BAB I SIFAT-SIFAT ALJABAR BILANGAN REAL
E. Latihan 1
1. Buktikan klaim βbahwa jika π2 genap maka b genapβ.
2. Selesaikan soal berikut dengan menggunakan sifat atau teorema yang berlaku, serta jelaskan setiap langkahnya.
(a) 2π₯ + 5 = 8 (b) π₯2 = 2π₯
(c) (π₯ β 1)(π₯ + 2) = 0.
3. Buktikan bahwa jika π, π ο π maka (a) β (π + π) = (βπ) + (βπ) (b) (β π) . (βπ) = π . π.
(c) 1
(βπ)= β(1
π) untuk π οΉ 0
4. Jika π ο π berlaku π . π = π maka π = 0 atau π = 1. Buktikan!
5. Jika π οΉ 0 dan π οΉ 0 tunjukkan bahwa 1
ππ =1
π.1
π
6. Gunakan argumen pembuktian π‘ππππππ πΆ. 1.6 untuk menunjukkan bahwa tidak ada bilangan rasional x sedemikian hingga π₯2 = 3. 7. Gunakan argumen pembuktian teorema πΆ. 1.6 untuk menunjukkan
bahwa tidak ada bilangan rasional x sedemikian hingga π₯2 = 6. 8. Tunjukkan bahwa jika π€ ο π adalah irasional dan π οΉ 0 adalah
rasional maka π€ + π dan π€π adalah irasional.
9. Jika π₯ dan π¦ adalah rasional maka π₯ + π¦ dan π₯π¦ adalah rasional.
Buktikan!
10. Jika π₯ dan π¦ adalah irasional apakah π₯ + π¦ dan π₯π¦ juga irasional?
Jika ya buktikan! dan jika tidak berikan contoh penyangkalnya.
20 | Bab I Sifat-sifat aljabar bilangan real
< πππππ >
BAB II
SIFAT KETERURUTAN PADA R
Sifat keterurutan π menimbulkan gagasan tentang kepositifan (positivity) dan ketaksamaan (inequality).
A. Aksioma Urutan Pada πΉ
π β π , π β π, P disebut himpunan bilangan real positif yang memenuhi sifat berikut:
U.1 Jika π, π β π maka π + π β π U.2 Jika π, π β π maka ππ β π
U.3 Jika π β π maka tepat satu dari berikut berlaku:
π β π atau π = 0 atau βπ β π
Dua sifat pertama menjamin sifat ketertutupan dari operasi penjumlahan dan perkalian pada π. Aksioma U3 di atas disebut sifat trikotomi, karena dia membagi π dalam tiga tipe elemen yang berbeda. Hal ini menyatakan bahwa bilangan real negatif {βπ: π β π}
tidak mempunyai elemen persekutuan dengan π. π adalah gabungan dari tiga himpunan yang saling asing yaitu π βͺ {0} βͺ {βπ: π β π}
Definisi A.2.1: Jika π β π maka π adalah bilangan real positif (positif kuat) dan ditulis π > 0. Jika π β π βͺ {0} maka π adalah bilangan real tidak negatif, dan ditulis π β₯ 0.
Jika βπ β π maka π adalah bilangan negatif, dan ditulis π < 0.
π½πππ β π β π βͺ {0} maka π adalah bilangan real tidak positif, dan ditulis π β€ 0.
22 | Bab II Aksioma keterurutan pada R
Definisi A.2.2 : Misalkan π, π β π
(i) Jika π β π β π maka ditulis π > π atau π < π (ii) Jika π β π β π βͺ {0} maka ditulis π β₯ π atau π β€ π Kita sepakat bahwa notasi:
π < π < π berarti π < π dan π < π dengan cara yang sama, π β€ π β€ π berarti π β€ π dan π β€ π begitu juga,
π β€ π < π berarti π β€ π dan π < π
B. Beberapa Teorema
Teorema B.2.3: Misalkan π, π, π β π (i) Jika π > π dan π > π maka π > π
(ii) Tepat satu berikut ini berlaku: π > π, π = π, atau π < π (iii) Jika π β₯ π dan π β₯ π maka π = π
Bukti:
(i) Misalkan π, π, π β π
Akan ditunjukkan (β π, π, π β π ) π > π dan π > π βΉ π > π π > π berarti (π β π) β π [π΄. 2.2(π)]
π > π berarti (π β π) β π [π΄. 2.2(π)]
Sehingga (π β π) + (π β π) β π [π2]
π + ((βπ) + π) + (βπ)) β π [π΄2]
π + 0 + (βπ) β π [π΄4]
π + (βπ) β π [π΄3]
π β π β π
π > π [π΄2.2. (π)]
Terbukti bahwaβΆ π > π dan π > π β π > π
(ii) π, π β π maka π β π β π
Menurut sifat trikotomi (π3) berlaku tepat satu: (π β π) β π atau (π β π) = 0 atau β(π β π) β π
Sehingga diperoleh (π β π) β π β π > π (π β π) = 0 β π = π
β(π β π) = (π β π) β π β π > π
Jadi berlaku tepat satu berikut: π > π atau π = π atau π < π (iii) Misalkan π, π β π
Akan ditunjukkan π β₯ π β§ π β₯ π β π = π Andaikan π β π
Berarti π > π ππ‘ππ’ π > π [π. π΅. 2.3. (ππ)]
Hal ini kontradiksi dengan hipotesis π β₯ π πππ π β₯ π Jadi haruslah π = π
Teorema B.2.4:
(i) Jika π β π dan π β 0 maka π2 > 0 (ii) 1 > 0
(iii) Jika π β π maka π > 0 Bukti
(i) Akan dibuktikan bahwa π β π dan π β 0 β π2 > 0
Dari sifat trikotomi diperoleh bahwa, Jika π β 0, maka π β π atau βπ β π a) π β π β π. π = π2 β π
24 | Bab II Aksioma keterurutan pada R
β π2 > 0
b) βπ β π β (βπ)(βπ) = π. π = π2 β π β π2 > 0
Jadi jika π ο π ο π οΉ 0 maka π2 > 0. (ii) Akan dibuktikan bahwa 1 > 0
1 = 1.1 = (1)2
1 β π β§ 1 β 0 maka (1)2 > 0 Jadi 1 > 0
(iii) Akan dibuktikan π β π β π > 0
Untuk membuktikan hal ini digunakan induksi matematika:
(a) Untuk π = 1, benar 1 > 0
(b) Misalkan benar untuk π = π yaitu π > 0
Akan dibuktikan benar untuk π = π + 1 yaitu π + 1 > 0 Bukti:
π > 0 β π β π 1 > 0 β 1 β π π + 1 β π π + 1 > 0
Dari (a) dan (b) dapat disimpulkan:
Jika π β π maka π > 0 merupakan pernyataan yang benar untuk setiap n bilangan asli.
Teorema B.2.5: Misalkan π, π, π, π ο π . (i) Jika π > π maka π + π > π + π.
(ii) Jika π > π dan π > π maka π + π > π + π.
(iii) Jika π > π dan π > 0 maka ππ > ππ.
Jika π > π dan π < 0 maka ππ < ππ.
(iv) Jika π > 0 maka 1 πβ > 0.
Jika π < 0 maka 1 πβ < 0. Bukti:
(i) Misalkan π, π, π ο π
Akan ditunjukkan: π > π ο π + π > π + π π > π berarti π β π ο π
π + (βπ) ο π
π + 0 + (βπ) ο π π + (π + (βπ)) + (βπ) ο π
(π + π) + ((βπ) + (βπ)) ο π (π + π) + ((βπ) + (βπ)) ο π
(π + π) + (β1)(π + π) ο π (π + π) + (β (π + π)) ο π
(π + π) β (π + π) ο π π + π > π + π
(ii) Akan dibuktikan π > π dan π > π ο π + π > π + π π > π ο π β π ο π
π > π ο π β π ο π
π β π + π β π ο π
π + (βπ) + π + (βπ) ο π π + π + (βπ) + (βπ) ο π (π + π) + (β1)(π + π) ο π (π + π) β (π + π) ο π
π + π > π + π
26 | Bab II Aksioma keterurutan pada R
(iii) Misalkan π, π, π ο π .
Akan ditunjukkan: π > π dan π > 0 ο ππ > ππ. π > π ο π β π ο π
π > 0 ο π ο π π (π β π) ο π π (π + (βπ)) ο π
ππ + π (βπ) ο π ππ β ππ ο π
ππ > ππ
Bukti bagian kedua sebagai latihan
(iv) Misalkan π β π Akan ditunjukkan : π > 0 ο 1 πβ > 0. Jika π > 0 maka π οΉ 0 (sifat trikotomi)
Sehingga 1 πβ οΉ 0,
Andaikan 1 πβ < 0 berarti π β 1 πβ = 1 < 0 kontradiksi dengan π. π΅. 2.5(πππ) Jadi haruslah 1 πβ > 0
Bukti bagian kedua sebagai latihan
Teorema B.2.6: Jika π, π β π dan π < π maka π < Β½(π + π) < π Bukti:
Misalkan π, π ο π .
Akan ditunjukkan π < π ο π < Β½ (π + π) < π. π < π ο 2π = π + π < π + π π < π ο π + π < π + π = 2π Sehingga diperoleh 2π < π + π < 2π Karena 2 β π maka 2 > 0
Akibatnya Β½ > 0
Dengan mengalikan Β½ pada setiap ruas diperoleh : π = Β½ (2π) < Β½ (π + π) < Β½ (2π) = π
Sehingga terbukti : π < π ο π < Β½ (π + π) < π.
Corollary B.2.7: ( Akibat dari π‘ππππππ π΅. 2.6).
Jika π ο π dan π > 0 maka 0 < Β½ π < π Bukti:
Menurut π‘ππππππ π΅. 2.6: π, π ο π π < π ο π < Β½ (π + π) < π. Ambil π = 0.
π, 0 ο π dan π > 0 ο 0 < Β½ (0 + π) < π sehingga diperoleh 0 < Β½ π < π
Teorema B.2.8: Jika π ο π sehingga 0 β€ π < ο₯ untuk setiap ο₯ > 0, maka π = 0.
Bukti :
Andaikan π > 0
Menurut T.B.2.7 π > 0 ο 0 < Β½ π < π Ambil ο₯ = Β½ π > 0.
Diperoleh 0 <ο₯ < π
Bertentangan dengan hipotesis yaitu 0 β€ π <ο₯ untuk setiap ο₯> 0 Jadi haruslah π = 0.
28 | Bab II Aksioma keterurutan pada R
Teorema B.2.9: Jika π, π ο π dan π β ο₯ < π, untuk setiap ο₯ > 0, maka π β€ π.
Bukti:
Andaikan: π > π
Berarti (π β π) > 0, ambil ο₯0 = (π β π)
Sehingga π β (π β π) < π atau π β π + π < π atau π < π.
Hal ini tidak mungkin, dengan demikian pengandaian salah.
Jadi haruslah π β€ π.
Teorema B.2.10: Jika ππ > 0 maka (i) π > 0 dan π > 0
(ii) π < 0 dan π < 0 Bukti:
ππ > 0 β π οΉ 0 dan π οΉ 0. ( karena jika a = 0 atau b = 0 maka ab=0) Jika π οΉ 0 maka (i) π > 0 atau (ii) π < 0 (sifat trikotomi).
Kasus (i):
π > 0 β 1/π > 0 sehingga (1
π) ππ = ((1
π)π)π = 1 π = π > 0 Kasus (ii):
π < 0 β 1/π < 0 Sehingga (1
π) ππ = ((1
π)π)π = 1 π = π < 0
Corollary B.2.11: ( Akibat teorema B.2.10)
Jika ππ < 0 maka : (i) π < 0 dan π > 0 atau (ii) π > 0 dan π < 0
Bukti :
ππ < 0 β π οΉ 0 dan π οΉ 0. ( karena jika a = 0 atau b = 0 maka ab = 0) Jika π οΉ 0 maka (i) π < 0 atau (ii) π > 0 (sifat trikotomi).
Kasus (i):
π < 0 β 1/π < 0
sehingga (1/π) ππ = ((1/π)π)π = 1 π = π > 0 Kasus (ii):
π > 0 β 1/π > 0
Sehingga (1/π) ππ = ((1/π)π)π = 1 π = π < 0 C. Contoh-Contoh
Sekarang akan dibahas bagaimana sifat-sifat keterurutan dipakai dalam menyelesaikan soal-soal tentang ketidaksamaan.
Contoh C.2.1: Tentukan himpunan A semua bilangan real π₯ sedemikian sehingga 2π₯ + 3 β€ 6
Jawab:
π₯ ο π΄ β 2π₯ + 3 β€ 6 ο 2π₯ β€ 3 β π₯ β€ 3
2 Jadi π΄ = { π₯ ο π | π₯ β€ 3
2 }
Contoh C.2.2: Tentukan himpunan π΅ semua bilangan real π₯ sedemikian hingga π₯2 + π₯ > 2.
Jawab:
π₯ ο π΅ β π₯2+ π₯ > 2 β (π₯ β 1)(π₯ + 2) > 0 kasus (i)
π₯ β 1 > 0 dan π₯ + 2 > 0 β π₯ > 1 dan π₯ > β2
30 | Bab II Aksioma keterurutan pada R
kasus (ii)
π₯ β 1 < 0 dan π₯ + 2 < 0 β π₯ < 1 dan π₯ < β2
dari kedua kasus diperoleh π΅ = {π₯οπ | π₯ > 1} ο {π₯οπ | π₯ < β2}
Contoh C.2.3: Tentukan himpunan πΆ = {π₯ ο π |2π₯+1
π₯+2 < 1}
Jawab:
π₯ ο πΆ β 2π₯+1
π₯+2 < 1 β 2π₯+1
π₯+2 β 1 < 0 β π₯β1
π₯+2 < 0 Kasus (i)
π₯ β 1 < 0 dan π₯ + 2 > 0 β π₯ < 1 dan π₯ > β2 β β2 < π₯ < 1 Kasus (ii)
π₯ β 1 > 0 dan π₯ + 2 < 0 β π₯ > 1 dan π₯ < β2 (tidak mungkin ada) Jadi πΆ = {π₯ ο π | β 2 < π₯ < 1}
Contoh C.2.4: Jika π β₯ 0 dan π β₯ 0 maka (i) π < π β π2 < π2 β οπ <οπ.
(ii) π β€ π β π2 β€ π2 βοπ β€οπ.
(iii) οππ β€ Β½ (π + π). Bukti:
(i) π < π β π β π > 0
π > 0 dan π > 0 β π + π > 0 (π β π)(π + π) = π2 β π2 > 0 sehingga π2 < π2
οπ <οπ berarti οπ β οπ > 0
οπ > 0 dan οπ > 0 maka οπ + οπ > 0
diperoleh (οπ β οπ)(οπ +οπ) = π β π > 0 sehingga π < π
(ii) π β€ π β π β π β₯ 0
π β₯ 0 dan π β₯ 0 β π + π β₯ 0 (π β π)(π + π) = π2 β π2 β₯ 0 sehingga π2 β€ π2
οπ <οπ berarti οπ β οπ > 0
οπ β₯ 0 dan οπ β₯ 0 maka οπ + οπ β₯ 0 diperoleh (οπ β οπ)(οπ +οπ) = π β π β₯ 0 sehingga π β€ π
(iii) akan dibuktikan οππ β€ Β½ (π + π) untuk π = π jelas dipenuhi, mengapa?
π > 0 dan π > 0 dan π οΉ π maka οπ > 0 dan οπ > 0 begitu juga οπ οΉοπ
sehingga (οπ β οπ)2 > 0 (ππ΅. 2.4) berarti, π β 2οππ + π > 0
dan diperoleh οππ < Β½ (π + π)
Contoh C.2.5: Buktikan ketaksamaan Bernoulli : Jika π₯ > β1 maka (1 + π₯)π β₯ 1 + ππ₯ , ο’πο π.
Bukti :
Akan dibuktikan dengan menggunakan induksi matematika Misalkan π = { π ο π | (1 + π₯)π β₯ 1 + ππ₯}
Untuk π = 1 maka (1 + π₯)1 = 1 + π₯ β₯ 1 + 1. π₯ benar
32 | Bab II Aksioma keterurutan pada R
Sehingga 1 ο π
Jika π ο π maka akan dibuktikan π + 1ο π π ο π maka (1 + π₯)π β₯ 1 + ππ₯
(1 + π₯)π+1 = (1 + π₯)π(1 + π₯)
ο³ (1 + ππ₯)(1 + π₯)
ο³ 1 + (π + 1) π₯ + π x2
ο³ 1 + (π + 1) π₯ sehingga π + 1 ο π
Jadi π = π
Contoh C.2.6:
Buktikan ketaksamaan Cauchy:
Jika π1 , π2 , . . . , ππ β π dan π1 , π2 , . . . , ππο π maka (π1 π1 + . . . + ππ ππ )2 β€ (π12 + . . . + ππ2 ) (π12 + . . . +ππ2 ). Bukti: sebagai latihan
Contoh C.2.7:
Ketaksamaan Segitiga:
Jika π β π dan π1 , π2 , . . . , ππ β π dan π1 , π2 , . . . , ππ β π maka [(π1+ π1 + . . . + ππ+ ππ )2 ]1β2ο£ [π12 + . . . + ππ2 ]1β2 +
[π12 + . . . +ππ2 ]1β2 Bukti: sebagai latihan
D. Latihan 2
1. Jika π β€ π dan π < π maka buktikan bahwa π + π < π + π 2. Jika π β€ π dan π β€ π maka buktikan bahwa π + π β€ π + π 3. Jika 0 < π < π dan 0 < π < π buktikan bahwa 0 < ππ < ππ 4. Jika 0 < π < π dan 0 β€ π β€ π buktikan bahwa 0 β€ ππ β€ ππ 5. Jika π < π dan π < π buktikan bahwa ππ + ππ < ππ + ππ 6. Tentukan bilangan π, π, π, π di R sedemikian hingga berlaku,
0 < π < π dan π < π < 0, maka ππ < ππ atau ππ < ππ
7. Jika π, π β π tunjukkan bahwa π2+ π2 = 0 jika dan hanya jika π = 0 dan π = 0
8. Jika 0 β€ π < π buktikan bahwa π2 β€ ππ < π2. Berikan sebuah contoh bahwa tidak berlaku π2 < ππ < π2
9. Tunjukkan bahwa jika 0 < π < π maka π <οππ < π, dan 0 < 1 πβ < 1 πβ .
10. Jika π ο π tunjukkan bahwa π2 β₯ π dan 1βπ2 β€ 1 πβ . 11. Tentukan semua bilanga real π₯ sedemikian hingga :
(a) π₯2 > 3π₯ + 4 (b) 1 οΌ π₯2 οΌ 4 (c) 1 π₯β οΌ π₯ (d) 1 π₯β οΌ π₯2
12. Misalkan π, π ο π dan untuk setiap π > 0 berlaku π < π + π maka:
(a) Tunjukkan bahwa π β€ π,
(b) Tunjukkan bahwa tidak berlaku π < π.
34 | Bab II Aksioma keterurutan pada R
13. Buktikan bahwa ( Β½ (π + π))2 β€ Β½ (π2 + π2) untuk semua π, π ο π . Tunjukkan bahwa tanda kesamaan berlaku jika dan hanya jika π = π.
14. Jika 0 < π < 1, tunjukkan bahwa 0 < π2 < π < 1. 15. Jika 1 < π, tunjukkan bahwa 1 < π < π2.
16. Jika π > 1, tunjukkan bahwa ππ β₯ π untuk semua π ο π. (gunakan ketidaksamaan Bernoulliβs dengan c = 1 + x)
17. Jika π > 1, dan π, π ο π tunjukkan, bahwa ππ > ππ jika dan hanya jika π > π.
18. Jika 0 < π < 1, tunjukkan bahwa ππ β€ π untuk semua π ο π. 19. Jika 0 < π < 1, dan π, π ο π tunjukkan, bahwa ππ < ππ jika dan
hanya jika π > π.
20. Jika π > 0, π > 0 dan π ο π, tunjukkan bahwa π < π jika dan hanya jika ππ < ππ.
BAB III NILAI MUTLAK A. Definisi dan Terminologi
Dari sifat trikotomi U3 dijamin bahwa jika π β π dan π β 0, maka tepat satu dari π dan βπ yang positif. Nilai mutlak dari π β 0 didefinisikan sebagai nilai yang positif dari pasangan {π, βπ}.
Definisi A.3.1 : Jika π β π nilai mutlak dari π dinotasikan dengan
Kita telah mengenal interprestasi geometri dari sistem bilangan real adalah garis bilangan real. Interprestasi dari nilai mutlak |π| dari
Sekarang akan didiskusikan tentang konsep dekat dengan βclose toβ
suatu bilangan real yang lain. Jika π sebuah bilangan real yang diberikan maka bilangan real π₯ yang dekat dengan π diartikan dengan jarak |π₯ β π| cukup kecil.
36 | Bab III Nilai Mutlak
Definisi A.3.2 : Misalkan π β π dan π > 0, maka π βneighborhood dari π adalah himpunan ππ(π) = {π₯ β π /|π₯ β π| < π}
Untuk suatu π β π , pernyataan π₯ β ππ(π) ekuivalen dengan pernyataan,
βπ < π₯ β π < π β π β π < π₯ < π + π (lihat gambar A.3.2)
( 0 ) π β π π π + π
Gambar A.3.2: π β ππππβπππβπππ dari π
B. Beberapa Teorema Teorema B.3.1:
(i) |π| = 0 jika dan hanya jika π = 0 (ii) (βπ β π ). |βπ| = |π|
(iii) (βπ, π β π ). |ππ| = |π||π|
(iv) Jika π β₯ 0, maka |π| β€ π jika dan hanya jika βπ β€ π β€ π (v) (βπ β π ). β|π| β€ π β€ |π|.
Bukti:
(i) jika π = 0 maka βπ β 0 begitu juga |π| β 0.
Sehingga jika |π| = 0 maka π = 0 Jika π = 0 menurut definisi |π| = 0 (ii) Jika π = 0 menurut definisi |π| = 0
Jika π > 0 maka βπ < 0 sehingga |π| = π = β(βπ) = |βπ|
Jika π < 0 maka βπ > 0 sehingga |π| = βπ = |βπ|
(iii) Jika π atau π adalah 0 maka |ππ| = 0 = |π||π|
Jika π > 0 dan π > 0 maka ππ > 0, sehingga |ππ| = 0 = |π||π|
Jika π > 0 dan π < 0 maka ππ < 0, sehingga |ππ| = β(ππ) = π(βπ) = |π||π|
Jika π < 0 dan π > 0 maka ππ < 0, sehingga |ππ| = β(ππ) = (βπ)π = |π||π|
Jika π < 0 dan π < 0 maka ππ > 0,
sehingga |ππ| = β(ππ) = (βπ)(βπ) = |π||π|
(iv) Misalkan |π| β€ π maka π β€ π dan βπ β€ π, Karena βπ β€ π, maka βπ β€ π,
Sehingga π β€ π dan βπ β€ π, Berarti βπ β€ π β€ π
Konversnya,
Jika βπ β€ π β€ π maka π β€ π dan βπ β€ π, Sehingga π β€ π dan βπ β€ π,
Berarti |π| β€ π
(v) Jika π = |π| maka menurut teorema π΅. 3.1(ππ£)
β|π| β€ π β€ |π|.
Teorema B.3.2 (Ketidaksamaan Segitiga):
Untuk sebarang π, π β π berlaku |π + π| β€ |π||π|
Bukti:
Menurut π. π΅. 3.1(π£)
Jika π β π maka dan β|π| β€ π β€ |π|
38 | Bab III Nilai Mutlak
jika π β π maka β|π| β€ π β€ |π|,
dengan menjumlahkan kedua ketidaksamaan tersebut diperoleh, (β|π|) + (β|π| β€ π + π β€ |π| + |π|) atau
β(|π| + |π|) β€ π + π β€ |π||π|, sehingga menurut T.B.3.1(iv)
|π + π| β€ |π||π|
Corollary B.3.3 (Akibat teorema B.3.2) Untuk sebarang π, π β π , maka
(i) |π| β |π| β€ |π β π|
(ii) |π| β |π| β€ |π| + |π|
Bukti:
(i) Dari π = π + 0 = π + ((βπ) + π) = (π + (βπ)) + π diperoleh |π| = |π + (βπ) + π|
sehingga |π| = |π + (βπ)| + |π| [π. π΅. 3.2]
atau |π| β |π| ο£ |π β π|
(ii) Dengan mengganti π dengan βπ pada Ketidaksamaan segitiga diperoleh |π + (β π)| ο£ |π| + | β π|
|π β π| ο£ |π| + |π|
Corollary B.3.4 (Akibat teorema B.3.2)
Untuk sebarang π1, π2, β¦ , ππ β π , untuk setiap π β π berlaku
|π1+ π2+ β― + ππ| β€ |π1| + |π2| + β― + |ππ| Bukti:
Akan dibuktikan dengan prinsip induksi matematika
Pandang π = {π β π||π1| + |π2| + β― + |ππ| β€ |π1| + |π2| + β― + |ππ|}
(i) untuk π = 1
|π1| β€ |π1|pernyataan benar sehingga 1 β π
(ii) Asumsikan π β π , berarti :
|π1+ π2+ β― + ππ| β€ |π1| + |π2| + β― + |ππ| Akan ditunjukkan bahwa π + 1 β π
|π1+ π2+ β― + ππ+ ππ+1| = |(π1+ π2+ β― ππ) + ππ+1|
β€ |π1+ π2+ β― + ππ| + |ππ+1| (ππ΅. 3.2)
β€ |π1| + |π2| + β― + |ππ| + |ππ+1| sehingga π + 1 β π
Jadi π = π.
Teorema B.3.5: Misalkan π β π . Jika π₯ anggota ππ(π) untuk setiap π > 0 maka π₯ = π
Bukti :
Akibat dari definisi A.3.1 maka |π₯ β π| β₯ 0,
π₯ β ππ(π) = {π₯ ο π / |π₯ β π| <ο₯ } berarti |π₯ β π| < ο₯, sehingga diperoleh 0 β€ |π₯ β π| < ο₯,
menurut teorema B.2.8, haruslah π₯ β π = 0.
Jadi π₯ = π.
C. Contoh-Contoh
Contoh C.3.1: |2| = 2, | β 5| = 5, |0| = 0
Contoh C.3.2: Tentukan himpunan π΄ dari semua bilangan real π₯ yang memenuhi |2π₯ + 3| < 6.
Jawab:
40 | Bab III Nilai Mutlak
Dari teorema B.3.1.(ii) diketahui bahwa π₯ β π΄ jika dan hanya jika
β6 < 2π₯ + 3 < 6 yang dipenuhi jika dan hanya jika β9 < 2π₯ < 3.
Kemudian bagi masing-masing suku dengan 2, sehingga diperoleh:
β9
2 < π₯ <3
2
Jadi π΄ = {π₯ β π |β9
2< π₯ <3
2}
Contoh C.3.3: Tentukan Himpunan π΅ = {π₯ β π ||π₯ β 1| < |π₯|}
Penyelesaian:
Kita akan menyelesaikan pertaksamaan |π₯ β 1| < |π₯| yang terdefinisi pada π . Bentuk nilai mutlak ini berubah tanda di π₯ = 0 dan π₯ = 1, yang membagi garis bilangan atas tiga bagian. Hal ini bisa kita peroleh berdasarkan definisi harga mutlak. Dengan demikian garis bilangannya dapat diilustrasikan sebagai berikut.
o o
0 1
Sehingga untuk menyelesaikan pertidaksamaan tersebut kita tinjau dari ketiga kasus , yaitu
(a) π₯ β₯ 1; (b) 0 β€ π₯ < 1 dan (c) π₯ < 0 (a) Jika π₯ ο³ 1
π₯ β 1 < π₯, karena π₯ β 1 β₯ 0 dan π₯ β₯ 0
sehingga pertidaksamaan π₯ β 1 < π₯ selalu benar.
Jadi π₯ β₯ 1
(b) Jika 0 β€ π₯ < 1
β (π₯ β 1) < π₯, karena π₯ β 1 < 0 dan π₯ β₯ 0
sehingga 2π₯ > 1 β π₯ > 1
Sehingga tidak ada π₯ yang memenuhi.
Dari (a), (b) dan (c) diperoleh: π΅ = {π₯ β π βΆ π₯ >1
2 }.
Terdapat metode lain untuk menentukan himpunan π΅ berdasarkan ππππ‘πβ πΆ. 2.4 : jika π β₯ 0 dan π β₯ 0 maka π < π β π2 < π2
Dengan demikian ketaksamaan
|π₯ β 1| < |π₯| β |π₯ β 1|2 < |π₯|2
β (π₯ β 1)2 < π₯2, karena |π|2 = π2 untuk semua π
β π₯2 β 2π₯ + 1 < π₯2
Sehingga π΅ = {π₯ β π βΆ π₯ > 12}.
Contoh C.3.4: Misal fungsi π didefinisikan dengan π(π₯) =
42 | Bab III Nilai Mutlak
Perhatikan pembilang dan penyebut dari |π(π₯)|, π dapat ditemukan jika |2π₯2β 3π₯ + 1| dan |2π₯ β 1| β₯ π΅, untuk suatu konstanta π΄ dan π΅ pada interval 2 β€ π₯ β€ 3.
Dari batas interval yang memenuhi 2 β€ π₯ β€ 3 dapat dinyatakan sebagai 2 β€ |π₯| β€ 3, (karena 2 β€ π₯ β€ 3 termuat dalam 2 β€ |π₯| β€ 3).
Kemudian dari pertidaksamaan diatas diperoleh,
|2π₯2β 3π₯ + 1| β€ 2|π₯|2+ 3|π₯| + 1 β€ 2. 32+ 3.3 + 1 = 28 karena |π₯| β€ 3 sesuai dengan persyaratan.
Dan |2π₯ β 1| β₯ 2|π₯| β 1 β₯ 2.2 β 1 = 3, karena |π₯| β₯ 2 sesuai dengan persyaratan. Sehingga |π(π₯)| β€
3 28
Dengan demikian dapat diambil π = 28/3 (pilihan π = 28/3 ini bukan satu-satunya pilihan, sehingga dapat dipilih π > 28/3).
Contoh C.3.5: Misal π βΆ= {π₯ | 0 < π₯ < 1}, jika π β π maka dengan mengambil ο₯ yang terkecil dari π dan 1 β π. ππ(π) termuat dalam π.
Jadi setiap elemen π mempunyai ο₯β ππππβπππβπππ yang termuat dalam π.
Contoh C.3.6: Jika πΌ = {π₯ β π | 0 β€ π₯ β€ 1} maka untuk suatu ο₯> 0,
ο₯β ππππβπππβπππ dari 0, ππ(0) memuat titik yang bukan di πΌ, dengan demikian ππ(0) tidak termuat di πΌ. Sebagai contoh ambil titik π = βπ 2β berada di ππ(0) tetapi tidak termuat di πΌ.
Contoh C.3.7: Jika |π₯ β π| < ο₯ dan |π¦ β π| <ο₯ maka dengan menggunakan ketidaksamaan segitiga diperoleh:
|(π₯ + π¦) β (π + π)| = |(π₯ β π) + (π¦ β π)|
β€ |(π₯ β π) + (π¦ β π)| < 2π
dengan kata lain jika π₯, π¦ masing-masing di dalam ππ(π) dan ππ(π) maka π₯ + π¦ juga berada didalam π2π(π + π).
D. Latihan 3
1. Misalkan π β π , tunjukkan bahwa:
(a) |π| = βπ2 ; (b) |π|2 = π2.
2. Jika π, π β π dan π β 0, tunjukkan bahwa |πβ | =π |π|
β|π|
3. Jika π, π β π tunjukkan bahwa |π + π| = |π| + |π| jika dan hanya jika ππ β₯ 0.
4. Jika π₯, π¦, π§ β π , π₯ β€ π§, tunjukkan bahwa π₯ < π¦ < π§ jika dan hanya jika |π₯ β π¦| + |π¦ β π§| = |π₯ β π§|. Interprestasikan secara geometris.
5. Tentukan semua π₯ β π yang memenuhi ketidaksamaan berikut:
(a) |4π₯ β 5| β€ 13 (b) |π₯2β 1| β€ 3 (c) |π₯ β 1| > |π₯ + 1|
(d) |π₯| + |π₯ + 1| < 2
6. Tunjukkan bahwa |π₯ β π| < π jika dan hanya jika π β π < π₯ < π + π
44 | Bab III Nilai Mutlak
7. Jika π < π₯ < π dan π < π¦ < π, tunjukkan bahwa |π₯ β π¦| < π β π.
Berikan interprestasi geometrinya.
8. Tentukan dan sketsa himpunan pasangan terurut (π₯, π¦) di π π₯π yang memenuhi:
(a) |π₯| = |π¦|
(b) |π₯| + |π¦| = 1 (c) |π₯π¦| = 2 (d) |π₯| β |π¦| = 2
9. Tentukan dan sketsa himpunan pasangan terurut (π₯, π¦) di π π₯π yang memenuhi pertidaksamaan berikut:
(a) |π₯| β€ |π¦|
(b) |π₯| + |π¦| β€ 1 (c) |π₯π¦| β€ 2 (d) |π₯| β |π¦| β₯ 2
10. Misalkan ο₯> 0 dan ο€> 0, dan π β π . Tunjukkan bahwa ππ(π) ο ππΏ(π) dan ππ(π) ο ππΏ(π) adalah ο§β ππππβπππβπππ ππππ π untuk suatu nilai ο§ yang sesuai.
11. Tunjukkan bahwa jika π, π β π dan π β π, maka terdapat
ο₯β ππππβπππβπππ π dari π dan π dari π, sedemikian hingga ποπ = ο¦.
12. Tunjukkan bahwa jika π, π, π β π maka:
(a) πππ₯ {π, π} = 1
2(π + π + |π β π|) dan πππ{π, π} =1
2(π + π β
|π β π|)
(b) πππ{π, π, π} = πππ{πππ{π, π}, π}
BAB IV
SIFAT KELENGKAPAN BILANGAN REAL A. Definisi dan Terminologi
Sifat kelengkapan ini akan membedakan dengan jelas antara bilangan real π dengan bilangan rasional. Selama ini himpunan bilangan rasional π selalu memenuhi aksioma field, aksioma urutan pada bilangan real.
Tetapi kita tahu bahwa ο2 tidak dapat dinyatakan kedalam bilangan rasional, sedangkan dengan menggunakan aksioma kelengkapan ini akan ditunjukkan bahwa eksistensi ο2 dijamin dalam π . sebelum membahas aksioma kelengkapan ini diperlukan beberapa definisi berikut.
Definisi A.4.1: Misalkan π ο π ,
(i) π’ β π adalah batas atas dari π jika π ο£ π’,ο’π β π.
(ii) π€ β π adalah batas bawah dari π jika π€ ο£ π ,ο’π β π
Interprestasi geometrisnya dapat dilihat dalam gambar berikut.
π
π’ π£
Gambar 4.1: π’ dan π£ merupakan batas atas dari π
Dari definisi diatas jelas bahwa jika π ο π memiliki batas atas, maka akan ada batas atas lain yang tak terhingga banyaknya. Sebab jika π’ ο π merupakan batas atas dari π maka pasti ada π£ ο π sedemikian hingga π£ οΎ π’. Dengan cara yang sama, jika π ο π memiliki batas bawah, maka akan ada batas bawah lain yang tak terhingga banyaknya.
46 | Bab IV Sifat Kelengkapan Bilangan Real
Jika terdapat π β π sedemikian hingga π‘ < π maka π‘ bukan batas atas dari π. Demikian juga jika π§ β π dan π < π§ maka π§ bukan merupakan batas bawah dari π.
Definisi A.4.2: Misalkan π ο π ,
(i) Jika π memiliki batas atas maka π disebut terbatas di atas.
(ii) Jika π memiliki batas bawah maka π disebut terbatas di bawah.
(iii) Jika π memiliki batas atas dan bawah maka π disebut terbatas.
(iv) Jika π tidak memiliki batas atas dan bawah maka π disebut tidak terbatas.
Definisi A.4.3: Misalkan π ο π ,
(i) Jika π terbatas di atas, maka suatu batas atas π’ disebut supremum (atau batas atas terkecil) dari π apabila batas atas π’ tersebut lebih kecil dari semua batas atas π.
(ii) Jika π terbatas di bawah, maka suatu batas bawah π€ dari π disebut infimum (atau batas bawah terbesar) dari π, jika batas bawah π€ tersebut lebih besar dari semua batas bawah π.
Interprestasi geometrisnya dapat dilihat dalam gambar berikut.
πππ π π π π’π π
πππ‘ππ πππ€πβ πππ‘ππ ππ‘ππ
Gambar 4.2: infimum π dan supremum π
Aksioma Kelengkapan (πππ ππππ π π’πππππ’π)
Setiap himpunan bilangan real tidak kosong yang memiliki batas atas, mempunyai supremum.
B. Beberapa Teorema
Lemma B.4.1: Misalkan π ο π dan π οΉο, π’ merupakan supremum π jika dan hanya jika u memenuhi:
(i) π β€ π’,ο’π β π dan
(ii) jika π£ < π’ maka ada π β ο π sedemikian hingga π£ < π β
Bukti: (ο)
(i) π’ = π π’π π berarti π β€ π’,ο’π ο π (π·. π΄. 4.3(π)) (ii) π£ < π’ β π’ β π£ > 0
sehingga Β½ (π’ β π£) > 0, ambil π β = π’ β Β½ (π’ β π£) β π
berarti π β β π£ = [π’ β Β½ (π’ β π£)] β π£ = Β½ (π’ β π£) karena Β½ (π’ β π£) > 0 ππππ π£ < π β
(ο)
Menurut (i) π β€ π’,ο’π β π jelas bahwa u merupakan batas atas dari π Andaikan π£ batas atas yang lain dari π maka π β€ π£,ο’π β π
Akan ditunjukkan bahwa π’ β€ π£
andaikan π£ < π’ maka menurut (ii) ada π β β π sedemikian hingga π£ < π β
ini bertentangan dengan π£ batas atas dari π jadi haruslah π’ β€ π£
Dengan demikian π’ supremum dari π.
48 | Bab IV Sifat Kelengkapan Bilangan Real
Lemma B.4.2: Misalkan π ο π dan π οΉο, u batas atas dari π merupakan supremum π jika dan hanya jika untuk setiap ο₯> 0 terdapat π πο π sedemikian hingga π’ β ο₯< π π.
Bukti:
(ο) π’ = π π’π π dan misalkan ο₯> 0
maka π’ β ο₯< π’, berarti π’ β ο₯ bukan batas atas dari S.
menurut lemma B.4.1 ada π π β π sedemikian hingga π’ β ο₯< π π. (lihat gambar 4.3)
S
u - ο₯ sο₯ u
Gambar 4.3 : u = supremum S dan π’ β ο₯< π π (ο)
u batas atas π dan untuk setiap ο₯> 0 ada π π β π sedemikian hingga π’ β ο₯< π π
Akan ditunjukkan π’ = π π’πππππ’π π.
Misalkan π£ batas yang lain dari π’.
Andaikan π£ < π’.
Ambil ο₯ = π’ β π£ > 0, berarti ada π πο π sedemikian hingga π’ β ο₯< π π. Akibatnya π’ β (π’ β π£) = π£ < π π ,
Kontradikasi dengan pemisalan bahwa π£ batas atas π.
Sehingga pengandaian harus diingkar, jadi haruslah π’ ο£ π£, yaitu π’ = π π’π π.
Teorema B.4.3: Setiap himpunan bilangan real tidak kosong yang memiliki batas bawah, mempunyai infimum.
Bukti:
Misalkan π ο π dan π οΉο, π mempunyai batas bawah.
Misalkan π€ batas bawah dari π maka π€ β€ π untuk setiap π β π Definisikan π = { βπ | π β π}, jelas bahwa π οΉο.
π€ β€ π ο β π β€ βπ€, yang berarti β π€ batas atas π.
π ο π dan π οΉο dan π memiliki batas atas, maka π memiliki supremum (aksioma kelengkapan).
Katakan βπ = π π’π π, berarti β π β€ βπ jika π β π.
Misalkan β π batas atas yang lain dari π maka β π β€ βπ .
Akibatnya untuk π β€ π dan π β€ π jika π β π sedangkan π batas bawah dari π.
Jadi π = πππ π.
Teorema B.4.4: Bilangan rasional π tidak lengkap Bukti :
Untuk membuktikan bahwa π tidak lengkap, cukup dibuktikan bahwa ada subset yang tidak kosong dari π yang memiliki batas atas tetapi tidak mempunyai supremum.
π = { π ο π | π β₯ 0, π₯2 < 3}, jelas π οΉο, sebab 12 = 1 < 3, jadi 1 β π 22 = 4 > 3, sehingga 2 batas atas dari π.
Akibatnya π terbatas di atas.
50 | Bab IV Sifat Kelengkapan Bilangan Real
Menurut aksioma kelengkapan π harus mempunyai supremum.
Misalkan π₯ = π π’πππππ’π π.
Menurut aksioma urutan π3 terdapat tepat satu:
(a) π₯2 < 3; (b) π₯2 = 3 atau (c) π₯2 > 3
Teorema B.4.5: Himpunan semua bilangan asli π lengkap.
Bukti:
Untuk membuktikan bahwa π lengkap. Harus ditunjukkan bahwa setiap subset π yang terbatas di atas memiliki supremum.
Ambil sebarang π ο π, dan terbatas di atas.
Berarti π terhingga, dan π memiliki elemen terbesar π’.
Akibatnya π’ = π π’π π.
Jadi π lengkap.
C. Contoh-contoh
Contoh C.4.1: Jika π1 = { π₯ ο π | π₯ β€ 1} maka 2 batas atas dari π1, sebab setiap π ο π1 berlaku π β€ 2. Dengan cara yang sama dapat diperiksa bahwa π₯ β₯ 1 merupakan batas atas π1. Sedangkan 0 bukan batas π1, sebab ada 1 β π1 sedemikian hingga 1 > 0. Karena π1 memiliki batas atas maka π1 disebut terbatas diatas. Tetapi π1 memiliki batas bawah, sehingga π1 disebut tidak terbatas di bawah.
Contoh C.4.2: π2 = { π₯ ο π | 0 β€ π₯ β€ 1} terbatas. Dengan batas bawah π₯ β€ 0 dan batas atas π₯ β₯ 1.
Contoh C.4.3: π3 = { π₯ ο π + | π₯2 > 2 } terbatas di bawah. Dengan batas bawah π₯ β€ο2.
Contoh C.4.4: π4 = π tidak terbatas di atas.
Misalkan π batas atas dari π . Ambil π > 0 dan 1 > 0, sehingga π + 1 β π sedangkan π < π + 1. Kontradiksi dengan a sebagai batas atas π . Dengan cara yang sama π tidak terbatas di bawah. Jadi π tidak terbatas.
52 | Bab IV Sifat Kelengkapan Bilangan Real
Contoh C.4.5: Jika π5 = ο, maka π5 disebut terbatas di bawah atau terbatas di atas atau tidak terbatas. Karena π5 himpunan kosong maka tidak memiliki anggota, sehingga setiap bilangan real menjadi batas bawah atau batas atas himpunan π5 atau bukan batas dari π5. Contoh C.4.6: Jika π6 subset yang tak kosong dari R dan memiliki elemen berhingga (finite) maka π6 memiliki elemen terbesar u dan elemen terkecil v. Maka π’ = π π’π π6 dan π£ = πππ π6, sedangkan kedua elemen tersebut anggota π6.
Contoh C.4.7: π2 = { π₯ ο π | 0 ο£ π₯ ο£ 1} jelas bahwa 1 batas atas dari π2 . Dapat ditunjukkan bahwa 1 = π π’π π2. Sebab, jika π£ < 1 ada π β β π2 sedemikian hingga π£ < π β, sehingga v bukan batas atas π2. Jadi 1 = π π’π π2. (Menurut πππππ π΅. 4.1). Dengan cara yang sama 0 = πππ π2, sedangkan 0 dan 1 anggota S2.
Contoh C.4.8: π3 = { π₯ β π | 0 < π₯ < 1} mempunyai supremum 1 dan infimum 0, dan masing-masing bukan anggota π3.
Contoh C.4.9: Setiap bilangan real menjadi batas atas dari ο, sehingga ο tidak memiliki supremum. Dengan cara yang sama ο tidak memiliki supremum.
Catatan:
(1) batas atas dan batas bawah suatu himpunan π dapat di muat dalam π atau di luar π.
(2) supremum dan infimum dari π dapat di dalam atau di luar π.
(3) jika π π’πππππ’π π dimuat dalam π sering disebut maksimum π, sedangkan ππππππ’π yang dimuat π disebut minimum π.
D. Latihan 4
1. Misalkan π1 = { π₯ β π | π₯ β₯ 4}. Tunjukkan secara cermat bahwa π1 memiliki batas bawah dan tidak memiliki bats atas. Tunjukkan bahwa πππ π1 = 1.
2. Misalkan π2 = { π₯ β π | π₯ > 4}. Apakah π2 memiliki batas bawah?
Apakah π2 memiliki batas atas? Apakah π π’π π2 ada? Apakah πππ π2 ada? Buktikan pernyataan saudara.
3. Misalkan π3 = {
1n | π ο π }. Tunjukkan bahwa π π’π π3 = 1 dan πππ π3 β₯ 0.
4. Misalkan π4 = { n
)n
1 (
1β β | π ο π}. Tentukan π π’π π4 dan πππ π4. 5. Misalkan π subset yang tidak kosong dari π dan terbatas di
bawah. Buktikan bahwa πππ π = βπ π’π {βπ |π οπ }.
6. Jika π subset dari π yang memuat batas atasnya sendiri, maka tunjukkan batas atas tersebut merupakan π π’π π.
7. Misalkan π ο π dan π οΉο, tunjukkan π’ β π batas atas dari π merupakan π π’πππππ’π π jika dan hanya jika untuk setiap π‘ β π dan π‘ > π’ maka π‘ ο π.
8. Misalkan π ο π dan π οΉο. Tunjukkan bahwa jika π’ = π π’π π, maka untuk setiap π ο π, π’ β 1/π bukan batas atas S, tetapi π’ + 1/π batas atas dari π.
9. Jika π π’π π = πππ π. Apakah yang dapat dikatakan tentang π?
10. Tunjukkan jika π΄ dan π΅ subset π dan terbatas, maka π΄ ο π΅ terbatas. Tunjukkan bahwa π π’π (π΄ ο π΅) = π π’π {π π’π π΄, π π’π π΅ }
54 | Bab IV Sifat Kelengkapan Bilangan Real
11. π adalah terbatas di π , dan π0ο π dan π0οΉο. Tunjukkan bahwa πππ π β€ πππ π0 β€ π π’π π0 β€ π π’π π.
12. Misalkan π ο π dan π β = π π’π π termuat di π. Jika π’ ο π, tunjukkan bahwa π π’π (π ο {π’} ) = π π’π (π β, π’)
13. Tunjukkan himpunan π ο π yang finit dan tidak kosong memuat supremum dan infimumnya. [Petunjuk: ππ’πππππ ππππ’ππ π]
14. Misalkan π ο π dan π οΉο, tunjukkan π€ merupakan πππ π jika dan hanya jika π€ memenuhi:(π) π€ β€ π ,ο’π β π dan (ii) jika π€ < π§ maka ada π β β π sedemikian hingga π β < π§.
15. Misalkan π ο π dan π οΉο, tunjukkan bahwa π€ batas bawah dari π merupakan inf π jika dan hanya jika untuk setiap ο₯> 0 terdapat π π β π sedemikian hingga π π < π€ + ο₯.
BAB V
BEBERAPA KONSEKUENSI AKSIOMA KELENGKAPAN A. Definisi dan Terminologi
Pengembangan dari aksioma kelengkapan ini dimulai pada akhir abad XIX. Sehingga melahirkan beberapa konsekuensi dari aksioma kelengkapan ini diantaranya adalah supremum dan infimum suatu himpunan memenuhi sifat aljabar. Ketunggalan supremum dan infimum suatu himpunan. Ketidak terbatasan bilangan Asli akibat dari sifat Archimedes. Eksistensi ο2 dalam π . Kepadatan bilangan rasional dan irasional dalam π . Sifat kelengkapan equivalen dengan π ππππ‘ π·πππππππβπ .
Definisi A.5.1: Misalkan π ο π , π ο π dan π β π maka (i) β π = { βπ | π β π }
(ii) π + π = { π + π‘ | π ο π, π‘ β π } (iii) π + π = { π + π | π β π } (iv) π π = { ππ | π β π }
Definisi A.5.2: Misalkan π ο π , dan π fungsi yang bernilai real maka π(π) = { π(π₯) | π₯ β π }.
B. Beberapa Teorema
Teorema B.5.1: Misalkan π ο π dan π οΉ Γ, (i) jika π terbatas di atas maka π π’π π tunggal.
(ii) jika π terbatas di bawah maka πππ π tunggal.
Bukti:
56 | Bab V Beberapa Konsekuensi Aksioma Kelengkapan
(i) π terbatas di atas maka π memiliki supremum Akan dibuktikan π π’π π tunggal.
Katakan π’ dan π’β masing-masing π π’π π π’ = π π’π π maka π’ merupakan batas atas π π’β = π π’π π maka π’β merupakan batas atas π
π’ = π π’π π dan π’β batas atas π maka π’ ο£ π’β (5.1) π’β = π π’π π dan π’ batas atas π maka π’β ο£ π’ (5.2) dari (5.1) dan (5.2) diperoleh π’ = π’β
(ii) π terbatas di bawah maka π memiliki infimum Akan dibuktikan infimum π tunggal
Misalkan π€ dan π€β infimum dari π
π€ = πππ π maka π€ merupakan batas bawah π π€β = πππ π maka π€β merupakan batas bawah π
π€ = πππ π dan π€β batas bawah π maka π€β ο£ π€ (5.3) π€β = πππ π dan π€ batas bawah π maka π€ ο£ π€β (5.4) dari (5.3) dan (5.4) diperoleh π€ = π€β
Teorema B.5.2: Misalkan π ο π dan π οΉο, dan π terbatas maka:
(i) πππ π = β π π’π β π (ii) π π’π π = β πππ β π Bukti:
(i) π€ = πππ π maka π€ β€ π ,ο’π β π dari π€ β€ π maka βπ β€ βπ€,ο’ π β π
Akibatnya βw merupakan batas atas βπ (5.5) π€ = πππ π maka ο₯ > 0 ada π β β π sedemikian hingga π€ + ο₯> π β
π€ + ο₯ > π β maka β π β > βπ€ β ο₯
sehingga untuk ο₯ > 0 ada βπ β ο π sedemikian hingga
β π β > βπ€ β ο₯ (5.6)
dari (5.5)dan (5.6) diperoleh β π€ = π π’π β π atau π€ = β π π’π β π Jadi πππ π = βπ π’π β π
(ii) Bukti sebagai latihan
Teorema B.5.3: Misalkan π ο π , π ο π dan terbatas maka (i) π π’π (π + π) = π π’π π + π π’π π
(ii) πππ (π + π) = πππ π + πππ π Bukti:
(i) Misalkan π₯ = π π’π π dan π¦ = π π’π π π₯ = π π’π π maka π β€ π₯,ο’π β π π¦ = π π’π π maka π‘ β€ π¦,ο’π‘ ο π
(π + π‘ ) β€ (π₯ + π¦),ο’(π + π‘) β π + π
sehingga π₯ + π¦ batas atas π + π (5.7) Ambil sebarang ο₯ > 0 maka π2> 0
Karena π₯ = π π’π π maka ada π β β π sedemikian hingga
Karena π₯ = π π’π π maka ada π β β π sedemikian hingga