INDIKATOR
1. Menanggapi berbagai pandangan masyarakat tentang pacaran 2. Menjelaskan makna dan tujuan dari pacaran
3. Menjelaskan pandangan gereja tentang pacaran berdasarkan 1 Korintus 6:12-20 MATERI PEMBELAJARAN
1. Pacaran sebenarnya merupakan konsep dari masyarakat modern. Pada jaman dahulu, urusan perkawinan bukan hanya urusan dua orang yang jatuh cinta, tetapi merupakan urusan seluruh keluarga besar, yang bahkan untuk menikahpun tidak jarang pasangan itu sendiri sebelumnya belum mengenal. Berpacaraan dapat diterima secara wajar karena hal itu perkembangan dari persahabatan sejati oleh dua orang yang berlainan jenis. Pacaran yang sehat tidak hanya sekedar tertarik untuk menyenangkan diri namun menuntut perlakuan yang hormat dan suci terhadap pacar.
2. Ada banyak pendapat tentang arti dan makna pacaran yang dipahami oleh masyarakat, antara lain sebagai berikut :
a. Sebagai hubungan yang dijalani ketika seorang pria atau wanita mulai menyukai lawan jenisnya secara khusus dan mulai menjajaki ke hubungan yang lebih serius. b. Suatu kesempatan untuk lebih mengenal secara khusus dan lebih mendalam tetang
c. Serangkaaian kegiatan sepasang pria dan wanita, yang diawali dari proses perjumpaan, dilanjutkan ke tahap perkenalan dan mulai timbul rasa saling tertarik satu sama lain dan berkomitmen untuk saling mengenal lebih mendalam satu dengan yang lain sebelum meneruskan ke jenjang pertunangan dan berujung pada perkawinan.
d. Tahap saling mengenal antara pria dan wanita yang saling tertarik dan ingin mengadakan hubungan yang lebih serius dan istimewa.
3. Alkitab memberikan kita beberapa pegangan yang jelas untuk membimbing kita dalam membuat keputusan mengenai soal pacaran seperti; 1) Jagalah hatimu. ( Amsal 4:23 ) 2). Kamu akan menjadi seperti teman-temanmu bergaul. ( 1 Korintus 15:33) 3). Harus mengikuti standar moral Alkitab.(Roma 12:12)
4. Hendaknya dalam berpacaran mengikuti nasihat Injil, yaitu didasari kasih akan Allah. Percayailah Allah dalam segala hal karena Ia itu Maha Tahu yang tentunya tahu apa yang menjadi kerinduan /kebutuhan kita bahkan Ia menjanjikan masa depan yang penuh harapan, lihatlah Yeremia 29:11; Amsal 23:18. Jadi pacaran yang benar harus di dasari dengan Kasih Allah sehingga orientasi pergaulan itu hanya ada di dalam tubuh Kristus.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah proses pembelajaran, peserta didik dapat menjelaskan makna dan tujuan pacaran serta bagaimana nasihat Injil tentang pacaran
MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
1. Berkembang Bersama Yesus 1, PT Galaxy Puspa Mega 2. Membangun Komunitas Murid Yesus 1, Kanisius 3. Kitab Suci
4. Pengalaman siswa METODE PEMBELAJARAN
1. Tanya jawab 2. Presentasi
3. Pendalaman kelompok/ diskusi LANGKAH KEGIATAN
A. Pendahuluan ( 10 menit)
1. Deskripsi singkat/ pertanyaan apersepsi
Melakukan tanya jawab tentang siapa yang sudah pacaran? / siapa yang pernah melihat orang pacaran? / siapa yang sudah mulai naksir lawan jenis? (kejujuran) 2. Relevansi
Setiap orang mengalami pertumbuhan dan perkembangan baik secara fisik maupun secara mental. Dalam kehidupan persahabatan, sangat dimungkinkan jika memiliki sahabat yang lawan jenis, akan berlanjut pada tahap pacaran.
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu bahwa peserta didik dapat menjelaskan makna dan tujuan pacaran serta bagaimana nasihat Injil tentang pacaran
B. Kegiatan Inti (60 menit) 1. Eksplorasi
a. Peserta didik diminta untuk membentuk kelompok dan melaksanakan kegiatan: - Mendiskusikan materi tentang “Apa makna dan tujuan dari pacaran”
(menghargai pendapat orang lain)
- Membaca kitab Suci dan mendalaminya dengan bantuan pertanyaan: Ketentuan apasaja yang disampaikan oleh Kitab Suci dalam hal berpacaran? (religius)
b. Setelah selesai, anggota kelompok mempersiapkan diri untuk presentasi hasil diskusi.
2. Elaborasi
a. Setelah selesai mendalami Kitab Suci, secara bergantian, mereka berdua-dua maju untuk menyampaikan hasil pendalaman mereka. (kemandirian)
b. Tanya jawab sehubungan hasil pendalaman dari Kitab Suci.. 3. Konfirmasi
a. Guru memberikan tanggapan dan catatan-catatan sehubungan dengan hasil pendalaman Kitab Suci.
b. Bila ada jawaban yang salah, guru memberikan arahan dan bimbingan serta membetulkannya.
C. Kegiatan penutup (10 menit)
Peserta didik bersama guru membuat rangkuman dan peneguhan
EVALUASI Test Formatif
a. Teknik : Test Tertulis b. Bentuk instrument : Test Uraian
No. Soal
Butir Soal Skoor
1 Bagaimana pandangan masyarakat tentang pacaran?
6 2 Jelaskan makna dan tujuan dari pacaran 7 3 Bagaimana nasihat Kitab Suci sehubungan dengan
pacaran?
7
Nilai : Jumlah skoor 2 Kunci Jawaban:
1. Pacaran sebenarnya merupakan konsep dari masyarakat modern. Pada jaman dahulu, urusan perkawinan bukan hanya urusan dua orang yang jatuh cinta, tetapi merupakan urusan seluruh keluarga besar, yang bahkan untuk menikahpun tidak jarang pasangan itu sendiri sebelumnya belum mengenal. Berpacaraan dapat diterima secara wajar karena hal itu perkembangan dari persahabatan sejati oleh dua orang yang berlainan jenis. Pacaran yang sehat tidak hanya sekedar tertarik untuk menyenangkan diri namun menuntut perlakuan yang hormat dan suci terhadap pacar.
2. Arti dan makna berpacaran bertujuan untuk saling mengenal lebih mendalam satu sama lain mengenai kepribadian, sifat, karakter, latar belakang pendidikan, latar
belakang keluarga, latar belakang budaya dan sebagainya. Sehingga kelak jika mereka melangsungkan ke jenjang perkawinan mereka tidak menghadapi hambatan-hambatan yang berarti sehingga perkawinan mereka dapat langgeng atau lestari.
3. Nasihat Injil sehubungan dengan pacaran, yaitu pacaran hendaknya didasari kasih akan Allah. Percayailah Allah dalam segala hal karena Ia itu Maha Tahu yang tentunya tahu apa yang menjadi kerinduan /kebutuhan kita bahkan Ia menjanjikan masa depan yang penuh harapan, lihatlah Yeremia 29:11; Amsal 23:18. Jadi pacaran yang benar harus di dasari dengan Kasih Allah sehingga orientasi pergaulan itu hanya ada di dalam tubuh Kristus.
TINDAK LANJUT Umpan Balik:
a. Bagi siswa yang memiliki umpan balik positif (KKM tercapai) diberikan pengayaan b. Bagi siswa yang umpan balik negative, diberikan remedial
Mengetahui Depok, Juli 2012
Kepala Sekolah Guru Mata pelajaran
Siti Rokhani,S.Pd L. Atrik Wibawa, S.Pd.,MM.