• Tidak ada hasil yang ditemukan

2 .1 .LANGKAH MENYIAPKAN PONDASI DAN BLOK ANGKUR

Dalam dokumen Jembatan gantung (Halaman 32-37)

METODE PELAKSANAAN

2 .1 .LANGKAH MENYIAPKAN PONDASI DAN BLOK ANGKUR

Sebelum memulai pekerjaan bangunan bawah jembatan, perlu dipertimbangkan beberapa hal dalam menempatkan jembatan gantung dan kaitannya dengan medan yang dijumpai dilapangan.

 Arah jembatan diusahakan tegak lurus dengan aliran sungai

 Letakkan bangunan bawah blok angkur pada bagian tanah yang sudah stabil.

 Jarak bangunan bawah dari tepi sungai harus cukup aman terhadap erosi atau tanah longsor dengan jarak +5,00 meter dari bibir sungai.

 Pada saat pengecoran blok angkur utama, harus diperhatikan sudut kemiringan batang as waltermur utama yaitu 21,80 derajat terhadap bidang mendatar.

2 .2 .LANGKAH MERAKIT & MENDIRIKAN PORTAL

Sebelum mendirikan menara atau kolom perlu dipersiapkan alat-alat bantu seperti box bantu, seling, tacle dan sebagainya, selanjutnya ikuti prosedur sebagai berikut :

1. Cor angkur portal pada bangunan bawah . 2. Dirikan box bantu

3. Dirikan kaki portal atau menara pada angkurnya 4. Pasang batang pengaku

5. Lanjutkan menyambung kaki menara atau portal ke segmen berikutnya. 6. Kencangkan semua baut yang ada.

7. Pasang dudukkan kabel ( sadel / roller)

1. Kuncikan ujung kabel utama pada blok angkur.

2. Tarik ujung kabel ke seberang sungai dengan bantuan seling yang dibentang. 3. Naikan kabel ke atas sadel atau dudukkan kabel dan pasang tutupnya.

4. Pasang ujung kabel ke blok angkur ujung yang satunya

5. Stel kabel utama dengan pesediaan resistan atau persediaan lenturan kabel sebelum dan sesudah dibebani

2.4. LANGKAH MEMASANG HANGER UTAMA DAN GIRDER

 Buatlah tangga gantung dari tambang atau bambu dan pasang pengait pada ujungnya.

 Gantungkan tangga pada kabel utama dan tali erat erat

 Pasang hanger utama

 Pasang angkur ujung jembatan

 Stel rangkaian batang bawah

 Stel batang vertikal ke batang bawah sekaligus pasangkan plat buhul

 Stel batang melintang dan pagar.

 Stel rangkaian batang bawah, batang vertikal dan batang melintang tersebut dengan hanger utama.

 Stel batang rangkaian atas ke rangkaian yang sudah tergantung tersebut, sekaligus batang tegak sandaran.

 Pasang batang-batang diagonal dan kencangkan semua baut.

 Lanjutkan pada segmen berikutnya dangan langkah awal merangkai batang bawah terlebih dahulu

 Pelaksanaan pemasangan dapat dilakukan dari dua arah atau dari kedua ujung jembatan

 Kencangkan semua baut

2.5.LANGKAH MEMASANG RAILLING DAN STEL KELENGKUNGAN

Setelah struktur jembatan terpasang, maka langkah selanjutnya adalah memasang batang sandaran (railling), stel kelengkungan dengan menggunakan walfer mur utama.

2.6. LANGKAH MEMASANG KABEL ANGIN

 Bentangkan kabel angin dan tarik keseberang sungai

 Pasang ikatan angin pada kabel angin

 Kencangkan kabel angin kanan-kiri

Sebagai langkah terakhir dari pelaksanaan pemasangan jembatan gantung ini adalah pemasangan papan lantai jembatan.

C) PROSEDUR PELAKSANAAN JEMBATAN GANTUNG TIPE 120 M

1. PERSIAPAN

1. Persiapan Alat

 Tambang

 Lier tangan, tackle kapasitas 3 ton, tackle 5 ton  Kunci pas/ ring

 Kunci sock

 Pipa atau box bantu  Roda katrol

 Balok kayu atau batang kelapa

2. Pemeriksaan komponen

 Periksa komponen sesuai dengan packing list terlampir; jumlahnya, kodenya, dan jenisnya

 Kumpulkan atau pisahkan komponen sesuai dengan jenis dan ukurannya, agar tidak terjadi pencampuran jenis, sehingga mengakibatkan keterlambatan pelaksanaan pemasangan.

Misalhnya :

 Komponen portal  Komponen girder  Komponen hanger  Dan lain sebagainya

2. LANGKAH KERJA

1. pekerjaan site plan

2. pekerjaan bangunan bawah/pondasi 3. pekerjaan pemasangan portal 4. pekerjaan pemasangan roller 5. pekerjaan pemasangan kabel utama 6. pekerjaan pemasangan hanger

7. pekerjaan merangkai pengaku girder dan batang tegak sandaran 8. pekerjaan pemasangan girder

9. pekerjaan pemeriksaan chamber 10. pekerjaan pemasangan sandaran 11. pekerjaan pemasangan lantai jembatan 12. pekerjaan pemeriksaan chamber kembali

13. pekerjaan pemasangan kabel angina dan ikatan angin 14. pekerjaan pengecoran plat injak

15. pemeriksaan akhir

A. PEKERJAAN SITE PLAN 1. Persiapan peralatan

 theodolite atau waterpass  patok dari kayu atau bamboo  meterean

 Tentukan As jembatan gantung yaitu dari pondasi portal ke pondasi portal yang satunya lagi dengan ketentuan yang berlaku

 Penenttuan angkur block kabel utama yang perlu diperhatikan adalah jarak antara pondasi dan kolom ke angkur block kabel utama tetapi ini tidaklah mutlak, karena yang sangat menentukan dan perlu diperhatikan adalah sudut kemiringan kabel utama yaitu 21.8 derajat  Menentukan pondasi kabel angina, yang perlu diperhatikan adalah

jarak antara pondasi kolom dengan pondasi kabel angin. Jika tidak memungkinkan sesuai dengan gambar maka diperbolehkan untuk merubah posisi atau kedudukan pondasi kabel angin.

B. PEKERJAAN BANGUNAN BAWAH ATAU PONDASI PORTAL

1. Persiapan alat  Cangkul  Meteran  Gergaji  Palu  Papan kayu  Kayu kaso  Paku secukupnya 2. Langkah Kerja

 Tentukan lokasi yang akan dipergunakan untuk mendirikan pondasi portal, dengen ketentuan jarak pondasi dari tepi sungai kurang lebih 5 m dari tepi sungai.

 Mulailah mengagali sesuai dengan ukuran, bentuk dan struktur pondasi portal

 Siapkan alat alat bantu seperti, kayu, papan kayu, dan lain sebagainya untuk persiapan pengecoran bagian bawah pondasi portal.

 Siapkan juga bahan bahan pengecoran seperti, semen, pasir, kapur, batu kali, batu kerikil, dan lain sebagainya.

 Tentukan perbandingan bahan bahan adukan, sesuai dengan ketentuan yang benar.

C. PEKERJAAN BLOK ANGKUR KABEL UTAMA 1. Persiapan peralatan  Cangkul  Meteran  Gergaji  Kayu kaso  Papan kayu  Palu  Paku secukupnya 2. Langkah Kerja

 Tentukan lokasi atau tempat yang akan dipergunakan untuk mendirikan blok angkur kabel utama.

 Mulailah menggali sesuai dengan ukuran dan bentuk serta struktur bangunan blok angkur kabel utama.

 Siapkan dan pasang alat alat bantu seperti, kayu kaso, papan kayu, dan lain sebagainya untuk persiapan pengecoran.

 Pasang angkur utama pada kedudukannya.

 Setelah angkur utama terpasang, pasanglah as waltemur sesuai dengan ketentuan, agar nantinya bisa memudahkan dalam pemasangan kabel baja utama.

 Jika semua sudah terpasang dengan benar dan siap untuk dicor, langsung dicor dengan adukan beton.

Dalam dokumen Jembatan gantung (Halaman 32-37)

Dokumen terkait