• Tidak ada hasil yang ditemukan

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK SISTEM EKSKRESI

Dalam dokumen SKRIPSI. Arfina Citra Taibu NIM: (Halaman 157-171)

LEMBAR VALIDASI INSTRUMEN

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK SISTEM EKSKRESI

PERTEMUAN I

Tanggal : Kelompok : Nama Anggota Kelompok : 1.

3.9 Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem ekskresi dan mengaitkannya dengan bioprosesnya sehingga dapat menjelaskan mekanisme serta gangguan fungsi yang mungkin terjadi pada sistem ekskresi manusia melalui studi literatur, pengamatan, percobaan, dan simulasi

Indikator

Mengidentifikasi letak dan struktur organ ekskresi pada manusia mengidentifikasi letak dan struktur organ ekskresi pada manusia

Peserta didik dapat mendeskripsikan fungsi masing-masing organ ekskresi pada manusia

Petunjuk Pengerjaan Soal!

1. Bacalah soal dengan seksama

2. Jawablah dengan baik dan benar pada lembar kegiatan peserta didik 3. Diskusikanlah bersama teman kelompokmu

Pertanyaan kelompok!

1. Perhatikan gambar berikut!

Pada kondisi normal setiap orang memiliki sepasang atau dua buah ginjal pada tubuh. Namun ada beberapa orang hanya memiliki satu ginjal. Lalu, apakah mereka yang hidup dengan satu ginjal bisa tetap menjalani kehidupan normal seperti layaknya orang yang memiliki dua ginjal? Jawablah pertanyaan tersebut disertai dengan alasan!

………...

………...

………...

………...

………...

………...

………...

………...

………...

143

2. Paru-paru terdiri atas dua bagian yaitu kanan dan kiri. Bagian kanan memiliki 3 lobus sementara bagian kiri hanya memiliki 2 lobus. Apa penyebab perbedaan struktur antara paru-paru kanan dan kiri? Berikan alasan secara ilmiah!

………...

………...

………...

………...

………...

………...

………...

3. Perhatikan gambar berikut ini!

Pesawat terbang menghasilkan asap yang mengepul di udara sebagai hasil pembakaran. Begitu pula dengan manusia, manusia juga menghasilkan bahan buangan sebagai hasil metabolisme dalam tubuh. Menurutmu, zat-zat apa saja yang dikeluarkan oleh tubuh kita?

………...

………...

………...

………...

………...

………...

4. Tubuh kita terdiri dari berbagai organ. Salah satu organ yang sangat penting bagi tubuh yaitu hati. Secara garis besar, hati manusia terdiri dari dua bagian yaitu lobus kiri dan lobus kanan. Hati memiliki berbagai fungsi salah satunya yaitu untuk menetralisis racun masuk dalam tubuh. Menurutmu, bagaimana hati dapat mendetoksifikasi racun yang ada didalam tubuh?

………...

………...

………...

………...

………...

………...

5. Buatlah rangkaian kesimpulan dari materi yang telah kalian pelajari hari ini.

Berikan rangkuman secara singkat dan lengkap!

………...

………...

………...

………...

………...

………...

145

Pertanyaan individu!

1. Lengkapilah bagian-bagian ginjal berikut!

2. Apa yang dimaksud dengan ekskresi? Tuliskan fungsi sistem ekskresi ?

………

………...

………

………

3. Lengkapilah bagian-bagian struktur kulit dibawah ini!

~Selamat Bekerja~

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK SISTEM EKSKRESI

PERTEMUAN IV

Tanggal : Kelompok : Nama Anggota Kelompok : 1.

4.9 Menyajikan hasil analisis data dari berbagai sumber (studi literatur, pengamatan, percobaan, dan simulasi) pengaruh pola hidup dan kelainan pada srtuktur dan fungsi organ yang menyebabkan gangguan sistem ekskresi manusia dan teknologi terkait sistem ekskresi melalui berbagai bentuk media informasi

Indikator

Menyimpulkan hasil analisis data tentang permasalahan gangguan fungsi pada ginjal

Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat menyimpulkan hasil analisis data tentang permasalahan gangguan fungsi pada ginjal

147

Petunjuk Pengerjaan Soal!

1. Bacalah soal dengan seksama

2. Jawablah dengan baik dan benar pada lembar kegiatan peserta didik 3. Diskusikanlah bersama teman kelompokmu

Artikel 1

Wasapada, Ini Gejala Awal Gagal Ginjal yang Harus Segera Ditangani Gagal ginjal dapat diartikan saat ginjal tidak dapat menyaring kotoran, tidak mampu mengontrol jumlah air dalam tubuh, dan tidak bisa mengendalikan tekanan darah. Saat kondisi ini terjadi, kadar racun dan cairan berbahaya akan terkumpul di dalam tubuh dan dapat berakibat fatal jika tidak diobati. Hal inilah yang nantinya memberikan masalah bagi kesehatan Anda. Sebagian besar penyebab gagal ginjal bisa akibat komplikasi dari penyakit hipertensi, diabetes militus, dan obesitas.

Penyakit gagal ginjal dibagi menjadi dua tahap, yaitu gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis. Penyakit gagal ginjal Akut (GGA) dimana ginjal tiba-tiba mengalami kerusakan secara mendadak sehingga tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Penyakit gagal ginjal kronis (GGK) terjadi di mana fungsi ginjal mulai menurun secara progresif dalam beberapa bulan atau beberapa tahun yang sering hilang timbul. Umumnya gagal ginjal kronis timbul akibat dari kerusakan ginjal yang sudah parah dan bersifat permanen (irreversibel).

Penyebab utama dari gagal ginjal akut adalah Kurangnya aliran darah ke ginjal, kerusakan langsung pada ginjal itu sendiri, dan penyumbatan urin dari ginjal.

Sedangkan penyebab umumnya adalah trauma cedera dengan kehilangan darah, dehidrasi, kerusakan ginjal akibat dari syok selama infeksi berat yang disebut sepsis, obstruksi aliran urin, seperti dengan pembesaran prostat, kerusakan dari obat-obatan tertentu atau toksin, dan Komplikasi kehamilan, seperti eklampsia dan preeklampsia, atau terkait sindrom HELLP.

Berbeda dengan gagal ginjal akut, gagal ginjal kronis merupakan kerusakan ginjal dan penurunan fungsi yang berlangsung lebih dari 3 bulan. Penyakit ginjal

kronis sangat berbahaya, karena Anda mungkin tidak memiliki gejala gagal ginjal apapun sampai akhirnya menjadi parah. Seringnya, saat diobati, kerusakan ginjal sudah terlanjur terjadi. Diabetes (tipe 1 dan 2) dan tekanan darah tinggi adalah penyebab paling umum dari penyakit ginjal kronis. Penyebab gagal ginjal kronis lainnya adalah kondisi sistem kekebalan tubuh seperti lupus dan penyakit virus, infeksi saluran kemih di dalam ginjal, peradangan pada filter kecil (glomeruli) dalam ginjal, penyakit ginjal polikistik, di mana kista berisi cairan terbentuk di ginjal, cacat bawaan, hadir pada saat lahir, dan paparan jangka panjang untuk beberapa obat dan bahan kimia. .(https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/gejala-awal-gagal-ginjal/)

Artikel 2

Apakah Cuci Darah Harus Dilakukan Seumur Hidup

Cuci darah atau dialisis adalah prosedur yang dilakukan untuk membuang limbah berbahaya di dalam tubuh. Normalnya, proses ini dilakukan secara alami oleh ginjal. Ginjal akan menyaring darah dan memisahkan zat berbahaya serta cairan berlebih dari dalam tubuh untuk kemudian dikeluarkan melalui urin. Tetapi, ketika ginjal tidak dapat melakukan fungsi utamanya, maka diperlukan alat bantu berbentuk mesin.

Dialisis biasanya dilakukan bagi pasien gagal ginjal kronis, yakni kondisi di mana ginjal mengalami penurunan fungsi di bawah batas normal. Bila Anda menderita gagal ginjal kronis, itu artinya ginjal tidak dapat menyaring kotoran, tidak mampu mengontrol jumlah air dalam tubuh, juga kadar garam dan kalsium dalam darah. Sehingga zat-zat sisa metabolisme yang tidak berguna akan tetap tinggal di dalam tubuh dan membahayakan kondisi pasien.

Dialisis umumnya terbagi menjadi hemodialisis dan dialisis peritoneal.

Hemodialisis merupakan prosedur cuci darah yang dapat Anda lakukan di klinik dialisis, rumah sakit. Sedangkan dialisis peritonealadalah dialisis yang dilakukan di rumah. Lamanya cuci darah dilakukan bergantung pada kondisi masing-masing pasien. Dalam beberapa kasus, cuci darah pada kasus gagal ginjal sementara atau

149

yang belum memasuki masa akut bisa dihentikan saat ginjal Anda sembuh dan sudah dapat melakukan fungsi yang seharusnya. Namun, lain cerita pada orang yang mengalami gagal ginjal kronis. Orang dengan gagal ginjal kronis stadium akhir biasanya membutuhkan transplantasi ginjal. Sayangnya menemukan donor ginjal yang cocok tidak semudah membalikkan telapak tangan. Untuk itulah pasien gagal ginjal kronis dengan kondisi akut memerlukan dialisis sampai donor ginjal yang cocok tersedia. (https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/apakah-cuci-darah-seumur-hidup/)

A. Pertanyaan

1. Apa hubungan dari artikel pertama dan artikel kedua?

………

2. Menurut kalian mengapa penyakit hipertensi dapat menyebabkan gagal ginjal?

3. Menurut kalian, mengapa penyakit diabetes dapat menyebabkan gagal ginjal?

………

4. Menurut kalian, apa yang akan terjadi pada penderita gagal ginjal kronis yang berhenti melakukan dialisis atau cuci darah?

………

5. Menurut kalian, bagaimanakah solusi yang tepat untuk mengurangi resiko terkena gagal ginjal?

151

Rubrik Penilaian Lembar Kerja Peserta Didik

Rubrik Penilaian Pertemuan Pertama Soal kelompok

Nomor Soal Kriteria Penilaian Skor

1

Menjelaskan kondisi normal pada ginjal dengan alasan yang tepat

15

Tidak mengerjakan 0

2

Menjelaskan bagian struktur pada paru-paru dengan alasan imiah

15

Tidak mengerjakan 0

3

Menjelaskan zat-zat yang hasilkan metabolisme dalam tubuh

15

Tidak mengerjakan 0

4

Menjelaskan bagian-bagian hati dan fungsi hati dalam tubuh

15

Tidak mengerjakan 0

5

Membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari

15

Tidak mengerjakan 0

Soal individu

Nomor Soal Kriteria Penilaian Skor

1

Melengkapi bagian-bagian ginjal 10

Tidak mengerjakan 0

3

Melengkapi bagian-bagian struktur kulit 10 Tidak mengerjakan

Rubrik Penilaian Pertemuan Kedua

Nomor Soal Kriteria Penilaian Skor

1

Menganalisis dan menjelaskan tahapan proses pembentukan urin

20

Tidak mengerjakan 0

2

Menjelaskan gangguan fungsi ginjal 15

Tidak mengerjakan 0

3

Menguraikan dampak yg ditimbulkan sistem ekskresi jika tidak mampu mengeluarkan sisa sampah metabolisme

15

Tidak mengerjakan 0

4

Menjelaskan penyebab utama penyakit ginjal 15 Tidak mengerjakan

5

Menjelaskan bagaimana jika salah satu ginjal tidak berfungsi

10

Tidak mengerjakan

Rubrik Penilaian Pertemuan Ketiga

Nomor Soal Kriteria Penilaian Skor

1

Menjelaskan bagaimana paparan sinar matahari menyebabkan kanker kulit

20

Tidak mengerjakan 0

2

Menjelaskan perubahan warna urin 15

Tidak mengerjakan 0

3 Menjelaskan penyebab resiko terkena kanker 15

153

paru-paru

Tidak mengerjakan 0

4

Menjelaskan penyebab utama efek obat pada hati 15 Tidak mengerjakan

5

Membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari

10

Tidak mengerjakan

Rubrik Penilaian Pertemuan Keempat

Nomor Soal Kriteria Penilaian Skor

1

Menjelaskan hubungan penyakit gagal ginjal dan cuci darah pada masing-masing artikel

20

Tidak mengerjakan 0

2

Menjelaskan penyakit hipertensi dapat menyebabkan gagal ginjal

15

Tidak mengerjakan 0

3

Menjelaskan penyakit diabetes dapat menyebabkan gagal ginjal

Menjelaskan solusi yg tepat untuk mengurangi resiko terkena gagal ginjal

10

Tidak mengerjakan

Keterangan :

Penilaian = Jumlah Skor Perolehan X 100 = 100

Kriteria Penilaian : 93-100 = Sangat Baik 84-92 = Baik

75-83 = Cukup 0-74 = Kurang

155

SOAL TEST

Dalam dokumen SKRIPSI. Arfina Citra Taibu NIM: (Halaman 157-171)

Dokumen terkait