Kasih Sejati
M. M: Rut, kiranya beroleh kebahagiaan dan sukacita
dalam kehidupan barumu ini.
Rut: Terima kasih.
Kasih Sejati p e la ja ra n
5
Pemahaman Alkitab Lembar Kerja # 1 14 14KABAR HARIAN BETLEHEM
Pada minggu yang lalu, pernikahan terbesar terjadi pada tahun ini, yaitu antara Rut dan Boas yang merupa-kan suatu kejadian luar biasa yang dihadiri oleh ratusan orang lebih. Ka-bar Harian Betlehem beruntung da-pat hadiri acara pernikahan Rut de-ngan keramahtamahan wawancara, sekalipun singkat bersama dengan penulis berita, Martha More. Berikut adalah wawancara singkatnya.
M.M: Pertama, selamat atas
keber-hasilan pernikahan-mu, Rut.
Rut: Terima kasih. Saya tidak pernah
berpikir akan berakhir seperti ini.
M.M: Itu benar. Tidak semua
pemba-ca kita mungkin memperhatikan hal tersebut, tetapi sepertinya ada sebu-ah cerita di balik kejadian tersebut. Akankah kamu senang berbagi de-ngan kami?
Rut: Tentu saja. Baiklah, saya
bera-sal dari Moab. Setelah keluarga Naomi pindah ke sana, saya meni-kah dengan anak laki-laki Naomi. Tetapi tidak lama kemudian, ia me-ninggal, demikian pula dengan sau-dara dan ayahnya. Jadi, saya ting-gal seorang diri dengan mertua dan adik ipar, Orpa. Kita, tiga perempu-an yperempu-ang tidak mempunyai apa-apa untuk bertahan hidup. Hidup begitu sulitnya saat itu. Naomi sadar bah-wa kita tidak dapat lanjutkan hidup, sehingga ia beritahukan Orpa dan saya untuk pulang ke rumah dan menikah kembali serta beroleh sua-tu kehidupan yang lebih baik. Orpa putuskan untuk pulang ke rumah, tetapi saya tetap bersama dengan Naomi dan mengikutinya pulang ke Betlehem, di mana tempat asalnya yang semula.
M.M: Saya harus potong
pembica-raanmu di sini, karena ini merupa-kan hal yang menarik bagiku. Kebe-ranian apakah yang membuatmu mengikuti Naomi? Maksud saya, kamu setiap malam harus tinggal bersama Naomi dan menikah kem-bali karena Naomi tidak mempunyai anak laki-laki lagi. Kamu pun ada-lah seorang asing, orang Moab dan tidak seperti orang Israel.
Rut: Ya, saya sadari bahwa ada
suatu jalan sulit di hadapan saya,
tetapi saya rasakan kasih dan kekuatan Naomi. Selain itu, kamu tidak dapat melari-kan diri kapanpun bila suatu masalah da-tang. Sekali berkeluarga, tentu saya meru-pakan bagian dari pada keluarga itu. Ang-gota keluarga perhatikan setiap angAng-gota- anggota-nya dan itu berarti tidak memandang lagi perbedaan yang ada.
M.M: Saya sungguh tersentuh oleh
kata-kata kamu terhadap Naomi, saat memohon untuk tinggal bersama dengannya. Apakah sebenarnya kata-katamu itu?
Rut: Saya katakan kepadanya, "Sebab ke
mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi dan di mana engkau bermalam, di si-tu jugalah aku bermalam; bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; di mana engkau mati, akupun mati di sana; dan di sanalah aku dikuburkan."
M.M: Oh, sungguh kata-kata yang
meng-gerakkan hati. Saya tidak mengira telah melihat keluarga yang saling mengasihi.
Rut: Itulah makna kasih sejati dan yang
sesungguhnya.
M.M: Rut, kamu mengorbankan banyak hal
demi memelihara ibu mertuamu. Mengapa demikian?
Rut: Seperti saya, iapun tahu bahwa para
janda umumnya tidak mempunyai sanda-ran hidup lagi. Bagaimana saya dapat lan-jutkan dan hidup bersenang-senang de-ngan sebuah keluarga baru, saat saya tahu Naomi kesulitan mempertahankan hidup-nya? Saya harus tinggal bersama dengan-nya dan berbuat apa yang saya dapat
laku-kan. Sejak tiba di Betlehem pada masa awal menuai, saya putuskan untuk memungut sisa-sisa gandum untuk mempertahankan hidup kami.
M.M: Apakah itu pekerjaan yang
melelahkan?
Rut: Saya akan berbohong bila
katakan tidak. Saya harus bekerja keras dari pagi hingga petang hari, tetapi beruntung, Boas begitu baik terhadap saya dan Naomi. Ia se-nantiasa meminta para pekerja yang memungut tuaian untuk me-nyisakan gandum untuk saya pungut.
M.M: Naomi merupakan seorang
perempuan yang diberkati, karena mempunyai seorang menantu yang mengasihi mertuanya.
Rut: Kamu tahu, Naomi berbuat
banyak bagiku pula. Ia berikan ke-beranian saat saksikan kekuatan dan kebulatan tekad yang saya harus ambil untuk lanjutkan hidup setelah kehilangan suami dan anak-anaknya. Selain itu, ia ingin-kan saya untuk mempunyai masa depan yang cerah dan ajarkan bagaimana menanggapi kebaikan Boas itu. Ia senantiasa memper-hatikanku.
M.M: Inilah sungguh-sunguh
sebu-ah keluarga yang memelihara ang-gota keluarganya, terutama pada saat-saat yang membutuhkan. Ini-lah kasih sejati dan yang nyata. Banyak yang lainnya mungkin telah menyerah atau mencari keluarga yang lebih baik lagi, tetapi kamu memelihara anggota keluargamu dan sungguh diberkati oleh Allah. Boas merupakan seorang yang ter-pandang, kamu tahu...Kamu sung-guh seorang perempuan yang beruntung!
Rut: Saya tahu segala sesuatu
yang diberikan oleh Allah. Saya akan tetap menghormati-Nya. Sekalipun lebih makmur sekarang, tetapi kami tetap tidak boleh lupakan bagaimana mengasihi anggota keluarga, karena merekalah yang senantiasa ada bagi kita.
M.M: Rut, kiranya beroleh
kebaha-giaan dan sukacita dalam kehidupan barumu ini.
Rut: Terima kasih.
"Saudara-saudara yang terkasih,
marilah kita saling mengasihi,
sebab kasih itu berasal dari Allah dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan
mengenal Allah." (1 Yoh. 4:7)
Hal-Hal yang Direnungkan:
1. Bagaimana Rut tunjukkan kasih sejati dan yang nyata kepada ibu mertuanya, Naomi?
(Mengorbankan masa depannya dengan tinggal bersama dengan Naomi, menerima kewajiban yang lebih penting untuk mempertahan hidup keluarga dan dirinya, mendengarkan nasihat Naomi daripada berdebat dengan ibu mertua tentang permintaannya.)
2. Bagaimana Naomi tunjukkan kasih dan perhatian kepada menantunya, Rut?
(Menginginkan Rut untuk mempunyai suatu hidup yang lebih baik, sekalipun ia akan kehilangannya s e b a g a i s e o r a n g m e n a n t u y a n g b a i k , mengajarkan Rut tentang kasih Allah melalui tindakan dan perkataannya.)
3. Macam kualitas hidup apakah yang Naomi dan Rut punyai yang kamu harapkan akan berkembang? Jawaban murid-murid.)
4. Apakah ini gambaran sebuah keluarga ideal bagi masyarakat hari ini? Mengapa atau mengapa tidak?
(Jawaban murid-murid.)
5. Apakah cerita Alkitab ini mengubah pemahaman kasih kalian dari awal hingga akhir pelajaran? Mengapa atau mengapa tidak?
Jawaban murid-murid.)
Dari manakah macam kasih ini berasal? Lihatlah 1 Yoh. 4:7.
"Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah."
Begitu jelasnya, ayat ini mengajarkan bahwa macam kasih sejati dan yang nyata itu hanya berasal dari Allah. Baik Naomi maupun Rut mengetahui kasih Allah dan perwujudannya dalam perkataan dan tindakan sehari-hari. Kita pun seharusnya menaruh apa yang kita tahu tentang Allah dan pengajaran-Nya ke dalam tindakan.
(Ini lanjutan dari bagian di atasnya dalam Lembar Kerja # 1. Ada beberapa hal yang digunakan
sebagai pertanyaan diskusi. Semua murid dapat memilih pertanyaan
tersebut untuk didiskusikan bersama.)
(Dalam keluarga kalian, ada banyak kemungkinan hubungan.
Sempatkan waktu dan berkomunikasilah
dengan anggota keluarga kalian semua.
Peliharalah kerukunan dan kasih sebenarnya dengan mengerjakan
tugas yang merupakan kewajiban kalian. Tetapi lebih penting lagi,
pahamilah apa yang dimaksudkan dengan
kasih sejati kepada sesama itu.)
Lembar Kerja # 2
Bacalah tentang beberapa hubungan yang ada dalam keluarga dan bantulah tunjukkan kasih yang nyata kepada sesama.
Ibu Gloria merasa tidak bahagia dengan pakaian yang ia kenakan beberapa hari ini. Ia beranggapan bahwa pakaiannya tampak terlalu sesak. Gloria tidak memahami mengapa ibunya begitu kuno. Suatu hari, sang ibu meminta Gloria untuk pergi berbelanja di mal. Gloria pikir ini suatu gagasan yang baik. Sesaat kemudian, mereka telah pergi ke suatu tempat bersama-sama. Mungkin mereka dapat diskusikan banyak hal dan pecahkan persoalan mereka. Tetapi ketika memasuki toko pertama, mereka justru mulai berdebat. Gloria tidak ingin menjadi berbeda dari teman-temannya, sementara sang ibu sebenarnya tidak menyukai pilihan pakaian Gloria.
Sally dan Ashley begitu eratnya. Ashley senantiasa mendengar dari temannya bagaimana buruknya kakak tertua itu, tetapi ia dan Sally jarang bertengkar, setidaknya tidak pernah ada persoalan apapun yang mereka tidak dapat selesaikan. Jadi ketika Sally beritahukan bahwa ia hendak pergi ke suatu pesta,
lllllllllllllllllll
Aplikasi
Kehidupan
15 Kasih Sejati p ela ja ra n5
Pemahaman Alkitab Lembar Kerja # 11. Bagaimana Rut tunjukkan kasih sejati dan yang nyata kepada ibu mertuanya, Naomi? 2. Bagaimana Naomi tunjukkan kasih dan perhatian kepada menantunya, Rut?
3. Macam kualitas hidup apakah yang Naomi dan Rut punyai yang kamu harapkan akan berkembang? 4. Apakah ini gambaran sebuah keluarga ideal bagi masyarakat hari ini? Mengapa atau mengapa tidak? 5. Apakah cerita Alkitab ini mengubah pemahaman kasih kalian dari awal hingga akhir pelajaran? Mengapa atau mengapa tidak?
Hal-Hal yang Perlu Diren
ungkan
Dari manakah macam kasih ini berasal? Lihatlah 1 Yoh. 4:7. Tuliskan ayat tersebut di bawah ini:
Dalam keluarga kalian, ada banyak kemungkinan hubungan.
Sempatkan waktu dan berkomunikasilah dengan anggota
keluarga kalian semua. Peliharalah kerukunan dan kasih sebenarnya dengan kerjakan tugas
yang merupakan kewajiban kalian. Tetapi lebih penting lagi, pahamilah apa yang dimaksudkan dengan
kasih sejati kepada sesama itu. Lanjutkan ke halaman berikutnya dan bacalah tentang beberapa hubungan yang ada dalam sebuah keluarga dan bantu tunjukkan dengan kasih yang nyata
kepada sesama. SAYA AYAH IBU KAKAK ADIK KAKEK NENEK LAINNYA
sang orangtua dengan jelas memintanya untuk tidak pergi. Ashley tidak tahu harus berbuat apa. Ia tahu Sallu telah beritahu suatu dusta kepada orangtuanya dengan katakan bahwa ia pergi ke rumah teman untuk menonton sebuah film. Bila Ashley beritahu orangtua, kemudian Sally mungkin akan marah dan tidak pernah percaya kepadanya lagi, karena hal tersebut seharusnya menjadi rahasia di antara mereka. Tetapi ia merasa begitu kuatir pula, karena telah mendengar dari orang-orang yang pernah terlibat dalam masalah pesta liar ini.
lllllllllllllllllll
lllllllllllllllllll
Kurt senantiasa pulang malam. Orangtua mulai merasa kuatir tentang dirinya. Mereka ingin diskusikan hal tersebut dengan dirinya, tetapi tidak ingin ikut campur dalam kehidupannya. Ia sebenarnya merupakan seorang murid dan anak yang baik. Ia jarang membuat duka orangtuanya. Tetapi sejak masuk sekolah tinggi, Kurt sering pulang larut malam. Pada mulanya, Kurt terlambat beberapa menit saja dan orangtua tidak begitu menghiraukannya. Tetapi makin hari semakin larut malam. Mereka tidak dapat putuskan, apakah membiarkan Kurt begitu saja dan berharap akan berubah menjadi lebih baik atau duduk membicarakan hal tersebut bersama dengannya. Orangtua tidak ingin beresiko bahwa Kurt yang justru tidak menyukai mereka sebagai orangtua yang kurang bertanggung jawab.
"Saya tidak dapat tahan lebih lama lagi dengan nenek!" teriak Judy kepada orangtuanya. Mereka memandangi Judy dengan serius, tetapi tidak memarahinya. Mereka tahu bahwa nenek menjadi lebih dan lebih berusaha lagi pada akhir-akhir ini kepada setiap orang. Sejak kakek meninggal, orangtua Judy mengundang nenek untuk pindah ke rumah mereka, sehingga nenek tidak lagi merasa kesepian. Pada mulanya, setiap orang berusaha menghibur nenek dan sepertinya tidak seperti harapan semula. Setelah satu tahun berlalu, Judy temukan bahwa nenek menjadi makin menjeng-kelkan. Nenek senantiasa mengomentari tentang pakaiannya atau pilihan teman-temannya. Kadang,
(Murid-Murid dapat kerjakan secara berpasangan atau berkelompok. Mereka dapat bertanggung jawab atas setiap skenario ataupun memilihnya. Hal terpenting adalah
bagaimana mereka rasakan setiap anggota keluarga
dapat tunjukkan kasih yang nyata kepada sesama.
Tidak ada jawaban yang mutlak.
Intinya, situasi-situasi ini dimaksudkan untuk menyatakan kasih yang kadang tidak menyenangkan perasaan dan mengorbankan bagian orang lain.)
nenek akan memaksa Judy atau orangtuanya untuk pergi berbelanja saat mereka semua sibuk melakukan suatu hal. Nenek terlalu ikut campur dalam urusan kehidupan mereka lebih daripada seperti yang mereka kira. Mereka tidak tahu bagaimana cara mengatasinya.
Lembar Kerja # 3 Terima Kasih
Kehidupan dengan anggota keluarga dapat menarik, sekalipun dapat pula menjadi tertekan, kita memahami bahwa setiap orang ingin yang terbaik terhadap sesamanya. Itulah kasih yang nyata. Tetapi kadang, kita hanya berfokus pada apa yang tidak benar dan melupakan semua hal baik yang anggota keluarga lakukan bagi kita. Marilah kita menjadi yang pertama mengingat kasih mereka bagi kita. Gagaskan semua hal yang kalian ingin ucapkan terima kasih kepada orangtua ataupun anggota keluarga lainnya. Gunakan gagasan ini, buatlah surat terima kasih kepada orangtua, saudara kandung ataupun kerabat terdekat lainnya. Ini adalah surat pribadi dan kalian tidak perlu bagikan isinya kepada setiap orang, kecuali yang kalian pilih orangnya. Inilah mulanya untuk membantu memulai surat kalian:
16 Kasih Sejati p e la ja ra n
5
Aplikasi Kehidupan Lembar Kerja # 2Ibu Gloria merasa tidak bahagia dengan pakaian yang ia kenakan beberapa hari ini. Ia beranggapan bahwa pakaiannya tampak terlalu sesak. Gloria tidak memahami mengapa ibunya begitu kuno. Suatu hari, sang ibu meminta Gloria untuk pergi berbelanja di mal. Gloria pikir ini suatu gagasan yang baik. Sesaat kemudian, mereka telah pergi ke suatu tempat bersama-sama. Mungkin mereka dapat diskusikan banyak hal dan pecahkan persoalan mereka. Tetapi ketika memasuki toko pertama, mereka justru mulai berdebat. Gloria tidak ingin menjadi berbeda dari teman-temannya, sementara sang ibu sebenarnya tidak menyukai pilihan pakaian Gloria.
lllllllllllllllllll lllllllllllllllllll lllllllllllllllllll lllllllllllllllllll lllllllllllllllllll lllllllllllllllllll
Sally dan Ashley begitu eratnya. Ashley senantiasa mendengar dari temannya bagaimana buruknya kakak tertua itu, tetapi ia dan Sally jarang bertengkar, setidaknya tidak pernah ada persoalan apapun yang mereka tidak dapat selesai-kan. Jadi ketika Sally beritahukan bahwa ia hendak pergi ke suatu pesta, sang orangtua dengan jelas memintanya untuk tidak pergi. Ashley tidak tahu harus berbuat apa. Ia tahu Sallu telah beritahu suatu dusta kepada orangtuanya dengan katakan bahwa ia pergi ke rumah teman untuk menonton sebuah film. Bila Ashley beritahu orangtua, kemudian Sally mungkin akan marah dan tidak pernah percaya kepadanya lagi, karena hal tersebut seharusnya menjadi rahasia di antara mereka. Tetapi ia merasa begitu kuatir pula, karena telah mendengar dari orang-orang yang pernah terlibat dalam masalah pesta liar ini.
Kurt senantiasa pulang malam. Orangtua mulai merasa kuatir tentang dirinya. Mereka ingin diskusikan hal tersebut dengan dirinya, tetapi tidak ingin ikut campur dalam kehidupannya. Ia sebenarnya merupakan seorang murid dan anak yang baik. Ia jarang membuat duka orangtuanya. Tetapi sejak masuk sekolah tinggi, Kurt sering pulang larut malam. Pada mulanya, Kurt terlam-bat beberapa menit saja dan orangtua tidak begitu menghiraukannya. Tetapi makin hari semakin larut malam. Mereka tidak dapat putuskan, apakah membiarkan Kurt begitu saja dan berharap akan berubah menjadi lebih baik atau duduk membicarakan hal tersebut bersama dengannya. Orangtua tidak ingin beresiko bahwa Kurt yang justru tidak menyukai mereka sebagai orangtua yang kurang bertanggung jawab.
"Saya tidak dapat tahan lebih lama lagi dengan nenek!" teriak Judy kepada orangtuanya. Mereka memandangi Judy dengan serius, tetapi tidak memarahi-nya. Mereka tahu bahwa nenek menjadi lebih dan lebih berusaha lagi pada akhir-akhir ini kepada setiap orang. Sejak kakek meninggal, orangtua Judy mengundang nenek untuk pindah ke rumah mereka, sehingga nenek tidak lagi merasa kesepian. Pada mulanya, setiap orang berusaha menghibur nenek dan sepertinya tidak seperti harapan semula. Setelah satu tahun berlalu, Judy temu-kan bahwa nenek menjadi makin menjeng-keltemu-kan. Nenek senantiasa mengo-mentari tentang pakaiannya atau pilihan teman-temannya. Kadang, nenek akan memaksa Judy atau orangtuanya untuk pergi berbelanja saat mereka semua sibuk melakukan suatu hal. Nenek terlalu ikut campur dalam urusan kehidupan mereka lebih daripada seperti yang mereka kira. Mereka tidak tahu bagaimana cara mengatasinya.
Terima kasih atas keberadaannya saat... Terima kasih atas dengarkanku saat... Terima kasih atas beriku...
Terima kasih atas ajariku...
Gunakan bagian berikut untuk menuliskan suatu catatan. Ketika kalian merasa selesai, kemudian gunakan kertas surat pada halaman sebelumnya untuk menuliskan surat yang kalian akan kirimkan. Guru akan sediakan amplop dan perangko bagi kalian.
Memang mudah untuk kehilangan dunia sibuk kita hari ini dan melupakan tentang pentingnya hal-hal dalam hidup. Tanpa dukungan dari anggota keluarga, kita sepertinya tidak akan ke mana-mana hari ini. Mereka berikan kasih dan dukungan tanpa syarat apa-apa bagi kita. Mereka mengorbankan uang dan waktu bagi kita seperti yang kita lakukan bagi mereka. Dan sekalipun kadang kita berdebat dan bertengkar, kita tahu bahwa segala sesuatu dikatakan atau dilakukan di luar kasih. Kita seharusnya senantiasa mengingatkan diri tentang kasih sayang keluarga, sehingga kita dapat menyatakan ungkapan terima kasih dan menghitung jumlah berkat kehadiran dalam hidup kita. Akhirilah dengan berdoa. 18 Kasih Sejati p e la ja r n a
5
Aktivitas Lembar Kerja # 3Kehidupan dengan anggota keluarga dapat menarik, sekalipun dapat pula menjadi tertekan, kita memahami bahwa setiap orang ingin yang terbaik terhadap sesamanya. Itulah kasih yang nyata. Tetapi kadang, kita hanya berfokus pada apa yang tidak benar dan melupakan semua hal baik yang anggota keluarga lakukan bagi kita. Marilah kita menjadi yang pertama meng-ingat kasih mereka bagi kita. Gagaskan semua hal yang kalian ingin ucapkan terima kasih kepada orangtua ataupun anggota keluarga lainnya. Gunakan gagasan ini, buatlah surat terima kasih kepada orangtua, saudara kandung ataupun kerabat terdekat lainnya. Ini adalah surat pribadi dan kalian tidak perlu bagikan isinya kepada setiap orang, kecuali yang kalian pilih orangnya. Inilah mulanya untuk membantu memulai surat kalian:
Terima kasih atas keberadaannya saat... Terima kasih atas dengarkanku saat...
Terima kasih atas beriku... Terima kasih atas ajariku...
Gunakan bagian berikut untuk menuliskan suatu catatan. Ketika kalian merasa selesai, kemudian gunakan kertas surat pada halaman sebelumnya untuk menuliskan surat yang kalian akan kirimkan. Guru akan sediakan amplop dan perangko bagi kalian.
Yang terkasih, _________ ______________________________________________ ______________________________________________ ______________________________________________ ____________________________________________________________ ____________________________________________________________ ____________________________________________________________ ____________________________________________________________ ____________________________________________________________ ____________________________________________________________ Dari, __________
Kesimpulan
Evaluasi
Tugas Pembacaan Alkitab minggu ini: Kej. 6 – 8pelajaran
6
GARIS BESAR Latar Belakang Alkitab
Kitab Bacaan
1 Taw. 16:7-36
Kebenaran Alkitab
Allah telah persiapkan segala sesuatu, termasuk rencana-Nya bagi kita.
Tujuan Pelajaran
Bersyukurlah kepada Allah karena keluarga kita.
Ayat Hafalan
"Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang
dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."
(1 Tes. 5:18)
Ada banyak macam persembahan yang tercatat dalam Perjanjian Lama. Dalam Im. 6-7, mendiskusikan macam-macam persembahan, yaitu korban bakaran, korban sajian, korban penghapus dosa, korban penebus salah, korban keselamatan. Setiap macam korban dipersembahkan untuk tujuan tertentu. Khususnya, korban keselamatan mencakup korban syukur (Im. 7:11-15). Sepanjang zaman tersebut, umat mungkin mengucap syukur kepada Allah untuk suatu alasan, yaitu beroleh kesembuhan atau jalan keluar bagi suatu persoalan. Dalam Im. 7:29-30, Allah lebih jauh perintahkan umat untuk secara pribadi membawa korban kesela-matan mereka kepada-Nya. Ini karena umat berikan ucapan syukur mereka harus membawanya dengan tangan ke hadapan Allah. Dengan cara ini, mereka harus menyempatkan waktu benar-benar untuk menyatakan rasa syukur mereka. Persem-bahan suatu korban tampaknya tidak berkaitan dengan hari ini, tetapi pengajaran-nya tetaplah masih harus dijalankan. Allah inginkan kita untuk bersyukur dan mengingat-Nya dari dalam hati. Hanya melakukannya belumlah cukup. Ketika kita persembahkan rasa syukur kita kepada Allah hari ini, kita harus secara pribadi membawanya kepada Allah. Kita harus sempatkan waktu untuk memuji dan beritakan kepada sesama tentang kebaikan dan kesetiaan-Nya.