(Setelah membaca cerita ini, diskusikan tentang bagaimana sang ibu telah rasakan sikap dari
anak perempuannya. Sang ibu dalam cerita ini seperti Bapa kita yang di surga.
Ia bersukacita ketika kita berbagi dengan sikap yang benar. Lembar Kerja # 1 selidiki apa makna dari
telah lakukan hal itu satu bulan yang lalu. Saya telah mencarinya bagi seorang anak di sekolah yang kehilangan pasangan sarung tangannya dan tidak menemukannya. Akhirnya, saya tergerak untuk berbagi sarung tangan, agar tangannya tidak kedinginan saat istirahat sekolah.
Bagaimana perasaan ibunya pada saat itu? Apakah tindakan berbagi terlalu sederhana di hadapan Allah?
Pemahaman
Alkitab
Lembar Kerja # 1Ananias dan Safira vs Barnabas
Surat kabar yang kita ketahui hari ini mungkin belum pernah memuat berita selama masa Kristus. Bagaimanapun, ketika ada berita besar, mungkin tersebar cepat melalui perkataan mulut. Bila kertas telah tercetak selama masa jemaat awal, satu edisi mungkin telah terlihat seperti ini...
Kematian yang Mengejutkan (Kis. 5:1-11)
Komunitas umat Kristen di Yerusalem telah dikejutkan akhir-akhir ini dengan kematian dua orang pemilik tanah, Ananias dan Safira. Hal ini sempat dikabarkan bahwa mereka mati di hadapan rasul Petrus, hanya berbeda tiga jam waktu kematian mereka, sebagai suatu penghukuman dari Allah. Faktanya, mereka telah menjual sebagian dari tanah dan memutuskan untuk memberikan hasilnya kepada gereja. Bagaimanapun, rasul Petrus tahu, melalui petunjuk Roh Kudus, bahwa suami dan istri ini telah menyimpan sebagian dari hasil penjualan tersebut dan menipu setiap orang dengan katakan bahwa sedemikianlah hasil penjualan tanah mereka itu. Ketika pertanyaan terpisah ditanyakan, mereka sepakat untuk berdusta dan seketika itu pula mereka meninggal. Banyak pendapat yang katakan bahwa Ananias dan istrinya menginginkan orang lain memuji kemurahan hati mereka, sementara pendapat lainnya katakan bahwa mereka memberikan segala sesuatu untuk membantu orang-orang yang miskin. Sebuah tetangga dari pasangan ini mempunyai pendapat demikian, " Mereka berdua adalah orang baik. Kamu tahu bahwa mereka tidak harus menjual tanah.
Sebelum Anda mulai bagian ini, mintalah murid-murid
untuk melihat pada Lembar Kerja Murid.
Beberapa informasi yang diberikan di sini mungkin tidak tersedia
bagi murid-murid. Informasi pada sebelah kanan dapat dijadikan suatu acuan.
Dan ketika menjual tanah, itu adalah pilihan mereka untuk menyumbang seberapa banyak. Tidak ada yang perlu berdusta. Alangkah menyedihkannya melihat hal tersebut terjadi." Seluruh komunitas ini masih terkejut terhadap kejadian ini. Ketika rasul Petrus ditanya, apakah ini hanya sekedar penghukuman, maka ia menjawab, " Kita harus ingat bahwa saat berdusta, kita sedang menipu Allah dan Allah memperhitungkan hal tersebut secara serius. Ketika setiap orang memilih untuk berbuat dosa melawan Tuhan, mereka harus menanggung akibatnya." Sejak jenazah kedua orang itu telah dikuburkan, maka kebaktian kremasi tidak dipegang lagi.
Gerakan Bantuan Orang Miskin yang Berhasil (Kis. 4:32-37)
Gerakan bantuan orang miskin telah dibentuk oleh komunitas Kristen setempat dengan berhasil sejauh ini. Seorang pewawancara untuk acara ini hanya memuji kemurahan hati orang-orang yang telah sumbangkan sebagian dari harta mereka. "Orang-orang ini sungguh baik. Mereka bagikan apa yang dipunyainya, baik itu uang, makanan ataupun pakaian. Semua kejadian ini diatur sedemikian rupa menjadi gerakan bantuan orang miskin, tetapi mereka sendiri telah digerakkan untuk memberikan apapun yang mereka dapat berikan. Setiap orang perlakukan sesamanya seperti keluarga. Ini sungguh rasa kepedulian terhadap orang banyak." Salah seorang yang bermurah hati itu adalah Barnabas. Ia menjual sebidang tanah miliknya dan menyumbangkan semua hasilnya kepada para rasul, sehingga uang tersebut dapat dibagikan kepada orang-orang miskin. Ketika dikelilingi oleh pers, ia berkata, "Saya percaya bahwa segala sesuatu yang saya punyai berasal dari Allah dan adalah benar untuk membagikannya kepada mereka yang miskin." Tampaknya ini merupakan suatu ketetapan bagi mereka yang ingin membantu dalam gerakan tersebut. Bila kalian berminat untuk membantu atau menyumbangkan sesuatu, kiranya dapat diberikan dengan cara yang berkenan kepada Allah. "Siapa memberi kepada orang miskin tak akan berkekurangan, tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dikutuki."
lApakah yang Alkitab katakan tentang berbagi?
Lihat Kel. 35:22. Bagaimana seharusnya sikap kita?
"Maka datanglah mereka, baik laki-laki maupun perempuan, setiap orang yang terdorong hatinya, dengan membawa anting-anting hidung, anting-anting telinga, cincin meterai dan kerongsang, segala macam barang emas; demikian juga setiap orang yang mempersembahkan persembahan unjukan dari emas bagi Tuhan."
(Kita seharusnya mempunyai hati yang tulus ketika berbagi sesuatu, tidak terpaksa ataupun dipaksakan untuk melakukannya.)
Lihat Mat. 6:3-4. Apakah seharusnya berharap atas
tindakan kita itu?
"Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
(Kita seharusnya tidak berharap mendapat pujian dari orang lain, seperti Ananias dan Safira harapkan, tetapi lakukan semua hal bagi kemuliaan Allah. Kita seharusnya ingin bahwa upah kita berada di surga.) Jemaat Awal dan Barnabas Ananias dan Safira Apa yang lakukan dengan tanah dan milik mereka Sikap Mereka Hasil Menjual milik mereka dan berbagi segalanya Berniat dan dengan tulus hati Hidup dalam kasih karunia yang berlimpah Menjual tanah dan berdusta tentang harganya Ingin dipuji orang banyak Meninggal karena dosa mereka
"Orang yang baik hati akan diberkati, karena ia membagi
rezekinya dengan si miskin." (Ams. 22:9)
Lihat Kis. 11:29. Seberapa banyaknya seharusnya
kita bagikan?
"Lalu murid-murid memutuskan untuk mengumpulkan suatu sumbangan, sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing dan mengirimkannya kepada saudara-saudara yang diam di Yudea."
(Kita seharusnya membagikan apa yang kita dapat bantu kepada orang lain, tetapi jangan sampai menghiraukan keluarga sendiri. Allah akan memahami karena apa yang kita bagikan berasal dari hati. Ini bukan persoalan banyak atau sedikit, tetapi sikap kita dalam berbagi.)
Apakah yang kita dapat lakukan untuk berbagi kepada sesama? Tulis atau gambarkan beberapa
caranya.
(Jawaban murid-murid.)
31
Berbagi dengan Jujur
p e la ja ran
9
Lembar Kerja # 1 Pemahaman AlkitabSurat kabar yang kita ketahui hari ini mungkin belum pernah memuat berita selama masa Kristus. Bagaimanapun, ketika ada berita besar, mungkin tersebar cepat melalui perkataan mulut. Bila kertas telah tercetak selama masa jemaat awal, satu edisi mungkin telah terlihat seperti ini...
S U R A T K A B A R R O H A N I
Kematian yang Mengejutkan
Berita Terkini Reaksi masyarakat terhadap kematian akhir-akhir ini halaman 2 Wawancara khusus dengan Petrus halaman 2 Berita terkini dalam perkembangan teknologi halaman 3 Kategori berita halaman 3 Berita olahraga halaman 4 Surat kepada Editor halaman 4 Komunitas umat Kristen di Yerusalem telah dikejutkan akhir-akhir ini dengan kematian dua orang pemilik tanah, Ananias dan Safira. Hal ini sempat dikabar-kan bahwa mereka mati di hadapan rasul Petrus, hanya berbeda tiga jam waktu kematian mereka, sebagai suatu penghukuman dari Allah. Faktanya, mereka telah menjual sebagian dari tanah dan memutuskan untuk memberikan hasilnya kepada gereja. Bagaimanapun, rasul Petrus tahu, melalui petunjuk Roh Kudus, bahwa suami dan istri ini telah menyimpan sebagian dari hasil penjualan terse-but dan menipu setiap orang dengan katakan bahwa sedemikianlah hasil pen-jualan tanah mereka itu. Ketika pertanyaan terpisah ditanyakan, mereka sepa-kat untuk berdusta dan seketika itu pula mereka meninggal. Banyak pendapat yang katakan bahwa Ananias dan istrinya menginginkan orang lain memuji ke-murahan hati mereka, sementara pendapat lainnya katakan bahwa mereka memberikan segala sesuatu untuk membantu orang-orang yang miskin. Sebuah tetangga dari pasangan ini mempunyai pendapat demikian, " Mereka berdua adalah orang baik. Kamu tahu bahwa mereka tidak harus menjual tanah. Dan ketika menjual tanah, itu adalah pilihan mereka untuk menyumbang seberapa banyak. Tidak ada yang perlu berdusta. Alangkah menyedihkannya melihat hal tersebut terjadi." Seluruh komunitas ini masih terkejut terhadap kejadian ini. Ketika rasul Petrus ditanya, apakah ini hanya sekedar penghukuman, maka ia menjawab, " Kita harus ingat bahwa saat berdusta, kita sedang menipu Allah dan Allah memperhitungkan hal tersebut secara serius. Ketika setiap orang memilih untuk berbuat dosa melawan Tuhan, mereka harus menanggung aki-batnya." Sejak jenazah kedua orang itu telah dikuburkan, maka kebaktian kremasi tidak dipegang lagi. (untuk reaksi lebih lanjut, lihat halaman 2)
Gerakan bantuan orang miskin telah dibentuk oleh komunitas Kristen setempat dengan berhasil sejauh ini. Seorang pewawancara untuk acara ini hanya memuji kemurahan hati orang-orang yang telah sumbangkan sebagian dari harta mereka. "Orang-orang ini sungguh baik. Mereka bagikan apa yang dipunyainya, baik itu uang, makanan ataupun pakaian. Semua kejadian ini diatur sedemikian rupa men-jadi gerakan bantuan orang miskin, tetapi mereka sendiri telah digerakkan untuk memberikan apapun yang mereka dapat berikan. Setiap orang perlakukan sesa-manya seperti keluarga. Ini sungguh rasa kepedulian terhadap orang banyak." Salah seorang yang bermurah hati itu adalah Barnabas. Ia menjual sebidang tanah miliknya dan menyumbangkan semua hasilnya kepada para rasul, sehingga uang tersebut dapat dibagikan kepada orang-orang miskin. Ketika dikelilingi oleh pers, ia berkata, "Saya percaya bahwa segala sesuatu yang saya punyai berasal dari Allah dan adalah benar untuk membagikannya kepada mereka yang miskin." Tam-paknya ini merupakan suatu ketetapan bagi mereka yang ingin membantu dalam gerakan tersebut. Bila kalian berminat untuk membantu atau menyumbangkan sesuatu, kiranya dapat diberikan dengan cara yang berkenan kepada Allah.
Berbagi dengan Jujur
p e la ja ra n
9
Lembar Kerja # 1 Pemahaman Alkitab 32 Jemaat Awal dan Barnabas Ananias dan Safira Apa yang lakukan dengan tanah dan milik mereka Sikap Mereka HasilLihat Kel. 35:22. Bagaimana seharusnya sikap kita? Lihat Mat. 6:3-4. Apakah seharusnya berharap atas tindakan kita itu? Lihat Kis. 11:29. Seberapa banyaknya seharusnya kita bagikan?
Lembar Kerja # 2 Siapakah yang Jujur?
Thomas sebenarnya mempunyai cukup uang. Ia ingin gunakan untuk bermain video game saat berjalan pulang ke rumah. Ia memikirkan hal tersebut sepanjang hari. Bagaimanapun juga, ia seharusnya dapat lewati tiga ujian pada hari itu. Saat ia berdiri menantikan tiket di perhentian bis, seorang laki-laki menghampiri barisan orang-orang yang sedang menantikan tiket bis itu. Ia memegang suatu tanda yang mengatakan, "Saya tidak mempunyai rumah dan lapar. Berilah bantuan dari punyamu." Saat orang itu berada di ujung barisan, setiap orang tampaknya menghiraukannya. Ia melihat ke arah Thomas dengan wajah memelas. Baru saja ia melewati Thomas, tiba-tiba Thomas mengatakan, "Maaf, saya tidak mempunyai uang." Orang itu menanggapinya dengan tulus hati, "Terima kasih." Dan bispun berhenti, orang itu mulai menjauh. Thomaspun segera membayar tiket bis dan menuju tempat duduknya, tetapi kemudian, ia memikirkan peristiwa yang baru saja terjadi. Ia sesungguhnya telah menjadi tidak jujur, tetapi mengapa setiap orang tidak memberikan apapun kepada orang itu? Apakah salah bila Thomas pun tidak memberikan uangnya kepada orang itu?
Julia diberi $ 50 untuk dimasukkan ke dalam kotak persembahan. Orangtua meminta Julia untuk masukkan uang itu setelah kebaktian usai, karena mereka harus segera pulang dan tidak ingin berselisih terhadap persembahan itu. Ketika kebaktian hampir usai, Julia mengambil dari sakunya dan memegangnya di tangan. Seorang teman yang duduk di sampingnya melihat uang persembahan itu dan berkata dalam hatinya, "Wah, itu persembahan yang banyak jumlahnya, tentu kamu mengasihi Allah." Julia menolehkan kepalanya sambil melontarkan suatu senyuman. Kemudian, ia mendegar suatu suara berkata, " Inilah akhir dari kebaktian pagi kita." Julia segera berdiri dan menghampiri kotak persembahan yang berada di belakang aula. Ia menaruh persembahan itu dan segera pergi untuk makan siang. Setelah ia beroleh makanan dan duduk dengan temannya, seseorang lainnyapun berkata kepadanya, "Jadi, kamu persembahkan $ 50? Wow, saya tidak
sedikit
Aplikasi
Kehidupan
(Murid-murid dapat dipisahkan ke dalam dua kelompok, yang bertanggung jawab atas setiap skenario. Bila terdapat jumlah murid yang sedikit, mereka dapat mendiskusikannya.)dapat berikan persembahan sebanyak itu." Julia hanya tersenyum dan lanjutkan makan siangnya tanpa berbicara apapun. Dalam hati ia merasa sedih. Julia ingin menjelaskan kepada temannya itu bahwa sebenarnya persembahan itu bukanlah uangnya, tetapi sebagian dari perasaannya merasa sukacita pula bahwa temannya itu tahu ia mengasihi Allah. Selain itu, uang itu merupakan persembahan dari keluarganya. Ia sendiri belum dapat berikan persembahan lebih banyak daripada itu, jadi apakah persembahan orangtua Julia mewakili persembahan-nya pula?
Pikirkan tentang Hal Berikut:
lPikirkan tentang skenario pertama. Apakah Thomas benar-benar menjadi tidak jujur? Apakah yang ia rasakan pada saat itu?
lBagaimana tentang Julia? Apakah Julia harus katakan yang sebenarnya? Apakah benar bahwa persembahan orangtua mewakili persembahan-nya pula?
lPernahkan kalian berada dalam situasi serupa? Jelaskan.
lSituasi lain apakah yang dapat menggoda kita untuk menjadi tidak jujur atau tidak berlaku benar ketika berbagi dengan sesama?
(Tidak ada jawaban yang mutlak pada
pertanyaan ini. Hal terpenting yang perlu diingat adalah berbagi dengan jujur
dan dengan sikap yang benar, karena hal-hal inilah
yang berkenan di hadapan Allah daripada jumlah atau kualitas barang yang
kita bagikan.)
33
Berbagi dengan Jujur
p e a ja a