FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR
VII. KESIMPULAN DAN SARAN 76 7.1 Kesimpulan
1.1 Latar Belakang
Makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok sekaligus menjadi unsur utama dari kehidupan manusia, oleh karena itu hak atas pemenuhannya menjadi bagian sangat penting dari hak azasi manusia. Dengan demikian makan menjadi faktor utama dalam mendukung keberlangsungan hidup manusia. Kebanyakan masyarakat sekarang dalam memenuhi kebutuhan makannya tidak hanya sekedar mengkonsumsi saja, akan tetapi seiring perkembangan zaman banyak yang menjadikannya sebagai gaya hidup. Pada masa lalu, acara makan sehari.hari sering dilakukan di rumah, berkumpul dengan anggota keluarga. Akan tetapi sekarang ini banyak yang melakukan acara makan di luar rumah. Hal ini disebabkan oleh berbagai kesibukan masyarakat yang mengharuskan mereka untuk makan di luar rumah, seperti restoran atau cafe. Restoran atau cafe juga sering dijadikan sebagai tempat berkumpul dengan keluarga, teman atau kerabat, bahkan sering dijadikan tempat rapat atau pertemuan.pertemuan penting dengan rekan bisnis.
Keberadaan usaha restoran sangat diminati oleh masyarakat sekarang. Hal ini bisa dilihat dari munculnya restoran.restoran baru yang memberikan pilihan bagi masyarakat. Wisata kuliner menjadi sangat populer sekarang ini, sejalan dengan perubahan pola konsumsi masyarakat. Peluang ini yang dilihat oleh pemilik modal dan dimanfaatkan oleh pemilik modal untuk terus mengembangkan usahanya. Pemilik modal berlomba.lomba menarik perhatian konsumen untuk memilih produknya dengan cara menonjolkan keunggulan yang dimiliki oleh produk dan memberikan pelayanan yang terbaik.
Bisnis restoran adalah jenis bisnis yang sangat prospektif karena setiap individu pada dasarnya membutuhkan makanan. Bogor adalah salah satu kota yang memiliki potensi cukup baik dalam perkembangan bisnis restoran, letaknya yang strategis karena dekat dengan Ibukota Jakarta, selain itu kota Bogor juga merupakan salah satu tujuan wisata. Kondisi ini menjadi potensi bagi kegiatan
2 bisnis disektor restoran. Hal ini berdampak pada jumlah restoran di kota Bogor yang terus meningkat setiap tahunnya.
Seiring dengan meningkatnya jumlah restoran di Kota Bogor setiap tahunnya maka pengusaha restoran terus berusaha untuk memenuhi keinginan konsumen yang semakin beragam dengan memberikan produk.produk unggulan dengan kualitas pelayanan yang terbaik. Untuk restoran.restoran yang telah lebih lama berdiri berusaha mempertahankan usahanya dengan memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggannya agar tetap dapat bersaing dengan restoran.restoran yang baru.
Pada Tabel 1, dapat dilihat bahwa jumlah restoran di Kota Bogor setiap tahunnya mengalami peningkatan. Namun pada tahun 2008 jumlah restoran dan rumah makan di Kota Bogor mengalami fluktuasi karena ada sebagian restoran yang mengalami kebangkrutan sehingga pertumbuhan restoran menurun. Hal ini mengindikasikan bahwa restoran yang tidak dapat bersaing akan dengan mudah mengalami kerugian dan kebangkrutan.
Tabel 1.Jumlah Restoran di Kota Bogor Tahun 2004.2009
Tahun Unit Pertumbuhan (persen)
2004 84 . 2005 86 2,3 2006 91 5,8 2007 93 2,1 2008 88 .5,3 2009 92 4,5
Sumber : Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kota Bogor, 2010
Berkembangnya jenis restoran di Kota Bogor merupakan reaksi dari beragamnya selera konsumen akan makanan yang terdapat di Kota Bogor. Perkembangan restoran dan rumah makan berdasarkan jenis.jenis makanan yang beragam, yang dapat dilihat pada Tabel 2.
3 Tabel 2. Jumlah Restoran dan Rumah Makan di Kota Bogor Berdasarkan Jenis
Hidangan yang disajikan pada Tahun 2005.2008
Jenis Hidangan Jumlah (Unit)
2005 2006 2007 2008 Indonesia 45 48 51 54 Daerah 38 39 41 43 Internasional 37 38 40 41 Oriental 35 36 40 47 Kontinental 40 43 45 50
Sumber : Dinas Pariwisataan dan Kebudayaan Kota Bogor, 2008
Munculnya restoran.restoran baru akan memberikan banyak pilihan kepada masyarakat dalam menentukan pilihannya. Hal ini yang menyebabkan pelaku bisnis bersaing untuk memberikan yang terbaik baik dari segi pelayanan atau pun dari segi produknya. Lingkungan bisnis yang kompetitif mendorong pelaku bisnis untuk dapat memberikan pelayanan dan fasilitas yang terbaik kepada konsumen dalam rangka mendapatkan konsumen baru serta mempertahankan konsumen yang sudah ada. Persaingan tersebut mengharuskan para pengusaha restoran menerapkan strategi pasar dengan menitik beratkan kepada konsumen. Hal ini dikarenakan konsumen sangatlah memegang peranan yang sangat penting di dalam menentukan keberhasilan suatu usaha. Setiap restoran harus bisa menciptakan kualitas produk dan pelayanan yang sebaik mungkin untuk dapat memuaskan dan memenuhi harapan para konsumen sehingga mampu memperoleh pangsa pasar yang semakin luas.
Gampoeng Aceh, merupakan salah satu restoran yang ada dikota Bogor yang menawarkan konsep tradisional daerah Aceh. Restoran ini menyajikan makanan.makanan khas yang berasal dari daerah Aceh. Jenis makanan yang ditawarkanpun cukup beragam. Letaknya yang cukup strategis merupakan salah satu keunggulan dari restoran ini untuk menarik perhatian konsumen. Sangat penting bagi pengusaha restoran dalam menjaga mutu produk dan memberikan pelayanan yang terbaik guna memenuhi keinginan konsumen. Jika keinginan konsumen telah terpenuhi, maka konsumen akan merasa puas dan tidak menutup kemungkinan konsumen akan kembali untuk menikmati produk itu kembali. Hal ini akan memberikan citra yang baik bagi restoran.
4 Kunci keberhasilan dalam suatu kegiatan bisnis, khususnya bisnis di sektor restoran adalah kepuasan konsumen. Kepuasan yang dirasakan oleh konsumen sangat penting untuk diperhatikan. Oleh karena itu untuk memberikan kepuasan yang maksimal bagi konsumen dapat dilakukan dengan menganalisis perilaku konsumen dan diharapkan dapat memberikan informasi atau sebagai bahan evaluasi bagi pihak restoran dalam mengembangkan dan memperbaiki kinerja restoran sehingga dapat memberikan kepuasan yang maksimal bagi konsumen. 1.2 Perumusan Masalah
Jumlah restoran di Kota Bogor terus meningkat dari tahun ke tahun. Berbagai macam jenis restoran yang berkembang di Kota Bogor, baik itu restoran tradisional maupun modern. Konsumen yang sangat beragam menimbulkan berbagai macam reaksi atas permintaan konsumen. Hal ini memotivasi pelaku usaha restoran untuk terus berusaha sebaik mungkin mempertahankan dan mengembangkan usahanya agar tetap diminati oleh konsumen. Kepuasan konsumen adalah yang utama, maka perlu perhatian khusus terhadap perilaku konsumen. Pelaku bisnis harus bisa menarik perhatian konsumen dengan cara memberikan produk yang berkualitas untuk memenuhi keinginan konsumen dan pelayan yang baik sesuai dengan keinginan konsumen sehingga konsumen merasa puas.
Salah satu restoran yang ikut bersaing dalam bisnis ini adalah Restoran Gampoeng Aceh yang terletak di daerah Bantarjati, kota Bogor. Restoran ini merupakan cabang dari Bandung yang lebih dulu memperkenalkan makanan Aceh kepada warga Bandung. Aceh adalah salah satu wilayah di Indonesia yang kaya akan ragam hidangan khasnya. Tidak hanya kaya ragam, masakan Aceh juga terkenal enak dan rasanya pun eksotik. Gampoeng Aceh pertama kali berdiri pada Bulan Juni 2005. Misinya adalah untuk memperkenalkan kultur Aceh kepada masyarakat luas, terutama melalui makanan. Terkait dengan misi tersebut, status restoran juga sedikit banyak dipengaruhi oleh situasi politik yang terjadi di Aceh.
Dengan mengusung makanan daerah, Gampoeng Aceh memberikan makanan.makanan khas yang berasal dari daerah Aceh yang berbeda dari restoran yang kebanyakan ada di Bogor. Kota Bogor merupakan kota yang didominasi oleh
5 suku Sunda dengan selera makanan yang jauh berbeda dengan selera orang Aceh yang menyukai makanan pedas. Selain itu, banyak yang belum mengetahui keragaman dan keunikan dari makanan khas Aceh, berbeda dengan makanan padang yang ada dimana.mana dan telah dikenal oleh masyarakat luas.
Restoran Gampoeng Aceh adalah suatu restoran tradisional yang menawarkan makanan khas Aceh yang terkenal dengan bumbunya yang pedas dan rempah.rempahnya yang sangat kuat. Restoran Gampoeng Aceh sangat menjaga citarasa makanan dan tidak ingin mengecewakan konsumennya. Untuk itu dalam memenuhi keinginan konsumen restoran Gampoeng Aceh sangat memperhatikan keluhan.keluhan konsumen. Saat ini konsumen yang datang banyak mengeluh areal parkir yang kurang, ada menu makanan yang tidak bisa tersedia setiap harinya, atau dengan kata lain makanan tersebut tersedia pada hari.hari tertentu saja dan seringkali konsumen membutuhkan waktu yang lama untuk menunggu pesanannya datang ke meja.
Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak manajemen restoran Gampoeng Aceh, diperoleh informasi bahwa konsumen yang berkunjung ke restoran Gampoeng Aceh mengalami penurunan pada beberapa bulan terakhir ini dan target penjualan yang belum tercapai sepenuhnya. Pada bulan Maret 2011 jumlah konsumen yang mengunjungi restoran Gampoeng Aceh sebanyak 2.824 orang. Jumlah tersebut mengalami penurunan pada bulan berikutnya. Pada bulan April jumlah konsumen sebanyak 2.460 orang atau mengalami penurunan sebanyak 364 orang atau 14,77 persen. Selanjutnya untuk jumlah konsumen per bulan pada restoran Gampoeng Aceh dapat dilihat pada Tabel 3.
Tabel 3. Jumlah Konsumen yang Berkunjung ke Restoran Gampoeng Aceh Tahun 2011
Bulan (2011) Jumlah Konsumen (orang) Persentase perubahan (%)
Maret 2824
April 2460 .14.77
Mei 2644 6.95
Juni 2538 .4.17
6 Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa adanya tren penurunan konsumen yang mengunjungi restoran Gampoeng Aceh. Kondisi ini disebabkan oleh pelayanan yang kurang optimal dari pihak restoran kepada konsumen. Hal ini menjadi masalah bagi pihak restoran, karena diduga berkaitan dengan tingkat kepuasan konsumen. Untuk itu diharapkan adanya perbaikan kinerja dari restoran untuk meningkatkan kepuasan konsumen sehingga dapat meningkatkan penjualan produk yang ada pada restoran Gampoeng Aceh dan target penjualan dapat tercapai sepenuhnya. Selain itu, jika kepuasan konsumen tercapai maka kemungkinan besar konsumen akan kembali mengunjungi restoran Gampoeng Aceh.
Salah satu cara agar Restoran Gampoeng Aceh dapat mengatasi masalah yang sedang dihadapi tersebut adalah dengan melakukan studi tentang kepuasan konsumen yaitu dengan melakukan survei konsumen, sehingga perusahaan dapat mengetahui seperti apa keinginan konsumen. Selain itu dengan adanya studi ini perusahaan dapat mengetahui bagaimana tingkat kepentingan dan tingkat kinerja atribut.atribut Restoran Gampong Aceh sehingga dapat diketahui berapa besar tingkat kepuasan konsumen yang telah dicapai oleh Restoran Gampoeng Aceh. Dengan begitu pihak restoran dapat melakukan perbaikan atau peningkatan kepuasan konsumen agar konsumen yang ada merasa puas dengan semua produk dan pelayan yang ditawarkan oleh Restoran Gampoeng Aceh.
Banyaknya restoran dengan menu yang menarik memberikan banyak pilihan bagi konsumen. Pilihan konsumen terhadap suatu tempat makan sangat subyektif dan individual. Keputusan pembelian di suatu tempat dipengaruhi oleh beberapa pertimbangan dan lingkungan sekitar. Untuk itu perlu diketahui bagaimana proses keputusan konsumen dalam pembelian produk pada Restoran Gampoeng Aceh.
Berdasarkan hal yang telah diuraikan di atas maka salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pihak manajemen Restoran Gampoeng Aceh yaitu berusaha memberikan produk dan pelayanan terbaik dari perusahaan agar konsumen merasa puas dan perusahaan dapat mengetahui keinginana konsumen dan berusaha
7 memenuhi keinginan tersebut. Sesuai dengan gambaran di atas, maka permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah:
1. Bagaimana karakteristik konsumen dan proses keputusan pembelian produk Restoran Gampoeng Aceh?
2. Bagaimana kepuasan konsumen terhadap produk Restoran Gampoeng Aceh?