BAB II KAJIAN TEORI KAJIAN TEORI
A. Persepsi siswa
5. Macam-Macam Metode Pengajaran
Sebenarnya banyak sekali macam-macam metode yang dapat digunakan dalam pengajaran. Tetapi bagaimana menggunakan suatu macam metode dengan pendekatan keterampilan proses agar dapat menunjang siswa belajar aktif. Tetapi
21 yang lebih dominan metode yang digunakan dalam pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yaitu:
1. Metode Ceramah
Metode ceramah adalah cara penyampaian materi pelajaran dengan jalan penerangan dan penuturan secara lisan. Pada metode ini aktivitas lebih banyak dilakukan oleh guru. Karena itu dalam penyampaian bahan pelajaran harus memilih kata-kata atau bahasa yang dipahami oleh siswa sehingga apa yang disampaikan mudah dimengerti.
Teknik mengajar melalui metode ceramah dari dahulu sampai sekarang masih berjalan dan paling banyak dilakukan Namun, usaha-usaha peningkatan teknik mengajar tersebut tetap berjalan terus. Dan kelemahan metode ini adalah perhatian hanya terpusat pada guru, guru dianggap murid selalu benar, adanya unsur paksaan pada metode ini,
37
Sarjono Soekamto, Sosiologi Suatu Pengantar, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1995), h. 48.
38
guru aktif berbicara sedangkan murid hanya mendengarkan meskipun ada murid yang kritis.39
Dengan demikian metode ini cenderung membuat siswa tidak aktif dalam belajar, karena tugas siswa hanya mendengarkan penyampaian dari guru tanpa melibatkan siswa. Jadi, banyak siswa ynag merasa jenuh jika pengajaran Pendidikan Agama Islam selalu menggunakan metode ceramah. 2. Metode Tanya Jawab
Yaitu suatu cara penyajian bahwa pelajaran melalui berbagai pertanyaan yang dijawab oleh siswa.
Dalam metode ini memungkinkan adanya komunikasi langsung yang bersifat timbal balik pada saat terjadinya dialog antara siswa dengan guru sehingga yang kurang jelas dapat ditanyakan langsung.
Metode ini cukup efektif jika digunakan dalam mengajar Pendidikan Agama Islam (PAI) karena membuat siswa lebih aktif untuk berfikir atau bertanya materi yang belum jelas. Tetapi apabila guru tidak menguasai metode ini maka banyak siswa yang pasif.
22 3. Metode Diskusi
Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pada suatu ketika tentu akan mengetahui bahwa hidup itu mempunyai persoalan-persoalan. Tidak semua manusia itu dapat memecahkan permasalahannya sendiri, tetapi ada masalah yang memang harus di cari solusinya dengan cara bekerja sama.
“Tujuan manusia bekerja sama yaitu untuk menyelami dengan lebih baik dunia sekitarnya, untuk merencanakan tindakan supaya dapat menyelesaikan masalah serta untuk bertindak bersama sesuai dengan rencana.”40
Dalam dunia pendidikan ada yang disebut dengan metode diskusi, metode ini cukup mendapat perhatian karena dengan diskusi akan
39
Proyek Pembinaan Prasarana dan Sarana Perguruan Tinggi Agama Dirjen Pembinaan Kelembagaan Agama Islam, Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam, (Jakarta: Dirjen IAIN Jakarta, 1985),
40
merangsang murid-murid berfikir atau mengeluarkan pendapat sendiri dalam menyelesaikan suatu masalah.
Tetapi dalam metode ini peran guru juga sangat diperlukan demi kelancaran jalannya diskusi. Seseorang guru harus membimbing murid-muridnya dalam berdiskusi, karena pada kenyatannya ada saja siswa yang tidak sama sekali aktif berdiskusi.
Metode diskusi merupakan salah satu cara mendidik yang berupaya memecahkan masalah yang dihadapi, baik dua orang atau lebih yang masing-masing mengajukan argumentasinya untuk memperkuat pendapatnya. Untuk mendapatkan hal yang disepakati, tentunya masing-masing menghilangkan perasaan subjektivitas dan emosionalitas yang akan mengurangi bobot pikir dan pertimbangan akal yang semestinya. 41
Oleh karena itu, metode diskusi bukanlah hanya percakapan atau debat biasa saja, tetapi diskusi timbul karena ada maslah yang memerlukan jawaban atau pendapat yang bermacam-macam. Dalam metode diskusi ini peranan guru sangat penting dalam rangka menghidupkan kegairahan murid berdiskusi.
Sebenarnya masih banyak lagi macam-macam metode yang digunakan dalam pengajaran, tetapi yang lebih dominan di pakai dalam pengajaran
23 adalah metode yang sudah tertera di atas, tetapi fakta di lapangan tidak menutup kemungkinan masih banyak guru PAI lebih memilih menggunakan metode ceramah, sedangkan siswa hanya sedikit dilibatkan dalam proses belajar mengajar.
6. Strategi Pembelajaran
Dalam menjalankan tugasnya sehari-hari setiap guru yang akan melaksanakan pembelajaran di kelas, disadari atau tidak, akan memilih strategi tertentu agar palaksanaan pembelajaran yang dilakukan di kelas berjalan lancar dan hasilnya optimal.Dalam konteks pengajaran,strategi pengajaran, strategi
41
dimaksudkan sebagai daya upaya guru dalam menciptakan suatu system lingkungan yang memungkinkan terjadinya proses mengajar agar tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan dapat tecapai dan berhasil guna.42 Karena itu, seorang guru dituntut memiliki kemampuan mengatur secara umum komponen-komponen pembelajaran, sehingga terjalin keterkaitan fungsi antara komponen-komponen pembelajaran yang dimaksud.
Strategi dalam kaitannya dengan pembelajaran PAI adalah siasat atau kiat yang disengaja direncanakan oleh guru. Berkenaan dengan segala persiapan pembelajaran. Srategi berarti pilihan pola kegiatan belajar mengajar yang diambil untuk mencapai tujuan secara efektif.Untuk melaksanakan tugas secara professional, tentunya guru harus memiliki wawasan yang memadai tentang variasi strategi mengajar untuk mewujudakan tujuan belajar mengajar yang telah dirumuskan , baik tujuan instruksional maupun tujuan implicit seperti kemampuan berfikir kritis, kreatif sikap terbuka siswa setelah mengikuti pembelajaran .
24 Strategi mengajar merupakan tindakan guru dalam melaksanakan rencana pembelajaran dengan menggunakan beberapa variabel pengajaran seperti tujuan ,bahan , alat serta evaluasi untuk mempengaruhi siswa mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Strategi mengajar pada dasarnya adalah tindakan nyata dari guru atau merupakan praktek guru melaksanakan pengajaran melalui cara tertentu yang dinilai lebih efektif dan efisien. Dengan kata lain strategi mengajar adalah taktik yang digunakan guru dalam proses pembelajaran di kelas. Taktik tersebut harus mencerminkan langkah-langkah yang sistematik ,
42
Ahmad Sabri, Strategi Belajar dan Micro Teaching, (Jakarta: Quantum Teaching, 2007), cet. 2, h. 1.
artinya tiap tahapan dari strategi itu saling berkaitan satu sama lain dan tersusun secara rapih dan logis .
Menurut newman dan logan sebagaimana dikutip oleh abu ahmadi , strategi meliputi masalah yaitu
a. Mengidentifikasi serta menetapkan spesifikasi kualifikasi perubahan tingkah laku dan kepribadian peserta didik sesuai dengan tujuan yang diharapkan
b. Memilih sistem pendekatan belajar – mengajar berdasarkan aspirasi dan pandangan hidup masyarakat.
c. Memilih dan menetapkan prosedur ,metode, dan teknik pembelajaran yang dianggap paling tepat dan efektif sehingga dapat dijadikan pegangan dalam kegiatan pembelajaran
d. Menerapkan norma – norma dan batas minimal keberhasilan atau kriteria dan standar keberhasilan oleh guru dalam melaksanakan evaluasi hasil kegiatan pembelajaran.
Strategi pembelajaran adalah keputusan instruktur dalam menetapkan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan. Sarana prasarana yang digunakan termasuk jenis media yang digunakan. Dan kemudahan fisik yang ada di sekolah, misalnya ruang kelas, perpustakaan dll. Kemudahan fisik yang ada dirumah, buku-buku pelajaran PAI dan pengajaran serta perhatian orang tua.43
25 Materi yang diberikan dan metodologi yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan kata lain strategi pembelajaran adalah suatu kondisi yang diciptakan oleh guru dengan sengaja agar siswa dipermudah dalam mencapai tujuan pembelajaran. Disinilah letak pentingnya strategi pembelajaran yaitu menentukan semua langkah dan kegiatan yang perlu dilakukan sehingga dapat memberikan pengalaman belajar kepada siswa. Senada dengan itu wrightman mengatakan bahwa peranan guru adalah
43
terciptanya serangkaian tingkah laku yang sering berkaitan yang dilakukan dalam situasi tertentu dan perkembangan siswa yang menjadi tujuannya .44
Strategi pembelajaran aktif merupakan salah satu alternatif strategi pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru yang menginginkan variasi dalam mengajar. Pembelajaran aktif adalah suatu pembelajaran yang mengajak siswa untuk belajar secara aktif . Dalam hal ini tentu pendekatan yang digunakan adalah pendekatan active learning.
44