PEMBAGIAN LABA
27. PENSIUN DAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN (lanjutan)
27. RETIREMENT AND OTHER EMPLOYEES’
BENEFITS (continued)
c. Imbalan Pensiun Iuran Pasti (lanjutan) c. Defined Contribution Pension Plan (continued)
Dana pensiun ini didirikan berdasarkan persetujuan dari Menteri Keuangan masing-masing dalam Surat Keputusannya No. KEP.1100/KM.17/1998, No. KEP.231/KM.17/1994 dan No. KEP.184/-KM.17/1995.
Both the Pension Plan was established based on the approval from the Ministry of Finance in its Decision Letter No. KEP.1100/KM.17/1998, No. KEP.231/KM.17/1994 and No. KEP.184/ KM.17/1995.
Sumber dana program pensiun berasal dari kontribusi karyawan dan Perusahaan masing-masing sebesar 5% dan 15% dari penghasilan dasar pensiun. Beban pensiun yang dibebankan pada operasi masing-masing adalah sebesar Rp17.463.706.917 dan Rp14.928.558.872 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009.
The fund is contributed by both employees and the Company with contribution of 5% and 15%, respectively, of the basic pension income. Pension expense charged to operations
amounted to Rp17,463,706,917 and
Rp14,928,558,872 for the years ended
December 31, 2010 and 2009, respectively.
Pada tahun 2009, Transgasindo menyelenggarakan program pensiun iuran pasti untuk semua karyawan tetap yang memenuhi syarat, yang didanai melalui iuran tetap bulanan kepada Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Rakyat Indonesia dan Bank Negara Indonesia, yang didirikan berdasarkan persetujuan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia masing-masing dalam Surat Keputusannya No. KEP.197/KM.6/2004 dan No. KEP.1100/KM.17/1998. Sumber dana program pensiun berasal dari kontribusi karyawan dan Transgasindo masing-masing sebesar 2% dan 6% dari gaji bulanan karyawan. Kontribusi yang dibayarkan Transgasindo pada tahun 2010 dan 2009 sebesar Rp1.782.247.431 dan Rp4.588.917.974 yang diambil dari cadangan yang dibentuk pada tahun-tahun sebelumnya.
In 2009, Transgasindo has defined contribution pension plan for all of its eligible permanent employees, which is funded through monthly fixed contributions to Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Bank Rakyat Indonesia and Bank Negara Indonesia, the establishment of which were approved by Ministry of Finance of the Republic of Indonesia in its Decision Letter No. KEP.197/KM.6/2004 and No.
KEP.1100/-KM.17/1998, respectively. This fund is
contributed by both employees and
Transgasindo with contribution of 2% and 6%
of the employees’ monthly salaries,
respectively. The contribution paid by
Transgasindo in 2010 and 2009 amounted to Rp1,782,247,431 and Rp4,588,917,974 taken from the prior years reserves.
d. Imbalan Kerja Jangka Panjang d. Long-term Employee Benefits
d. Imbalan Kerja Jangka Panjang (lanjutan) d. Long-term Employee Benefits (continued)
Perusahaan The Company
Perusahaan mengakui imbalan kesejahteraan karyawan sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 tanggal 25 Maret 2003. Imbalan tersebut tidak didanai. Tabel berikut menyajikan komponen dari beban imbalan bersih yang diakui dalam laporan laba rugi konsolidasi dan jumlah yang diakui dalam neraca konsolidasi untuk kewajiban imbalan kerja yang dihitung oleh PT Sienco Aktuarindo Utama, aktuaris independen untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009, berdasarkan laporannya masing-masing tanggal 11 Februari 2011 dan 2 Februari 2010. Perhitungan aktuaris menggunakan metode
“Projected Unit Credit” dengan asumsi-asumsi
sebagai berikut:
The Company provides post-employment
benefits based on the provisions of Labor Law
No. 13/2003 dated March 25, 2003.
The benefits are unfunded. The following tables summarize the components of net benefits expense recognized in the consolidated statements of income and the amounts recognized in the consolidated balance sheets for the employees’ benefits liability as calculated by an independent actuary, PT Sienco Aktuarindo Utama for the years ended December 31, 2010 and 2009, in its reports dated February 11, 2011 and February 2, 2010. The actuarial calculation used the “Projected Unit Credit” method which utilized the following assumptions:
2010 2009
Tingkat Bunga Aktuaria 8.90% per Tahun/per Annum 10,70% per Tahun/per Annum Actuarial Discount Rate
Tingkat Kematian CSO 1980 CSO 1980 Mortality Rate
Kenaikan Gaji dan Upah 10% per Tahun/per Annum 10% per Tahun/per Annum Wages and Salaries Increase
Umur Pensiun 56 Tahun/Years 56 Tahun/Years Retirement Age
Tingkat Cacat 5% dari Tingkat 1% dari Tingkat Disability Rate
Kematian/from Mortality Kematian/from Mortality
Rate Rate
Tabel berikut ini menyajikan komponen beban imbalan kerja karyawan bersih Perusahaan dan kewajiban kesejahteraan karyawan Perusahaan.
The following tables summarize the
components of net employee benefits
expense and the employee benefits liability of the Company.
a. Beban kesejahteraan karyawan a. Employee benefits expense
2010 2009
Biaya jasa kini 74.974.213.368 44.296.924.350 Current service cost
Biaya bunga 47.579.029.201 42.577.245.150 Interest cost
Amortisasi biaya jasa Amortization of past service
lalu - unvested 23.899.409.778 23.899.409.778 cost - unvested
Amortisasi kerugian aktuaria 4.158.146.835 2.294.699.803 Amortization of actuarial loss
Beban kesejahteraan karyawan 150.610.799.182 113.068.279.081 Employee benefits expense
b. Kewajiban kesejahteraan karyawan b. Employee benefits liability
2010 2009
Nilai kini kewajiban imbalan Present value of employee benefits
pasti 969.517.979.495 486.249.089.779 obligation
Biaya jasa lalu yang belum Unrecognized past service
diakui - unvested (78.428.176.773) (102.327.586.552) cost - unvested
Kerugian aktuaria yang belum
diakui (482.537.321.265) (109.175.722.729) Unrecognized actuarial losses
27. PENSIUN DAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN (lanjutan)
27. RETIREMENT AND OTHER EMPLOYEES’
BENEFITS (continued)
d. Imbalan Kerja Jangka Panjang (lanjutan) d. Long-term Employee Benefits (continued)
Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)
c. Mutasi kewajiban diestimasi atas imbalan kerja
c. The movements in the estimated liabilities for employee benefits.
Perubahan dalam kewajiban kesejahteraan karyawan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009 adalah sebagai berikut:
The movement in the employee benefits liability for the years ended December 31, 2010 and 2009 are as follows:
2010 2009
Saldo awal 274.745.780.498 181.866.712.029 Beginning balance
Beban kesejahteraan karyawan 150.610.799.182 113.068.279.081 Employee benefits expense
Pembayaran tahun berjalan (16.804.098.223) (20.189.210.612) Payments during the year
Saldo akhir 408.552.481.457 274.745.780.498 Ending balance
Pada tahun 2007, Perusahaan melakukan pemutusan kerja terhadap dua orang karyawannya sehubungan dengan pengangkatan mereka sebagai Direksi. Atas pemutusan hubungan kerja ini Perusahaan telah melakukan perhitungan besaran pembayaran purna bakti sebesar Rp1.994.460.164 yang pembayarannya dilakukan setelah yang bersangkutan mengakhiri jabatan sebagai Direksi Perusahaan. Sampai dengan tanggal 23 Maret 2011, Perusahaan belum melakukan pembayaran atas kewajiban tersebut.
In 2007, the Company terminated work agreement with its two employees in relation to their appointment as Directors. For this termination, the Company calculated the post
retirement benefit amounting to
Rp1,994,460,164 which will be paid at the end of their tenure period as the Company’s Directors. Up to March 23, 2011, the Company has not paid such obligation.
Berdasarkan penilaian manajemen, program asuransi pensiun yang ada dan kebijakan Perusahaan sehubungan dengan tunjangan akhir masa bakti, cukup untuk menutupi tunjangan yang diwajibkan berdasarkan Undang-undang No. 13/2003.
The management of the Company is of the opinion that the existing retirement insurance plan and the Company’s policy regarding retirement benefits are adequately cover the benefits required under the Law No. 13/2003.
Transgasindo membukukan beban kesejahteraan karyawan sebesar
Transgasindo recorded employee benefits
d. Imbalan Kerja Jangka Panjang (lanjutan) d. Long-term Employee Benefits (continued)
Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)
Manajemen Perusahaan dan Anak Perusahaan berpendapat bahwa program jaminan hari tua cukup untuk menutupi semua imbalan yang diatur dalam UU No. 13/2003.
The management of the Company and Subsidiary are of the opinion that the retirements benefits program adequately cover the benefits to be provided based on Law No. 13/2003.
28. PROGRAM KEMITRAAN DAN BINA
LINGKUNGAN
28. PARTNERSHIP AND COMMUNITY