BAB II KAJIAN TEORETIK DAN PENGAJUAN KONSEPTUAL
A. Deskripsi Teoretik
2. Media Pembelajaran Video
a. Pengertian Media Pembelajaran Video
Media erat kaitannya dengan proses pembelajaran. Kata media berasal dari bahasa latin, yaitu medius. Arti kata medius adalah tengah, perantara, atau pengantar. Dalam proses pembelajaran, media seringkali diartikan sebagai alat-alat grafis, photografis, atau alat elektronik yang berfungsi untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali informasi visual atau verbal.
Media merupakan segala bentuk alat yang dipergunakan dalam proses penyaluran atau menyampaikan informasi.28
Media pembelajaran meliputi alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi materi pembelajaran.
Digunakan untuk menyampaikan isi materi pembelajaran. Media pembelajaran merupakan komponen sumber belajar yang mengandung materi intruksional di lingkungan siswa yang
28 Ega Rima Wati, Ragam Media Pembelajaran, (Jakarta : Kata Pena, 2016), h.2
memotivasi siswa untuk belajar.29
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses belajar mengajar demi tercapainya tujuan pendidikan pada umumnya dan tujuan pembelajaran disekolah pada tersendiri dalam pembelajaran.
Sedangkan pengertian media pembelajaran video adalah salah satu media audio visual yang menampilkan gerak. Semakin lama, media ini semakin populer dalam masyarakat. Pesan yang disajikan bisa bersifat fakta maupun fiktif, bisa juga bersifat informatif, edukatif, dan instruksional.30
Media video pembelajaran Menurut Cheppy Riyana adalah media yang menyajikan audio dan visual yang berisi pesan-pesan pembelajaran baik yang berisi konsep, prinsip, prosedur, teori aplikasi pengetahuan untuk membantu pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran.31
Dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran video adalah media pembelajaran audio-visual yang menampilkan gerak dan dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan atau materi pembelajaran.
b. Jenis Media Pembelajaran
Dalam proses pembelajaran, terdapat beberapa jenis media pembelajaran yang perlu untuk diketahui. Jenis media pembelajaran yang dimaksud di antaranya adalah sebagai berikut:
1) Media Visual
Media visual merupakan sebuah media yang memiliki beberapa unsir berupa garis, bentuk, warna, dan tekstur dalam
29 ibid., h. 4
30 Ega Rima Wati, op. cit., h. 48
31 Fiskha Ayuningrum, “Pengembangan media Video Pembelajaran untuk Siswa kelas X pada Kompetensi Mengolah Soup Kontinental di SMK N 2 Godean” Skripsi pada Universitas Yogyakarta, Yogyakarta, 2012, h. 21, tidak dipublikasikan.
penyajiannya. Contoh dari media visual yang digunakan dalam pembelajaran di antaranya : buku, jurnal, peta, gambar, dan sebagainya.32
2) Media Audio Visual
Media audio-visual merupakan media yang dapat menampilkan unsur gambar dan suara secara bersamaan pada saat mengomunikasikan pesan atau informasi. Contoh dari media audio visual yang digunakan dalam pembelajaran diantaranya : film, video, televisi dan sebagainya.
Menutrut Anderson, media dalam sepuluh kelompok, yaitu:
media audio, media cetak, media cetak bersuara, medua proyeksi (visual) diam, media proyeksi dengan suara, media visual gerak, nedia audio visual gerak, objek, sumber manusia dan lingkungan, media komputer.33
Dari uraian pengelompokkan media pembelajaran diatas, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran itu secara umum dibagi atas media cetak, media audio, media visual, dan media audio-visual. Media pembelajaran yang digunakan dalam penelitoan ini adalah kategori media audio-visual yaitu berupa video pembelajaran.
c. Manfaat Media Pembelajaran
Media pembelajaran memiliki beberapa manfaat yang perlu diketahui oleh guru, yaitu manfaat umum dan manfaat praktis.
Untuk mengetahui kedua manfaat tersebut, bisa dilihat melalui ulasan sebagai berikut :
32 ibid., h. 5
33 Thomas Adi Tri Nugroho, Pengaruh Penggunaan Media Video Pembelajaran Terhadap Keterampilan Proses IPA dan Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V SD Negeri Rejowinangun 1 Yogyakarta, (Yogyakarta : Jurusan Pendidikan Pra Sekolah dan Sekolah Dasar, FIP UNY, 2015), h. 15
1) Manfaat Umum
Secara umum, media pembelajaran memiliki beberapa manfaat yang perlu diketahui. Manfaat umum dari media pembelajaran yang dimaksud diantaranta adalah sebagai berikut:
lebih menarik, tidak mudah bosan, materi jelas, siswa lebih aktif.34 2) Manfaat Praktis
Selain manfaat umum, media pembelajaran juga memiliki beberapa manfaat praktis yang penting juga untuk diketahui.
Manfaat praktis dari media pembelajaran yang dimaksud di antaranya adalah sebagai berikut : meningkatkan proses belajar, memotivasi siswa, merangsang kepekaan dan terjadi interaksi langsung.35
Wuri dan Fathurrohman, mengungkapkan bahwa penggunaan media pembelajaran juga dapat mempertinggi proses dan hasil pengajaran berkenaan dengan taraf berfikir siswa.
Dengan adanya beberapa manfaat media pembelajaran yang teah disebutkan diatas, maka media pembelajaran dalam penelitian ini memang cocok digunakan dalam pembelajaran karena selain merangsang siswa untuk lebih tertarik belajar bahasa indonesia, media pembelajaran juga dapat meningkatkan kecerdasan linguistik verbal anak.36
Dari pendapat diatas, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran itu memiliki banyak manfaatnya dalam proses pembelajaran termasuk dalam meningkatkan kecerdasan linguistik verbal anak. Dengan menggunakan media pembelajaran siswa akan menjadi termotivasi untuk belajar, lebih memperhatikan, dan lebih mudah dalam memahami materi sehingga akan meningkatkan kecerdasan linguistik verbal anak.
34 Ega Rima Wati, op.cit., h. 13
35 Ibid.
36 Thomas Adi Tri Nugroho, op. cit., h.16
d. Kelebihan dan Kekurangan Media Pembelajaran Video 1) Kelebihan Media Pembelajaran Video
Video memiliki beberapa kelebihan yang perlu untuk diketahui. Kelebihan dari video yang dimaksud diantaranya adalah sebagai berikut37 :
a) Video bisa menarik perhatian untuk periode yang singkat dari rangsangan lainnya.
b) Dengan alat perekam pita video, sebagian besar penonton dapat memperoleh informasi dari ahli atau spesialis.
c) Demonstrasi yang sulir bisa dipersiapkan dan direkam sebelumnya. Sehingga dalam waktu mengajar guru dapat memusatkan perhatian dan penyajiannya.
d) Video bisa menghemat waktu dan rekaman dapat diputar berulang-ulang.
e) Keras dan lemah suara dapat diatur dan disesuaikan bila akan disisipi komentar yang akan didengar.
f) Guru dapat mengatur penghentian gerakan gambar.
2) Kekurangan Media Video
Video juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diketahui. Kekurangan dari video yang dimaksud diantaranya adalah sebagai berikut38 :
a) Perhatian audien sulit dikuasai, partisipasi mereka jarang di praktikan.
b) Komunikasi yang bersifat satu arah harus diimbangi dengan pencarian bentuk umpan balik yang lain.
c) Tidak cukup mampu menampilkan detail dari objek yang disajikan secara sempurna.
d) Peralatan yang mahal yang mahal dan kompleks.
37 Ibid., h. 62
38 Ibid., h.63
Dari pendapat di atas, jenis media terbagi menjadi 2 yaitu media visual dan media audio-visual. Dalam penelitian ini jenis media yang digunakan adalah media audio-visual yang berupa Video animasi. Dari media video animasi, peneliti ingin melihat apakah terjadi peningkatan pada kecerdasan linguistik verbal anak dengan menggunakan media pembelajaran tersebut.