PROFI L PT KRAKATAU STEEL
• LOKASI PT KRAKATAU STEEL
PLAN SI TE: CI LEGON, BANTEN
MARKETI NG OFFI CE: J AKARTA
PT Krakatau Steel terletak sekitar 110 Km dari Jakarta dengan luas keseluruhannya 350 Ha. PT. Krakatau Steel terletak dikawasan industri Krakatau tepatnya di jalan Industri No. 5 PO BOX 14 Cilegon 42435. Kantor pusat PT Krakatau Steel terletak di Wisma Baja, dan Gatot Subroto Kav 54 Jakarta.
Gambar. 2.14 Letak geografis PT. Krakatau Steel
Adapun yang menjadi pertimbangan pemilihan lokasi pabrik adalah :
• Dekat dengan laut, sehingga dapat memudahkan pengangkutan bahan baku dan produk menggunakan kapal.
• Dekat dengan daerah pemasaran (Ibukota).
• Tanah yang tesedia untuk pabrik cukup luas.
• Adanya jaringan rel kereta api dan jalan raya yang memadai untuk pengangkutan.
Sedangkan adanya tata letak pabrik bertujuan sebagai berikut :
• Memudahkan jalur transportasi dalam pabrik untuk menunjang proses produksi dan pengangkutan bahan baku serta produk.
• Memudahkan pengendalian proses produksi, karena adanya pengelompokkan peralatan dan bangunan selektif berdasarkan proses masing-masing.
• Adanya bengkel dalam kawaan pabrik sehingga memudahkan perbaikan perawatan dan pembersihan alat.
• Jalan yang cukup luas sehingga memudahkan pekerja bergerak dan menjamin keselamatan kerja karyawan
H. Struktur Organisasi Perusahaan
Struktur organisasi PT Krakatau Steel ini berdasarkan fungsional berbentuk garis dan staf secara terbatas Dalam struktur organisasi PT Krakatau Steel, jabatan direktur utama tidak termasuk dalam struktur kepegawaian karena diangkat langsung oleh Menteri Perindustrian. Dalam pelaksanaannya direktur utama dibantu oleh lima direktorat, yaitu :
1. Direktorat Perencanaan dan teknologi
Bertugas untuk merencanakan, melaksanakan, mengembangkan dan mengevaluasi usaha, pengolahan data, pengadaan prasarana penunjang kawasan industri dan masalah konstruksi, dan menangani masalah-masalah yang berkaitan dengan teknologi yang besifat jangka panjang.
2. Direktorat Produksi
Bertugas untuk merencanakan, melaksanakan dan mengembangkan kebijakan di bidang pengoprasian dan perawatan sarana produksi, metallurgi, dan koordinasi produksi.
Bertugas untuk merencanakan, melaksanakan dan mengembangkan kebijaksanaan di bidang personalia, kesehatan, kesejahteraan, pendidikan dan pelatihan kerja serta merencanakan organisasi, hubungan masyarakat dan administrasi pegelolaan kawasan serta keselamatan kerja.
4. Direktorat Keuangan
Bertugas untuk merencanakan, melaksanakan dan mengembangkan kebijaksanaan dibidang pemasaran produk.
5. Direktorat Pemasaran
Bertugas untuk merencanakan, melaksanakan dan mengembangkan kebijaksanaan di bidang pemasaran produk
I. Sistem Pemasaran
Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan dan mempertaruhkan peroduk yang bernilai
(Product Of Valus ) dengan orang atau kelompok atau pihak lain.
Pemasaran mencakup semua kegiatan perusahaan untuk beradaptasi dengan lingkungan secara kreatif dan menguntungkan. Untuk itu PT Krakatau Steel mempunyai sistem pemasaran yaitu:
1. Sistem pemasaran dan pemesanan, biasanya pemesanan ini dilakukan untuk permintaan dalam jumlah besar dan dari pemesanan tersebut pemesanan produk kemudian diangkut menggunakan alat angkut truk atau trailer sampai ke pelabuhan kemudian menggunakan kapal laut. 2. Sistem pemesanan barang dilakukan secara langsung maupun secara tidak langsung dari produsen ke konsumen.
3. Sistem pemasaran yang dilakukan dengan memasarkan produk ke industri-industri manufaktur maupun industri otomotif dalam negeri misalnya Toyota, Astra Honda Motor dll. Selain itu produk hasil dari CRM juga diekspor ke Negara luar antara lain: Australia, Jerman, Kanada, Jepang, Thailand, USA, China, Malaysia dan Filiphina.
J. Strategi Pemasaran
PT Krakatau Steel dalam meningkatkan penjualan dan mempertahankan pertumbuhan pasar yang semakin meningkat dan persaingan yang sangat ketat, maka perusahaan menggunakan beberapa strategi pemasaran dalam bersaing dengan perusahaan lain yaitu:
1. Produk yang dihasilkan dapat memenuhi kriteria calon pembeli atau konsumen tertentu dengan mutu yang digunakan.
2. Permintaan pasar yang semakin meningkat maka perusahaan harus mempertahankan kualitas.
3. Munculnya produk saingan merupakan tantangan bagi perusahaan. 4. Memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada pelanggan seperti tentang mutu dan kualitas produk serta ketepatan waktu pengiriman.
5. Kesemuanya merupakan kerja sama antara karyawan, tenaga ahli, serta tenaga staf yang terampil.
K. Fasilitasi Keselamatan Kerja dan Kecelakaan
Keselamatan kerja adalah keselamatan yang bertalian dengan mesin, pesawat, alat kerja, bahan dan proses pengolahannya. Landasan tempat kerja dan lingkungannya serta cara-cara melakukan pekerjaan.
Upaya keselamatan kerja dan kesehatan ini tidak lain untuk mencegah dan menanggulangi kecelakaan ditempat kerja, sehingga tenaga kerja selalu dalam keadaan sehat, selamat dan dapat meningkatkan produktifitas kerjanya. Selain itu orang yang berada disekitar akan terjamin keselamatan dan kesehatan sehingga sumber produksi yang ada dapat dipakai dan digunakan secara aman dan efisien.
PT Krakatau Steel senantiasa menjaga komitmennya untuk melakukan perbaikan yang berkelanjutan terhadap kinerja lingkungan melalui penjabaran dan pelaksanaan Sistem Manajemen Lingkungan, ISO 14001. Pengelolaan lingkungan PT Krakatau Steel telah dilakukan secara konsisten melalui pelaksanaan program-program perbaikan ligkungan. Hasil-hasil perbaikan lingkungan tersebut selalu ditinjau dan dievaluasi progresnya secara rutin,
baik melalui audit intern oleh Komite Lingkungan Hidup dan Divisi K3LH setiap tiga bulan sekali, maupun melalui audit eksternal oleh Surveilance atau badan sertifikasi SGS-ICS Indonesia setiap enam bulan sekali.
Kegiatan pemantauan lingkungan PT Krakatau Steel meliputi: 1. Emisi Cerobong.
2. Kualitas Udara Ambien. 3. Kualitas Air Buangan. 4. Lingkungan di Area Kerja. 5. Kebisingan.
6. Tekanan Panas, dsb.
Upaya-upaya menjaga keselamatan kerja di PT Krakatau Steel antara lain:
1. Menjelaskan kondisi bahaya yang timbul dalam lingkungan kerja. Upaya ini tidak lepas dari pengawasan yang dilakukan oleh Divisi Kesehatan Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup.
2. Pengadaan alat-alat perlindungan diri bagi tenaga kerja khususnya dilingkungan pabrik antara lain:
a. Wajib menggunakan helm dan sepatu safety bagi tenaga kerja. b. Penggunakan masker untuk melindungi pekerja dari debu-debu yang ada.
c. Penggunaan sarung tangan.
d. Adanya poster himbauan tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
e. Adanya alat pemadam kebakaran.
f. Tersedianya kotak P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan). L. Program Sanitasi dan Keselamatan Kerja
Program sanitasi dan keselamatan kerja di PT Krakatau Steel dikerjakan oleh Departemen Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) yang tugasnya menjaga agar tidak terjadi kecelakaan kerja dalam kegiatan produksi dan mencatat apabila terjadi kecelakaan serta memberikan
pertolongan dan pengobatan pertama. Adapun program K3LH antara lain sebagai berikut:
1. Penyelenggaraan asuransi kesehatan.
2. Penyuluhan tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 3. Laporan ke Disnakertrans.
4. Pembuatan daftar kecelakaan kerja
5. Pembuatan spanduk tema atau slogan Keselamatan Kesehatan Kerja.
BAB III