• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makanan Bergizi

Dalam dokumen Buku Dokter Kecil PlanInternational-Aceh (Halaman 32-40)

Bab II Materi Dasar Pedoman Dokter Kecil

C. Makanan Bergizi

Tubuh kita memerlukan makan untuk melakukan kegiatan, pertumbuhan badan dan melindungi tubuh dari penyakit. Jumlah makanan harus cukup untuk mencegah tubuh kekurangan gizi. Kebutuhan gizi setiap orang berbeda-beda tergantung jenis kelamin, usia dan jenis pekerjaannya

Seorang pekerja berat membutuhkan zat gizi yang lebih banyak. Orang yang sakit membutuhkan zat gizi yang adekuat (banyak dan sesuai kebutuhan). Anak-anak pada usia pertumbuhan juga membutuhkan zat gizi yang cukup. Orang yang kekurangan zat gizi akan nampak lesu, mudah lelah dan kurus. Makanan dikatakan bergizi apabila mencukupi zat-zat yang diperlukan oleh tubuh kita.

Jenis makanan yang dimakanpun harus beraneka ragam dan seimbang, karena tidak ada bahan makanan yang lengkap nilai gizinya. Ada yang kaya sumber karbohidrat, kaya protein, kaya lemak, kaya vitamin dan mineral dll.

Berdasarkan kegunaan makanan dikenal dengan istilah "TRI GUNA MAKANAN", yaitu: 1. Bahan makanan sumber zat tenaga.

Bahan ini setelah dimakan dan dicerna oleh tubuh kita akan menghasilkan tenaga untuk bekerja, belajar ataupun aktivitas lainnya. Contoh bahan makanan ini adalah beras, jagung, ketela pohon, ubi jalar, kentang, gandum dan hasil olahannya. Bahan makanan ini kaya sumber karbohidrat. Satu gram karbohidrat menghasilkan energi 4 kalori. Tenaga selain diperoleh dari karbohidrat juga dapat diperoleh dari sumber lemak dan protein. Contoh bahan makanan sumber lemak diantaranya kelapa, minyak, margarin, keju dan hasil olahannya. Satu gram lemak menghasilkan energi 9 kalori. Lemak juga berfungsi sebagai pelarut vitamin A, D, E, dan K.

Bahan makanan sumber karbohidrat

Bahan makanan sumber lemak

Karbohidrat dan lemak sebagai sumber tenaga

2. Bahan makanan sumber zat pembangun.

Zat Pembangun diperoleh dari protein. Protein dibedakan menjadi dua, yakni:

1) Protein nabati, yang diperoleh dari tumbuh-tumbuhan seperti tempe, tahu, kacang-kacangan, dan hasil olahannya;

2) Protein hewani, yang diperoleh dari hewan dan hasil produknya seperti daging, ikan, udang, kerang, telur, susu, dan hasil olahannya. Satu gram protein menghasilkan energi 4 kalori.

Protein Nabati

Protein Hewani

Terpenuhinya zat pembangun akan membantu pertumbuhan yang normal dari bayi hingga dewasa.

1. Membersihkan gigi dengan menyikat gigi minimal 2 kali sehari yaitu pada waktu pagi sesudah sarapan pagi dan pada waktu malam hari sebelum tidur.

2. Memeriksa gigi dan mulut secara teratur ke puskesmas bila tidak ada keluhan sakit dan segera periksa ke puskesmas bila ada keluhan sakit.

3. Menjaga kebersihan dan kesehatan badan sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

4. Berpakaian yang rapi, bersih, dan sesuai dengan norma masyarakat dan agama.

C. Makanan Bergizi.

Tubuh kita memerlukan makan untuk melakukan kegiatan, pertumbuhan badan dan melindungi tubuh dari penyakit. Jumlah makanan harus cukup untuk mencegah tubuh kekurangan gizi. Kebutuhan gizi setiap orang berbeda-beda tergantung jenis kelamin, usia dan jenis pekerjaannya

Seorang pekerja berat membutuhkan zat gizi yang lebih banyak. Orang yang sakit membutuhkan zat gizi yang adekuat (banyak dan sesuai kebutuhan). Anak-anak pada usia pertumbuhan juga membutuhkan zat gizi yang cukup. Orang yang kekurangan zat gizi akan nampak lesu, mudah lelah dan kurus. Makanan dikatakan bergizi apabila mencukupi zat-zat yang diperlukan oleh tubuh kita.

Jenis makanan yang dimakanpun harus beraneka ragam dan seimbang, karena tidak ada bahan makanan yang lengkap nilai gizinya. Ada yang kaya sumber karbohidrat, kaya protein, kaya lemak, kaya vitamin dan mineral dll.

Berdasarkan kegunaan makanan dikenal dengan istilah "TRI GUNA MAKANAN", yaitu: 1. Bahan makanan sumber zat tenaga.

Bahan ini setelah dimakan dan dicerna oleh tubuh kita akan menghasilkan tenaga untuk bekerja, belajar ataupun aktivitas lainnya. Contoh bahan makanan ini adalah beras, jagung, ketela pohon, ubi jalar, kentang, gandum dan hasil olahannya. Bahan makanan ini kaya sumber karbohidrat. Satu gram karbohidrat menghasilkan energi 4 kalori. Tenaga selain diperoleh dari karbohidrat juga dapat diperoleh dari sumber lemak dan protein. Contoh bahan makanan sumber lemak diantaranya kelapa, minyak, margarin, keju dan hasil olahannya. Satu gram lemak menghasilkan energi 9 kalori. Lemak juga berfungsi sebagai pelarut vitamin A, D, E, dan K.

Bahan makanan sumber karbohidrat

Bahan makanan sumber lemak

Karbohidrat dan lemak sebagai sumber tenaga

2. Bahan makanan sumber zat pembangun.

Zat Pembangun diperoleh dari protein. Protein dibedakan menjadi dua, yakni:

1) Protein nabati, yang diperoleh dari tumbuh-tumbuhan seperti tempe, tahu, kacang-kacangan, dan hasil olahannya;

2) Protein hewani, yang diperoleh dari hewan dan hasil produknya seperti daging, ikan, udang, kerang, telur, susu, dan hasil olahannya. Satu gram protein menghasilkan energi 4 kalori.

Protein Nabati

Protein Hewani

Terpenuhinya zat pembangun akan membantu pertumbuhan yang normal dari bayi hingga dewasa.

3. Bahan makanan sumber zat pengatur. Zat pengatur banyak diperoleh dari zat gizi vitamin dan mineral. Vitamin dan mineral dapat diperoleh dari berbagai bahan makanan yang ada disekitar kita.

Bahan makanan sumber zat pengatur berfungsi seperti polisi yang mengatur lalu lintas metabolisme tubuh.

a. Vitamin

Ada beberapa jenis vitamin yang kita kenal, yaitu vitamin A, B, C, D, E dan K. Vitamin dibedakan menjadi 2 yaitu 1) Vitamin yang larut dalam air (vitamin B dan vitamin C);

2) Vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E dan K). Kekurangan vitamin dinamakan avitaminosis.

berguna untuk menjaga kesehatan mata dan kulit. Vitamin A banyak diperoleh dari wortel, pepaya, tomat, hati, susu, mentega, kuning telur, dll. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan rabun senja.

Vitamin A,

Makanan sumber vitamin A

Rabun senja, akibat kekurangan vitamin A

Vitamin B,

berguna untuk mencegah penyakit beri-beri. Vitamin B banyak diperoleh dari bahan makanan bekatul, daging, hati, kacang hijau, dll.

Vitamin C,

berguna untuk mencegah sariawan dan membantu daya tahan tubuh. Vitamin C banyak diperoleh dari buah-buahan jambu biji, jeruk, tomat, pepaya, pisang, cabai, dll.

Makanan sumber

vitamin B akibat kekuranganBeri-beri, vitamin B Makanan sumber vitamin C Sariawan, akibat kekurangan vitamin C

Vitamin D,

berguna untuk mencegah penyakit tulang (rachitis) dan tulang keropos (osteoporosis). Vitamin D banyak diperoleh dari minyak ikan, kuning telur, susu, mentega, ikan, dll.

Orang tua bungkuk, akibat kekurangan vitamin D Makanan sumber

vitamin D

Vitamin E,

berguna untuk mencegah kemandulan, menghaluskan kulit dan menyuburkan rambut. Vitamin E banyak diperoleh dari biji-bijian yang sedang berkecambah, telur, mentega, susu, dll.

Makanan sumber vitamin E

Rambut jarang, akibat kekurangan vitamin E

Vitamin K,

berguna untuk membantu proses pembekuan darah. Vitamin K banyak diperoleh dari sayuran hijau, kacang kedelai, susu, kuning telur, dll.

Darah sukar membeku, akibat kekurangan vitamin K Makanan sumber

vitamin K

3. Bahan makanan sumber zat pengatur. Zat pengatur banyak diperoleh dari zat gizi vitamin dan mineral. Vitamin dan mineral dapat diperoleh dari berbagai bahan makanan yang ada disekitar kita.

Bahan makanan sumber zat pengatur berfungsi seperti polisi yang mengatur lalu lintas metabolisme tubuh.

a. Vitamin

Ada beberapa jenis vitamin yang kita kenal, yaitu vitamin A, B, C, D, E dan K. Vitamin dibedakan menjadi 2 yaitu 1) Vitamin yang larut dalam air (vitamin B dan vitamin C);

2) Vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E dan K). Kekurangan vitamin dinamakan avitaminosis.

berguna untuk menjaga kesehatan mata dan kulit. Vitamin A banyak diperoleh dari wortel, pepaya, tomat, hati, susu, mentega, kuning telur, dll. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan rabun senja.

Vitamin A,

Makanan sumber vitamin A

Rabun senja, akibat kekurangan vitamin A

Vitamin B,

berguna untuk mencegah penyakit beri-beri. Vitamin B banyak diperoleh dari bahan makanan bekatul, daging, hati, kacang hijau, dll.

Vitamin C,

berguna untuk mencegah sariawan dan membantu daya tahan tubuh. Vitamin C banyak diperoleh dari buah-buahan jambu biji, jeruk, tomat, pepaya, pisang, cabai, dll.

Makanan sumber

vitamin B akibat kekuranganBeri-beri, vitamin B Makanan sumber vitamin C Sariawan, akibat kekurangan vitamin C

Vitamin D,

berguna untuk mencegah penyakit tulang (rachitis) dan tulang keropos (osteoporosis). Vitamin D banyak diperoleh dari minyak ikan, kuning telur, susu, mentega, ikan, dll.

Orang tua bungkuk, akibat kekurangan vitamin D Makanan sumber

vitamin D

Vitamin E,

berguna untuk mencegah kemandulan, menghaluskan kulit dan menyuburkan rambut. Vitamin E banyak diperoleh dari biji-bijian yang sedang berkecambah, telur, mentega, susu, dll.

Makanan sumber vitamin E

Rambut jarang, akibat kekurangan vitamin E

Vitamin K,

berguna untuk membantu proses pembekuan darah. Vitamin K banyak diperoleh dari sayuran hijau, kacang kedelai, susu, kuning telur, dll.

Darah sukar membeku, akibat kekurangan vitamin K Makanan sumber

vitamin K

b. Mineral

Mineral juga berfungsi sebagai zat pengatur tubuh. Beberapa mineral yang kita kenal diantaranya:

berguna untuk pembentukan tulang dan gigi. Kalsium banyak terdapat pada bahan makanan seperti wortel, kol, kacang- kacangan, susu, keju, dll.

Kalsium,

Tubuh kerdil akibat kekurangan kalsium

Tubuh sehat dan normal, tercukupi kalsium

Zat besi (Ferum),

berguna untuk membentuk sel darah merah. Bila kekurangan zat besi akan menderita anemi (kurang darah) dengan tanda- tanda cepat lelah, lesu, lunglai, dll. Zat besi banyak diperoleh dari bahan sayuran hijau tua dan daging maupun hati. Bila kebutuhan zat besi belum bisa terpenuhi dari makanan, maka perlu minum tablet/sirup zat besi.

Badan letih dan loyo akibat kekurangan zat besi

Yodium,

berguna untuk mencegah penyakit gondok. Yodium banyak diperoleh dari bahan makanan berupa ikan laut, garam beryodium, sayuran hijau, dll.

Penyakit gondok, akibat kekurangan yodium

Fosfor,

berguna untuk pertumbuhan sel tubuh dan pembentukan tulang dan gigi, terdapat pada kacang-kacangan, ikan, susu, keju, dll.

Badan kerdil akbat kekurangan fosfor

Fluor,

berguna untuk mencegah kerusakan gigi, terdapat pada susu, kuning telur, ikan laut, otak hewan, dll.

Gigi kropos, akibat kekurangan fluor

c. Bahan Makanan Non Gizi yang Diperlukan oleh Tubuh

Ada beberapa bahan makanan yang tidak mengandung gizi (non gizi) namun diperlukan oleh tubuh dalam proses metabolisme tubuh. Zat-zat tersebut diantaranya adalah air dan serat.

Air dalam tubuh berfungsi sebagai:

1. Melancarkan transportasi zat gizi dalam tubuh;

2. Mengatur keseimbangan cairan dan garam mineral tubuh; 3. Mengatur suhu tubuh.

4. Melancarkan proses buang air besar dan kecil.

Cairan yang dikonsumsi orang dewasa, terutama air minum, sekurang-kurangnya dua liter atau setara delapan gelas setiap hari (kebutuhan air 50 cc per kg berat badan/hari). Air minum harus bersih dan aman. Aman berarti bersih dan bebas kuman. Untuk mendapatkan air minum harus dididihkan terlebih dahulu.

Minum air yang tidak aman dapat menyebabkan diare dan keracunan dari berbagai senyawa kimia yang terdapat pada air. Air harus diperbanyak bagi orang yang mengalami muntah-muntah, diare, dan pengeluaran keringat yang tinggi. Air sangat dibutuhkan untuk pemeliharaan organ-organ tubuh yang vital seperti ginjal.

Air

Minum air putih setelah berolahraga

b. Mineral

Mineral juga berfungsi sebagai zat pengatur tubuh. Beberapa mineral yang kita kenal diantaranya:

berguna untuk pembentukan tulang dan gigi. Kalsium banyak terdapat pada bahan makanan seperti wortel, kol, kacang- kacangan, susu, keju, dll.

Kalsium,

Tubuh kerdil akibat kekurangan kalsium

Tubuh sehat dan normal, tercukupi kalsium

Zat besi (Ferum),

berguna untuk membentuk sel darah merah. Bila kekurangan zat besi akan menderita anemi (kurang darah) dengan tanda- tanda cepat lelah, lesu, lunglai, dll. Zat besi banyak diperoleh dari bahan sayuran hijau tua dan daging maupun hati. Bila kebutuhan zat besi belum bisa terpenuhi dari makanan, maka perlu minum tablet/sirup zat besi.

Badan letih dan loyo akibat kekurangan zat besi

Yodium,

berguna untuk mencegah penyakit gondok. Yodium banyak diperoleh dari bahan makanan berupa ikan laut, garam beryodium, sayuran hijau, dll.

Penyakit gondok, akibat kekurangan yodium

Fosfor,

berguna untuk pertumbuhan sel tubuh dan pembentukan tulang dan gigi, terdapat pada kacang-kacangan, ikan, susu, keju, dll.

Badan kerdil akbat kekurangan fosfor

Fluor,

berguna untuk mencegah kerusakan gigi, terdapat pada susu, kuning telur, ikan laut, otak hewan, dll.

Gigi kropos, akibat kekurangan fluor

c. Bahan Makanan Non Gizi yang Diperlukan oleh Tubuh

Ada beberapa bahan makanan yang tidak mengandung gizi (non gizi) namun diperlukan oleh tubuh dalam proses metabolisme tubuh. Zat-zat tersebut diantaranya adalah air dan serat.

Air dalam tubuh berfungsi sebagai:

1. Melancarkan transportasi zat gizi dalam tubuh;

2. Mengatur keseimbangan cairan dan garam mineral tubuh; 3. Mengatur suhu tubuh.

4. Melancarkan proses buang air besar dan kecil.

Cairan yang dikonsumsi orang dewasa, terutama air minum, sekurang-kurangnya dua liter atau setara delapan gelas setiap hari (kebutuhan air 50 cc per kg berat badan/hari). Air minum harus bersih dan aman. Aman berarti bersih dan bebas kuman. Untuk mendapatkan air minum harus dididihkan terlebih dahulu.

Minum air yang tidak aman dapat menyebabkan diare dan keracunan dari berbagai senyawa kimia yang terdapat pada air. Air harus diperbanyak bagi orang yang mengalami muntah-muntah, diare, dan pengeluaran keringat yang tinggi. Air sangat dibutuhkan untuk pemeliharaan organ-organ tubuh yang vital seperti ginjal.

Air

Minum air putih setelah berolahraga

Serat

Serat adalah bagian karbohidrat yang tidak dapat dicerna. Serat banyak terdapat pada buah, sayuran, dan padi-padian. Serat dapat memberikan rasa kenyang yang cukup lama, sehingga sangat berguna bagi orang yang akan menurunkan berat badan.

Bahan makanan sumber serat antara lain: buah- buahan (apel, jambu biji, belimbing, dll), sayur-sayuran (buncis, kangkung, pare, dll), serta padi-padian.

d. Memilih Makanan yang Baik

Makanan yang baik adalah makanan yang sehat, bersih, aman, dan halal.

?Makanan yang sehat adalah makanan yang memenuhi triguna makanan.

?Makanan yang bersih adalah makanan yang bebas dari lalat, debu, dan serangga lainnya.

?Makanan yang aman adalah makanan yang tidak mengandung bahan berbahaya yang dilarang untuk makanan seperti zat pewarna, zat pengawet, dan bahan kimia yang membahayakan manusia.

?Makanan yang halal adalah makanan yang tidak bertentangan dengan agama yang dianut. Ciri-ciri makanan yang tidak layak dikonsumsi adalah:

?Mmakanan bau basi;

?Makanan rasanya sudah berubah;

?Makanan yang sudah lembek, berlendir, berbusa;

?Makanan berjamur;

?Makanan mengeras atau mengering;

?Makanan berulat/mengandung benda asing;

?Makanan kadaluarsa bagi yang dikemas;

?Makanan yang berubah warna;

?Makanan kemasan yang rusak (misal kaleng menggelembung, dll)

e. Kantin Sekolah

Warung atau kantin sekolah merupakan tempat penjualan makanan yang diorganisasikan oleh masyarakat sekolah, berada dalam pekarangan sekolah dan dibuka selama hari sekolah.

Syarat kantin sekolah sehat diantaranya adalah: 1.

Tenaga penjaja makanan harus sehat, bebas dari penyakit menular, bersih dan rapi, mengerti tentang kesehatan.

2.

- Lokasi kantin tidak berdekatan dengan jamban, kamar mandi, dan tempat pembuangan sampah. - Ruang makan harus cukup luas, bersih, nyaman, ventilasi cukup dengan sirkulasi udara yang baik. - Lantai kedap air (plesteran) dan mudah dibersihkan;

- Dinding dan langit-langit selalu bersih dan dicat terang;

- Ruang makan dilengkapi dengan tempat cuci tangan yang mengalir dan letaknya mudah dijangkau. 3.

Kebutuhan peralatan dan perlengkapan disesuaikan dengan menu yang diselenggarakan. Peralatan harus dicuci bersih dengan memakai sabun atau alat pembersih lainnya.

Tenaga;

Lokasi dan ruang makan;

Peralatan dan perlengkapan;

Serat

Serat adalah bagian karbohidrat yang tidak dapat dicerna. Serat banyak terdapat pada buah, sayuran, dan padi-padian. Serat dapat memberikan rasa kenyang yang cukup lama, sehingga sangat berguna bagi orang yang akan menurunkan berat badan.

Bahan makanan sumber serat antara lain: buah- buahan (apel, jambu biji, belimbing, dll), sayur-sayuran (buncis, kangkung, pare, dll), serta padi-padian.

d. Memilih Makanan yang Baik

Makanan yang baik adalah makanan yang sehat, bersih, aman, dan halal.

?Makanan yang sehat adalah makanan yang memenuhi triguna makanan.

?Makanan yang bersih adalah makanan yang bebas dari lalat, debu, dan serangga lainnya.

?Makanan yang aman adalah makanan yang tidak mengandung bahan berbahaya yang dilarang untuk makanan seperti zat pewarna, zat pengawet, dan bahan kimia yang membahayakan manusia.

?Makanan yang halal adalah makanan yang tidak bertentangan dengan agama yang dianut. Ciri-ciri makanan yang tidak layak dikonsumsi adalah:

?Mmakanan bau basi;

?Makanan rasanya sudah berubah;

?Makanan yang sudah lembek, berlendir, berbusa;

?Makanan berjamur;

?Makanan mengeras atau mengering;

?Makanan berulat/mengandung benda asing;

?Makanan kadaluarsa bagi yang dikemas;

?Makanan yang berubah warna;

?Makanan kemasan yang rusak (misal kaleng menggelembung, dll)

e. Kantin Sekolah

Warung atau kantin sekolah merupakan tempat penjualan makanan yang diorganisasikan oleh masyarakat sekolah, berada dalam pekarangan sekolah dan dibuka selama hari sekolah.

Syarat kantin sekolah sehat diantaranya adalah: 1.

Tenaga penjaja makanan harus sehat, bebas dari penyakit menular, bersih dan rapi, mengerti tentang kesehatan.

2.

- Lokasi kantin tidak berdekatan dengan jamban, kamar mandi, dan tempat pembuangan sampah. - Ruang makan harus cukup luas, bersih, nyaman, ventilasi cukup dengan sirkulasi udara yang baik. - Lantai kedap air (plesteran) dan mudah dibersihkan;

- Dinding dan langit-langit selalu bersih dan dicat terang;

- Ruang makan dilengkapi dengan tempat cuci tangan yang mengalir dan letaknya mudah dijangkau. 3.

Kebutuhan peralatan dan perlengkapan disesuaikan dengan menu yang diselenggarakan. Peralatan harus dicuci bersih dengan memakai sabun atau alat pembersih lainnya.

Tenaga;

Lokasi dan ruang makan;

Peralatan dan perlengkapan;

Pesan Gizi

1. Makanlah dengan porsi dan zat gizi yang seimbang untuk memenuhi triguna makanan. 2. Biasakanlah makan pagi, karena makan pagi dapat meningkatkan konsentrasi belajar. 3. Hindari makanan jajanan yang berwarna menyolok.

4. Bacalah label pada makanan yang dikemas, perhatikan nilai gizi dan tanggal kadaluwarsanya. 5. Hindari rokok dan minuman beralkohol.

Dalam dokumen Buku Dokter Kecil PlanInternational-Aceh (Halaman 32-40)

Dokumen terkait