BAB IV HASIL PENELITIAB DAN PEMBAHASAN
Lampiran 3 Materi Pembelajaran
MATERI SIKLUS I
MENERIMA DAN MENYAMPAIKAN INFORMASI 1. Pengertian Informasi
1.1Menurut Ahli
a. Menurut Estabrook (1977: 245), informasi adalah suatu rekaman fenomena yan diamati atau bias juga berupa putusan-putusan yang dibuat. b. Menurut Robert G. Murdik (1973: 12), informasi adalah data yang telah
diolah menjadi suatu banyak yang bearti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau saat yang akan dating.
c. Menurut Gordon B. Davis (1974: 23), informasi adalah data yang sudah diolah menjadi suatu banyak data yang penting bagi penerimanya dan mempunyai nilai nyata yang dapat direkayasa dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan-keputusan yang akan dating. Penekanan Gordon B. Davis dan Robert G. Murdik pada pengertian informasi tersebut adalah bahwa informasi bermanfaat dalam pengambilan keputusan.
d. Menurut George R. Terry, Ph.D (1962: 21), informasi adalah data penting untuk memberikan pengetahuan yang berguna.
e. Menurut John G. Burch dan Felix R. Starter dalam bukunya Informasi
System: Theoty and Practice (1974: 23), informasi adalah pengumpulan
atau pengolahan data untuk memberikan pengetahuan atau keterangan f. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), informasi adalah
penerangan; pemberitahuan; kabar atau berita tentang sesuatu; keseluruhan makna yang menunjang amanat yang terlihat di bagian-bagian amanat itu.
1.2Informasi adalah keterangan, pernyataan, gagasan, dan tanda-tanda yang mengandung nilai, makna, dan pesan, baik data/ fakta yang telah diolah, maupun penjelasan yang dapat dilihat, didengar, dan dibaca yang disajikan dalam berbagai kemasan dan format sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi secara elektronik maupun nonelektronik, yang ditujukan bagi penerima dalam pengambilan keputusan, baik untuk masa sekarang atau masa yang akan dating.
1.3Informasi yang ada dapat juga diolah untuk keperluan manajeman sesuai dengan unit kerjanya masing-masing. Informasi yang berkualitas memiliki beberapa kriteria, antara lain sebagai berikut:
a. Akurat, yaitu informasi yang harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak boleh menyesatkan, dan penyampaian maksudnya harus jelas. b. Tepat pada waktunya, yaitu informasi yang disampaikan kepada
penerima tidak boleh terlambat.
c. Relevan, yaitu informasi harus berguna secara langsung atau mempunyai manfaat bagi pemakainya.
d. Lengkap, yaitu informasi berisi data yang dibutuhkan.
e. Jelas, yaitu isi informasi harus jelas sesuai dengan keperluan si pemakai. 2. Ciri-ciri Informasi
Informasi mempunyai cirri-cici sebagai berikut: a. Memiliki Nilai ( Benar atau Salah)
Informasi berhubungan dengan kenyataan atau tidak. Apabila informasi salah tetapi penerima informasi memercayai, informasi itu sama seperti informasi yang benar.
b. Baru
Data benar-benar baru dan segar bagi penerima informasi c. Tambahan
Informasi memperbarui atau memberikan tambahan bagi informasi yang telah ada.
d. Korektif
Informasi bersifat korektif terhadap informasi sebelumnya yang salah atau kurang benar.
e. Penegas
Informasi mempertegas informasi yang telah ada sehingga keyakinan terhadap suatu informasi semakin meningkat.
3. Jenis-jenis Informasi
3.1Informasi dikelmpokan menjadi dua jenis, yaitu: 3.1.1 Informasi Lisan
Informasi lisan, yaitu informasi yang disampaikan scara lisan, sehingga kebenaran faktanya tidak dapat dipertanggung jawabkan. 3.1.2 Informasi Terekam
Informasi terekam terdiri dari dua jenis, yaitu: a. Informasi Ilmiah
Informasi ilmiah, yaitu rekaman informasi yang dirancang dan diliput scara khusus, sehingga dapat bermanfaat untuk kepentingan ilmiah dan penelitian dalam rangka pengembangan dunia ilmu
pengetahuan dan teknologi. Dalam informasi ilmiah, informasi dibagi menjadi tiga, yaitu:
Informasi Primer
Informasi yang diterbitkan pertama kali dari penggagasnya atau langsung dari sumbernya secara langsung lengkap, dan asli.
Informasi Sekunder
Informasi yang bertujuan untuk membuka informasi primer. Informasi sekunder tidak dihasilkan dari sumber pertama sebagai penggagas, tetapi hanya sebagai alat untuk menelaah lebih lanjut keberadaan informasi primer.
Informasi Tersier
Keterangan atau tulisan-tulisan dari sumber tertentu yang dapat digunakan untuk mengetahui atau menelusuri sumber-sumber informasi sekunder.
3.1.3 Informasi Tidak Ilmiah
Informasi tidak ilmiah adalah informasi yang berupa rekaman informasi biasa yang banyak terdapat dimana-mana. Seperti informasi lowongan kerja, berita duka cita yang dimuat disurat kabar, iklan komersil yang ada di surat kabar, dan lainsebagainya.
4. Fungsi Informasi
Fungsi informasi dapat berkembang sesuai dengan bidang yang disentuhnya. Fungsi informasi yang utama adalah sebagai data dan fakta yang dapat
membuktikan suatu kebenaran, serta berbagai penjelas hal-hal yang sebelumnya masih diragukan. Dengan demikian, informasi memang multifungsi, tidak hanya terbatas pada satu bidang saja, tetapi hamper ke semua bidang, hanya manfaatnya berbeda, karena disesuaikan dengan kondisi yang membutuhkannya.
Fungsi informasi adalah sebagai berikut:
a. Menambah pengetahuan atau mengurangi ketidak pastian informasi. b. Memberikan suatu dasar untuk pengambilan keputusan.
c. Memberkan standar, aturan ukuran, dan aturan keputusan untuk penentuan dan penyebaran tanda-tanda kesalahan, serta umpan balik untuk mencapai jutuan.
5. Keguanaan Informasi a. Tujuan Si Penerima
Apabila informasi bertujuan memberikan bantuan kepada si penerima, informasi tersebut harus dapat membantu si penerima dalam usahanya. b. Ketelitian Penyampaian dan Pengelolaan Data
Dalam penyampaian dan pengolahan data/ informasi, inti dan pentingnya data/ informasi harus tetap dipertahankan.
c. Waktu
Informasikan yang disajikan harus benar-benar terbaru atau up to date.
d. Ruang dan Tempat
Ketersedian ruang dan tempat yang tepat agar penggunaan informasi lebih terarah bagi si pemakai.
e. Bentuk Informasi
Informasi harus dapat dipergunakan secara efektif, menunjukan hubungan-hubungan yang memerlukan perhatian dan menekankan situai yang ada hubungannya.
f. Kata dan arti informasi harus jelas, hindari menimbulkan salah tafsir. 6. Sumber Informasi
Sumber informasi terdapat di mana-mana. Di mana ada suatu kejadian atau peristiwa, disitulah akan timbul informasi. Sumber informasi lainnya antara lain : buku tahunan, buku pedoman, direktori, kalender, buku biografi, katalog, indeks, altas, dokumen pemerintahan, laporan hasil penelitian, dan sumber-sumber informasi yang lainnya.
7. Cara Menerima dan Menyampaikan Informasi
Untuk dapat menerima dan menyampaikan informasi di tempat kerja, seseorang harus dapat meningkatkan keterampilan berkomunikasi. Kelancaran berkomunikasi ditempat kerja akan menunjang, kelancaran, dan lebih memahami segala segiatan secara tepat, antara lain :
a. Keterampilan Membaca
Membca adalah upaya untuk mengerti atau memahami maksud dan arti kata yang tercetak atau tulisan dengan tanda-tanda tertentu, seperti lambing, huruf, kode, atau kata-kata. Manfaat membaca antara lain:
Memperluas wawasan, pengetahuan, dan pengalaman
Mengetahui nilai-nilai kehidupan, baik nilai moral, maupun spiritual. Memahami lebih dalam materi yang disajikan dalam satu tulisan.
Dapat lebih cepat menerima saran untuk mengubah pola tingkah laku dan dapat segera menerima perunaha.
Mengembangkan pola piker.
Mengembangkan kemampuan menulis dan membaca efektif. Melancarkan berbicara karena menguasai susunan kalimat. b. Keterampilan Mendengarkan
Dalam arti sempit : mendengarkan adalah usaha untuk memperoleh suatu pengertian dengan menggunakan indera pendengar, sehingga terbatas pada menerimaan pesan secara lisan.
Dalam arti luas : mendengarkan adalah usaha untuk memperoleh pengertian dengan menggunakan indera pendengar dan kemampuan pikiran untuk mengadakan interprestasi terhadap kritik atau pesan yang diterima, baik secara lisan maupun tulisan.
c. Keterampilan Menulis
Menurut Trigan (Hasani, 2005:1) menulis adalah menurunkan atau melukiskan lambing-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dipahami oleh sesorang. Orang lain dap membaca lambing-lambang grafik tersebut kaloau ia memahaminya.
Menurut Syamsudin (Hasani, 2005:1), menulis adalah aktivitas seseorang dalam menuangkan ide-ide, pikiran, dan pesanan secara logis dan sistematis dalam bentuk tertulis, sehingga pesan tersebut dapat dipahami oleh para pembaca.
Menurut Hasani (2005:2) menulis merupakan keterampilan berbahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung.
Ada juga beberapa ahli yang menyatakan bahwa menulis adalah suatu kegiatan mentranskripsi, mengubah bunyi (verbal) menjadi tanda- tanda baca.
Menulis adalah mengemukakan beberpa gagasan (fakta dan opini) melalui teks dengan menggunakan bahasa dan struktur artikel yang mudah dimengerti orang lain, sehingga pesan yang disampaikan sesuai dengan apa yang dimaksud oleh penulis.
d. Keterampilan Berbicara
Berbicara adalah kemampuan menggunakan pendapat atau pikiran dan perasaan kepada seseorang atau kelompok secara lisan, baik berhadapan langsung atau pun dengan jarak jauh. Berbicara merupakan suatu proses penyampaian informasi, gagasan, ide, atau pemikiran diri pembicara kepada pendengarnya. Informasi yang disampaikan secara lisan tersebut dapat diterima oleh pendengar apabila pembicara pandai dan mampu menampaikan informasi secara lisan.