KAJIAN TEORI A. Konstruksi realitas media massa
C. Media Massa
1. Media Online
Online adalah terhubung, terkoneksi, aktif dan siap untuk beroperasi, dapat berkomunikasi dengan atau dikontrol oleh computer. Online juga bisa diartikan sebagai suatu keadaan di mana sebuah device (komputer) terhubung dengan device lainya melalui jaringan internet.
Online merupakan salah satu bentuk media massa sebagai alat komunikasi massa. Komunikasi massa adalah pesan yang dikomunikasi
kan melalui media massa pada sejumlah orang. Media komunikasi yang termasuk media massa yaitu radio, koran ,televisi, serta surat kabar dan majalah.34
Sedangkan media Online sendiri adalah sebutan umum untuk bentuk media yang berbasis telekomunikasi dan multimedia (komputerdan internet). Di dalamnya terdapat portal, website (situs web), radio-online, TV-Online, dan lainya, dengan karakteristik masing-masing sesuai dengan fasilitas yang memungkinkan user untuk memanfaatkanya. Salah satu desain media online yang sangat sering diaplikasikan dalam praktik jurnalistik modern dewasa ini adalah berupa situs berita. Situs berita atau portal informasi sesuai dengan namanya merupakan pintu gerbang informasi yang memungkinkan seseorang bias mengakses informasi dimana pun dan kapan pun selama mereka terhubung dengan internet. Selain itu media online juga sangat memungkinkan penggunanya untuk melakukan komunikasi dua arah dengan memberikan tanggapan secara langsung melalui komentar pembaca atau kolom komentar yang telah disediakan oleh media tersebut.
Dalam sebuah blog dijelaskan bahwa karakteristik yang dimiliki media online adalah sebagai berikut:
1. Kecepatan (Aktualisasi) Informasi.
Kejadian atau peristiwa yang terjadi di lapangan dapat langsung diunggah kedalam situs media online secara cepat. Periode
34
Elvinaro Ardianto dan Lukiati Komala, Komunikasi Massa: Suatu Pengantar,
pemberitaanya berbeda dengan media cetak yang memiliki biasanya hadir harian, mingguan atau bahkan bulanan. Di media online berita ditampilkan dengan cepat .Bukan dengan hitungan hari atau minggu tapi dengan hitungan menit. Serta dengan jangkauan yang luas dan dalam waktu yang bersamaan.
2. Adanya pembaharuan Informasi (updating).
Pada media online informasi disampaikan secara terus-menerus karena adanya pembaharuan (updating). Hal ini membuat media online tidak memiliki waktu khusus dalam menyajikan berita (prime time). Penyajian informasi pada media online dilakukan secara terus-menerus sehingga berita dapat dilihat kapan saja dan dimana saja tergantung kebutuhan pengguna.
3. Interaktifitas.
Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh media online yang paling membedakanya dengan media lainya adalah adanya fungsi interaktif. Model komunikasi yang digunakan media konvensional biasanya bersifat searah. Berbeda dengan media online yang bersifat dua arah. Dalam hal ini pengguna bias memberikan feedback melalui kolom komentar atau di wadah yang telah disediakan oleh media tersebut.
4. Personalisasi
Pembaca atau pengguna semakin otonom dalam menentukan informasi mana yang mereka butuhkan. Media online memberikan peluang kepada setiap pembaca untuk menikmati informasi apa yang mereka butuhkan atau apa yang relevan bagi mereka. Disini terjadi
selektivitas informasi dan sensor berada di tangan pengguna (self control).
5. Kapasitas Muatan Dapat Diperbesar
Informasi yang termuat bias dikatakan tanpa batas karena didukung oleh media penyimpanan data yang ada di sever computer dan system global. Informasi yang pernah muncul akan tetap tersimpan dan dapat ditambah kapan saja. Dan pengguna pun dapat mencari dan membukanya kapan saja melalui mesin pencari (search engine).
6. Terhubung dengan Sumber Lain (Hyperlink)
Setiap data dan informasi yang disajikan dapat dihubungkan dengan sumber lain yang juga berkaitan dengan informasi tersebut atau dari sumber-sumber luar. Karakter hyperlink ini juga membuat para pengakses bias berhubungan dengan pengakses lainya ketika masuk kesebuah situs media online dan menggunakan fasilitas yang sama dalam media tersebut. Misalnya dengan chatroom, e-mail atau games.
7. Kepraktisan dan Kenyamanan Bagi Pengguna
Pengguna media online terkadang merasa kurang nyaman dan praktis dalam menggunakan media yang satu ini. Ketika hendak mengakses produk jurnalistik secara online, seseorang harus duduk di depan komputer atau membaca teks di layar sempit pesawat seluler atau PDA (Personal Data Assistant). Meski bukan suatu yang mustahil di masa
yang akan datang ditemukan device baru yang akan memberikan kenyamanan yang lebih baik untuk mengakse sinformasi secara online.35
D. Terorisme
Terorisme lahir sejak ribuan tahun silam dan telah menjadi legenda dunia. Dalam sejarah Yunani kuno, Xenophon (430-349 BC) menggunakan pcychological warfare, sebagai usaha untuk memperlemah lawan. Teror digunakann oleh suatu kelompok untuk melawan rezim, yang lahir sejak adanya kekuasaan atau wewenang dalam peradaban manusia.36
Terorisme dipahami sebagai suatu mahzab/aliran kepercayaan melalui pemaksaan kehendak guna menyuarakan pesan, asas dengan cara melakukan tindakan illegal yang menjurus kea rah kekerasan, kebrutalan bahkan pembunuhan. Sedangkan teroris adalah pelaku atau pelaksana bentuk-bentuk terorisme, baik oleh individu, golongan ataupun kelompok dengan cara tindak kekerasan sampai pembunuhan, disertai penggunaan senjata, mulai dari sistem konvensional hingga modern.37
Secara umum terdapat tiga kategori dalam kelompok teroris yang beroperasi di seluruh dunia hingga saat ini.
1. Nonstate-supported group
Merupakan kelompok kecil yang memiliki kepentingan khusu seperti kelompok antiaborsi, antikorupsi danlain sebagainya. Dalam aksinya mereka mem blow-up permasalahan tersebut dengan melakukan pembakaran, penyanderaan, atau pun aksi lain yang membahayakan
35
Indah Suryawati, Jurnalistik Suatu Pengantar Teori dan Praktik (Bogor: Ghalia Indonesia, 2011), h. 122.
36
Adjie S, Terorisme (Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 2005), h. 1
37Ibid,
individu atau kepentingan umum. Kelompok ini memiliki kemampuan terbatas dan tidak dilengkapi dengan infrastruktur yang yang memadai. Mereka juga tidak memiliki kontak atau dukungan dengan pihak luar, dan anggota mereka serinkali tertangkap akibat pelatihan dan ketrampilan yang kurang. Namun, kelompok ini sangat mungkin untuk bergabung atau paling tidak sudah memiliki kesemoatan untuk menjalin hubungan dengan kelompok lain untuk menaikkan peringkat atau statusnya.
2. State-sponsored groups
Kelompok ini memperoleh pelatihan, senjata dan keperluan logistik serta dukungan administrasi dari negara asing, seperti Cuba, Syiria, Iran, Libya, atau negara-negara di Blok Barat (pada masa perang dingin). Menurut pengamat Amerika Serikat, kelompok teroris dengan kategori ini, dinyatakan bertanggung jawab terhadap 70% insiden internasional teroris., yang ditargetkan kepada warga negara atau kepentingan Amerika Serikat di seluruh dunia saat ini. Negara sponsor akan selalu menganjurkan kelompok tersebut untuk melakukan pemerasan, perdagangan barang atau obat terlarang, perampokan bank, dan apapun aksi lain yang memungkinkan perolehan dana yang diperlukan.
3. State-directed group
Merupakan suatu negara yang memendukung kelompok teroris secara langsung. Kelompok ini beroperasi di negara-negara Blok Timur dan negara lainnya, seperti Libya yang telah melakukan pembunuhan akibat ketidaksesuaian dengan orang yang meninggalkan kewarganegaraanya, di seluruh dunia. Korea Utara bahkan menggunakan
sebuah tim state directed, dalam pembunuhan tahun 1983 terhadapp beberapa pejabat Korea Selatan yang berkunjung ke Rangoon. 38
38
45
BAB III