• Tidak ada hasil yang ditemukan

Latar Belakang

Dalam dokumen RENCANA KERJA SEKOLAH (Halaman 45-50)

g. Nilai Akreditasi Sekolah :

DAFTAR ISI

A. Latar Belakang

Visi Reformasi Pembangunan dan Kehidupan Nasional tertera dalam garis-garis besar haluan negara yakni terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai, demokratis, berkeadilan, berdaya saing, maju dan sejahtera dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang didukung oleh manusia Indonesia yang sehat, mandiri, beriman, bertaqwa, berakhlaq mulia, cinta tanah air, berkesadaran hukum dan lingkungan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki etos kerja yang tinggi, serta berdisiplin. Perwujudan masyarakat berkualitas tersebut menjadi tanggungjawab pendidikan, terutama dalam mempersiapkan peserta didik menjadi subjek yang makin berperan menampilkan keunggulan dirinya yang tangguh, kreatif, mandiri dan profesional pada bidangnya masing-masing.

Dalam kepentingan inilah pemerintah mengangkat gagasan perlu adanya kebijakan pendidikan yang berbasis pada masyarakat luas dengan orientasi kecakapan untuk hidup. Pendidikan yang berorientasi pada kecakapan atau keterampilan hidup, memberikan kesempatan kepada setiap anak untuk meningkatkan potensinya dan bahkan memberikan peluang pada anak untuk memperoleh bekal keahlian/keterampilan yang dapat dijadikan sebagai sumber penghidupan. Untuk mencapai kondisi tersebut, sekolah dituntut untuk mampu memberikan pelayanan pembelajaran yang berkualitas kepada peserta didik dan mampu memberikan layanan yang memuaskan kepada guru, kepada sekolah, staf tata usaha, orang tua peserta didik dan komponen sekolah lainnya.

Sekolah akan berfungsi dengan baik dan benar apabila setiap kegiatan direncanakan dengan matang, dilaksanakan dan dikelola dengan baik, serta selalu dikontrol dan dilakukan evaluasi dan supervisi yang berkesinambungan. Dengan demikian semua program dan rencana dapat dilaksanakan dan diukur sampai dimana keberhasilan atau kendala apa yang dihadapi dalam mencapai hasil yang diinginkan.

Selain itu, fungsi sekolah sebagai unit pelayanan teknis harus dapat melakukan pelayanan prima terhadap peserta didik dan orang tua, serta masyarakat, melalui berbagai kegiatan sebagai proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang baik memerlukan personel, sarana dan prasarana, pembiayaan, dan dukungan yang memadai, sehingga diharapkan dapat memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan

warga sekolah maupun masyarakat di luar sekolah yang dilayaninya guna menghadapi persaingan global dan tantangan pendidikan di masa depan.

Personel sekolah sebagai pengelola pendidikan yang menekankan dan mengutamakan kemandirian dan kreativitas peserta didik hingga dapat membangun dirinya menuju masa depan yang lebih baik, sebagaimana dituangkan dalam tujuan program pembangunan pendidikan dasar yang dituangkan dalam rencana strategis pendidikan Kabupaten Pasuruan tahun 2018 s.d. 2019

Oleh karena itu, dalam hal ini SMP SMP Babul Khairat dalam tahun pelajaran 2018/2019 mencoba mewujudkan idealisme tersebut sesuai dengan tantangan, peluang sekaligus potensi dasar yang dimiliki, baik bersumber dari kondisi lingkungan yang ada pada sekitar tempat tinggal peserta didik dan sekolah, maupun kondisi sumber daya pada SMP SMP Babul Khairat itu sendiri. Perwujudan idealisme tersebut berupa peningkatan mutu pendidikan melalui berbagai program dan kegiatan serta pembiayaan yang dituangkan dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT) maupun Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

RENSTRA merupakan rencana dan kegiatan, serta pembiayaan yang merupakan hasil musyawarah dan disusun berdasarkan skala prioritas dari hasil analisis kesenjangan antara kondisi riil dan kondisi yang ingin dicapai sekolah dalam jangka waktu menengah selama 4 tahun dengan melihat beberapa aspek kondisi dan disesuaikan dengan RKT dan RKAS sekolah yang dalam penentuannya melibatkan beberapa Steakholder sekolah.

B. Dasar hukum

Penyusunan ini didasarkan atas beberapa landasan hukum, di antaranya adalah:

1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

2. Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 sebagai Perubahan kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

3. Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 sebagai Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggara Pendidikan

4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;

5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah

Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA)

6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah

7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.

8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 2014 tentang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 160 Tahun 2014 tentang pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013 10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2016 tentang

Standar Kompetensi Lulusan

11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi

12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses

13. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian

14. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar

15. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2014 Kegiatan Ekstrakurikuler pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

16. Peraturan Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

17. Peraturan Gubernur Jatim No. 19 Tahun 2014 Tertanggal 3 April 2014 Tentang Mata Pelajaran Bahasa Daerah Sebagai Muatan Lokal Wajib Di Sekolah/Madrasah.

18. Peraturan bersama Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Direktur Jendral Pendidikan Menegah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5496/C/KR/2014 dan Nomor 7915/D/KP/2014 tentang Petunjuk Teknis Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013 pada Sekolah Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah

19. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2017 Tentang Hari sekolah

20. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2018 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter

21. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter pada satuan Pendidikan Formal

22. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2018 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas sekolah

23. Peraturan Daerah kabupaten Pasuruan No 6 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pendidikan;

24. Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur Nomor 420/2056/101.1/2018 tentang hari efektif, hari fakultatif dan hari libur bagi satuan Pendidikan di proopinsi Jawa Timur Tahun Pelajaran 2018/2019

25. Rencana Kegiatan Sekolah (RKS) SMP Babul Khairat Tahun 2018-2019 C. Tujuan Penyusunan Program

1. Menjamin agar tujuan dan sasaran sekolah dapat dicapai;

2. Mendukung koordinasi antar pelaku sekolah;

3. Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik intra pelaku di sekolah, antar sekolah,

Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Dinas Pendidikan Provinsi, dan antar waktu;

4. Menjamin keterkaitan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pelaporan dan pengawasan;

5. Mengoptimalkan partisipasi warga sekolah/madrasah dan masyarakat;

6. Menjamin penggunaan sumber daya sekolah/madrasah yang ekonomis, efisien, efektif, berkeadilan, berkelanjutan serta memperhatikan kesetaraan gender.

D. Sasaran Program

Mewujudkan dan mengimplementasikan program-program SMP Babul Khairat Kabupaten Pasuruan sebagai Sekolah Pilot Project Kurikulum 2013, Sekolah Induk Cluster, sekolah Model SPMI , guna dapat memenuhi Standar Nasional Pendidikan mengacu pada pengembangan dan atau pelaksanaan Kurikulum Berbasis

Kompetensi (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) dengan tetap memperhatikan segenap potensi SDM dan SDA utamanya karakteristik peserta didik, yang terdiri dari:

1. Pemenuhan Standar Kompetensi Lulusan.

2. Pemenuhan Standar Isi 3. Pemenuhan Standar Proses.

4. Pemenuhan Standar Penilaian.

5. Pemenuhan Standar Pendidik dan tenaga kependidikan 6. Pemenuhan Standar Sarana dan Prasarana.

7. Pemenuhan Standar Pengelolaan pendidikan 8. Pemenuhan Standar Pembiayaan.

Adapun selain program – program di atas, SMP Babul Khairat adalah Sekolah Adiwiyata, sehingga kegiatan yang dilaksanakan tidak lepas dari wahana untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan rindang.

Bentuk konkrit yang diharapkan dari implementasi program ini, sasaran nyata adalah perubahan perilaku-etos kerja dan pemahaman paradigma baru pendidikan dari segenap komponen sumber daya manusia (civitas sekolah-komite sekolah-steakholder-instansi terkait)

BAB II

Dalam dokumen RENCANA KERJA SEKOLAH (Halaman 45-50)