Untuk Tahun 2018 Jakpro berencana akan membangun RPTRA dibeberapa tempat lain, sebagai salah satu cara untuk memanfaatkan lahan yang sudah tidak produktif tetapi di zona lahan hijau
21.986.840.051 21.623.977.676 Jasa Konstruksi
43. Manajemen Risiko Keuangan a. Kebijakan Manajemen Risiko
Dalam menjalankan aktivitas operasi, investasi dan pendanaan, Perusahaan menghadapi risiko keuangan yaitu risiko kredit, risiko likuiditas, risiko mata uang dan risiko suku bunga.
Dalam rangka untuk mengelola risiko tersebut secara efektif, Direksi Perusahaan telah menyetujui beberapa strategi untuk pengelolaan risiko keuangan, yang sejalan dengan tujuan Perusahaan. Pedoman ini menetapkan tujuan dan tindakan yang harus diambil dalam rangka mengelola risiko keuangan yang dihadapi Perusahaan.
Pedoman utama dari kebijakan ini adalah sebagai berikut:
Meminimalkan dampak dari perubahan mata uang dan risiko pasar atas semua jenis transaksi; Semua kegiatan manajemen risiko keuangan dilakukan secara bijaksana, konsisten, dan
mengikuti praktik pasar terbaik.
(i) Risiko kredit
Aset keuangan yang menyebabkan kelompok usaha berpotensi menanggung risiko kredit terutama terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, dan kas yang dibatasi penggunaannya, dengan eksposur maksimum sebesar jumlah tercatat dari setiap instrumen tersebut. Tidak ada konsentrasi risiko kredit yang signifikan dalam kelompok usaha. Kelompok usaha mempunyai kebijakan dan prosedur kredit untuk memastikan evaluasi kredit yang ada dan pemantauan saldo secara aktif.
Kualitas Kredit Aset Keuangan
Perusahaan mengelola risiko kredit yang terkait dengan simpanan di bank dan piutang dengan memonitor reputasi, peringkat kredit, dan membatasi risiko agregat dari masing-masing pihak dalam kontrak. Hanya bank yang ternama dengan predikat baik yang diterima.
Kualitas kredit dari aset keuangan baik yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dapat dinilai dengan mengacu pada peringkat kredit eksternal (jika tersedia) atau mengacu pada informasi historis mengenai tingkat gagal bayar debitur.
Jumlah
Belum Jatuh 0-90 Hari 91-180 Hari > 181 Hari Jumlah
Tempo
Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Aset Keuangan
Pinjaman yang Diberikan dan Piutang
Kas dan Setara Kas 3.606.129.614.900 -- -- -- -- 3.606.129.614.900
Piutang Usaha -- -- -- 439.443.343.166 439.443.343.166 439.443.343.166
Piutang Lain-lain 8.072.312.882 -- -- -- -- 8.072.312.882
Investasi Jangka Pendek -- -- -- 500.000.000 500.000.000 500.000.000
Investasi Jangka Panjang Lainnya -- -- -- 177.845.445.611 177.845.445.611 177.845.445.611
Pendapatan yang Masih Harus Diterima 350.507.779.765 -- -- 2.127.666.165 2.127.666.165 352.635.445.930
Aset Lain-lain -- -- -- 229.256.895.898 229.256.895.898 229.256.895.898
Jumlah Aset Keuangan 3.964.709.707.547 -- -- 849.173.350.840 849.173.350.840 4.813.883.058.387
Jatuh Tempo 2017
PT JAKARTA PROPERTINDO DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2017 dan 2016 (Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Jumlah Belum Jatuh 0-90 Hari 91-180 Hari > 181 Hari Jumlah
Tempo
Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Aset Keuangan
Pinjaman yang Diberikan dan Piutang
Kas dan Setara Kas 1.989.434.708.301 -- -- -- -- 1.989.434.708.301
Piutang Usaha -- -- -- 360.710.874.062 360.710.874.062 360.710.874.062
Piutang Lain-lain 10.771.065.653 -- -- -- -- 10.771.065.653
Investasi Jangka Pendek -- -- -- 500.000.000 500.000.000 500.000.000 Investasi Jangka Panjang Lainnya -- -- -- 177.845.445.611 177.845.445.611 177.845.445.611 Pendapatan yang Masih Harus Diterima 117.079.773.191 -- -- 25.428.521.586 25.428.521.586 142.508.294.777 Aset Lain-lain -- -- -- 117.676.867.770 117.676.867.770 117.676.867.770
Jumlah Aset Keuangan 2.117.285.547.145 -- -- 682.161.709.029 682.161.709.029 2.799.447.256.174 2016 Jatuh Tempo 2017 2016 Rp Rp Kas 1.201.254.369 1.617.922.732 Bank Pihak Berelasi Rupiah A+ 2.350.299.311.688 74.661.999.807 USD A+ 24.185.710.089 98.509.265.895 Pihak Ketiga Rupiah AAA 192.905.661.626 30.906.165.873 AA+ 6.956.017.684 151.668.158.072 AA- 3.006.829.949 1.940.784.319 A+ 37.774.829.495 4.430.411.603 BBB -- --USD AAA
Dengan Pihak yang Tidak Memiliki
Peringkat Kredit Eksternal --
--Subjumlah 2.616.329.614.900 363.734.708.301 Deposito Berjangka Pihak Berelasi Rupiah A+ 743.700.000.000 1.424.700.000.000 Pihak Ketiga Rupiah AAA 127.100.000.000 101.200.000.000 AA+ 50.000.000.000 30.000.000.000 AA- 13.000.000.000 --A+ 56.000.000.000 69.800.000.000 BBB -- --BBB+ --
--Dengan Pihak yang Tidak Memiliki
Peringkat Kredit Eksternal --
--Subjumlah 989.800.000.000 1.625.700.000.000
Jumlah 3.606.129.614.900 1.989.434.708.301
Atas piutang-piutang bermasalah, Perusahaan sebagian besar mengikat atau memintakan adanya penjaminan, baik berupa garansi keuangan dengan pihak ketiga (asuransi) atau pun properti yang ditransaksikan.
Perusahaan juga mengendalikan risiko kredit dengan cara melakukan hubungan usaha dengan pihak lain yang memiliki kredibilitas, menetapkan kebijakan verifikasi dan otorisasi kredit, melakukan
reschedule dan memberikan keringanan pembayaran serta pemantau kolektibilitas piutang secara
PT JAKARTA PROPERTINDO DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2017 dan 2016 (Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
(ii) Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko di mana posisi arus kas Grup menunjukkan pendapatan jangka pendek tidak cukup untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.
Grup mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas dan setara kas yang mencukupi dalam memenuhi komitmen Grup untuk operasi normal Grup dan secara rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, serta jadwal tanggal jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.
Tabel berikut menganalisis rincian liabilitas keuangan berdasarkan jatuh tempo:
Tidak Memiliki Jumlah Kurang dari 1 Tahun 1 - 5 Tahun Lebih dari 5 Tahun Jatuh Tempo
Rp Rp Rp Rp Rp
Liabilitas Keuangan
Diukur dengan biaya perolehan amortisasi
Pinjaman Bank 98.877.169.747 -- -- -- 98.877.169.747
Utang Pembelian Aset Tetap 391.164.285 -- -- -- 391.164.285
Utang Usaha 253.457.421.115 -- -- -- 253.457.421.115
Beban Akrual 78.401.943.977 -- -- -- 78.401.943.977
Utang Lain-lain -- -- -- 179.157.282.819 179.157.282.819
Jumlah Liabilitas Keuangan 431.127.699.124 -- -- 179.157.282.819 610.284.981.943
2017
Akan Jatuh Tempo
Tidak Memiliki Jumlah Kurang dari 1 Tahun 1 - 5 Tahun Lebih dari 5 Tahun Jatuh Tempo
Rp Rp Rp Rp Rp
Liabilitas Keuangan
Diukur dengan biaya perolehan amortisasi
Pinjaman Bank 22.982.233.443 37.499.103.650 -- -- 60.481.337.093
Utang Pembelian Aset Tetap 427.304.041 -- -- -- 427.304.041
Utang Usaha 31.520.715.582 -- -- -- 31.520.715.582
Beban Akrual 64.231.982.503 -- -- -- 64.231.982.503
Utang Lain-lain -- -- -- 169.224.303.825 169.224.303.825
Jumlah Liabilitas Keuangan 119.162.235.569 37.499.103.650 -- 169.224.303.825 325.885.643.044
2016
Akan Jatuh Tempo
(iii)Risiko Tingkat Bunga
Risiko tingkat bunga adalah risiko dimana arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar.
Selain itu Perusahaan mengelola risiko suku bunga dengan menentukan suku bunga tetap yang telah dinegosiasikan oleh Perusahaan untuk setiap jenis pinjaman. Dampak dari pergerakan suku bunga di pasar tidak signifikan bagi Perusahaan.
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas terhadap perubahan yang mungkin terjadi pada suku bunga, dengan semua variabel lainnya tetap konstan, dari laba untuk periode berjalan Perusahaan.
Perubahan Dampak Perubahan Dampak Basis Poin terhadap Laba Rugi Basis Poin terhadap Laba Rugi
Suku Bunga Tetap dan
Mengambang ±50 275.719.529 ±50 375.629.392
PT JAKARTA PROPERTINDO DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2017 dan 2016 (Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
b. Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan pengukuran atau untuk keperluan pengungkapan.
Nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan adalah sebagai berikut:
Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar
Rp Rp Rp Rp
Aset Keuangan
Pinjaman yang Diberikan dan Piutang
Kas dan Setara Kas 3.606.129.614.900 3.606.129.614.900 1.989.434.708.301 1.989.434.708.301
Piutang Usaha 439.443.343.166 439.443.343.166 360.710.874.062 360.710.874.062
Piutang Lain-lain 8.072.312.882 8.072.312.882 10.771.065.653 10.771.065.653
Investasi Jangka Pendek 500.000.000 500.000.000 500.000.000 500.000.000
Investasi Jangka Panjang Lainnya 177.845.445.611 177.845.445.611 177.845.445.611 177.845.445.611
Aset Lain-lain 229.256.895.898 229.256.895.898 117.676.867.770 117.676.867.770
Pendapatan Yang Masih Harus Diterima 352.635.445.930 352.635.445.930 142.508.294.777 142.508.294.777
Jumlah Aset Keuangan 4.813.883.058.387 4.813.883.058.387 2.799.447.256.175 2.799.447.256.175
Liabilitas Keuangan
Diukur dengan biaya perolehan amortisasi
Pinjaman Bank 98.877.169.747 98.877.169.747 60.481.337.093 60.481.337.093
Utang Pembelian Aset Tetap 391.164.285 391.164.285 427.304.041 427.304.041
Utang Usaha 253.457.421.115 253.457.421.115 31.520.715.582 31.520.715.582
Beban Akrual 78.401.943.977 78.401.943.977 64.231.982.503 64.231.982.503
Utang Lain-lain 179.157.282.819 179.157.282.819 169.224.303.825 169.224.303.825
Jumlah Liabilitas Keuangan 610.284.981.943 610.284.981.943 325.885.643.044 325.885.643.044
2017 2016
c. Manajemen Permodalan
Tujuan Perusahaan dalam mengelola permodalan adalah untuk menjaga kelangsungan usaha sehingga dapat memberikan hasil kepada pemegang saham dan manfaat kepada pemegang kepentingan lainnya, dan memelihara struktur permodalan yang optimum.
Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan dapat menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham, imbal hasil modal kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru untuk mengurangi pinjaman.
Perusahaan secara aktif dan rutin menelaah dan mengelola permodalannya untuk memastikan struktur modal dan pengembalian yang optimal bagi pemegang saham, dengan mempertimbangkan efisiensi penggunaan modal berdasarkan arus kas operasi dan belanja modal, serta mempertimbangkan kebutuhan modal di masa yang akan datang.
2017 2016
Rp Rp
Liabilitas Neto:
Jumlah Liabilitas 1.122.453.362.457 903.733.117.215
Dikurangi: Kas dan Setara Kas 3.606.129.614.900 (1.989.434.708.301)
Jumlah Aset (Liabilitas) Neto 4.728.582.977.357 (1.085.701.591.086)
Jumlah Ekuitas 15.005.181.287.706 5.387.233.844.185
Dikurangi: Komponen Ekuitas Lainnya --
--Modal Disesuaikan 15.005.181.287.706 5.387.233.844.185
PT JAKARTA PROPERTINDO DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2017 dan 2016 (Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)