• Tidak ada hasil yang ditemukan

MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

Dalam dokumen Penyampaian Laporan Keuangan Tahunan [PGAS ] (Halaman 144-148)

DEVELOPMENT PROGRAM

32. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

a. Risiko Kredit (lanjutan) a. Credit Risk (continued)

(iii) Penurunan nilai dan kebijakan pencadangan (iii) Impairment and provisioning policies

Cadangan kerugian penurunan nilai yang diakui pada pelaporan keuangan hanyalah kerugian yang telah terjadi pada tanggal laporan keuangan konsolidasi (berdasarkan bukti obyektif atas penurunan nilai).

Impairment allowances are recognised for financial reporting purposes only for losses that have been incurred at the date of the consolidated financial statements (based on objective evidence of impairment).

(iv) Eksposur maksimum risiko kredit tanpa memperhitungkan jaminan

(iv) Maximum exposure to credit risk before deposit held

Eksposur risiko kredit terhadap aset pada neraca konsolidasi adalah sebagai berikut:

Credit risk exposure relating to assets in the consolidated balance sheet are as follows: Eksposur maksimum/

Maximum exposure

31 Desember 2010/

December 31, 2010

Piutang usaha - bersih 1.891.593.890.275 Trade receivables - net

Piutang lain-lain - bersih 55.300.191.303 Other receivables - net

1.946.894.081.578

Sehubungan dengan risiko kredit yang timbul dari aset keuangan lainnya yang mencakup kas dan setara kas, risiko kredit yang dihadapi timbul karena wanprestasi dari counterparty. Grup memiliki kebijakan untuk tidak menempatkan investasi pada instrumen yang memiliki risiko kredit tinggi dan hanya menempatkan investasinya pada bank-bank dengan peringkat kredit yang tinggi. Nilai maksimal eksposur adalah sebesar nilai tercatat sebagaimana diungkapkan pada Catatan 4.

With respect to credit risk arising from the other financial assets, which comprise cash and cash equivalent, the Company’s and Subsidiaries’ exposure to credit risk arises from default of the counterparty. The Group has a policy not to place investments in instruments that have a high credit risk and only put the investments in banks with a high credit ratings.The maximum exposure equal to the carrying amount as disclosed in Note 4.

Konsentrasi risiko aset keuangan dengan eksposur risiko kredit:

Concentration of risks of financial assets with credit risk exposure:

a. Risiko Kredit (lanjutan) a. Credit Risk (continued)

(b) Jenis pelanggan (b) Customer types

Tabel berikut ini menggambarkan rincian eksposur kredit Grup pada nilai tercatat (tanpa memperhitungan agunan atau pendukung kredit lainnya), yang dikategorikan berdasarkan operasi utama.

The following table breaks down the Group’s credit exposure at carrying amounts (without taking into account any collateral held or other credit support), as categorised by the main operations.

(v) Piutang usaha (v) Trade receivables

Ikhtisar piutang usaha yang diberikan adalah sebagai berikut:

Trade receivables are summarised as follows:

2010

Tidak mengalami Mengalami

penurunan nilai/ penurunan nilai/ Jumlah/

Non impaired Impaired Total

Distribusi 1.381.459.492.249 374.803.843.667 1.756.263.335.916 Distribution

Transmisi 205.010.226.226 18.013.641.577 223.023.867.803 Transmission

Operasi lainnya 10.909.670.963 - 10.909.670.963 Other operations

Jumlah 1.597.379.389.438 392.817.485.244 1.990.196.874.682 Total

Dikurangi: Less:

Cadangan kerugian Allowance for

penurunan nilai - (98.602.984.407) (98.602.984.407) impairment losses

Bersih 1.597.379.389.438 294.214.500.837 1.891.593.890.275 Net

b. Risiko Pasar b. Market Risk

Grup memiliki eksposur terhadap risiko pasar, yaitu risiko suku bunga dan risiko mata uang asing.

The Group is exsposed to market risk, in particular interest rate risk and foreign currency risk.

Risiko tingkat bunga arus kas adalah risiko dimana arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar.

Cash flow interest rate risk is the risk that the future cash flows of a financial instrument will fluctuate because of changes in market interest rates.

Grup memiliki pinjaman jangka pendek dan jangka panjang dengan bunga variabel. Grup akan memonitor secara ketat pergerakan suku bunga di pasar dan apabila suku bunga mengalami kenaikan yang signifikan maka Perusahaan akan menegosiasikan suku bunga tersebut dengan para lender.

The Group’s short-term and long-term loans are charged with variable interest rates. The Group will strictly monitor the market interest rates fluctuation and if the interest rates significantly increased, they will renegotiate the interest rate to the lenders.

Grup juga melakukan transaksi swap suku bunga untuk menyesuaikan risiko suku bunga yang terasosiasi dengan efek hutang jangka panjang dengan tingkat bunga variable, akan

The Group also enters into interest rates swap to match the interest rate risk associated with the variable rates long-term loans, however no hedge accounting is applied.

32. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

b. Risiko Pasar (lanjutan) b. Market Risk (continued)

(i) Risiko tingkat bunga (i) Interest rate risk

Grup memiliki eksposur terhadap fluktuasi tingkat suku bunga pasar yang berlaku baik atas risiko nilai wajar maupun arus kas.

The Group takes an exposure to the effects of fluctuations in the prevailing levels of market interest rates, both its fair value and cash flow risks.

Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur nilai wajar instrumen keuangan Grup terhadap risiko tingkat bunga.

The table below summarises the Group’s fair value exposures to interest rate risks.

2010

Lebih dari 1 Lebih dari 3

bulan sampai bulan sampai

dengan 3 bulan/ dengan 1 tahun/ Lebih dari

Bunga tetap/ Over 1 month Over 3 months 1 tahun/

Fixed rate up to 3 months up to 1 year Over 1 year

Kewajiban Keuangan Financial Liabilities

Pinjaman jangka panjang

jatuh tempo dalam Current maturities of

waktu satu tahun 89.909.127.984 1.743.307.006.741 211.972.518.377 - long-term loans Pinjaman jangka panjang -

setelah dikurangi bagian

jatuh tempo dalam Long-term loans - net

waktu satu tahun 6.044.408.038.791 3.957.382.730.685 741.098.282.127 - of current maturities

Jumlah Kewajiban

Keuangan 6.134.317.166.775 5.700.689.737.426 953.070.800.504 - Total Financial Liabilities

Analisis sensitivitas untuk risiko suku bunga Pada tanggal 31 Desember 2010, jika tingkat suku bunga pinjaman meningkat/menurun sebesar 50 basis poin dengan semua variabel konstan, laba sebelum pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut lebih rendah/tinggi sebesar Rp20.959.791.258, terutama sebagai akibat kenaikan/penurunan biaya bunga atas pinjaman dengan tingkat bunga mengambang.

Sensitivity analysis for interest rate risk

As of December 31, 2010, if the interest rates of the loans have been 50 basis points higher/lower with all other variables held constant, income before tax for the year then ended would have been Rp20,959,791,258 lower/higher, mainly as a result of higher/lower interest expense on loans with floating interest rates.

(i) Risiko mata uang asing (ii) Foreign exchange risk

Risiko mata uang asing adalah risiko atas perubahan nilai tukar Rupiah sebagai mata uang pelaporan terhadap mata uang asing, khususnya Dolar Amerika Serikat dan Yen

Foreign exchange risk is the risk that arise from the changes of exchange rate of Rupiah as reporting currency against foreign currencies, especially US Dollar and

b. Risiko Pasar (lanjutan) b. Market Risk (continued)

(ii) Risiko mata uang asing (lanjutan) (ii) Foreign exchange risk (continued)

Untuk mengatur risiko mata uang asing, Perusahaan melakukan kontrak cross

currency swap. Kontrak ini akan dicatat

sebagai transaksi bukan lindung nilai, dimana perubahan atas nilai wajar akan masuk dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun berjalan.

To manage foreign exchange rate risks, the Company entered into cross currency swap contract. This contract is accounted as transaction not designated as hedge, wherein the changes in the fair value are charged or credited directly to consolidated statement of income for the current year.

Sebagian besar pembelian gas dalam mata uang Dolar Amerika Serikat juga dijual dalam Dolar Amerika Serikat, sehingga lindung nilai atas risiko nilai tukar mata uang asing terjadi secara alami. Saat ini, kewajiban yang timbul dari pembiayaan dalam mata uang asing tidak dilindung nilai.

Most purchases of gas in US dollar are also sold in US dollar, thus naturally hedging the

related foreign currency exposures.

Currently, liabilities denominated in foreign currency arising from financing activities are not hedged.

Grup mempunyai aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2010 disajikan pada Catatan 34.

The Group had monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies as of December 31, 2010 were presented in the Note 34.

c. Risiko Likuiditas c. Liquidity Risk

Risiko likuiditas adalah risiko dimana Grup tidak bisa memenuhi kewajiban pada saat jatuh tempo. Group melakukan evaluasi dan pengawasan yang ketat atas arus kas masuk

(cash-in) dan kas keluar (cash-out) untuk

memastikan tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhan pembayaran kewajiban yang jatuh tempo. Secara umum, kebutuhan dana untuk pelunasan kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang yang jatuh tempo diperoleh dari pelunasan piutang usaha dari pelanggan yang memiliki jangka waktu kredit satu bulan.

Liquidity risk is the risk that the Group is unable to meet its obligations when they fall due. The Group evaluates and monitors cash-in flow and cash-out flow to ensure the availability of funds to settle the due obligation. In general, funds needed to settle the current and long-term liabilities are obtained from settlement of trade receivables from the customers with one month credit term.

Tabel dibawah merupakan profil kewajiban keuangan Grup berdasarkan kontrak pembayaran.

The table below summarises the maturity profile of the Group’s financial liabilities based on contractual payments.

2010

Lebih dari 1

tahun sampai

dengan 2 tahun/ Lebih dari

Dibawah 1 tahun/ Over 1 year 3 tahun/ Jumlah/ Below 1 year up to 2 years Over 3 years Total

Kewajiban Keuangan Financial Liabilities Hutang usaha 628.160.480.591 15.830.407.397 - 643.990.887.988 Trade payables Hutang lain-lain 212.984.531.652 3.574.030.392 8.330.691.969 224.889.254.013 Other payables Kewajiban yang masih

harus dibayar 500.611.374.404 129.189.371.118 72.588.212.389 702.388.957.911 Accrued liabilities

Hutang derivatif - - 1.695.882.571.498 1.695.882.571.498 Derivative payable

33. NILAI WAJAR ASET DAN KEWAJIBAN

Dalam dokumen Penyampaian Laporan Keuangan Tahunan [PGAS ] (Halaman 144-148)