Oil Pump
N- D Control Valve
5. Diagnosis & Troubleshooting
5.7 Memastikan gejala kerusakan
erdasarkan hasil analisa kerusakan yang dialami oleh pelanggan, maka mari kita mencoba ntuk mempersempit lagi gejala kerusakan tersebut. Apabila kerusakannya adalah transmisi dak bisa upshift, downshift, atau titik perpindahannya terlalu jauh atau rendah, maka lakukan road test berikut berdasarkan pola perpindahan gigi dan menstimulasikan gejala kerusakannya.
emastikan komplain
Langkah pertama dalam prosedur diagnosa adalah memastikan komplainnya. Yang melibatkan pelanggan untuk mencari tahu kerusakan apa yang dimaksud, dan dalam kondisi
eperti apakah gejala kerusakannya muncul.
ertama kali, dengarkan dengan seksama keluhan pelanggan dan menganalisa gejalanya menggunakan lembar kerja. Lembar kerja ini akan memandu anda untuk melakukan prosedur analisa dengan benar.
angkah salanjutnya adalah kerusakan yang sudah ditemukan:
Apakah sebelumnya kendaraan ini pernah diserbis? Jika ya, apa yang dikerjakan? Apakah kendaraan ini pernah mengalami tabrakan?
Apakah kendaraan perawatannya kurang baik atau cara pemakaian yang tidak benar? Apakah pelanggan ini penah melakukan perawatan sendiri? Jika Ya, apa yang dikerjakan ?
Perhatikan kondidi kendaraan secara keseluruhan, apakah ada yang janggal. Namun pernyataan ini harus anda tanyakan atau temukan sebagai bagian dari dia diagnosis. Begitu B u ti M s P L
pengalaman dan kejelian berperan dalam melakukan prosedur diagnosa. Setelah anda engetahui faktor kemungkinan penyebab yang dominan, maka selanjutkan melakukan emeriksaan. Lakukan pemeriksaan yang paling mudah dahulu, terus sampai sumber
rusakan ditemukan.
Begitu sumber kerusakan ditemukan, segera lakukan perbaikan. Terakhir, evaluasi hasil rja kemudian cek kembali. Catat dalam ingatan kita kerusakan pertama yang sudah kita erbaiki, karena kemungkinan esok bisa muncul kembali. Sebelum memastikan komplain elanggan, ada sedikit tes awal sebelum melakukan road tes. Adapun tes tersebut adalah
bagai berikut ;
emeriksaan komponen elektrikal
1) Actuator test
- Periksa kerja actuator ketika TCM mengirim sinyal ke actuator.
ydraulic check
oli (oil passage)
a seluruh saluran oli yang ada pada front clutch.
li tidak ada sesuatu yang menghalangi, namun kerusakan masih tetap n, maka bersihkan valve body tau bila ada komponen yang rusak, ganti dengan yang baru. Kemudian lakukan tes.
Note: Lakukan test dengan temperatur ATF normal (80•
- 90• ). m p ke ke p p se P
- Periksa actuator itu sendiri.
2) Driving test untuk merekam current data
- Ambil dan deteksi data input yang mencurigakan kemudian rekam.
H
1) Pemeriksaan saluran
Periksa kerusakan berdasarkan gejala yang ada dan kerja actuator. Misalnya: jika ada kejutan pada gear 3rd. dan reverse gear, maka periks
2) Bersihkan Valve body Apabila pada saluran o
ada, maka kemungkinan valve body kotor. Bila memang demikia a
Road test
Road test ini dilakukan untuk memastikan komplain dan untuk mendapatkan kepastian apakah penyebab kerusakan tersebut. Saat melakukan road test, anda harus berkonsentrasi penuh
Pelambatan gigi masuk Pada saat gigi naik ke atas
Pada saat gigi turun ke bawah baik pada saat turun otomatis atau dengan memindahkan shift lever.
Kerja switch overdrive (timing, delay) Kickdown
Apakah perpindahan giginya halus atau kasar Drive train noises atau bergetar
Tersendat-sendat atau mengalami lock-up
Kode kesalahan atau kerusakan yang kemungkinan muncul
adalah ada pada tekanan hidrolis seperti selip, tersendat, kecepatan s untuk memeriksa apakah ada kebocoran yang cukup parah atau terdengar noise yang bnormal atau kerusakan lainnya, periksa transaxle apakah perlu dilepas untuk diperbaiki.
ormal dan pola power) pindahkan shift lever ke range D range kemudian tahan accelerator i bukaan throttle valve penuh, kemudian periksa item-item dibawah ini:
(a) Periksa kerja perpindahan gigi ke atas ; 1-2, 2-3 dan 3-O/D, dan poin perpindahan harus seperti pola perpindahan gigi yang dilakukan secara otomatis. Lakukan pengetesan keduanya, baik dengan cara normal dan dengan power pattern (perpindahan manual dengan cara memindahkan posiisi shift lever). Catatan: ketika temperatur ATF adalah 20•
atau dibawahnya, maka pola yang digunakan adalah normal.
•O/D upshifts.
O/D switch pada saat yang sama begitu accelerator pedal dilepas. Periksa apakah transaxle dapat berpindah dari 4th ke 3rd dan kecepatan mesin bertambah.
(d) Periksa apakah ada gejala noise dan bergetar : Jalankan mobil pada range D kemudian periksa apakah ada gejala noise dan getaran yang tidak normal. Catatan: Pemeriksaan penyebab suara dan getaran yang abnormal harus dilakukan dengan hati-hati, karena bisa Jika keluhannya
kendaraan berkurang such, maka bisa dilakukan tes tekanan hidroli tekanannya berkurang. Bilamana
a
Tes pada range D
(N
pedal dengan posis
(b) Periksa apakah ada gejala kejutan dan selip ; dengan cara yang sama, periksa apakah ada gejala kejutan dan selip pada saat perpindahan gigi naik dari 1•2, 2•3, dan 3
torque converter, dsb.
(e) Periksa kerja kickdown
Ketika mobil melaju pada range D di gear 2nd, 3rd dan O/D, periksa apakah perpindahan g disebut dengan kickdown sudah sesuai dengan ng ada pada pola perpindahan gigi otomatis (automatic shift pattern).
n atau selip pada saat proses kickdown.
stabil (lockup ON) sekitar 60 km/jam.
es pada range 2
Pindahkan Shift lever ke posisi range 2 dan sambil melaju dengan accelerator pedal ditahan diposisi throttle valve terbuka penuh, tekan salah satu pattern selector kemudian periksa item-item sebagai berikut:
(a) Periksa kerja upshift
Periksa perpindahan gigi otomatis dari 1-2 apakah berjalan dengan baik sesuai dengan pola perpindahan gigi otomatis.
(b) Periksa apakah ada suara yang tidak normal pada saat akselerasi dan deselerasi, dan apakah juga terdapat gejala kejutan pada saat perpindahan gigi otomatis ke atas dan ke bawah.
Tes pada range L
Pindahkan Shift lever ke posisi range L range sambil melaju dengan accelerator pedal ditahan diposisi throttle valve terbuka penuh, tekan salah satu pattern selector kemudian periksa
item-(a)
Pada saat mobil melaju di range L, maka tidak lagi ada perpindahan gigi naik ke gear
(b)
gigi 2•1, 3•2, dan O/D•3 atau yan batasan ya
(f) Periksa apakah ada gejala kejuta (g) Periksa mekanisme lock-up
Melaju dengan range D, O/D gear, dengan kecepatan
Secara perlahan tekan accelerator pedal dan periksa apakah putaran mesin tidak berubah secara drastis.
Jika ada loncatan pada putaran mesin, artinya tidak terjadi lock-up.
T
item sebagai berikut:
Tidaka ada perpindahan gigi naik
2nd.
Pin osisi range R, dan pada saat melakukan starting dengan throttle alve terbuka penuh, periksa apakah ada gejala kejutan dan selip.