• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.2 Makna Yang Terdapat Pada Topeng Teater Tradisional Cina

paling khas dalam seni teater tradisional Cina Jing Ju. Dalam topeng tersebut, memiliki makna simbolik tersendiri, karena penonton dapat mengetahui jenis tokoh yang dimainkan merupakan tokoh prajurit tinggi seperti jendral, pahlawan, pejabat tinggi seperti hakim atau jaksa, tokoh penjahat, dewa-dewa, tokoh-tokoh bijaksana, kaisar, atau hantu.

Warna topeng yang umum digunakan adalah warna merah, putih, hitam, biru, hijau, kuning, merah tua, merah muda, coklat, abu-abu, perak, dan emas.Masing-masing dari warna tersebut mengandung watak tokoh yang berbeda.

4.2.1 Warna Merah

Didalam masyarakat Cina, warna merah memiliki makna warna yang baik dan sangat umum digunakan oleh masyarakat Cina, baik dalam keseharian maupun dalam ritual keagamaan dengan tujuan agar mendatangkan keberuntungan.Nilai kebudayaan yang positif dalam makna warna merah ini pun tertuang dalam makna warna merah yang terdapat pada topeng teater tradisional Cina Jing Ju.

Warna merah menandakan kesetiaan, keberanian, kedermawanan, dan kemurahan hati.

Gambar 13.

4.2.2 Warna Putih

Makna warna putih pada masyarakat Cina sangatlah kontras dengan warna merah.Warna ini melambangkan kematian, kesedihan, dan duka.Warna ini juga banyak digunakan dalam upacara kematian di Cina.Dalam upacara kematian, para pelayat dan keluarga yang ditinggalkan mengenakan baju berwarna putih.Konsep pemikiran seperti ini juga berakar dari kondisi lingkungan pada saat musim dingin, diamana-mana terhampar salju yang tebal.Pemandangan warna putih yang terhampar luas memberikan kesan mencekam, dingin, sedih, dan sunyi. Dalam topeng teater tradisional Cina Jing Ju warna putih biasanya menggambarkan watak yang licik, tidak bermoral, pengkhianat, dan penuh tipu daya.

Gambar 14.

Topeng Warna Putih

4.2.3 Warna Hitam

Berbeda dengan warna hitam pada umumnya yang memiliki warna kedukaan, dalam kehidupan masyarakat Cina, warna hitam merupakan warna netral yang tidak memiliki makna negative. Oleh karena itu, tidak aneh dalam topeng teater tradisional

Cina Jing Ju menggambarkan nilai-nilai yang positif seperti keberanian, kesetiaan, integritas yang tinggi, kejujuran, dan keterusterangan yang dimiliki tokoh tersebut

Gambar 15.

Topeng Warna Hitam

4.2.4 Warna Biru

Terdapat keunikan pada topeng yang berwarna biru dalam teater tradisional Cina Jing Ju.Warna biru ini mencerminkan watak yang baik sekaligus buruk, yaitu keberanian yang besar, berpendirian teguh, kegagahan dan penuh resolusi namun juga buas dan galak.Warna biru yang digunakan adalah untuk memberikan efek menakutkan terhadap tokoh ini.

Gambar 16.

4.2.5 Warna Kuning

Secara umum, warna kuning pada topeng yang terdapat pada teater tradisional Cina Jing Ju mengandung makna kegagahan, kegigihan, seorang pemikir yang cerdik, pandai menyembunyikan perasaannya, tetapi disisi lain juga menggambarkan watak yang agresif dan brutal.

Gambar 17.

Topeng Warna Kuning

4.2.6 Warna Emas dan Perak

Dalam teater tradisional Cina Jing Ju warna emas dan perak menggambarkan tokoh dewa, siluman, manusia fana yang memiliki kekuatan supernatural, roh,

tokoh-Warna emas dan perak ini memberikan efek keagungan, kekuatan gaib dan supernatural.Ketika warna emas dan perak dugunakan untuk dewa-dewa dan Buddha, berarti tokoh tersebut adalah tokoh yang sangat kuat dan berkuasa dilangit.Ketika warna emas dan perak digunakan pada raja alam baka, berarti mereka adalah tokoh yang jauh berbeda dengan manusia fana.Jika warna emas dan perak digunakan untuk siluman, itu berarti tokoh ini sudah hidup beratus-ratus tahun dan dapat berubah wujud.

Gambar 18.

Topeng Warna Emas

4.2.7 Warna Hijau

Tokoh yang memakai topeng berwarna hijau menggambarkan watak yang bersemangat, pemarah, tidak sabar, tidak stabil emosinya atau suka meledak-ledak tetapi juga merupakan kesatria yang gagah atau kekar.

Gambar 19.

Topeng Warna Hijau

4.2.8 Warna Merah Tua

Dalam teater tradisional Cina Jing Ju warna merah tua mengandung nilai kebijaksanaan, kejujuran, keberanian, kesetiaan, dan kebaktian yang sangat tinggi.

Gambar 20

Topeng Warna Merah Tua

4.2.9 Warna Merah Muda

Makna warna merah muda pada topeng teater tradisional Cina Jing Ju yaitu keberanian dan kesetiaan.Namun warna merah muda ini dianggap warna merah yang

sudah luntur, sehingga tokoh-tokoh yang menggunakan warna merah muda ini adalah tokoh-tokoh yang hebat yang sudah tua, tetapi masih memiliki semangat yang berapi-api layaknya tokoh –tokoh pemuda.Selain itu, penggunaan warna merah muda dipipi juga bermaksud menunjukkan tokoh memiliki sifat humoris.

Gambar 21

Topeng Warna Merah Muda

4.2.10 Warna Coklat

Warna coklat sebagai warna topeng pada teater tradisional Cina Jing Ju menunjukkan watak yang setia, cinta damai, jujur, tulus dan berani.

Gambar 22

4.2.11 Warna Abu-Abu

Warna abu-abu dalam topeng teater tradisional Cina (Jing Ju) biasanya lebih banyak digunakan untuk mewarnai alis atau hidung untuk menunjukkan tokoh tersebut sudah berusia lanjut. Jika warna abu-abu digunakan sebagai dasar warna topeng, warna ini mengartikan watak yang kejam, berbahaya dan berwajah pucat.

Gambar 23.

Topeng Warna Abu-abu

4.3 Tokoh dan Karakter yang Terdapat pada Teater Tradisional Indonesia Makyong

Dalam teater tradisional Indonesia Makyong terdapat bebereapa peran didalamnya yaitu :

1. Pak Yong : Raja 2. Pak Yong Muda : Pangeran

3. Mak Yong : Permaisuri sering disebut juga Mak Senik 4. Putri : Putri Raja

6. Inang : Pelayan Wanita 7. Jin dan Raksasa : Penjahat

4.3.1 Karakter Pak Yong

Karakter Pak Yong biasanya berperan sebagai pemeran utama pria seperti raja yang mempunyai karakter tegas, bijaksana, dan kerakter ini sangat dihormati, dalam kisah Putri Ratna tokoh Pak Yong diperankan oleh pria dan bertopeng karakternya sangat bersahaja.

Gambar 24.

Pak Yong

4.3.2 Karakter Pak Yong Muda

Dalam teater tradisional Indonesia Makyong Pak Yong Muda biasanya berperan sebagai pangeran yang gagah, tampan, dan bersifat heroik atau kepahlawanan.

Gambar 25.

Pak Yong Muda

4.3.3 Karakter Mak Yong

Dalam seni pertunjukkan teater tradisional Indonesia Makyong peran Mak Yong biasanya adalah seorang permaisuri atau istri dari seorang raja.Biasanya karakter Mak Yong adalah tokoh wanita yang berumur mempunyai sifat bijaksana, lembut layaknya seperti seorang permaisuri.

Gambar 26.

Mak Yong

4.3.4 Karakter Putri

Karakter Putri dalam teater tradisional Indonesia Makyong biasanya adalah anak dari seorang raja yang mempunyai mempunyai sosok seorang wanita yang

angun berwajah cantik jelita, pandai bernyanyi dan menari, biasanya juga mempunyai karakter wanita yang manja dimana karakter tersebut juga sangat terlihat pada kisah Putri Ratna.

Gambar 27.

Putri

4.3.5 KarakterAwang Pengasuh

Peran Awang Pengasuh adalah pelayan lelaki dalam kerajaan yang melayani Pak Yong dari kecil, karakter Awang Pengasuh adalah karakter yang lucu dan setia.Terlihat juga pada cerita Putri Ratna karakter Awang Pengasuh sering kali terdapat pada adegan yang lucu seperti caranya menggoda para dayang dan keusilannya mengejek peran Inang.

Gambar 28.

Awang Pengasuh

4.3.6 Karakter Inang

Peran Inang adalah pelayan wanita yang melayani peran Putri.Karakter peran Inang adalah seorang wanita yang lembut tetapi ceroboh.Peran ini juga sering disangkut pautkan dengan peran Awang Pengasuh dan biasanya juga peran Inang adalah istri atau sering berpasangan dengan Awang Pengasuh.

Gambar 29.

4.3.7 Karakter Jin dan Raksasa

Tokoh yang memerankan peran jin dan raksasa ini adalah karakter antagonis yang selalu mengganggu kerajaan, terlihat juga dari cerita putri ratna tokoh gergasi termasuk karakter raksasa antagonis selalu mengganggu kerajaan dan suka membuat masalah.

Gambar 30.

Jin/ Raksasa

4.4 Makna Yang Terdapat Pada Topeng Teater Tradisional

Dokumen terkait