• Tidak ada hasil yang ditemukan

Manajemen Risiko Keuangan a. Kebijakan Manajemen Risiko

Dalam dokumen IKHTISAR KINERJADAFTAR (Halaman 184-188)

Untuk Tahun 2018 Jakpro berencana akan membangun RPTRA dibeberapa tempat lain, sebagai salah satu cara untuk memanfaatkan lahan yang sudah tidak produktif tetapi di zona lahan hijau

21.986.840.051 21.623.977.676 Jasa Konstruksi

43. Manajemen Risiko Keuangan a. Kebijakan Manajemen Risiko

Dalam menjalankan aktivitas operasi, investasi dan pendanaan, Perusahaan menghadapi risiko keuangan yaitu risiko kredit, risiko likuiditas, risiko mata uang dan risiko suku bunga.

Dalam rangka untuk mengelola risiko tersebut secara efektif, Direksi Perusahaan telah menyetujui beberapa strategi untuk pengelolaan risiko keuangan, yang sejalan dengan tujuan Perusahaan. Pedoman ini menetapkan tujuan dan tindakan yang harus diambil dalam rangka mengelola risiko keuangan yang dihadapi Perusahaan.

Pedoman utama dari kebijakan ini adalah sebagai berikut:

 Meminimalkan dampak dari perubahan mata uang dan risiko pasar atas semua jenis transaksi;  Semua kegiatan manajemen risiko keuangan dilakukan secara bijaksana, konsisten, dan

mengikuti praktik pasar terbaik.

(i) Risiko kredit

Aset keuangan yang menyebabkan kelompok usaha berpotensi menanggung risiko kredit terutama terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, dan kas yang dibatasi penggunaannya, dengan eksposur maksimum sebesar jumlah tercatat dari setiap instrumen tersebut. Tidak ada konsentrasi risiko kredit yang signifikan dalam kelompok usaha. Kelompok usaha mempunyai kebijakan dan prosedur kredit untuk memastikan evaluasi kredit yang ada dan pemantauan saldo secara aktif.

Kualitas Kredit Aset Keuangan

Perusahaan mengelola risiko kredit yang terkait dengan simpanan di bank dan piutang dengan memonitor reputasi, peringkat kredit, dan membatasi risiko agregat dari masing-masing pihak dalam kontrak. Hanya bank yang ternama dengan predikat baik yang diterima.

Kualitas kredit dari aset keuangan baik yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dapat dinilai dengan mengacu pada peringkat kredit eksternal (jika tersedia) atau mengacu pada informasi historis mengenai tingkat gagal bayar debitur.

Jumlah

Belum Jatuh 0-90 Hari 91-180 Hari > 181 Hari Jumlah

Tempo

Rp Rp Rp Rp Rp Rp

Aset Keuangan

Pinjaman yang Diberikan dan Piutang

Kas dan Setara Kas 3.606.129.614.900 -- -- -- -- 3.606.129.614.900

Piutang Usaha -- -- -- 439.443.343.166 439.443.343.166 439.443.343.166

Piutang Lain-lain 8.072.312.882 -- -- -- -- 8.072.312.882

Investasi Jangka Pendek -- -- -- 500.000.000 500.000.000 500.000.000

Investasi Jangka Panjang Lainnya -- -- -- 177.845.445.611 177.845.445.611 177.845.445.611

Pendapatan yang Masih Harus Diterima 350.507.779.765 -- -- 2.127.666.165 2.127.666.165 352.635.445.930

Aset Lain-lain -- -- -- 229.256.895.898 229.256.895.898 229.256.895.898

Jumlah Aset Keuangan 3.964.709.707.547 -- -- 849.173.350.840 849.173.350.840 4.813.883.058.387

Jatuh Tempo 2017

PT JAKARTA PROPERTINDO DAN ENTITAS ANAK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2017 dan 2016 (Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)

Jumlah Belum Jatuh 0-90 Hari 91-180 Hari > 181 Hari Jumlah

Tempo

Rp Rp Rp Rp Rp Rp

Aset Keuangan

Pinjaman yang Diberikan dan Piutang

Kas dan Setara Kas 1.989.434.708.301 -- -- -- -- 1.989.434.708.301

Piutang Usaha -- -- -- 360.710.874.062 360.710.874.062 360.710.874.062

Piutang Lain-lain 10.771.065.653 -- -- -- -- 10.771.065.653

Investasi Jangka Pendek -- -- -- 500.000.000 500.000.000 500.000.000 Investasi Jangka Panjang Lainnya -- -- -- 177.845.445.611 177.845.445.611 177.845.445.611 Pendapatan yang Masih Harus Diterima 117.079.773.191 -- -- 25.428.521.586 25.428.521.586 142.508.294.777 Aset Lain-lain -- -- -- 117.676.867.770 117.676.867.770 117.676.867.770

Jumlah Aset Keuangan 2.117.285.547.145 -- -- 682.161.709.029 682.161.709.029 2.799.447.256.174 2016 Jatuh Tempo 2017 2016 Rp Rp Kas 1.201.254.369 1.617.922.732 Bank Pihak Berelasi Rupiah A+ 2.350.299.311.688 74.661.999.807 USD A+ 24.185.710.089 98.509.265.895 Pihak Ketiga Rupiah AAA 192.905.661.626 30.906.165.873 AA+ 6.956.017.684 151.668.158.072 AA- 3.006.829.949 1.940.784.319 A+ 37.774.829.495 4.430.411.603 BBB -- --USD AAA

Dengan Pihak yang Tidak Memiliki

Peringkat Kredit Eksternal --

--Subjumlah 2.616.329.614.900 363.734.708.301 Deposito Berjangka Pihak Berelasi Rupiah A+ 743.700.000.000 1.424.700.000.000 Pihak Ketiga Rupiah AAA 127.100.000.000 101.200.000.000 AA+ 50.000.000.000 30.000.000.000 AA- 13.000.000.000 --A+ 56.000.000.000 69.800.000.000 BBB -- --BBB+ --

--Dengan Pihak yang Tidak Memiliki

Peringkat Kredit Eksternal --

--Subjumlah 989.800.000.000 1.625.700.000.000

Jumlah 3.606.129.614.900 1.989.434.708.301

Atas piutang-piutang bermasalah, Perusahaan sebagian besar mengikat atau memintakan adanya penjaminan, baik berupa garansi keuangan dengan pihak ketiga (asuransi) atau pun properti yang ditransaksikan.

Perusahaan juga mengendalikan risiko kredit dengan cara melakukan hubungan usaha dengan pihak lain yang memiliki kredibilitas, menetapkan kebijakan verifikasi dan otorisasi kredit, melakukan

reschedule dan memberikan keringanan pembayaran serta pemantau kolektibilitas piutang secara

PT JAKARTA PROPERTINDO DAN ENTITAS ANAK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2017 dan 2016 (Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)

(ii) Risiko Likuiditas

Risiko likuiditas adalah risiko di mana posisi arus kas Grup menunjukkan pendapatan jangka pendek tidak cukup untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.

Grup mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas dan setara kas yang mencukupi dalam memenuhi komitmen Grup untuk operasi normal Grup dan secara rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, serta jadwal tanggal jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.

Tabel berikut menganalisis rincian liabilitas keuangan berdasarkan jatuh tempo:

Tidak Memiliki Jumlah Kurang dari 1 Tahun 1 - 5 Tahun Lebih dari 5 Tahun Jatuh Tempo

Rp Rp Rp Rp Rp

Liabilitas Keuangan

Diukur dengan biaya perolehan amortisasi

Pinjaman Bank 98.877.169.747 -- -- -- 98.877.169.747

Utang Pembelian Aset Tetap 391.164.285 -- -- -- 391.164.285

Utang Usaha 253.457.421.115 -- -- -- 253.457.421.115

Beban Akrual 78.401.943.977 -- -- -- 78.401.943.977

Utang Lain-lain -- -- -- 179.157.282.819 179.157.282.819

Jumlah Liabilitas Keuangan 431.127.699.124 -- -- 179.157.282.819 610.284.981.943

2017

Akan Jatuh Tempo

Tidak Memiliki Jumlah Kurang dari 1 Tahun 1 - 5 Tahun Lebih dari 5 Tahun Jatuh Tempo

Rp Rp Rp Rp Rp

Liabilitas Keuangan

Diukur dengan biaya perolehan amortisasi

Pinjaman Bank 22.982.233.443 37.499.103.650 -- -- 60.481.337.093

Utang Pembelian Aset Tetap 427.304.041 -- -- -- 427.304.041

Utang Usaha 31.520.715.582 -- -- -- 31.520.715.582

Beban Akrual 64.231.982.503 -- -- -- 64.231.982.503

Utang Lain-lain -- -- -- 169.224.303.825 169.224.303.825

Jumlah Liabilitas Keuangan 119.162.235.569 37.499.103.650 -- 169.224.303.825 325.885.643.044

2016

Akan Jatuh Tempo

(iii)Risiko Tingkat Bunga

Risiko tingkat bunga adalah risiko dimana arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar.

Selain itu Perusahaan mengelola risiko suku bunga dengan menentukan suku bunga tetap yang telah dinegosiasikan oleh Perusahaan untuk setiap jenis pinjaman. Dampak dari pergerakan suku bunga di pasar tidak signifikan bagi Perusahaan.

Tabel berikut menunjukkan sensitivitas terhadap perubahan yang mungkin terjadi pada suku bunga, dengan semua variabel lainnya tetap konstan, dari laba untuk periode berjalan Perusahaan.

Perubahan Dampak Perubahan Dampak Basis Poin terhadap Laba Rugi Basis Poin terhadap Laba Rugi

Suku Bunga Tetap dan

Mengambang ±50 275.719.529 ±50 375.629.392

PT JAKARTA PROPERTINDO DAN ENTITAS ANAK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2017 dan 2016 (Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)

b. Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan pengukuran atau untuk keperluan pengungkapan.

Nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan adalah sebagai berikut:

Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar

Rp Rp Rp Rp

Aset Keuangan

Pinjaman yang Diberikan dan Piutang

Kas dan Setara Kas 3.606.129.614.900 3.606.129.614.900 1.989.434.708.301 1.989.434.708.301

Piutang Usaha 439.443.343.166 439.443.343.166 360.710.874.062 360.710.874.062

Piutang Lain-lain 8.072.312.882 8.072.312.882 10.771.065.653 10.771.065.653

Investasi Jangka Pendek 500.000.000 500.000.000 500.000.000 500.000.000

Investasi Jangka Panjang Lainnya 177.845.445.611 177.845.445.611 177.845.445.611 177.845.445.611

Aset Lain-lain 229.256.895.898 229.256.895.898 117.676.867.770 117.676.867.770

Pendapatan Yang Masih Harus Diterima 352.635.445.930 352.635.445.930 142.508.294.777 142.508.294.777

Jumlah Aset Keuangan 4.813.883.058.387 4.813.883.058.387 2.799.447.256.175 2.799.447.256.175

Liabilitas Keuangan

Diukur dengan biaya perolehan amortisasi

Pinjaman Bank 98.877.169.747 98.877.169.747 60.481.337.093 60.481.337.093

Utang Pembelian Aset Tetap 391.164.285 391.164.285 427.304.041 427.304.041

Utang Usaha 253.457.421.115 253.457.421.115 31.520.715.582 31.520.715.582

Beban Akrual 78.401.943.977 78.401.943.977 64.231.982.503 64.231.982.503

Utang Lain-lain 179.157.282.819 179.157.282.819 169.224.303.825 169.224.303.825

Jumlah Liabilitas Keuangan 610.284.981.943 610.284.981.943 325.885.643.044 325.885.643.044

2017 2016

c. Manajemen Permodalan

Tujuan Perusahaan dalam mengelola permodalan adalah untuk menjaga kelangsungan usaha sehingga dapat memberikan hasil kepada pemegang saham dan manfaat kepada pemegang kepentingan lainnya, dan memelihara struktur permodalan yang optimum.

Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan dapat menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham, imbal hasil modal kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru untuk mengurangi pinjaman.

Perusahaan secara aktif dan rutin menelaah dan mengelola permodalannya untuk memastikan struktur modal dan pengembalian yang optimal bagi pemegang saham, dengan mempertimbangkan efisiensi penggunaan modal berdasarkan arus kas operasi dan belanja modal, serta mempertimbangkan kebutuhan modal di masa yang akan datang.

2017 2016

Rp Rp

Liabilitas Neto:

Jumlah Liabilitas 1.122.453.362.457 903.733.117.215

Dikurangi: Kas dan Setara Kas 3.606.129.614.900 (1.989.434.708.301)

Jumlah Aset (Liabilitas) Neto 4.728.582.977.357 (1.085.701.591.086)

Jumlah Ekuitas 15.005.181.287.706 5.387.233.844.185

Dikurangi: Komponen Ekuitas Lainnya --

--Modal Disesuaikan 15.005.181.287.706 5.387.233.844.185

PT JAKARTA PROPERTINDO DAN ENTITAS ANAK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2017 dan 2016 (Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)

Dalam dokumen IKHTISAR KINERJADAFTAR (Halaman 184-188)

Dokumen terkait