letak dengan menggunakan peta, kegiatan pemerintahan dan pcmnggalan-peomggalan sejarah kentjaan Kediri dan Singosari

2 . 1 . 2 Kerajaan Sriwijaya

° Menceritakan letak dengan menggunakan peta, sebagai kerajaan maritim, pusat pesdagangEo, pasat pendidikan dan penyebaran agama Budha, tefla upaya menguasai perairan Nusantara

2 . 1 . 1 Kerajaan Majapahit

° Menceritakan letak dengan menggunakan peta, masa kejayaan Majapahit, peranan Gajah Mada dalam upaya menyatakan Nusantara, dan pnanggalan-ptornggalan »ej arahnya

2 . 1 . 4 PmTnCE»1*" h"ng'T™-1-ng7T"Tl t"riJI«i « j a r a h yjmg h w m n i i - Htnrtii Rtuflw

° Menceritakan Candi Borobudur dan Ptambanan yang mencennmkan tingkat tingginya peradaban nenek moyang bangsa Indonesia

" Mencari pada peta letak Candi Borobudur dan Prambanan

Sejatah (Kelas 4 Cawu 2)

4. Siswa mengenalkemjaao-terajaan Islam di Indonesia.

4 . 1 Kerajaan4&raJBBBlslradiIitdonena

° Menceritakan letak dengan menggunakan peta, kegiatan pemerintahan dan peninggalan kerajasn-keiajaan Islam di Indonesia (Samudra Patai, Aneh, Demak, Banten, Teroate, Tidore, Gowa)

Sejatah (Keks 4 Cawu 3)

6. Siswa dapat meajelasian nodakan penjajahan yang tfilnknkan hwgsa asing d' ludooesin aem tokoh-tokoh yang melakukanperlawanan terhadap penjajai.

6 . 1 Jaman Penjajahan

° Menceritakan awal penjajahan Belanda di Nusantara * Memberikan contoh penderitaan rakyat p*da jaman penjajahan

" Menceritakan peranan tokoh-tokoh nasional dalam melamai Belanda dt daerah Indonesia : Thomaa MatuJessi (Mataku), Tuanku Imam Bonjol (Suawtera), Diponegoro (Jawa), Pangeran Antasari (Kalimantan), Raja Buleleng (Bali)

Bagan 4.6

Struktur GBPP Sejarah Kelas 4 SD

Penelitian ini difokuskan pada kegiatan belajar-mengajar pada catur wulan 1 untuk tahap pengujian sampai terbentuknya model yang stabil, sehingga langkah-langkah

155

pengembangan model didasarkan pada setting GBPP Sejarah kelas 4 SD catur wulan 1.

(b) Menetapkan alokasi waktu

Jika dicermati GBPP Sejarah kelas 4 SD catur wulan 1, terdapat satu topik utama yakni Kerajaan Hindu Budha di Indonesia topik utama tni dibagi ke dalam 4 (empat) pokok bahasan yakni (1) Kerajaan Kutai, Tarumanegara, Kediri, dan Singosari, (2) Kerajaan Sriwijaya, (3) Kerajaan Majapahit, dan (4) Peninggalan bangunan-bangunan bernilai sejarah yang bercorak Hindu-Eudha. Melihat pada keluasan dan kedalaman masing-masing pokok bahasan, maka pelajaran sejarah diberikan 2 x 40 menit setiap minggu, sehingga rencana catur wulan 1 dikembangkan sebagaimana terlihat pada Tabel 4.18 berikut ini.

Tabel 4.18 Rencana Catur Wulan 1

Topik Pokok Bahasan / Subpokok Bahasan

Jam

Pelajaran Waktu Pemel lenaaaraan Topik Pokok Bahasan /

Subpokok Bahasan

Jam

Pelajaran September Oktober Topik Pokok Bahasan /

Subpokok Bahasan Jam Pelajaran

JLJ

2 3 4 1 2 3 4 Kerajaan Hindu Budha d! Indonesia

- Kerajaan Kutai dan Tarumaneoara

2 x 4 0 ' Kerajaan Hindu

Budha d!

Indonesia • Kerajaan Kediri dan Sfnaosari 2 x 4 0 ' Kerajaan Hindu Budha d! Indonesia • IManoan 1 x 4 0 ' Kerajaan Hindu Budha d! Indonesia • Keraiaan Sriwhava 2 x 4 0 ' Kerajaan Hindu Budha d! Indonesia • Kerataan Matanafiit 2x40* Kerajaan Hindu Budha d! Indonesia • Wantjan 1 x 4 0 ' Kerajaan Hindu Budha d! Indonesia • Bangunan-bangunan bernilai sejarah yang bercorak Hindu Budha

2 x 4 0 ' Kerajaan Hindu

Budha d! Indonesia

• IManoan Umum 1x40"

(c) Mengembangkan Analisis Materi Pengajaran

Berdasarkan rencana catur wulan, maka kegiatan belajar mengajar diselenggarakan lima kali tatap muka dengan jumlah jam pelajaran 2 x 40 menit untuk setiap kali pertemuan. Untuk masing-masing kegiatan belajar mengajar dikembangkan rencana pengajaran yang didasarkan atas analisis materi pengajaran. Analisis materi pengajaran dijabarkan seperti yang tertera pada Tabel 4.19 berikut

Tabel 4.19

Analisis Materi Pengajaran Sejarah Kelas 4 SD Catur Wulan 1

Topik P B / S P B Uraian Materi ProMdur Pembdafanut Kerajaan Hindu Budha d? Indonesia Kerajaan Kutai dan Tarumanegara Kerajaan Kutai:

Lokasi: Kutai di tepi sungai Mahakam

(konsep namft

Waktu : sekitar tahun 400 {konsep traktir)

Raja : Mufewarman {konsep peJahf)

Kegtatan Pemerintahan; (konsep peristiwa)

- poHtfic

- ekonomi (pelayaran dan perdagangan) - sosial budaya (berkembangnya Hindu) Peninggalan (Yupa, prasasti)

Kerajaan Tarumanegara :

Lokasi: sekitar Bogor, Jawa Barat {konsep maag)

Waktu : sekitar tahun 450 (konsep mkbJ)

Raja : Purnawannan (konsep peJaM)

Kegiatan Pemerintahan : (konsep peristfm)

- poBBk

- ekonomi (pertanian)

- sosial budaya (bertembangnya Hindu) Peninggalan (Prasasti)

PfwsenOesf Pengentas Awaf i

Mengkomun&asikan tujuan Klariflkasi konsep-konsep utama

Konsep searah Konsep kerajaan

Konsep pemerintstian (poBtik,

ekonomi yakni pelayaran, perdagangan, pertanian, dan sosial budaya yakni masuknya agama Hindu)

Tanya Jawab, untuk mengetahui struktur kognitif murid

Presentasi Materi:

eespostorf materi Kerajaan Kutai dan Tarumanegara

htamperIButkan peta Kalimantan dan Jawa Sarat (pengaruh lokasi terha-dap perkembangan pemerintahan) Memberi tugas membaca buka pegangan sfewa Bab 5 (hal. 60-63)

Memperkuat Organirari Kognitif:

Mengingatkan tonsep kerajaan Menanyakan ringkasan materi Menanyakan persamaan antara Kutai dan Tarumanegara

Menanyakan perbedaan antara Kutai deraan Tarumanegara Kerajaan Hindu Budha d? Indonesia Kerajaan KedWdan Singosari Kerajaan Kediri s

lokasi: daerah Kediri sektor sungai Berantas, Jawa Timur (konsep rvano) Waktu : 1117-1222 (tonsepwakty Raja -.(konseppetaki]) Kameswara (1117-1130) Jayabaya (1130 -1157) Kertajaya (1157 -1222)

Kegiatan Pemerintahan: (konsep pertsOiva)

- raja berkuasa tunggal - perkembangan pertanian - perkembangan perdagangan

- perkembangan sastera (kitab Mahabarathe) - mempunyai daerah kekuasaan bernama

Tumapel (terjadi perebutan kekuasaan, Ken Arek membunuh Tunggul Ametung, mengalahkan Kertajaya dan mendirikan kerajaan Stogosarf)

Peninggalan : Kitab Mahateratha

Kerajaan Singoaari :

Lokasi: daerah Singosari dekat Keresidenan Malang, Jawa Timur (konsep mang)

Waktu : 1222 -1292 (konsep waktu)

Raja : (konsep

petak-Ken Arok, AnusapatJ, Toftjaya, RanggawunL Kertanegara (1268 -1292)

Presentasi Pengemas Awal:

Menjelaskan tujuan

Ktertflfcasl konsep-konsep utama dibantu dengan rrtemberfitan contoh-rontori:

Konsep sejarah

Konsep kerajaan (waktu, ruang, petaku, bentuk pemerintahan, pengaruh dari luar dan akbatnya)

Konsep pemerintahan

(perebutan kekuasaan, perkembangan ekonomi yakni pelayaran, perdagangan, pertanian, dan berkembangnya agama Budha)

Tanya Jawab, untuk mengetahui struktur kognitif murid

Presentasi Materi:

BsposRori materi tentang Kerajaan Kafiri dan Kerajaan Singosari MemperBhatkan peta Jawa Timur (pengaruh lokasi terhadap perkembangan pemerintahan) Memberi tugas mencatat tentang Kerajaan Kediri dan Singosari

157

Topft P f l / S P ß Uraian Materi Prosedur Peinbelalaran Kegiatan Pemerintahan : (konsep peristiwa

• terjadi perebutan kekuasaan (keturunan KenArok)

- perdagangan mengalami kemajuan - DHakukannya Ekspedisi Pama layu - Usaha mempersatukan nusantara, tetapi

m**

- Mulai berkembangnya agama Budha (oleh raja Kata negara)

Memperkuat Otyanlaaai Kognitif:

Mengingatkan kembali siswa tentang konsep kerajaan

Menanyakan ringkasan tentang kerajaan Kediri dan Smgosari Menanyakan sebab - akibat terjadinya perebutan kekuasaan di Tumapel, Kediri, dan Singosarl Menamakan hubungan antara pengiriman ekspedisi pamatayu, perdagangan dengan kerajaan-kerajaan di luar Sfngosari dengan makna mempersatukan nusantara Penaertaan tes evaluasi hasft beJatar

Kerajaan

Sriwtjaya

Kerajaan Sriwijaya t

Lokasi: (konsep ruang}

- pusat kekuasaan di muara sungai Musi (Palembang)

- wteyah kekuasaan Sumatera, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Semenanjung Melayu Waktu: abad ke 7 sampai abad ke 13

{konsep waktu)

Raja : Bateputradewa (856) (fcnsep pelaku)

Kegiatan Pemerintahan: {konsep perlsttm)

- Sriwgaya sebagal kerajaan maritim - Sriwgaya sebagal pusat p e n d a n a a n - Srtw§aya sebagal pusat pendidikan dan

penyebaran agama Budha Peninggalan :

- Prasasti (Kedukan BuWt, Talang Tuo, Telaga Batu, Pulau Bangka, Karang Berahi)

- Berita tertufc Ona (dto*. c4eh Itsing) Runtuhnya Srfwlfaya :

- diserang Raja Got» dari India (abad 11) - tahun 1275 Ekspedisi Pamatayu berusaha

melumpuhkan Sriwijaya

- tahun 1377 diserang Kerajaan Majapahit

Mengknnunlkasikan tujuan WartraasJ konsep-kmsep utama dibantu dengan memberikan contoh-contoh yang dekat:

Konsep sejarah Konsep ksntfaan

Konsep pemerintahan (kerajaan maritim, pusat perdagangan, pusat pendkfftan dan penyebaran agama Budha) Tanya Jawab, untuk mengetahui struktur kognitir murid

Pramentasl Materi:

EfsposKori materi oTtwniu dengan media peta dan media bagan kronotogrs

Memberi tugas mencatat

Dilakukan pemenggalan peda bagian konsep pemerintahan

Setiap penggal penjelasan dHtarti dengan pengulangan (memadukan langkah presentasi materi dengan langkah memperkuat organisasi kognWf)

Memberi catatan kepada murid

Mempertaat Organisasi Kpgmm

Mengulang materi secara kesenmihan

Dilakukan tes evaluasi nasH betelar Kerajaan

MaJapaWl

Kerajaan Majapahit :

Lokasi: (konsep ruang)

- pusat kekuasaan di Tarik Majapahit (Jawa Timur) - wteyah BaS, Kalimantan, Nusa

Tenggara, Sulawesi, Maluku, Sumatera

Waktu: 1292 -1528 {konsep waktu)

Raja: {konsep pelaku)

- Raden Wyaya (1292 - 1309) - Jaya negara (1309 -1328) - terfadf

pemberontakan Ranggalawe (1309), Sora (1311), Namftl (1316), KuH (1319) - dapat dipadamkan

Pimetitaal Pengemas Awal:

MengkomunflasStan tujuan Klarifikasi konsep-konsep utama dibantu dengan memberikan contoh-contoh yang dekat (analogi):

Konsep sefatal) Konsep kerajaan Konsep pemerintahan

(pemberontakan. Sumpah Palapa, mempersatukan nusantara, kerajaan martrjm, pusat perdagangan, pelayaran, kerajaan agraria, kesusasteraan)

Topik P B / S P B Uraian Materi Prosedur Pembelajaran - Trtbuwana (1328 - 1350) - terjadi Pncent—IHmtBri;

pemberontakan Sadeng (1331) yang Eksposftort materi dibantu dengan dapat dipadamkan oieh Gajan Mada. media peta dan bagan materi Gajah Mada mengangkat sumpahnya kronologis

Amuku Palapa. Dfekukan pemenggalan dan setop - Hayam Wuruk (1350 - 1389) - memadi raja penggal rJfcutf dengan pengulangan ! yang terkenal dan mahapatihnya (memadukan tangkah kedua dengan

adalah Gajah Mada tangkan ketiga)

Kegiatan Pemerintahan : (konsep peristiwa) Memberi catatan tentang Kerajaan Majapahit sebagal kerajaan besar yang Majapahit

mempunyai wilayah tuas sehingga dapat Memperkuat Orp*n***J Kognitif:

mempersatukan nusantara dan mempunyai Mengulang materi dus tahap yakni hubungan dengan negara-negara tam pengulangan berdasarkan - Majapahit sebagai kerajaan agraris : pemenggalan dan pengulangan - Majapahit sebagal kerajaan marrom : secara keseluruhan

- Majapahit sebagal pusat perdagangan : Pengulangan berdasarkan - Perkembangan Kebudayaan: pemenggalan dHakukzn dengan Runtuhnya Majapahit: pertanyaan untuk seluruh kelas, - perebutan kekuasaan sedangkan pengulangan secara - masuknya pengaruh Islam kesehmihan diakukan untuk

MMduet

Pemertaan tes evaluasi hasil belajar

Bangunan- Candi Pmubsoan : Ptcaent&i/^vtffenw Atvt/ i

i bangunan Lokasi: kecamatan Prambanan (konsep MengkornunOaskan tujuan

j

bernilai mantf) Kiartflkast toreep-tortsep utama

sejarah yang Didirikan : pada abad 9 (konsep iraro/) dibantu dengan memberikan comart-berorak Pendirinya : Ratai Pikatan (konsep petaki/] contoh yang dekat:

Hindu Budha Gn-crri: (konsep peristiwa) Konsep sefarett

i

- pengaruh agama Hirau Konsep Candi(vtt\Gu, ruang, - rungst; sebagai tempat makam pendiri, bentuk candi, pengaruh

1 - bentuk: agama)

•terbuat dari batu Tanya Jawab, untuk mengetahui i i * bangunan bertim secara Mrketom- struktur kogn«r murid

1 pok yang terdiri atas 3 bangunan

; utama (Candi Syrwa sebagai candi EksposRort materi dibantu dengan i induk, Candi Brahma, Candi Wisnu), media peta dan bagan materi

3 bangunan pendamping, dan 200 membandingkan

! buah candi perwara Dilakukan pemenggalan

* bangunan candi terairi atas 3 tingkat Setiap penggalan diikuti dengan ! yakni kaki candi {tempat penyim- langkah pengulangan (memadukan j panan pripth), badan candi, oan langkah kedua dengan langkah

atap candi fcenga) .

* pada badan candi terdapat ukiran Memberi tugas mencatat relief cerita Ramayana MempeHmatOtganiBmiKognitif:

1 * d) dalam candi terdapat patung Mengutang materi melalui dua tahap i berbagai benak (melambangkan yakni mengutang secara penggalan

dewa) dan mengulang secara keseluruhan

dewa)

Pengulangan berdasarkan

Catrd/ Borobuttur : pemenggalan dilakukan dengan Lokasi: MuntHan, Kabupaten Magelang pertanyaan untuk seluruh kelas.

(konsep mang) sedangkan pengulangan secara Didirikan ; pada tahun 824 (konsep waktti) keseluruhan dilakukan untuk Pendirinya : Dinasti SyaHendra (konsep individual

petaki/) Diberikan tes evaluasi has* belajar Qrxiri: (konsep perisowa)

- pengaruh agama Budha

- fungsi: sebagai tempat pemujaan

1 5 9

Topik PB / SPB Undan Materi Proacdur Pembelajaran - bentuk: * terbuat dari batu andesit

* bangunan berdW sendiri (hanya satu bangunan)

* bangunan candi terdiri atas 3 tingkat yakni kaki candi (kamadMu), badan candi (rupadatu), dan atap candi terbentuk stupa (arupadatu) * pada badan candi terdapat uJaran

relief tentang keMdvpan manusia sesuai ajaran Budha, dan reBef tentang fcehktupwt Sktarta Gautama * di dalam candi terdapat patung

berbentuk arca Budha (di dalam stuoa)

Setelah analisis materi pengajaran dikembangkan, kemudian berdasarkan hasil analisis materi tersebut dikembangkan rencana pengajaran dan dalam penelitian ini langkah-langkah uji coba yang dilakukan adalah mengembangkan AMP dan dilanjutkan dengan pengembangan rencana pengajaran untuk kemudian diimplementasikan dalam bentuk kegiatan belajar mengajar (merupakan satu putaran uji coba). Hasil uji coba putaran pertama dianalisis kelemahannya untuk kemudian dilakukan revisi ketika akan memasuki uji coba putaran kedua. Rencana pengajaran terbagi ke dalam 5 (lima) unit (untuk masing-masing pokok bahasan/subpokok bahasan) dengan mengacu kepada format rencana pengajaran yang dikembangkan yakni berdasarkan kepada langkah-langkah Advance Organizers. Rencana pengajaran tersebut selengkapnya dapat d i t i M pada lampiran.

(d) Implementasi model

Rencana pengajaran yang telah dikembangkan tersebut kemudian diimplementasikan dalam kegiatan mengajar di kelas. Kegiatan belajar-mengajar dilakukan sebanyak 5 (lima) kali kegiatan sesuai dengan rencana pengajaran yang telah dikembangkan sebelum masing-masing kegiatan belajar mengajar dengan alokasi waktu untuk masing-masing KBM adalah 2 x 40 menit. Selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, dilakukan observasi dan monitoring sehingga setiap kali selesai dilakukan kegiatan belajar mengajar dapat diberikan

umpan balik kepada guru dalam rangka mengembangkan A M ? dan rencana pengajaran putaran berikutnya.

Dalam setiap kegiatan belajar mengajar, langkah-langkah pengajaran dilakukan sesuai dengan kerangka model Advance Organizers yakni langkah pertama merupakan langkah presentasi pengemas awal (advance organizers), langkah kedua merupakan langkah presentasi materi, dan langkah ketiga merupakan langkah memperkuat organisasi kognitif.

Perbedaan antara model yang dikembangkan dalam penelitian ini (model hipotetis) dengan model pembelajaran Advance Organizers (model teoritis) adalah: ° Pada langkah pertama model hipotetis (presentasi advance organizers) klarifikasi

konsep-konsep utama didasarkan pada peta konsep yang telah dikembangkan dalam rencana pengajaran. Dengan demikian dalam model hipotetis selalu harus dibuat peta konsep ketika guru mengembangkan rencana pengajaran.

° Pada langkah kedua model hipotetis (presentasi materi) digunakan media peta dan media bagan materi sehingga ekspositori guru selalu mengacu dan dibantu kedua media tersebut. Dalam langkah ini juga dialokasikan waktu untuk memberi catatan kepada murid.

° Pada langkah ketiga model hipotetis (memperkuat organisasi kognitif) setelah dilakukan pengulangan secara verbal, dilaksanakan tes secara tertulis dengan bentuk soal uraian (tes subjektif).

Model hipotetis diujicobakan dan rekaman uji coba dalam bentuk kegiatan belajar mengajar tersebut dapat dicermati melalui gambar Bagan 4.7 berikut.

161 •

UJICOI-' *

Disain:

a. Tujuan Pembelajaran:

SisH& dapat menceritakan letak dengan menggunakan peta, kegiatan pemerintahan dan peninggalan-peninggatan kerajaan Kutai dan Tarumanegars

b. Materi pembelajaran:

Kerajaan Kutai dan Tarumanegars, (scaffblding konsep waktu, tempat, pelaku, pemerintahan, s e b a b akibat).

Dikembangkan peta konsep kerajaan untuk memberi pemahaman komprehensif kepada guru

c Prosedur pembelajaran :

* Presentasi p e n g e m a s a w a l : - penjelasan tujuan

- klarifikasi konsep-konsep utama

Presentasi materi: - eksposBori dibantu dengan media peta dan media bagan materi membandingkan

° Memperkuat organisasi kognitif: - mengulang materi

- pengerjaan tes evaluasi hasil belajar w luwti temani.

* Presentasi P e n g e m a s Awai:

" Guru tidak menginformasikan tujuan

° Konsep-konsep utama tidak sepenuhnya diklarifikasi ° Presentasi Materi:

° Guru belum menjelaskan materi secara komprehensif ° Guru belum mengerti arah membandingkan

° Guru tidak menggunakan media bagan materi

0 Guru tidak memberikan catatan kepada murid, hanya menyuruh murid untuk membaca buku pegangan murid

° Dihadapkan pada media d a n dilakukannya tanya-jawab, siswa tampak terkortsentrasi pada kegiatan belajar mengajar

° Memperkuat organisasi kognitif:

° Siswa mulai aktif rnerespon piertanyaan-pertanyaan guru " Siswa mengerjakan tes evatuast hasil betefar

" Hambatan z

° Siswa belum berani bertanya / mengemukakan pendapat

o Tidak digunakannya media «agan materi menyebabkan siswa sulit untuk melihat persamaan d a n perbedaan

D Guru belum sepenuhnya memahami model pembelajaran Advance Organizers

c Guru tidak memberikan contoh-contoh dalam rangka menjelaskan konsep Evafcwsf :

Dilakukan tes kepada murid dalam bentuk soal uraian terbatas (restricted essay) den hasil rata-rata adalah 51.36

Umpan BaBk:

* Guru masih belum dapat mengklarifikasi konsep dan menjelaskan materi s e c a r a komprehensif sehingga tampaknya peta konsep harus dirinci sesuai dengan materi tentang kerajaan yang akan dibahas

* Guru harus dibiasakan untuk menjelaskan tujuan pada awal KBM ° Guru harus dibiasakan untuk menggunakan media pengajaran ° Guru harus memberikan contoh-contoh ketika menjelaskan konsep

° Berdasarkan t e s hasil belajar, masih banyak murid yang belum memahami tentang konsep waktu sehingga harus dijelaskan kembali tentang konsep waktu

UUCOBA 2

D i s a n :

a. Tujuan Pombetajaran:

Siswa dapat menceritakan /elak dengan menggunakan peta, kegiatan pemerintahan dan peninggalan-peninggalan kerajaan Kediri dan Singosari

b. Matan pembelajaranr

Kerajaan Kediri dan Singosari, (scaffolding konsep waktu, tempat, pelaku, pemerintahan, s e b a b akibat).

Dikembangkan peta konsep tentang kerajaan Kediri dan Singosari (sudah lebih rinci dan langsung berkaitan dengan kerajaan Kediri dan Singosari)

c Prosedur pombot jjanwi i

° Presentasi pengemas a w a l : - penjelasan tujuan

- klarifikasi konsep-konsep utama dibantu dengan memberikan conton-contoh

° Presentasi materi : • etcsposrtori dibantu dengan media peta dan bagan materi kronologis - dialokasikan waktu untuk memberikan catatan kepada murid ° Memperkuat organisasi kognitif: • mengulang materi dengan bentuk tanya jawab

- pengerjaan l e s hasil belajar bnplefnentaal:

° Presentasi P e n g e m a s Awal:

0 Guru menginformasikan tujuan

° Konsep-konsep utama (scaffoldirtg) diklarifikasi secara runtun

° Guru memberikan contoh, tetapi belum sepenuhnya dipahami oleh murid * Presentasi Materi:

* Guru menggunakan media pembelajaran (peta dan bagan materi) ° Meskipun media pembelajaran sudah digunakan tetapi belum optimal

* Berdasarkan bentuk bagan materi, guru berusaha menjelaskan hubungan sebab-akibat ° Guru menyediakan waktu untuk memberi catatan kepada murid

° Murkf antusias mengikuti KBM dan rnerespon pertanyaan guru

° Batan tampak guru memberikan kesempatan kepada murid untuk bertanya

* Merncwncua* c*gantsasj kognitif:

° Murid tampak antusias rnerespon pertanyaan-pertanyaan guru ° Murid mengerjakan tes evaluasi hasil belajar

" Hambatan :

" guru belum memberikan kesempatan kepada murid untuk bertanya d a n murid masih belum berani mengemukakan pendapat

° guru belum sepenuhnya memahami model

° meskipun guru memberikan contoh-contoh, tetapi belum sepenuhnya konsep dapat dipahami oleh murid

Evaluasi:

Pertanyaan tes (dengan bentuk pertanyaan uraian terbatas) ditambahkan d e n g a n pertanyaan uraian terbuka Dilakukan t e s kepada murid dan hasif rata-rata adalah 52.80

Umpan B a i k :

" Materi pembelajaran terlalu banyak jika dilakukan dalam satu kali tatap muka sehingga untuk topik ini tampaknya harus dipecah ke dalam dua kali tatap muka

° Meskipun guru sudah menggunakan media pengajaran, tetapi tampaknya penggunaan tersebut belum optimal sehingga guru harus dibiasakan akrab dengan media pengajaran * Memberikan contoh-contoh dalam rangka menjelaskan konsep tampaknya h a r u s dilakukan

dengan cara mencari contoh-contoh yang dekat dengan murid sehingga melalui contoh tersebut murid dapat menangkap makna konsep

163

UJI COBA 3

Disain:

o. Tujuan Pernbetajaran:

Siswa dapat menceritakan letak dengan menggunakan peta, sebagai kerajaan maritim, pusat perdagangan, pusat pendkSkan dan penyebaran agama Budha, serta upaya menguasai perairan nusantara.

. Matan pwmnwinjM i n :

Kerajaan Sriwijaya, (scaffokfing konsep waktu, t e m p a t palaku, pemerintahan, s e b a b akibat). Dikembangkan peta konsep tentang kenajaan Sriwijaya

c Prosedur pembelajaran:

* Presentasi pengemas a w a l : - penjelasan tujuan

- klarifikasi konsep-konsep utama dibantu dengan memberikan contoh-contoh yang dekat sebagai ilustrasi ° Presentasi materi: - efcspositori dibantu dengan media peta dan bagan materi kronologis

Dalam dokumen BAB IV PENGEMBANGAN DAN PENGUJIAN MODEL (Halaman 31-43)

Dokumen terkait