BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Lampiran 7 Laporan Hasil Pra-Penelitian

LAPORAN SURVEI AWAL

PENELITIAN MENGENAI PERILAKU SEKS, KEPUASAN

BERELASI, KOMITMEN, DAN KECEMBURUAN

Disusun oleh : Stenny Prawitasari 099114049 Lisabetha Elok R. V. 099114096 Beatrich Rani D. 099114098 Jane Ginza A. P. 099114102 Ni Nyoman Laksmi 099114123

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

2013

Kami melakukan survei awal untuk mendukung penelitian mengenai relasi. Survei ini dilakukan terhadap 167 mahasiswa di Yogyakarta

Hasil Penelitian terkait kepuasan berelasi :

Dari 167 responden, sebanyak 47 orang (28%) di antaranya menjalani hubungan berpacaran jarak jauh.

Hasil Laki-laki :

No Usia Lama Hubungan Jarak Lokasi Jarak (dlm

km) Skala Keterangan

(dlm th) Berpacaran Pacaran Jarak Jauh

1 18 6 bln 6 bln Jogja-Solo 61 km 4 Tidak Puas

2 23 1 th 5 bln 1 th 5 bln Jogja-Solo 61 km 5 Cukup Puas

3 22 1 th 4 bln 1 bln Jogja-Jakarta 437 km 3 Tidak Puas

4 24 5 th 1 th 6 bln Jogja-Jakarta 437 km 5 Cukup Puas

5 25 2 th 4 bln 2 th 4 bln Jogja-Solo 61 km 8 Puas

6 23 3 th 9 bln 2 th 7 bln Jogja-Jakarta 437 km 3 Tidak Puas

7 19 2 th 2 bln 6 bln Jogja-Magelang 47 km 7 Puas

8 23 1 th 1 bln 2 bln Jogja-Semarang 90 km 2 Tidak Puas

9 22 1 th 3 bln 1 th 3 bln Jogja-Solo 61 km 5 Cukup Puas

10 22 6 bln 3 bln Jogja-Klaten 30 km 3 Tidak Puas

11 21 2 th 1 bln 6 bln Jogja-Bali 540 km 1 Tidak Puas

12 23 2 bln 2 bln Jogja-Magelang 47 km 6 Cukup Puas

13 25 5 th 3 bln 6 bln Jogja-Jakarta 437 km 3 Tidak Puas

14 18 1 th 2 bln 1 th 2 bln Jogja-Kalimantan 660 km 7 Puas

15 23 3 th 11 bln 3 th 9 bln Jogja-Makasar 1.080 km 7 Puas

16 23 3 th 6 bln 2 th 10 bln Jogja-Bekasi 419 km 8 Puas

Keterangan lain :

Puas : 5 orang = 31% Tidak Puas : 7 orang = 44% Cukup Puas : 4 orang = 25% Rata-rata skala : 4,81

Hasil Olah Data pada Perempuan

No Usia Lama hubungan Jarak Lokasi Jarak (dlm

km) Skala Keterangan

(dlm th) Berpacaran Pacaran Jarak Jauh

1 20 8 bln 3 bln Jogja-Banjarmasin 1.171 km 6 Cukup Puas

2 20 1 th 1 bln 1 th 1 bln Jogja-Balikpapan 1.076 km 7 Puas

3 20 6 bln 2 bln Jawa-kalimantan 660 km 2 Tidak Puas

6 21 2 th 5 bln 2 th 5 bln Jogja-Tangerang 465 km 8 Puas

7 20 1 bln 1 bln Jogja-Jakarta 437 km 3 Tidak Puas

8 20 2 th 6 bln 2 th 6 bln Jogja-Palembang 840 km 6 Cukup Puas

9 18 2 th 7 bln 7 bln Jogja-Balipapan 1.076 km 3 Tidak Puas

10 21 2 bln 2 bln Jogja-Sulawesi 1.200 km 4 Tidak Puas

11 20 4 bln 3 bln Jogja-Sragen 93 km 3 Tidak Puas

12 21 5 th 6 bln 3 th 7 bln Jogja-Jakarta 437 km 4 Tidak Puas

13 19 3 th 4 bln 2 th 3 bln Jogja-Sleman 30 km 7 Puas

14 19 3 bln 3 bln Jogja-Jerman 13.000 km 10 Puas

15 20 3 th 11 bln 3 th 11 bln Jogja-Jakarta 437 km 5 Cukup Puas

16 18 11 bln 8 bln Jogja-Manado 1.860 km 5 Cukup Puas

17 20 5 th 4 bln 2 th 8 bln Jogja-Pontianak 840 km 8 Puas

18 21 2 th 6 bln 1 th 6 bln Jogja-Bali 540 km 9 Puas

19 19 10 bln 5 bln Jogja-Bengkulu 960 km 10 Puas

20 20 4 th 11 bln 4 th 11 bln Jogja-Bandung 360 km 6 Cukup Puas

21 20 3 th 6 bln 1 th 8 bln Jogja-Jakarta 437 km 8 Puas

22 18 1 th 6 bln 7 bln Jogja-Bogor 418 km 5 Cukup Puas

23 20 1 th 9 bln 1 th 7 bln Jogja-Bali 540 km 8 Puas

24 21 6 bln 6 bln Semarang-Berlin 13.000 km 8 Puas

25 18 3 th 2 bln 6 bln Jogja-Surabaya 240 km 8 Puas

26 21 2 th 1 bln 1 th 1 bln Jogja-Jakarta 437 km 4 Tidak Puas

27 22 2 th 7 bln 1 th Jogja-Solo 61 km 5 Cukup Puas

28 18 6 th 2 bln 6 th 2 bln Jogja-Jakarta 437 km 7 Puas

29 21 1 th 11 bln 6 bln Jogja-Jakarta 437 km 4 Tidak Puas

30 19 2 th 5 bln 2 th Jogja-Palembang 840 km 1 Tidak Puas

31 22 2 bln 2 bln

Muntilan-

kalimantan 660 km 3 Tidak Puas

Keterangan :

Puas : 14 orang = 45 % Cukup Puas : 7 orang = 23% Tidak Puas : 10 orang = 32% Rata-rata skala : 5,94

Rata-rata kepuasan berelasi laki-laki dan perempuan yang menjalin hubungan berpacaran jarak jauh adalah : 5,55

Hasil Penelitian terkait Komitmen

Penelitian dilakukan pada 103 responden dengan jenis kelamin perempuan dan dalam masa perkembangan dewasa awal (rentang usia 18 hingga 22 tahun). Hasil penelitian tersebut antara lain :

Perilaku Jumlah Persentase

Tidak pernah berselingkuh

48 orang 46.6 % Jarang berselingkuh 37 orang 35.9 % Sering berselingkuh 13 orang 12.6 % Sangat sering

berselingkuh

5 orang 4.9 %

Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa perempuan yang tidak pernah melakukan perselingkuhan sebanyak 48 orang atau 46.6 % dan perempuan yang pernah melakukan perselingkuhan sebanyak 55 orang atau 53.4 % (dengan rincian sebanyak 35.9 % jarang berselingkuh, 12.9 % sering berselingkuh, dan 4.9 % sangat sering berselingkuh).

Hasil Penelitian Terkait Perilaku Seksual

Ketentuan responden dalam pra peneltian ini adalah remaja akhir putri (dengan rentang usia 17-24 tahun), belum menikah, dan sedang menjalani relasi berpacaran. Skala penelitian disebarkan di beberapa universitas ternama di Yogyakarta. Dari sekian banyak skala yang disebarkan, dihasilkan 78 skala yang dinyatakan baik untuk dapat diolah karena memenuhi standar administrasi. Hasil pra penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 87% remaja akhir putri yang sedang berpacaran di kota Yogyakarta pernah melakukan perilaku seks pranikah. Beberapa malah memulai perilaku ini sejak usia remaja awal (13-15 tahun). Sisanya memulai perilaku ini sejak usia remaja akhir (17-20 tahun).

Hasil Penelitian Terkait Kecemburuan pada Perempuan

Hasil survei terhadap 96 sampel mahasiswi menunjukkan bahwa terdapat 3 orang mahasiswi yang tidak pernah mengalami kecemburuan, sementara 93 orang lainnya mengalami kecemburuan. Sebelas dari 93 orang menyatakan bahwa mereka adalah orang yang sangat sering cemburu. Survei ini ingin melihat pula beberapa alasan yang menyebabkan kecemburuan dalam bentuk perilaku pasangan dan karakteristik saingan. Berdasarkan hasil survei, tampak bahwa sebagian besar dari data sampel yang terkumpul menyatakan bahwa mereka cemburu karena pasangan masih menceritakan atau berhubungan dengan mantan

atau tidak wajar terhadap lawan jenisnya secara emosional dan seksual merupakan hal pemicu kecemburuan. Kemudian, beberapa subjek mengatakan cemburu karena tidak mendapat perhatian dari pasangan. Selain itu, ada pula faktor lain seperti lupa waktu ketika bersama teman-temannya atau hobinya. Kecemburuan juga muncul apabila pasangan melakukan kontak fisik dengan lawan jenis, menghabiskan waktu dengan orang lain, karakter saingan yang memiliki nilai lebih pada penampilan, dan kemampuan inteligensi, serta perilaku saingan yang agresif terhadap pasangan.

Hasil Penelitian Terkait Kecemburuan pada Pria

Sampel yang digunakan adalah mahasiswa karena usia pada dewasa awal berada kisaran usia seorang mahasiswa (18-25 tahun). Survei pra-penelitian ini disebarkan pada 55 sampel pria yang sedang menjalani masa pacaran dan berusia 20-24 tahun. Dari 50 sampel pria menyatakan bahwa mereka merasa cemburu terhadap pasangannya dan 5 sampel pria menyatakan bahwa mereka tidak merasa cemburu terhadap pasangannya. Dari survei tersebut, dapat disimpulkan 90% dari sampel menyatakan bahwa seorang pria merasakan cemburu terhadap pasangannya.

Hasil survei pra-penelitian ini menunjukkan beberapa alasan atau penyebab seorang pria cemburu terhadap pasangannya, baik berdasarkan karakter pasangan maupun karakter saingan. Alasan paling banyak yang membuat seorang pria cemburu berdasarkan karakter pasangan diantaranya adalah pasangannya terlalu dekat dengan lawan jenisnya. Alasan lain adalah karena pasangannya terlalu peduli dan terbuka dengan lawan jenisnya. Selain itu, seorang pria cemburu karena pasangannya selalu membicarakan lawan jenisnya atau mantan kekasihnya. Beberapa orang pria juga menyatakan bahwa mereka cemburu karena pasangannya terlalu centil dengan lawan jenisnya. Hal lain yang membuat seorang pria cemburu berdasarkan karakter saingan diantaranya adalah saingannya lebih menarik dari dirinya. Kemudian, saingan lebih pintar dan kaya. Ada juga yang menyatakan bahwa saingannya lebih populer, serta jauh lebih baik dari dirinya dalam berbagai aspek sehingga menimbulkan ketidakpercayaan pada diri sendiri.

Dalam dokumen Hubungan antara kelekatan tidak aman dengan kepuasan berelasi pada perempuan yang menjalin hubungan pacaran jarak jauh di Yogyakarta. (Halaman 114-120)