BAB VII BEBERAPA KONSEPSI TOPOLOGI DI R
D. Latihan 7
1. Jika π₯ ο (0, 1) dan ο₯ = πππ {π₯, 1 β π₯}. Tunjukkan jika |π’ β π₯| οΌο₯
maka π’ ο (0, 1).
2. Tunjukkan bahwa interval (π,ο₯) dan (βο₯, π) adalah buka, dan interval [π,ο₯) dan (βο₯, π] adalah tutup.
3. Tulislah bukti sifat himpunan buka (ii) dengan menggunakan induksi matematika.
4. Buktikan bahwa jika πΊπ = (0, 1 +1 n) untuk π ο π maka
ο
ο₯=1 n
Gn
= (0, 1]
5. Tunjukkan bahwa himpunan semua bilangan asli π adalah tutup.
6. Tunjukkan bahwa π΄ = { 1n | π ο π } tidak tutup, tetapi π΄ βͺ {0}
himpunan tutup.
7. Tunjukkan bahwa himpunan bilangan rasional π tidak buka atau tidak tutup.
8. Tunjukkan bahwa jika πΊ himpunan buka dan πΉ himpunan tutup maka πΊ/ πΉ adalah himpunan buka dan πΉ/πΊ adalah himpunan tutup.
9. Tunjukkan bahwa π΄ ο π buka jika dan hanya jika setiap titik di π΄ merupakan titik interior π΄.
10. Tunjukkan bahwa setiap himpunan π΄ dan π΄π memiliki tepat sama titik boundary.
11. Tunjukkan bahwa πΊ ο π himpunan buka jika πΊ tidak memuat titik boundary-nya.
12. Tunjukkan bahwa πΉ ο π himpunan tutup jika πΉ memuat semua titik boundary-nya.
13. Jika π΄ ο π maka tunjukkan bahwa π΄π adalah himpunan buka dan π΄π merupakan himpunan buka terbesar yang dimuat π΄.
100 | Bab VII Beberapa konsepsi topologi di R
14. Tunjukkan bahwa titik π§ ο π΄o jika dan hanya jika π§ titik interior π΄.
15. Misalkan π΄ dan π΅ subset π . Tunjukkan bahwa (a) π΄πο π΄
(b) (π΄π)π = π΄π
(c) (π΄ β© π΅)π = π΄π β© π΅π (d) (π΄π βͺ π΅π) ο (π΄ βͺ π΅)π
16. Tunjukkan bahwa titik π€ οS jika dan hanya jika π€ merupakan titik interior π atau titik boundary π.
17. Berikan contoh π΄ ο π sedemikian hingga π΄π = ο dan A = π .
18. Jika πΊ himpunan buka dan π₯ ο πΊ maka tunjukkan bahwa Ax dan Bx pada bukti teorema π΅. 7.3 tidak kosong.
19. Tunjukkan bahwa setiap titik pada himpunan Cantor merupakan titik cluster dari πΉ.
20. Tunjukkan bahwa setiap setiap titik pada himpunan Cantor merupakan titik cluster dari πΉπ.
21. Tunjukkan bahwa himpunan Cantor merupakan barisan interval tersarang.
22. Tunjukkan bahwa himpunan Cantor tidak kosong
23. Tunjukkan bahwa setiap titik pada himpunan Cantor merupakan titik cluster dari Fc.
24. Tunjukkan bahwa himpunan Cantor merupakan barisan interval tersarang.
25. Tunjukkan bahwa himpunan Cantor tidak kosong.
BAB VIII
BARISAN DAN LIMIT BARISAN REAL
Pada bab ini dibahas mengenai barisan secara konseptual yang akan menghasilkan beberapa karakteristik yang dimilikinya. Mengingat kembali bahwa yang dimaksud dengan suatu barisan pada suatu himpunan π adalah suatu fungsi dari himpunan π = {1, 2, 3, . . . } dengan daerah hasilnya di π. Selanjutnya dalam bab ini hanya diperhatikan barisan di π .
A. Definisi dan Terminologi
Definisi A.8.1: Barisan bilangan real adalah suatu fungsi dari himpunan π dengan daerah hasil yang termuat di π .
Dengan kata lain, suatu barisan di π memasangkan setiap bilangan asli π = 1, 2, 3, β¦ secara tunggal dengan bilangan real. Bilangan real yang diperoleh tersebut disebut elemen, atau nilai, atau suku dari barisan tersebut. Hal yang biasa untuk menuliskan elemen dari π yang berpasangan dengan nilai π, dengan suatu simbol seperti π₯π (atau ππ, atau π§π). Jadi bila π: π β π suatu barisan, sering kali nilai π pada π ditulis dengan π₯π, dari pada π(π), sering kali barisan ini ditulis dengan notasi
π, (π₯π) , ( π₯π: π β π)
digunakannya kurung untuk menyatakan bahwa urutan barisan tersebut diturunkan dari π. Jadi, dibedakan antara penulisan π = (π₯π: π β π), yang suku-sukunya mempunyai urutan dan himpunan
102 | Bab VIII Barisan dan Limit Barisan
nilai-nilai dari barisan tersebut { π₯π: π β π} yang urutannya tidak diperhatikan. Sebagai ilustrasi, barisan π βΆ= ( ( β1 )π: π β π) yang suku-sukunya berganti-ganti -1 dan 1, sedangkan himpunan nilai barisan tersebut { ( β1 )π: π β π} sama dengan {β1, 1}.
Dalam mendefinisikan barisan sering lebih mudah dengan menulis secara berurutan suku-sukunya, dan berhenti setelah aturan formasinya kelihatan. Jadi kita boleh menulis
π βΆ= (1 2,1
4,1 6,1
8 β¦ )
Meskipun metode yang lebih baik adalah bentuk umum π = ( 1
2π βΆ π β π)
atau secara sederhana π = (2π1) cara lain menentukan nilai π₯1dan memberi rumus untuk π₯π+1 (π β₯ 1) secara umum dapat ditetapkan π₯1 dan memberikan rumus untuk π₯π+1 dari π₯1, π₯2,β¦,π₯π. barisan ini dikatan secara induktif atau rekursif.
Definisi A.8.2: Barisan π = (π₯π) dalam π adalah konvergen pada π₯ βοΌ² atau πππππ‘ ππππ(ππ) jika setiap ο₯> 0 maka terdapat bilangan asli πΎ(ο₯) untuk semua π β₯ πΎ(ο₯) maka suku-suku π₯π memenuhi
|π₯πβ x| < π. Jika barisan memiliki limit disebut bahwa barisannya konvergen, jika limitnya tidak ada maka barisannya divergen.
Catatan:
Notasi πΎ(ο₯) digunakan untuk menekankan πΎ bergantung pada ο₯.
Namun sering kali lebih mudah untuk menuliskan πΎ daripada πΎ(ο₯).
Dalam banyak nilai βkecilβ nilai ο₯ dari K untuk jarak |π₯πβ x| antara ππ dan π₯ kurang dari ο₯ untuk semua π β₯ π = πΎ(ο₯)
πΏππ π = π₯ atau πππ ππ = π₯.
digunakan simbol ππ β π± menunjukkan secara intuitif nilai ππ
βmendekatiβ bilangan π₯ seperti π β β.
Adalah penting untuk menyadari bahwa konvergensi (atau divergensi) dari suatu barisan π = (π₯π) hanya bergantung pada 'βperilaku akhirβ dari ketentuan. Dengan ini kita berarti bahwa jika, untuk setiap bilangan asli π, kita menjatuhkan suku π pertama dari barisan, maka barisan yang dihasilkan ππ menyatu jika dan hanya jika barisan orisinal menyatu, dan dalam hal ini, batasnya adalah sama. Kami akan menyatakan ini secara resmi setelah kami memperkenalkan gagasan βekorβ dari suatu barisan.
Definisi A.8.3
Jika π = (π₯1, π₯2, β¦ , π₯π, β¦ ) adalah barisan bilangan real dan jika π adalah bilangan asli, maka π β ππππ dari π adalah barisan ππ = (ππ+π: π β π) = (ππ+1, ππ+2, β¦ )
Sebagai ilustrasi 3 β ππππ barisan dari π = (2,4,6,8,10, . . .2π, . . . ) adalah barisan π3 = (8,10,12, . . .2π + 6, . . . )
B. Beberapa Teorema
Teorema B.8.1(πΎππ‘π’πππππππ πΏππππ‘): Suatu barisan di R memiliki paling banyak satu limit.
104 | Bab VIII Barisan dan Limit Barisan
Bukti:
Misalkan untuk π₯β² dan π₯β²β² kedua Limit dari (ππ) untuk setiap ο₯οΎ 0 terdapat π², sedemikian hingga |π₯πβ π±β²| < ο₯
π untuk semua π ο³ πΎβ , dan πΎβ sedemikian hingga |ππβ π"| < ο₯
π untuk semua π ο³ πΎβ . Ambil K yang lebih besar dari πΎβ dan πΎβ kemudian untuk π ο³ πΎ kita diterapkan ketidak samaan segitiga untuk mendapatkan
|πβ²β π₯β²β²| = |πβ²β ππ + ππβ π"|
β€ |πβ²β ππ| + |ππβ π"| < ο₯
2+ο₯
2= π
karena ο₯ >0 adalah sebarang bilangan positif disimpulkan bahwa πβ²β πβ²β² = 0 untuk π₯ β π πππ ο₯οΎ 0 disebut ο₯β ππππβπππβπππ dari x yaitu himpunan ππ (π₯) = {π’ β π : |π’ β π₯ | < ο₯}. Karena π’ β ππ (π₯) ekuivalen | π’ β π₯| <ο₯ definisi konvergen dari barisan dapat diformulasikan dalam hal suku-suku terdekatnya. Barisan ππ
konvergen ke π₯ akan diberikan dalam pernyataan berbeda pada beberapa teorema berikut.
Teorema B.8.2
π = (π₯π) adalah barisan bilangan real dan π₯ β π Pernyataan berikut ekuivalen.
(a) π ππππ£πππππ ππ π₯.
(b) untuk setiap ο₯ >0, terdapat bilangan asli πΎ sehingga untuk semua π β₯ πΎ, suku-suku π₯π memenuhi |π₯πβ π₯| < ο₯.
(c) untuk setiap ο₯ > 0, terdapat bilangan asli πΎ sehingga untuk semua π β₯ πΎ, suku-suku π₯π memenuhi π₯ β ο₯ < π₯π < π₯ + π.
(d) untuk setiap ο₯β ππππβπππβπππ ππππ π₯, β²ππ (π₯)β² terdapat bilangan asli πΎ sehingga untuk semua π β₯ πΎ, suku-suku π₯π milik ππ(π₯).
Bukti:
Ekivalensi dari (a) dan (b) merupakan definisi. Sedangkan ekivalensi dari (b), (c), dan (d) mengikuti implikasi berikut:
(a) β (b) Jelas (dari definisi).
(b) β (c) |π₯πβ π₯| <ο₯ β -ο₯ < π₯π- π₯ <ο₯ β π₯ - ο₯ < π₯π < π₯ + ο₯. (c) β (d) π₯ β ο₯ < π₯π < π₯ + ο₯ β π₯π ο (π₯ - ο₯, π₯ + ο₯) β π₯π ο πο₯ (π₯).
(d) β (a) π₯π ο πο₯ (π₯) β π₯ β ο₯ < π₯π οΌ π₯ + ο₯β |π₯πβ π₯| <ο₯. Catatan:
Definisi limit barisan bilangan real digunakan untuk membuktikan bahwa nilai π₯ yang telah ditetapkan merupakan limit. Hal ini tidak menentukan berapa nilai limit seharusnya. Sehingga diperlukan latihan untuk sampai kepada dugaan (conjecture) nilai limit dengan perhitungan langsung suku-suku barisan tersebut. Dalam hal ini komputer akan sangat membantu.
Namun demikian untuk menunjukkan bahwa suatu barisan π = (π₯π) tidak konvergen ke π₯, cukup dengan memilih π0 > 0 sehingga berapa pun nilai πΎ yang diambil, diperoleh suatu ππ > πΎ sehingga π₯ππ tidak terletak dalam ππ (π₯).
106 | Bab VIII Barisan dan Limit Barisan
Teorema B.8.3: Misalkan π = (π₯π βΆ π β π) suatu barisan bilangan real dan π β π. Maka ππππ β π adalah ππ = (π₯π+π: π β π) dari π konvergen jika dan hanya jika π konvergen, dalam hal ini, lim ππ = lim π.
Bukti:
Ambil sebarang π β π,
suku ke-π dari ππ merupakan suku ke (π + π) dari π.
Dengan cara yang sama bila π > π, maka suku ke-π dari π merupakan suku ke (π β π) dari ππ.
Asumsikan π konvergen ke π₯. Maka untuk sebarang π > 0, bila suku-suku dari π untuk π β₯ πΎ(π) memenuhi |π₯πβ π₯| < π, maka suku-suku dari ππ dengan π β₯ πΎ(π) β π memenuhi |π₯π β π₯| < π. Jadi kita dapat memilih πΎπ (π) = πΎ(π) β π, sehingga ππ juga konvergen ke π₯.
Sebaliknya, bila suku-suku dari ππ untuk π β₯ πΎπ (π) memenuhi
|π₯π β π₯| < π, maka suku-suku dari π dengan π β₯ πΎ(π) + π memenuhi
|π₯πβ π₯| < π.
Jadi kita dapat memilih πΎ (π) = πΎπ (π) + π.
Karena itu, π konvergen ke π₯ jika dan hanya jika ππ konvergen ke π₯.
Kadang-kadang kita akan mengatakan suatu barisan π pada akhirnya mempunyai sifat tertentu bila beberapa ekor π mempunyai sifat tersebut. Sebagai contoh, kita katakan bahwa barisan (3, 4,5, 5, 5, . . . ,5, . . . ) pada akhirnya βkonstanβ. Di lain pihak, barisan (3, 5, 3, 5, . . . , 3, 5, . . . ) pada akhirnya tidaklah konstan.
Gagasan kekonvergenan dapat pula dinyatakan dengan begini: Suatu barisan π konvergen ke π₯ jika dan hanya jika suku-suku dari π pada akhirnya terletak di dalam π β πππππππβπππ dari π₯.
Dalam menetapkan bahwa bilangan π₯ adalah limit dari suatu barisan (ππ), kita sering mencoba untuk menyederhanakan perbedaan
|π₯πβ π₯| sebelum mempertimbangkan suatu π > 0 dan menemukan πΎ(π) sebagaimana disyaratkan oleh definisi limit. Ini dilakukan di beberapa contoh yang dibahas di bawah. Hasil selanjutnya adalah pernyataan yang lebih formal dari ide ini, dan contoh-contoh yang mengikuti menggunakan pendekatan ini.
Teorema B.8.4
Misalkan ππ barisan bilangan real dan π₯ β π . Bila (ππ) merupakan suatu barisan bilangan real positif dengan πππ (ππ) = 0 dan jika untuk suatu konstanta πΆ > 0 dan suatu π β π, dan berlaku
|π₯πβ π₯| < πΆππ untuk semua π β₯ π maka πππ (π₯π) = π₯
Bukti :
Misalkan diberikan π > 0, karena lim (ππ) = 0, maka terdapat bilangan asli πΎ = πΎ (π/πΆ), sehingga bila π β₯ πΎ maka
ππ = |ππβ 0| < π/πΆ.
Karena itu hal ini mengakibatkan bila π β₯ πΎdan π β₯ π, maka
|π₯πβ π₯| β€ πΆππ < πΆ(π/πΆ) = π atau |π₯πβ π₯| < π Karena π > 0 sebarang, disimpulkan bahwa π₯ = πππ (ππ)
108 | Bab VIII Barisan dan Limit Barisan
Maka sepuluh suku pertama barisan Fibonacci dapat dilihat sebagai πΉ = (1, 1, 2, 3,5, 8, 13, 21, 34, 55, . . . )
Sekarang akan kita kenalkan cara-cara penting dalam mengkonstruksi barisan baru dari barisan-barisan yang diberikan.
Contoh C.8.2
oleh karena itu dapat ditegaskan bahwa barisan (1
π) konvergen ke 0.
(b) πππ ( π
ππ+π) = 0,
Diberikan sebarang ο₯ > 0. Untuk menentukan πΎ, pertama perhatikan bahwa jika π Ο΅ π maka
| π
ππ+π| < π
ππ β€π
π sekarang pilih πΎ sedemikian hingga 1
πΎ <ο₯. Seperti pada poin (a) di
Jadi telah ditunjukkan bahwa limit dari barisan tersebut 0.
(c) πππ (ππ+π
π+π) = 3
Diberikan ο₯ > 0, akan didapatkan ketidaksamaan
|ππ+π
π+π β π| < ο₯ (8.1) apabila nilai π cukup besar,
Pertama menyederhanakan ekspresi di bagian kiri.
110 | Bab VIII Barisan dan Limit Barisan dan disini (8.1) berlaku. Dengan demikian limit dari barisan tersebut adalah 3. jika diberikan sebarang π > 0 dapat dilihat bahwa
ππ < πβ π ππ π < ln πβ π > ln π
ln π.
(ketidaksamaan terakhir adalah kebalikannya karena ln π < 0) jadi jika dipilih bilangan asli πΎ dengan πΎ >ln π
Catatan: Permainan K(ο₯) dalam konvergensi barisan, salah satu cara untuk menjaga hubungan antara ο₯ dan K sebagai permainan yang disebut πΎ(ο₯). Dalam permainan ini pemain A menegaskan bahwa angka π₯ tertentu adalah limit dari suatu barisan (π₯π). Pemain B menantang pernyataan ini dengan memberikan pemain A nilai tertentu untuk ο₯ > π pemain A harus menanggapi tantangan dengan menghasilkan nilai K sedemikian rupa sehingga |π₯πβ π₯| < ο₯ untuk semua π > πΎ. Jika pemain A selalu mampu menemukan nilai K yang memenuhi, maka dia menang, namun jika pemain B dapat memberikan nilai spesifik ο₯ > π untuk pemain A tidak dapat merespon secara memadai, maka pemain B menang dan kami menyimpulkan bahwa barisannya konvergen ke π₯.
Untuk menunjukkan bahwa π₯ = (π₯π) tidak konvergen ke π₯ cukup ditunjukkan sebuah bilangan ο₯π > 0 sehingga tidak dapat memilih bilangan asli K. Seorang dapat menemukan ππ yang memenuhi ππ β₯ π seperti |πππβ π| β₯ ο₯π (akan di bahas lebih rinci dalam bab 13)
Contoh C.8.3
Barisan (0, 2, 0, 2, . . , 0, 2, β¦ ) tidak konvergen ke 0.
Jika pemain A menegaskan bahwa 0 adalah limit dari barisan ia akan kehilangan permainan K(ο₯) ketika pemain B memberi nilai ο₯ < π untuk memastikan maka pemain B memberi nilai ο₯0 = 1 maka pemain A tidak dapat menemukan bilangan K. selanjutnya pemain B merespon dengan memilih bilangan genap π > πΎ. nilai yang sesuai adalah ππ = 2 maka dari itu |ππβ π| = 2 > 1 maka 0 bukan limit barisan.
112 | Bab VIII Barisan dan Limit Barisan memberikan bukti kedua yang mengilustrasikan penggunaan πΎππ‘πππππ πππππ π΅πππππ’πππ (lihat contoh 5 bab 2).
Khususnya, jika π = 0,8, sehingga π = 0,25, dan jika kita diberikan π = 0,01, maka ketidaksamaan sebelumnya memberi kita πΎ(π) =0,014 = 400. Membandingkan dengan contoh πΆ8.2. (π), dimana kita memperoleh πΎ = 21, kita melihat metode estimasi tidak memberikan nilai βterbaikβ dari πΎ. Namun, untuk tujuan menetapkan limit, ukuran πΎ tidak terduga.
(c) Bila πΆ > 0, maka lim(ππ) = 1.
Untuk kasus πΆ = 1 mudah karena lim(π1π) = 1 merupakan barisan konstan (1, 1, 1, . . . ) yang jelas konvergen ke 1.
Bila π > 1, maka π1π = 1 + ππ untuk suatu ππ > 0. Dengan menggunakan πππ‘πππ πππππ π΅πππππ’πππ ππππ‘πβ 5 (πππ 2 βππ. 31)
C = (1+ ππ)π β₯ 1 + πππ untuk π β π
Karenanya π β 1 β₯ πππ, sehingga ππ β€ (c β 1)/n. Akibatnya akan mempunyai
|π1πβ 1| = ππ β€ (π β 1)1
π untuk semua π β π.
Dengan menggunakan π‘πππππππ΅. 8.4 diperoleh lim(π1π) = 1 maka c > 1.
Sedangkan bila 0 < C < 1; maka (ππ1) = 1/(1 + βπ) untuk suatu βπ >
0. Dengan menggunakan πππ‘πππππ πππππ π΅πππππ’πππ diperoleh
π = 1
(1 + βπ)π β€ 1
1 + πβπ < 1 πβπ
yang diikuti oleh 0 < βπ < 1/ππ untuk semua π β π. Karenanya kita mempunyai
0 < 1 β πΆ1π = βπ
1 + βπ < βπ < 1 ππ Sehingga:
|πΆ1πβ 1| < (1
π)1
π untuk semua π β π.
Dengan menggunakan π‘ππππππ π΅. 8.4 diperoleh, πππ(ππ1) = 1 apabila 0 < c < 1.
(d) πππ (ππ1) = 1.
Karena ππ1 > 1 untuk π > 1. Akibatnya dapat ditulis
114 | Bab VIII Barisan dan Limit Barisan menurut sifat π΄ππβππππππ terdapat bilangan asli ππ sehingga π2
π < π2.
1. Barisan (π₯π) didefinisikan oleh rumus suku ke β n. Tuliskan lima suku pertama dalam setiap barisan berikut:
(a) π₯π βΆ= 1 + (β1)π
2. Diberikan beberapa suku pertama barisan (π₯π) berikut. Suku-suku barisan tersebut membentuk pola bilangan, sehingga Suku- suku-suku berikutnya dapat ditentukan. Tentukan Rumus untuk suku-suku ke-n dari barisan π₯π tersebut.
(a) 5,7,9,11, . .. 5. Gunakan definisi limit dari barisan untuk menunjukkan
berlakunya limit-limit berikut.
116 | Bab VIII Barisan dan Limit Barisan
7. Misalkan π₯π βΆ= 1
ln(π+1) untuk π β π
(a) Gunakan definisi limit untuk menunjukkan lim (π₯π) = 0 (b) Temukan nilai spesifik πΎ(π) seperti yang diperlukan dalam
definisi limit untuk masing-masing (i) π = 1
2 (ii) π = 1
10
8. Buktikan bahwa lim (π₯π) = 0 jika dan hanya jika (|π₯π|) = 0. Berikan contoh untuk menunjukkan bahwa kekonvergennan dari (|π₯π|) tidak mengimplikasikan kekonvergenan dari (π₯π).
9. Tunjukkan bahwa jika π₯π β₯ 0 untuk semua π β π dan lim (π₯π) =
18. Jika lim (xn) = π₯ > 0, tunjukkan bahwa terdapat bilangan asli K sedemikian hingga jika n β₯ K, maka 1
2π₯ < π₯π < 2π₯.
118 | Bab VIII Barisan dan Limit Barisan
< πππππ >
BAB IX
KEKONVERGENAN BARISAN BILANGAN REAL A. Definisi dan Terminologi
Pada bagian ini akan diperoleh beberapa hasil yang memungkinkan untuk mengevaluasi limit-limit barisan bilangan real tertentu. Hasil ini akan memperluas koleksi sifat-sifat barisan konvergen. Dimulai dengan membangun sifat-sifat penting dari barisan konvergen yang akan diperlukan di bagian ini dan selanjutnya.
Definisi A.9.1: Barisan bilangan real π = (π₯π) dikatakan terbatas jika ada bilangan real π > 0 sedemikian hingga |π₯π| β€ π untuk semua π β π.
Jadi, barisan (π₯π) terbatas jika dan hanya jika {π₯π: π β π} nilai-nilainya adalah subset terbatas dari π .
Sekarang akan didefinisikan operasi penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian barisan. Definisi ini akan memudahkan kita dalam memeriksa bagaimana proses limit berinteraksi dengan operasi-operasi tersebut.
Definisi A.9.2: Jika π = (ππ), π = (ππ) dan π = (ππ) adalah barisan bilangan real serta π β π , maka didefinisikan jumlah, selisih, perkalian dan pembagian sebagai berikut:
(i) π + π: = (π₯π+ π¦π) (ii) π β π β (π₯π β π¦π) (iii) π. π: = (π₯π. π¦π) (iv) ππ β (ππ₯π).
120 | Bab IX Kekonvergenan Barisan Bilangan Real
(v) π/π = (π₯π/π§π), dengan π§π β 0 untuk semua π β π
B. Beberapa Teorema
Teorema B.9.1: Barisan bilangan real yang konvergen adalah terbatas Bukti:
Anggaplah πππ (π₯π) = π₯ dan misalkan π = 1. Maka ada bilangan asli πΎ = πΎ(1) sedemikian hingga |π₯π β π₯| < 1 untuk semua π β₯ πΎ. Dengan menerapkan Ketidaksamaan segitiga untuk π β₯ πΎ diperoleh
|π₯π| = |π₯πβ π₯ + π₯| β€ |π₯π β π₯| + |π₯| < 1 + |π₯|
Jika diatur,
π β sup {|π₯1|, |π₯2|, β¦ , |π₯πβ1|, 1 + |π₯|}
Maka berlakulah bahwa |π₯π| β€ π untuk semua π β π.
Catatan:
Model pembuktian lain menggunakan Bahasa π β ππππβπππβπππ π₯ Barisan bilangan real (π₯π) konvergen adalah terbatas.
Jika ππ(π₯) adalah π β ππππβπππβπππ π₯ dengan πππ (π₯π) = π₯, maka semua kecuali sejumlah terhingga dari suku-suku barisan milik ππ(π₯). Oleh karena itu, karena ππ(π₯) dengan jelas terbatas dan himpunan terhingga juga terbatas, maka barisannya terbatas.
Teorema B.9.2: (a) Misalkan π = (π₯π) πππ π = (π¦π) merupakan barisan bilangan real yang masing-masing konvergen ke π₯ dan π¦, dan misalkan π β π . Maka barisan π + π, π β π, π. π, πππ ππ masing-masing konvergen ke π₯ + π¦, π₯ β π¦, π₯π¦, πππ ππ₯.
(b) Jika π = (π₯π) konvergen ke π₯ dan π = (π§π) adalah barisan bilangan real tidak nol yang konvergen ke π§ dan jika π§ β 0, maka hasil bagi barisan π/π konvergen ke π₯/π§.
Bukti:
(a) Untuk menunjukkan bahwa lim(π₯π+ π¦π) = π₯ + π¦, perlu diperkirakan besarnya |(π₯π+ π¦π) β (π₯ + π¦)|. Untuk melakukan ini digunakan πππ‘πππππ πππππ π ππππ‘πππ π΅. 3.2 untuk mendapatkan
|(π₯π+ π¦π) β (π₯ + π¦)| = |(π₯πβ π₯) + (π¦πβ π¦)|
β€ |(π₯πβ π₯) + (π¦πβ π¦)|
Karena (π₯π) βΆ π₯ jika π > 0 terdapat bilangan asli πΎ1 sehingga jika π β₯ πΎ1, maka |π₯πβ π₯| < π/2;
Begitu juga karena (π¦π) βΆ π¦ ada bilangan asli πΎ2 sehingga jika π β₯ πΎ2, maka |π¦πβ π¦| < π/2. Oleh karena itu jika dipilih πΎ(π) β sup {πΎ1, πΎ2}, berarti bahwa jika π β₯ πΎ(π) maka,
|(π₯π+ π¦π) β (π₯ β π¦)| β€ |(π₯πβ π₯) + (π¦πβ π¦)| < 1 2π +1
2π = π
Karena π > 0 sebarang, dapat disimpulkan bahwa π + π = (π₯π + π¦π) konvergen ke π₯ + π¦.
Dengan argumen yang sama dapat digunakan untuk menunjukkan bahwa π β π = (π₯πβ π¦π) konvergen ke (π₯ β π¦).
Untuk menunjukkan bahwa π. π = (π₯π. π¦π) konvergen ke π₯π¦, dibuat perkiraan besarnya,
|π₯ππ¦πβ π₯π¦| β€ |(π₯ππ¦πβ π₯ππ¦) + (π₯ππ¦ β π₯π¦)|
β€ |π₯π(π¦π β π¦) + (π₯π β π₯)π¦| = |π₯π||(π¦πβ π¦)| + |(π₯π β π₯)||π¦|
122 | Bab IX Kekonvergenan Barisan Bilangan Real
Menurut π‘ππππππ π΅. 9.1 terdapat bilangan real π1 > 0 seperti pada
|π₯π| β€ π1 untuk semua π β π dan jika ditetapkan π β sup {π1, |π¦| }. Maka diperoleh,
|π₯ππ¦πβ π₯π¦| β€ π|π¦π β π¦| + π|π₯π β π₯|
Dari kekonvergenan π dan π kita simpulkan bahwa jika π > 0 diberikan, maka ada bilangan asli πΎ1 dan πΎ2 sehingga jika π β₯ πΎ1 maka
|π₯πβ π₯| < π/2π, dan jika π β₯ πΎ2 maka |π¦πβ π¦| < π/2π. Sekarang jika dimisalkan πΎ(π) = sup {πΎ1, πΎ2}; maka untuk semua π β₯ πΎ(π) disimpulkan bahwa
|π₯ππ¦πβ π₯π¦| β€ π|π¦π β π¦| + π|π₯π β π₯|
< π ( π
2π) + π ( π
2π) = π
Karena π > 0 adalah sebarang, ini membuktikan bahwa barisan bilangan real π. π = (π₯ππ¦π) kenvergen ke π₯π¦.
Dengan cara yang sama dapat dibuktikan bahwa ππ = (ππ₯π) konvergen ke ππ₯.
Atau tanpa mengurangi keumuman dapat mengambil π menjadi barisan konstan (π, π, π, . . . . ). maka didapat barisan π. π = (ππ₯π) konvergen ke ππ₯.
(b) selanjutnya akan ditunjukkan bahwa jika π = (π§π) merupakan barisan bilangan tidak nol yang konvergen dengan πππππ‘ π§ tidak nol, maka barisan (1/π§π) konvergen ke-kebalikannya yaitu 1/π§.
Pertama-tama misalkan πΌ =1
2|π§| berarti bahwa πΌ > 0. Karena lim(π§π) = π§, ada bilangan πΎ1 sedemikian hingga jika π β₯ πΎ1 maka
|π§πβ π§| < πΌ. Dengan menggunakan πΆππππππππ¦ π©. π. π (π) dari
(πππ‘πππππ πππππ π ππππ‘πππ) yang βπΌ β€ β|π§πβ π§| β€ |π§π| β |π§|untuk π β₯
Sekarang, jika diberikan π > 0, ada bilangan asli πΎ2 sehingga jika π β₯ πΎ2 maka |π§ππ§| < 1
2π|π§|2. Oleh karena itu, jika ditetapkan πΎ(π) = sup {πΎ1, πΎ2}, maka |π§1
πβ1
π§| < π untuk semua π > πΎ(π) Karena π > 0 sebarang, maka
lim (1
Beberapa hasil perhitungan di atas, π‘ππππππ π΅. 9.2 dapat diperluas, untuk sejumlah terhingga barisan konvergen dengan menggunakan πΌπππ’ππ π πππ‘ππππ‘πππ.
124 | Bab IX Kekonvergenan Barisan Bilangan Real
Oleh karena itu, jika π β π dan jika π΄ = (ππ) adalah barisan yang konvergen, maka
(3) lim(πππ) = (πππ(ππ))π bukti sebagai latihan.
Teorema B.9.3: Jika π = (π₯π) adalah barisan bilangan real konvergen dan jika π₯π β₯ 0 untuk semua π β π, maka π₯ = lim(π₯π) β₯ 0.
Bukti:
Anggaplah kesimpulannya tidak benar dan bahwa π₯ < 0; maka π β βπ₯ adalah positif. Karena π konvergen ke π₯, ada bilangan asli K sedemikian hingga π₯ β π < π₯π < π₯ + π untuk semua π β₯ πΎ.
Secara khusus, diperoleh π₯π < π₯ + π = π₯ + (βπ₯) = 0. Tetapi ini bertentangan dengan hipotesis bahwa π₯π β₯ 0 untuk semua π β π.
Dengan demikian, kontradiksi. Jadi haruslah π₯ β₯ 0.
Teorema B.9.4: Jika π = (π₯π) dan π = (π¦π) adalah barisan bilangan real konvergen dan jika π₯π β€ π¦π untuk semua π β π, maka πππ (π₯π) β€ πππ(π¦π).
Bukti:
Misalkan π§π = π¦πβ π₯π berarti π = (π§π) = π β π dan π§π β₯ 0 untuk semua π β π menggunakan π‘ππππππ π΅. 9.2 dan π΅. 9.3 diperoleh,
0 β€ πππ π = πππ(π¦π) β πππ(π₯π), sehingga πππ (π₯π) β€ πππ(π¦π).
Hasil selanjutnya menegaskan bahwa jika semua suku-suku dari barisan konvergen memenuhi ketidaksamaan yang berbentuk
π β€ π₯π β€ π, maka limit dari barisan itu memenuhi ketidaksamaan yang sama.
Teorema B.9.5: Jika π = (π₯π) adalah barisan bilangan real konvergen dan jika π β€ π₯π β€ π untuk semua π β π, maka π β€ πππ (π₯π) β€ π.
Bukti:
Misalkan π adalah barisan konstan (π, π, π β¦ β¦ . ) π‘ππππππ π΅. 9.4 mengimplikasikan itu πππ π β€ πππ π = π demikian pula dengan cara yang sama dapat ditunjukkan bahwa π β€ lim X.
Hasil selanjutnyan menegaskan jika barisan Y diperas antara dua barisan itu konvergen ke batas yang sama, maka itu juga harus menyatu dengan batas ini.
Teorema B.9.6 (Squeeze): Misalkan itu π = (π₯π), π = (π¦π) dan π = (π§π) adalah barisan bilangan real sedemikian hingga π₯π β€ π¦π β€ π§π untuk semua π β π dan πππ(π₯π) = πππ(π§π). Maka π = (π¦π) adalah konvergen dan πππ(π₯π) = πππ(π¦π) = πππ (π§π).
Bukti:
Misalkan π€ = πππ(π₯π) = πππ (π§π), jika diberikan π > 0, maka akibat kekonvergenan π dan π ke π€, bahwa ada bilangan asli πΎ sedemikian hingga untuk semua π β₯ π maka,
|π₯πβ π€| < π πππ |π§π β π€| < π Menurut hipotesis,
126 | Bab IX Kekonvergenan Barisan Bilangan Real
π₯π β€ π¦π β€ π§π β π₯π β π€ β€ π¦πβ π€ β€ π§π β π€
βπ < π¦πβ π€ < π
Untuk semua π β₯ π. Karena π > 0 sebarang, ini berarti bahwa lim(π¦π) = π€
Teorema B.9.7: Misalkan barisan π = (π₯π) konvergen ke π₯, maka barisan nilai mutlak (|π₯π|) konvergen ke |π₯|, yaitu bila π₯ = πππ (π₯π), maka |π₯| = πππ (|π₯π|)
Bukti :
Menggunakan sifat ketaksamaan segitiga diperoleh ||π₯π| β |π₯|| β€
|π₯πβ π₯| untuk semua π β π. Selanjutnya kekonvergenan dari (|π₯π|) ke |π₯| suatu akibat langsung dari kekonvergenan dari (π₯π) ke π₯.
Teorema B.9.8: Misalkan barisan bilangan real π = (π₯π)
konvergen ke π₯ dan π₯π β₯ 0 , untuk semua π β π. Maka barisan akar pangkat dua (βπ₯π) konvergen dan πππ (βπ₯π) = β π₯.
Bukti:
Dari π‘ππππππ π΅. 9.3 diperoleh bahwa π₯ = πππ (π₯π) β₯ 0.
Sekarang kita tinjau dua kasus (π) π₯ = 0 dan (ππ) π₯ > 0.
(i) Misalkan π₯ = 0, dan π > 0 sebarang diberikan. Karena π₯π β 0 maka terdapat πΎ β π sehingga 0 β€ π₯π = π₯π β 0 < π2.
Karena itu [ππβππ‘ ππππ‘πβ 4(π) βππ. 30], 0 β€ βπ₯π β€ π untuk π β₯ πΎ.
Karena π > 0 sebarang, maka (βπ₯π) β 0.
(ii) Bila π₯ > 0, maka βπ₯ > 0 dan kita mempunyai
βπ₯πβ βπ₯ = (βπ₯πβ βπ₯)(βπ₯π+ βπ₯
βπ₯π+ βπ₯ = π₯πβ π₯
βπ₯π+ βπ₯ Karena βπ₯π+ βπ₯ β₯ βπ₯ > 0, maka
|βπ₯π β βπ₯| β€ 1
βπ₯|π₯π β π₯|
Kekonvergenan dari βπ₯π β βπ₯ merupakan akibat dari fakta π₯π β π₯.
Teorema B.9.9: Misalkan (π₯π) adalah barisan bilangan real positif sedemikian hingga πΏ = πππ(π₯π+1/π₯π) ada. Jika πΏ < 1, maka (π₯π)
konvergen dan πππ(π₯π) = 0.
Bukti:
Dengan π‘ππππππ π΅. 9.3 yang mengikuti bahwa πΏ β₯ 0. Misalkan r bilangan sedemikian hingga πΏ < π < 1, dan misalkan π = π β πΏ > 0.
Ada πΎ β π sehingga jika π β₯ πΎ maka
|π₯π+1
π₯π β πΏ| < π Argumen ini dapat diikuti sebagai berikut:
bahwa jika π β₯ πΎ, maka
π₯π+1
π₯π < πΏ + π = πΏ + (π β πΏ) = π atau π₯π+1
π₯π < π atau π₯π+1 < π₯ππ Karena itu, jika π β₯ πΎ, diperoleh
0 < π₯π+1 < π₯ππ < π₯πβ1π2 < β― < π₯πππβπ+1
Jika diatur πΆ β π₯π/ππ, kita melihat bahwa 0 < π₯π+1 < π₯πππβπ+1 = πΆππ+1 untuk semua π β₯ πΎ. Karena 0 < π < 1, ini menurut contoh πΆ. 8.4(π) bahwa lim(ππ) = 0 dan karena itu dari πππππππ π΅. 8.4 bahwa lim(π₯π) = 0
128 | Bab IX Kekonvergenan Barisan Bilangan Real
C. Contoh-Contoh Contoh C.9.1
Jika, π dan π adalah barisan bilangan real π β (2, 4, 6, β¦ , 2π), πππ π β (1 tidak didefinisikan karena beberapa suku dari π ada yang nol.
πΆππ‘ππ‘ππ:
Jika barisan bilangan real diperoleh dengan menerapkan operasi sesuai dengan πππππππ π π΄. 9.2 maka limit barisan tersebut dapat diprediksi kekonvergenannya.
Contoh C.9.2:
(a) Barisan bilangan real (n) divergen.
Menggunakan π‘ππππππ π΅. 9.1, andaikan barisan π = (π) konvergen, maka terdapat bilangan real π > 0 sehingga π = |π| < π untuk semua π β N. Tetapi hal ini bertentangan dengan π ππππ‘ π΄ππβππππππ . Jadi haruslah (π) divergen.
(b) Barisan ((β1) ) divergen.
Barisan ini terbatas (ambil π = 2), sehingga tidak dapat digunakan π‘ππππππ π΅. 9.1. Karena itu, andaikan π = ((β1)π) konvergen dan a = πππ π. Misalkan π = 1, maka terdapat πΎ1 sedemikian hingga |(β1)π β π| < 1, untuk semua π β₯ πΎ1. Tetapi bila π ganjil dan π β₯ πΎ1, hal ini memberikan |β1 β π| <
1 , sehingga β2 < a < 0. Sedangkan bila n genap dan π β₯ πΎ1, hal ini memberikan |1 β π | < 1 sehingga 0 < π < 2. Karena π tidak mungkin memenuhi kedua ketaksamaan tersebut, maka pengandaian bahwa π konvergen menghasilkan hal yang kontradiksi. Jadi Haruslah π divergen.
(c) πππ (2π+1
π ) = 2
Misalkan π = (2 ) dan π = (1 πβ ) kemudian ((2π + 1) πβ ) = π + π Dengan menggunakan π‘ππππππ π΅. 9.2 (π) diperoleh bahwa
πππ (π + π) = πππ π + πππ π = 2 + 0 = 2
(d) lim (2π + 1βπ + 5) = 2
Karena barisan (2π + 1) dan (π + 5) tidak onvergen, kita tidak dapat menggunakan π‘ππππππ π΅. 9.1 (π) secara langsung. Tetapi kita dapat melakukan yang berikut
2π + 1
π + 5 =2 + 1 πβ 1 + 5 πβ
130 | Bab IX Kekonvergenan Barisan Bilangan Real
yang memberikan π = 2 + 1 πβ dan π = 1 + 5 πβ sehingga π‘ππππππ π΅. 9.1 (π) dapat digunakan.
(ππππππππ π‘ππππππβ ππβπ’ππ’ π π¦ππππ‘ β π π¦ππππ‘ π¦πππ βπππ’π ππππππ’βπ). Selanjutnya diperoleh πππ π = 2 dan πππ π = 1 β 0, jadi
πππ (2π + 1 π + 5β ) = 2 1β = 2
(e) πππ (π2π2+1) = 0
Disini πππππππ π΅. 9.2(π) tidak dapat digunakan secara langsung, Perhatikan persamaan berikut
2π
π2+ 1= 2 π + 1 πβ
(mengapa ?). Tetapi karena (π + 1 πβ ) tidak konvergen 2π
π2+ 1=
2βπ 1 + 1 πβ 2
dengan menggunakan π‘ππππππ π΅. 9.2(π), πππ(2 πβ ) = 0 dan πππ (1 + 1 πβ ) = 1 β 0 maka πππ (2π2 β(π2+ 1)) = 0 1β = 0
(f) πππ (sin π
π ) = 0
Di sini π‘ππππππ π΅. 9.2(π) tidak dapat digunakan secara langsung.
Tetapi perlu dicatat bahwa β1 β€ π ππ π β€ 1, maka
β1
π β€sin π
π β€1
π untuk semua π β π.
Karena πππ(β 1 πβ ) = 0 = πππ(1 πβ ), dengan menggunakan
π‘ππππππ π ππ’πππ§π diperoleh bahwa πππ (
Sebagai ilustrasi penggunaan π‘ππππππ π΅. 9.9, lim (π
2π) = 0
132 | Bab IX Kekonvergenan Barisan Bilangan Real
D. Latihan 9
1. Untuk π₯π yang diberikan berikut, tunjukkan kekonvergenan atau kedivergenan dari π = (π₯π)
2. Berikan contoh barisan π dan π yang divergen, tetapi jumlahnya π + π konvergen.
3. Berikan contoh barisan π dan π yang divergen, tetapi perkaliannya π β π konvergen
4. Tunjukkan bahwa bila π dan π barisan sedemikian hingga π dan π + π konvergen, maka π konvergen.
5. Tunjukkan bahwa bila π dan π barisan sedemikian hingga π konvergen ke π₯ β 0 dan ππ konvergen, maka π konvergen.
6. Tunjukkan bahwa barisan berikut tidak konvergen.
(a) (2π)
(b) ((β1)ππ2)
7. Tentukan limit dari barisan-barisan berikut:
(a) πππ ((2 +1
8. Jika (ππ) barisan yang terbatas dan lim (ππ) = 0, maka tunjukkan lim (ππππ) = 0, jelaskan mengapa π‘ππππππ π΅. 9.2 tidak bisa digunakan.
9. Jelaskan mengapa hasil persamaan (3) sebelum π‘ππππππ π΅. 9.3 tidak bisa digunakan untuk menghitung limit dari barisan ((1 + 1 πβ )π)
10. Misalkan π¦π = βπ + 1 β βπ untuk π β π. Tunjukkan bahwa (π¦π) dan (βππ¦π) konvergen.
11. Tentukan limit barisan berikut.
(a) (β4π2+ π β 2π) (b) (βπ2+ 5π β π)
12. Tentukan limit barisan berikut.
(a) lim ((3βπ)1β2π) (b) lim ((π + 1)1βln (π+1))
13. jika 0 < π < π, tentukan lim (ππ+1+ππ+1
ππ+ππ )
14. jika π > 0, π > 0, maka tunjukkan πππ ( β(π + π)(π + π) β π) = (π + π)
β2
15. Gunakan teorema π΅. 9.6 (π ππ’πππ§π) untuk menentukan limit sebagai berikut,
(a) (π1βπ2) (b) ((π!)1βπ2)
16. Misalkan π§π = (ππ+ ππ)1βπ dengan 0 < π < π, maka πππ(π§π) = π.
134 | Bab IX Kekonvergenan Barisan Bilangan Real
17. Gunakan πππππππ 3.2.11 pada barisan-barisan berikut, bila π, π memenuhi 0 < π < 1 dan π > 1
(a) (ππ) (b) (ππ
2π) (c) (π
ππ) (d) (23πβ32π)
18. (a). Berikan contoh barisan bilangan positif (π₯π) yang konvergen sehingga πππ (π₯π+1
π₯π ) = 1
(b). Berikan pula contoh barisan divergen dengan sifat tersebut. (Jadi, sifat ini tidak dapat digunakan untuk uji konvergensi).
19. Misalkan π = (π₯π) barisan bilangan positif sehingga πππ ( π₯π+1
π₯π ) = πΏ > 1. Tunjukkan bahwa π barisan tak terbatas, karenanya π tidak konvergen.
20. Selidiki konvergensi barisan-barisan berikut, bila π, π memenuhi 0 < π < 1 dan π > 1
(a) (π2ππ) (b) (ππ
π2) (c) (ππ
π!) (d) (π!
ππ)
21. Misalkan (π₯π) barisan bilangan positif dengan πππ (π₯π1βπ) = πΏ < 1. Tunjukkan bahwa terdapat bilangan dengan 0 < π <
1 sehingga 0 < π₯π < π untuk suatu π β π yang cukup besar.
Gunakan ini untuk menunjukkan lim (π₯π) = 0.
22. (a) Berikan contoh barisan bilangan positif (π₯π) yang konvergen sehingga lim (π₯π1βπ) = 1.
(b) Berikan contoh barisan bilangan positif (π₯π) yang divergen sehingga lim (π₯π1βπ) = 1. (Jadi, sifat ini tidak dapat digunakan untuk uji konvergensi).
23. Misalkan (π₯π) barisan konvergen dan (π¦π) barisan sehingga untuk sebarang π > 0 terdapat π sehingga | π₯πβ π¦π| < π untuk semua π β₯ π. Apakah hal ini mengakibatkan (π¦π) konvergen?
24. Tunjukkan (π₯π) dan (π¦π) merupakan barisan yang konvergen, maka barisan (π’π) dan (π£π) didefinisikan dengan (π’π) = sup{π₯π, π¦π} dan π£π = inf{π₯π, π¦π} juga konvergen.
25. Misalkan (π₯π), (π¦π) dan (π§π) adalah barisan konvergen, maka barisan (π€π) di definisikan dengan (π€π) = mid(π₯π, π¦π, π§π) juga konvergen.
136 | Bab IX Kekonvergenan Barisan Bilangan Real
< πππππ >