Bab III. Analisa Lingkungan dan Isu Strategis
A. Aspek Lingkungan Good Corporate Governance
5. Revolusi Industri 4.0
5. Revolusi Industri 4.0
Perkembangan “Revolusi Industri Tahap 4” (dikenal juga sebagai Revolusi Industri 4.0) menciptakan dinamika dan sejumlah tantangan baru yang unik bagi setiap organisasi di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Seiring dengan perkembangan teknologi, maka cara kerja korporasi dan pola hubungan/interaksinya dengan stakeholder juga mengalami perubahan mendasar.
Pemanfaatan teknologi
mobile internet
, komputasi awan, kecerdasan buatan,big data
, danInternet of Things
(IoT) akan mendorong setiap perusahaan mampu untuk memberikan layanan mandiri, layanan bergerak, dan layanan cerdas yang fleksibel dan tanpa batas. Pada saat yang bersamaan, dunia bisnis harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan melakukan transformasidigital
untuk bertahan di era Revolusi Industri 4.0.B. Isu-Isu Strategis Good Governance
Isu strategis
Good Governance
adalah hal-hal terkini yang perlu segera direspon oleh Pupuk Kaltim dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik, diantaranya meliputi:1. Akhlak sebagai
Core Value
Kementerian BUMN tengah gencar melakukan sosialisasi akhlak sebagai nilai dasar dilingkungan BUMN. Akronim akhlak adalah merujuk pada nilai amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.
Akhlak dimaksudkan sebagai identitas dan perekat budaya kerja yang mendukung peningkatan kinerja secara berkelanjutan. Nilai akhlak selaras dengan implementasi tata kelola perusahaan yang baik. Nilai akhlak sebagai perwujudan transformasi
human capital
dalam membanguntalenta
BUMN berikut anak usahannya agar mampu memiliki daya saing dan dalam upaya menjadi pemain global yang handal.2.
Responsible Investing
Jargon investasi yang bertanggung jawab semakin popular digunakan para penanam modal (investor) baik ditingkat nasional, regional maupun global.
Standar penerapan konsep
Environment, Social and Governance
(ESG) menjadi rujukan sebagai faktor pengukuran dampak berkelanjutan dan etika dalam mengambil keputusan dan pertimbangan investasi.Sebagai langkah menuju model ekonomi yang lebih berkelanjutan, pengelolaan bisnis harus fokus pada dampak sosial dan lingkungannya. Untuk itu praktik
Environmental, Social, and Governance
(ESG) atau sering disebut Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) harus diterapkan di seluruh aktivitas bisnis.Perusahaan perlu menyadari risiko dan mengumpulkan data yang relevan untuk membangun bisnis yang bertahan di masa depan.
Akan ada banyak kerugian yang harus ditanggung apabila prinsip ESG tidak dijalankan di Indonesia, sebab karakteristik geografis negara kepulauan rentan terhadap perubahan iklim dan bencana. Selain itu, penerapan ESG juga terbukti berdampak positif bagi kinerja perusahaan.
3. Pemulihan Ekonomi Nasional
Tahun 2020 – 2021 merupakan tahun yang sangat dinamis bagi ekonomi Indonesia, terutama karena dalam situasi menghadapi pandemic Covid-19.
Terdapat kontraksi atau bahkan ancaman resesi yang membayangi. Ini menjadi tantangan bagi dunia usaha untuk bisa bergerak lebih cepat dalam mengambil keputusan yang tepat. Termasuk BUMN dan anak usahanya harus fokus dan maksimal dalam bidang usaha, memiliki strategi yang matang serta dalam penerapan bisnis dilandaskan pada prinsip GCG. Dengan demikian diharapkan mampu terhindar dari kerugian lebih jauh yang pada gilirannya upaya pemulihan tersebut akan mendorong program pemulihan ekonomi nasional.
BAB IV
SASARAN DAN STRATEGI PELAKSANAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE ROADMAP
TAHUN 2021 - 2025
BAB IV
Sasaran dan Strategi Pelaksanaan Good Corporate Governance Roadmap
Tahun 2021-2025
A. Tujuan dan Strategi Good Corporate Governance Roadmap Tahun 2021-2025
Good Corporate Governance Roadmap
Tahun 2021-2025 disusun dalam rangka mendukung pencapaianvisi dan misi
Perusahaan serta selaras dengan tujuan sasaran dan strategi jangka panjang Perusahaan Tahun 2020-2024.VISI
"Menjadi Perusahaan di bidang industri pupuk, kimia dan agribisnis kelas dunia yang tumbuh dan berkelanjutan."
MISI
• Menjalankan bisnis produk-produk pupuk, kimia serta portofolio investasi dibidang kimia, agro, energi, trading dan jasa pelayanan pabrik yang bersaing tinggi;
• Mengoptimalkan nilai perusahaan melalui bisnis inti dan pengembangan bisnis baru yang dapat meningkatkan pendapatan dan menunjang Program Kedaulatan Pangan Nasional;
• Mengoptimalkan utilisasi sumber daya di lingkungan sekitar maupun pasar global yang didukung oleh SDM yang berwawasan internasional dengan menerapkan teknologi terdepan;
• Memberikan manfaat yang optimum bagi pemegang saham, karyawan dan masyarakat serta peduli pada lingkungan
Setelah dilakukan evaluasi atas capaian pelaksanaan
Good Corporate Governance
Roadmap
periode sebelumnya, serta telah dilakukan juga pemetaan terhadap lingkungan strategis pelaksanaan GCG, maka ditetapkan tujuan serta sasaranGood Corporate Governance Roadmap
beserta strategi pelaksanaannya. Tujuan dan sasaranGood Corporate Governance Roadmap
yang ditetapkan diharapkan dapatmenjawab tantangan/hambatan pada periode sebelumnya serta mampu menjawab isu-isu strategis
Good Corporate Governance Roadmap
ke depan.Untuk mengukur keberhasilan pencapaian tujuan dan sasaran, ditetapkan juga indikator tujuan dan indikator sasaran
Good Corporate Governance Roadmap
. Penetapan indikator tujuan dan sasaran ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai hal yang dapat merepresentasikan sedekat mungkin dengan profil Pupuk Kaltim yang diharapkan serta lebih obyektif karena menggunakan indikator keberhasilan GCG yang dipotret menggunakan standar yang digunakan oleh banyak perusahaan baik secara nasional maupun internasional.Adapun tujuan pelaksanaan
Good Corporate Governance Roadmap
Tahun 2021-2025 secara khusus adalah sebagai tonggak perbaikan tata kelola, memperbaiki regulasi tata kelola, serta meningkatkan praktik tata kelola sesuai dengan standar perusahaan terbuka, dan internasional dalam mewujudkan Pupuk Kaltim yang bersih, berintegritas dan profesional. Pencapaian tujuan ini dapat diukur melalui indikator nasional maupun global diantaranya: Tingkat pemenuhan penerapan tata kelola sesuai dengan standar Kementerian BUMN, Standar Otoritas Jasa Keuangan, Standar ACGS, standar OECD, standar ESG serta berbagai rating yang dilaksanakan oleh pihak ketiga terkait implementasi GCG. Selain akan diukur pada akhir periode,
setiap indikator tersebut juga akan dievaluasi pencapaiannya setiap tahun sebagai dasar bagi pengambilan keputusan terkait aspek strategis GCG pada berbagai tingkatan.B. Sasaran dan Program Strategis Good Corporate Governance Roadmap Tahun 2021-2025
Dalam rangka memastikan pencapaian tujuan
Good Corporate Governance
Roadmap
Tahun 2021-2025 tercapai, strategi pelaksanaanGood Governance
harus ditetapkan sebaik mungkin.Good Corporate Governance Roadmap
Tahun 2021-2025 ini menetapkan hal-hal baru yang tidak ada padaRoadmap
periode sebelumnya namun juga tetap mempertahankan hal-hal baik yang dianggap efektif dariRoadmap
periode sebelumnya. Penambahan hal baru tersebut misalnya adalah ditetapkannya sasaran dan indikator program yang terukur agar ketercapaian perubahan pada setiap area dapat lebih terukur dan dimonitor pencapaiannya.Kerangka
Good Corporate Governance Roadmap
Tahun 2021-2025 disusun dengan 5 (lima) tahapan sasaran strategis yang harus dicapai dalam 5 (lima) tahun kedepan. 5 (lima) tahapan sasaran strategis dijelaskan dalam table berikut:Tabel 2. Sasaran Strategis
Good Corporate Governance Roadmap
Tahun 2021-2025Sasaran Strategis Penjelasan Tahun
Pelaksanaan 1.Transformed Melaksanakan proses transformasi standar
implementasi GCG menuju standar perusahaan terbuka dan internasional melalui kegiatan kajian dan pemetaan awal. Di samping itu membangun kerangka infrastruktur dan soft structure GCG sejalan dengan standar yang dikembangkan agar efektif dalam implementasinya.
2021
2.Integrated Mengintegrasikan berbagai standar GCG yang dikembangkan dan memperkuat kerangka infrastruktur dan soft structure GCG. Proses finalisasi, sosialisasi dan internalisasi dapat dijalankan secara menyeluruh dalam rangka mendorong peningkatan pemahaman dan implementasi.
2022
3.Most Trusted Implementasi GCG didorong untuk dapat membangun kepercayaan dan citra baik.
Kepercayaan yang tinggi bagi pemegang saham dan stakeholder menjadi fokus dan perhatian utama, Berbagai bidang dan fungsi di perusahaan didorong untuk mampu berproses semakin baik dan bernilai tambah sehingga mendapatkan berbagai kepercayaan, apresiasi dan pengakuan secara nasional maupun internasional. Selain itu juga menjadi tujuan best practices bagi perusahaan lain.
2023
4. Culture Budaya Akhlak mampu dipahami dan dapat menjiwai di seluruh aktifitas dilingkungan Perusahaan. Kepatuhan pada etika bisnis dan peraturan perundangan yang berlaku akan membentuk standar perusahaan yang berbudaya tinggi yang pada gilirannya diharapkan mampu mewujudkan produktivitas dan kinerja yang sangat baik didukung dengan kondisi dan praktik yang memadai seperti terwujudnya zero fraud.
2024
5.Sustainable Tercapainya status perusahaan yang memenuhi 2025 standar tata kelola yang baik dengan capaian
tingkat adopsi maksimal dan skor yang sangat tinggi untuk berbagai ukuran baik SK 16 BUMN, OJK, ACGS maupun OECD. Disamping itu perusahaan telah mengadopsi secara maksimal berkaitan aspek keberlanjutan seperti standar GRI maupun ESG.
Sasaran strategis diatas selanjutnya masing masing akan dipetakan berdasarkan fokus, faktor pendorong dan performa kinerja dalam penggunaan istilah sebagai berikut:
1.
GCG Orientation
, merupakan fokus pada arah yang akan dituju setiap tahun dalam penguatan GCG.2.
Main Driver
, merupakan faktor pendorong yang utama dalam penguatan GCG.3.
Main Indicator
, merupakan target atau performa kinerja yang hendak dicapai pada setiap tahapan dan berorientasi pada hasil (outcome
).2021
OrientationGCG • Transformasi GCG menuju
Indicator 1. Kajian dan analisa standar GCG listed company dan
tercapai (zero fraud) 3. OJKFull Comply
ACGS 4. Comply OECD 5. Comply GRI
Standar
Tabel 3. Inisiatif Program dan Target
Good Corporate Governance
TRANSFORMED
SUSTAINABLE
INTEGRATED
MOST TRUSTED
CULTURE
Roadmap
2021-2025A.TRANSFORMED
Target Implementasi Januari – Desember 2021
No. Main Indicator Initiative Program Target
1. Kajian dan analisa standar GCG listed company dan internasional
• Kajian dan analisa kerangka tata kelola based on POJK
• Kegiatan diskusi dan sosialisasi kerangka tata kelola based on POJK
• Kajian dan analisa kerangka tata kelola based on ACGS
• Kegiatan diskusi dan sosialisasi kerangka tata kelola based on ACGS
• Kajian dan analisa kerangka tata kelola based on OECD
• Kegiatan diskusi dan sosialisasi kerangka tata kelola based on OECD
• Kajian dan analisa kerangka tata kelola based on ESG
• Kegiatan diskusi dan sosialisasi kerangka tata kelola based on ESG 2. Review GCG Infrastruktur • Penyempurnan GCG
Code dan soft- structure GCG sesuai perkembangan peraturan dan best practice terbaru
• Draft GCG Code dan soft-structure GCG
penyempurnaan
• Penyempurnan Board Manual sesuai
perkembangan peraturan dan best practice terbaru
• Draft Board Manual penyempurnaan
• Penyempurnaan Roadmap GCG 2021 -2025
• Draft Roadmap GCG 2021 - 2025
3. Pengungkapan implermentasi
standar yang dikembangkan • Pengungkapan Informasi GCG di Annual Report (perkembangan implementasi terbaru)
• Pengungkapan informasi GCG di AR (perkembangan implementasi terbaru)
• Update informasi dan kebijakan GCG dalam tersedia di Website
• Website memuat informasi terkini (up to date)
• Pengungkapan Implementasi GCG dalam Media Internal dan Eksternal
• Media Internal dan Eksternal (Majalah dan Sosial Media) memuat informasi
A.TRANSFORMED
Target Implementasi Januari – Desember 2021
No. Main Indicator Initiative Program Target
(Majalah dan Sosial
Media) implementasi GG
terkini 4. Asesmen GCG standar BUMN,
listed company dan internasional
dan tindak lanjut AOI asesmen GCG
• Asesmen Tahun Buku 2020 berdasarkan SE
• Asesmen Tahun Buku 2020 berdasarkan
• Asesmen Tahun Buku 2020 berdasarkan
• Mengikuti CGPI Award
2020 • Meraih peringkat
Most Trusted
B.INTEGRATED
Target Implementasi Januari – Desember 2022
No. Main Indicator Initiative Program Target
1 Finalisasi & Penguatan GCG Infrastruktur lainnya
• Finalisasi
Penyempurnan GCG Code dan soft- structure GCG sesuai perkembangan peraturan dan best practice terbaru
• Finalisasi • Finalisasi dan
B.INTEGRATED
Target Implementasi Januari – Desember 2022
No. Main Indicator Initiative Program Target
penyempurnan Board Manual sesuai perkembangan peraturan dan best practice terbaru
pengesahan Board Manual
Roadmap GCG 2021 - 2025
• Internalisasi Pedoman dan soft structure GCG
• Sosialisasi Pedoman dan soft structure GCG kepada seluruh karyawan, Dewan Komisaris dan Direksi
• Internalisasi GCG
Roadmap 2021-2025 • Terlaksana sosialisasi GCG Roadmap 2021-2025 2. Pengungkapan implermentasi
standar yang dikembangkan
• Pengungkapan informasi GCG di AR (perkembangan implementasi terbaru)
• Update informasi dan kebijakan GCG dalam Website
(perkembangan implementasi terbaru)
• Informasi Kebijakan GCG tersedia di Website
• Website memuat informasi terkini (up to date)
• Media Internal dan Eksternal (Majalah dan Sosial Media) memuat informasi implementasi GG terkini
3. Asesmen GCG dan tindak lanjut
AOI • Pelaksanaan asesmen
tahun buku 2021
B.INTEGRATED
Target Implementasi Januari – Desember 2022
No. Main Indicator Initiative Program Target
• Asesmen Tahun Buku 2021 berdasarkan SE
• Asesmen Tahun Buku 2021 berdasarkan
• Asesmen Tahun Buku 2021 berdasarkan
Award 2021 • Meraih peringkat Most Trusted
C. MOST TRUSTED
Target Implementasi Januari – Desember 2023
No. Main Indicator Initiative Program Target
1 Apresiasi tertinggi dalam implementasi GCG
C. MOST TRUSTED
Target Implementasi Januari – Desember 2023
No. Main Indicator Initiative Program Target
fungsi pendukung, kinerja organisasi, dan strategi) dalam lingkup nasional dan internasional
proses, fungsi pendukung, kinerja organisasi, dan strategi) dalam lingkup nasional dan internasional 2 Tujuan Benchmark GCG • Memiliki bidang area
yang menjadi best practices atau menjadi tujuan benchmark bagi perusahaan lain
3 Asesmen GCG dan tindak lanjut AOI • Pelaksanaan asesmen tahun buku 2022 Asesmen Tahun Buku
2022 berdasarkan SE OJK 32
• Laporan hasil asesmen tahun buku 2022 berdasarkan SE OJK 32
• Penyelesaian tindak lanjut AOI asesmen berdasarkan SE OJK 32tahun 2022
• Asesmen Tahun Buku 2022 berdasarkan
C. MOST TRUSTED
Target Implementasi Januari – Desember 2023
No. Main Indicator Initiative Program Target
sesuai target
• Asesmen Tahun Buku 2022 berdasarkan
Target Implementasi Januari – Desember 2024
No. Main Indicator Initiative Program Target
1 Nilai Akhlak dipahami dan mengakar
kuat • Pelaksanaan survey
pemahaman budaya akhlak
• Pemahaman budaya akhlak tercapai sangat memadai 2 Etika Bisnis dijalankan, tercapai zero
fraud dan tidak terjadi pelanggaran hukum lain. bisnis termasuk fraud
• Monitoring tingkat kepatuhan peraturan perundang-undangan dan perjanjian dengan pihak ketiga
• Tidak ada sangsi, denda, dan gugatan terkait pelanggaran hukum / kasus hukum dengan pihak ketiga
• Penguatan WBS • Berjalan efektif sesuai kebijakan yang diatur 3 Implementasi budaya sadar risiko • Pelaksanaan
sosialisasi dan • Budaya sadar risiko telah berjalan
D.CULTURED
Target Implementasi Januari – Desember 2024
No. Main Indicator Initiative Program Target
implementasi
manajemen risiko (Risk Culture) 4 Asesmen GCG dan tindak lanjut AOI • Pelaksanaan asesmen
tahun buku 2023 Asesmen Tahun Buku
2023 berdasarkan SE OJK 32
• Laporan hasil asesmen tahun buku 2023 berdasarkan SE OJK 32
• Penyelesaian tindak lanjut AOI asesmen berdasarkan SE OJK 32
tahun 2023 sesuai target
• Asesmen Tahun Buku 2023 berdasarkan
• Asesmen Tahun Buku 2023 berdasarkan
D.CULTURED
Target Implementasi Januari – Desember 2024
No. Main Indicator Initiative Program Target
• Mengikuti CGPI Award 2023
• Meraih peringkat Most Trusted
E.SUSTAINABLE
Target Implementasi Januari – Desember 2025
No. Main Indicator Initiative Program Target
1. Comply SK 16 BUMN Standar • Asesmen GCG Standar SK 16
• Klasifikasi sangat baik dengan capaian skor diatas 96%
2. Comply ACGS Standar • Asesmen GCG Standar
ACGS • Adopsi ACGS dengan
capaian skor diatas
OECD • Adopsi OECD
5. Comply ESG Standar • Mengikuti rating ESG • Full Comply ESG Standar
• Masuk dalam IDX ESG Leaders Index 6. Comply GRI Standar • Mengikuti ajang
Sustainability Rating Award
• Mempertahankan Full Comply GRI Standar
• Mendapatkan penghargaan dari ajang Sustainability Rating Award
7. CGPI Award • Mengikuti CGPI Award
2024
• Meraih peringkat Most Trusted
BAB V
MANAJEMEN PELAKSANAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE ROADMAP
TAHUN 2021 - 2025
Bab V
Manajemen Pelaksanaan
Good Corporate Governance Roadmap Tahun 2021-2025
A. Pelaksana Good Corporate Governance Roadmap 2021-2025
Pelaksanaan
Good Corporate Governance Roadmap
2021 – 2025 dapat berjalan dengan baik apabila pengelolaan dilakukan secara benar dan efektif. PengelolaGood Corporate Governance
(GCG) berperan penting untuk memastikan seluruh rencana aksi dapat dilaksanakan sesuai dengan target dan jadwal yang telah ditentukan. Berikut struktur pengelolaGood Corporate Governance Roadmap
2021 - 2025:Gambar 4. Struktur Pengelola
Good Corporate Governance Roadmap
Tahun 2021-2025Direktur Penanggung Jawab
Good Corporate Governance(Direktur Keuangan dan Umum)
Koordinator Tim Pelaksana
Good Corporate Governance Roadmap(SVP
Sekretaris Perusahaan)
Tim Pelaksana
Good Corporate Governance Roadmap (VP Tata Kelola Perusahaan dan
Manajemen Risiko)
Leading Sector
Good Corporate Governance Roadmap
1. Direktur Penanggung Jawab
Good Corporate Governance
Penanggung jawab pelaksanaan
Good Corporate Governance Roadmap
diamanatkan kepada Direktur Utama sebagai penanggung jawab GCG, dibantu oleh Sekretaris Perusahaan yang berfungsi sebagai pelaksana supervisi bagi Tim PelaksanaGood Corporate Governance Roadmap
.Penanggung jawab pelaksanaan GCG bertugas untuk:
a. Menetapkan arah kebijakan Tata Kelola sebagai landasan pelaksanaan
Good Corporate Governance Roadmap
untuk mewujudkan tata kelola yang baik;b. Menetapkan program strategis pelaksanaan
Good Corporate Governance Roadmap
; danc. Memberikan arahan atas permasalahan dan hambatan pelaksanaan
Good Corporate Governance Roadmap
yang tidak dapat diselesaikan oleh Tim ImplementasiGood Corporate Governance Roadmap
.2. Tim Implementasi
Good Governance Roadmap
Pelaksanaan
Good Corporate Governance Roadmap
diamanatkan kepada Sekretaris Perusahaan yang berfungsi sebagai pelaksana supervisi bagi Tim PelaksanaGood Corporate Governance Roadmap
. Dalam rangka mendukung pelaksanaanroadmap
mampu berjalan efektif maka implementasinya dijalankan oleh Tim GCG dibawah koordinasi VP Tata Kelola dan Manajemen RisikoTim Implementasi
Good Corporate Governance Roadmap
bertugas untuk:a. Merumuskan kebijakan dan strategi operasional
Good Corporate Governance Roadmap
;b. Melakukan pembinaan, pemantauan dan evaluasi kemajuan pelaksanaan
Good Corporate Governance Roadmap
sesuai dengan perannya;c. Menetapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk menegakkan kepatuhan atas standar-standar bagi pelaksanaan program
Good Corporate Governance Roadmap
;d. Melaporkan kemajuan pelaksanaan
Good Corporate Governance Roadmap
. e. MelaksanakanGood Corporate Governance Roadmap
dan program-programprioritas;
f. Menjaga kesinambungan program-program yang telah berjalan dengan baik;
g. Melakukan
monitoring
dan evaluasi berkala terhadap pelaksanaanGood Governance Roadmap
di Perusahaan;h. Melakukan penyesuaian-penyesuaian yang diperlukan agar target yang dihasilkan selalu dapat menyesuaikan kebutuhan Perusahaan.
3.
Leading Sector Good Corporate Governance Roadmap
Dalam rangka memastikan program
Good Corporate Governance Roadmap
berjalan secara masif dan dilaksanakan sampai unit-unit kerja, maka diperlukan keterlibatan aktif dari setiap pimpinan unit kerja sebagaileading sector,
sehingga programGood Corporate Governance Roadmap
mampu dilaksanakan sesuai target yang direncanakan.B. Monitoring dan Evaluasi
Monitoring
pelaksanaanGood Corporate Governance Roadmap
dilakukan dalam tingkatan lingkup unit/satuan kerja.Monitoring
dilakukan untuk mempertahankan agar rencana aksi yang dituangkan dalamGood Corporate Governance Roadmap
dapat berjalan sesuai dengan jadwal, target-target, dan tahapan sebagaimana telah ditetapkan. Dari prosesmonitoring
, berbagai hal yang perlu dikoreksi dapat langsung dikoreksi pada saat kegiatan/programGood Corporate Governance Roadmap
dilaksanakan, sehingga tidak terjadi penyimpangan dari target-target yang telah ditentukan.Monitoring
dilakukan melalui beberapa media sebagai berikut:1. Pertemuan rutin implementasi
Good Corporate Governance Roadmap
bersama unit kerja terkait untuk memantau perkembangan GCG masih sesuai dengan target-target yang ada; dan2. Pertemuan rutin internal Tim Pelaksana
Good Corporate Governance Roadmap
untuk memantau perkembangan GCG dan memberikan laporan kepada Direksi terkaitmonitoring
dan evaluasinya.Evaluasi dilakukan untuk menilai kemajuan pelaksanaan GCG secara keseluruhan termasuk tindak lanjut hasil monitoring yang dilakukan pada saat pelaksanaan kegiatan. Evaluasi dilakukan mulai dari unit kerja di lingkungan Perusahaan. Hasil evaluasi diharapkan dapat secara terus-menerus memberikan masukan terhadap pelaksanaan
Good Corporate Governance Roadmap
di tahun-tahun berikutnya.C. Pendanaan
Setiap program dan kegiatan yang tertuang dalam Good Corporate Governance Roadmap harus mampu terakomodir dalam setiap tahap perencanaan Rencana Kerja dan Anggaran setiap tahun. Hal ini dilakukan agar program dan kegiatan dalam Good Corporate Governance Roadmap mampu dibiayai melalui penganggaran unit kerja.
D. Sinkronisasi Good Governance Roadmap Dengan Rencana Strategis
Untuk menjaga keselarasan, komitmen, dan keberlanjutan pelaksanaan
Good Corporate Governance Roadmap di setiap lini, maka penting bagi unit
kerja untuk menyelaraskan program kerjanya. Keselarasan perlu dijaga dan
dikontrol pelaksanaannya baik oleh Perusahaan maupun unit kerja terkait yang
berperan dan bertanggung jawab atas implementasi Good Corporate
Governance Roadmap .
BAB VI
PENUTUP
Bab VI Penutup
Good Corporate Governance Roadmap
2021-2025 disusun sebagaigrand design
atau peta jalan implementasi tata kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance
) secara terukur untuk mencapai tata kelola terbaik kelas dunia. ImplementasiGood Corporate Governance Roadmap
2021-2025 diharapkan dapat mendorong keberadaan Perusahaan memiliki manfaat dan nilai tambah yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi.Pupuk Kaltim berkomitmen akan terus meningkatkan kualitas tata kelolanya.
Perubahan