• Tidak ada hasil yang ditemukan

Memutuskan Bagaimana Mengajar: Mengajukan

Dalam dokumen Sumber Pelatihan Guru Baru (Halaman 65-69)

Pertanyaan yang Efektif

Ikhtisar

Pengalaman pembelajaran ini mencakup konsep-konsep berikut: • Memahami pentingnya pertanyaan

• Menciptakan pertanyaan yang menuntun untuk hasil spesifik • Mengajukan pertanyaan yang efektif

Konsep Kunci

Memahami Pentingnya Pertanyaan

Ada banyak teknik pengajaran efektif yang dapat Anda gunakan di kelas Anda, termasuk diskusi kelas, presentasi guru, dan menulis. Semua metode ini

meningkatkan proses pembelajaran dan pengajaran, namun ada satu metode yang lebih kritis daripada hampir semua yang lainnya. Presiden Henry B. Eyring dari Presidensi Utama mengajarkan:

“Mengajukan dan menjawab pertanyaan adalah inti dari semua pembelajaran dan semua pengajaran” (“The Lord Will Multiply the Harvest” [suatu malam bersama Penatua Henry B. Eyring, 6 Februari 1998], 5–6, si.lds.org; penekanan ditambahkan).

Belajar untuk menciptakan dengan seksama pertanyaan-pertanyaan yang baik memerlukan waktu, upaya, dan praktik. Pengalaman pembelajaran ini akan membantu Anda belajar untuk mengajukan pertanyaan yang dapat memiliki dampak luar biasa dalam diri siswa Anda.

Saksikan video “Asking Questions” (2:42), tersedia di LDS.org. Sementara menyaksikan video, carilah wawasan terhadap pentingnya mengajukan pertanyaan yang efektif.

Kegiatan Buku Pegangan Pengajaran dan Pembelajaran Injil

Bacalah tiga paragraf pertama dari bagian 5.1 (“Pertanyaan”) di halaman 66 dari Pengajaran dan Pembelajaran Injil: Buku Pegangan bagi Guru dan Pemimpin di Seminari dan Institut Religi (2012). Garis bawahi kata-kata atau frasa yang membantu Anda memahami pentingnya mengajukan pertanyaan yang efektif.

Dalam cara-cara apa mengajukan dan menjawab pertanyaan “adalah inti dari semua pembelajaran dan semua pengajaran”? Catatlah wawasan dan kesan Anda dalam jurnal penelaahan atau di tempat lain di mana Anda dapat merujuknya dan membagikannya kepada pemimpin latihan-jabatan atau kelompok Anda.

Menciptakan Pertanyaan dengan Tujuan

Pertanyaan yang Anda ajukan hendaknya mengundang siswa untuk menerapkan unsur-unsur dari pola pembelajaran. Karena setiap unsur menuntun pada suatu hasil yang berbeda, jenis-jenis pertanyaan yang Anda ajukan akan beragam berdasarkan pada hasil yang diinginkan.

Sebagai contoh, jika hasil yang Anda cari adalah untuk membantu siswa

memahami konteks dan isi tulisan suci, ajukan pertanyaan mengenai orang, alur cerita, dan latar belakang budaya. Akan tetapi, jika hasil yang Anda cari adalah untuk membantu siswa menerapkan sebuah ajaran atau asas, ajukan pertanyaan yang mendorong siswa untuk memikirkan cara-cara mereka dapat menerapkan sebuah ajaran atau asas ke dalam hidup mereka.

Pokok-Pokok Pembelajaran dan Pertanyaan-Pertanyaan Khas

Berikut adalah contoh-contoh pertanyaan yang Anda dapat ajukan kepada siswa yang berkaitan dengan setiap pokok pembelajaran. Cermati bagaimana

pertanyaan-pertanyaan di setiap level saling terbangun, dimulai dengan memahami konteks dan isi dan maju ke menerapkan ajaran dan asas-asas.

Memahami Konteks dan Isi

• Siapakah orang-orang yang terlibat dalam cerita ini? • Apa yang terjadi dalam pasal ini?

• Di mana peristiwa-peristiwa ini terjadi? Mengidentifikasi Ajaran dan Asas

• Apa ajaran dan asas yang Anda lihat? • Apa moral atau pokok dari kisahnya?

• Menurut Anda apa yang penulis inginkan agar kita pelajari? Memahami Ajaran dan Asas

• Apa yang Anda ketahui tentang asas ini?

• Menurut Anda mengapa asas ini penting bagi kita di zaman sekarang? • Bagaimana Anda akan menjelaskan asas ini kepada orang lain?

• Apa perilaku dan karakteristik yang akan Anda lihat dalam diri seseorang yang menjalankan asas ini?

Merasakan Kebenaran dan Pentingnya Ajaran dan Asas • Kapan Anda merasakan kebenaran dari asas ini?

• Bagaimana Anda mengetahui itu sebuah asas yang benar? • Kapan Anda pernah diberkati dengan mematuhi asas ini? Menerapkan Ajaran dan Asas

• Apa yang akan Anda lakukan karena apa yang telah Anda rasakan hari ini? • Apa perubahan yang dapat Anda buat untuk menerapkan asas ini dalam

kehidupan Anda?

Mengajukan Pertanyaan yang Membantu Siswa Memahami Konteks dan Isi

Untuk membantu siswa memahami konteks dan isi sebuah blok tulisan suci, ajukan pertanyaan yang mendorong siswa untuk mencari informasi tentang apa yang tengah mereka baca dan yang membantu mereka menganalisis apa yang mereka temukan.

Pertanyaan yang Membantu Siswa Mencari Informasi

Ketika membantu anggota kelas Anda memahami konteks dan isi suatu blok tulisan suci, ajukan pertanyaan yang mendorong mereka untuk mencari informasi perihal orang, alur cerita, latar belakang budaya, dan detail lainnya. Jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan ini sering kali ditemukan secara langsung dalam teks tulisan suci atau dalam bantuan penelaahan tulisan suci seperti catatan kaki, Kamus Alkitab, Penuntun bagi Tulisan suci, peta dan foto tulisan suci, dan sebagainya. Sumber-sumber ini seharusnya membantu siswa memahami detail-detail spesifik dari blok tulisan suci. Contohnya, Anda dapat mengajukan pertanyaan seperti yang berikut:

• Menurut 1 Nefi 3:1–4, siapakah yang memerintahkan Nefi untuk pergi kepada Laban dan mengambil catatan?

• Baca dalam 1 Nefi 16:10. Seperti apakah Liahona?

• Carilah kata Rasul dalam Kamus Alkitab atau Penuntun bagi Tulisan Suci. Apa arti kata ini? (Anda dapat mengajukan pertanyaan ini setelah siswa membaca Lukas 6:13.)

Bacalah bagian 5.1.1 di halaman 66–67 dari buku pegangan Pengajaran dan

Pembelajaran Injil. Sewaktu Anda membaca, garis bawahi kata-kata atau frasa yang membantu Anda memahami bagaimana mengajukan pertanyaan yang mendorong

siswa untuk mencari informasi dapat membantu mereka menemukan konteks dan isi dari blok tulisan suci.

Saksikan video “Asking Questions: Searching for Information” (1:36), tersedia di LDS.org. Dalam video ini, seorang guru seminari menciptakan pertanyaan-pertanyaan yang akan membantu siswanya mencari informasi penting mengenai isi dan konteks dari Ajaran dan Perjanjian 1:1–4.

Dalam dokumen Sumber Pelatihan Guru Baru (Halaman 65-69)