• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mencegah Bahaya Kebakaran

Dalam dokumen smp9penjas ArenaPenjasorkes HilmanNurhudaMia (Halaman 121-126)

Mencegah Kebakaran

B. Mencegah Bahaya Kebakaran

Kebakaran dapat terjadi di rumah ataupun di gedung bertingkat. Cara pencegahan kebakaran di kedua tempat tersebut tentu saja berbeda karena ukuran bangunan dan jumlah penghuninya. Pada gedung bertingkat, tindakan pencegahan kebakaran yang dapat dilakukan, antara lain sebagai berikut.

1. Memerhatikan instalasi listrik.

2. Periksa secara berkala sistem instalasi kabel serta kapasitas daya PLN tersambung. Jangan memperbesar sekring tanpa sepengetahuan PLN.

3. Mengecek secara berkala peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran 4. Periksa apakah Alat Pemadam Api Ringan (APAR) tersedia untuk kondisi

bahan atau material yang ada pada bangunan. Memeriksa sarana evakuasi Periksalah jalan keluar, tangga darurat dan tangga kebakaran yang langsung terhubung ke luar.

5. Menempatkan bahan-bahan yang mudah terbakar di ruangan terpisah. 6. Memeriksa persediaan air untuk kebutuhan pemadaman.

7. Menyediakan li dan tangga darurat pada bangunan lebih dari empat lantai.

8. Melakukan latihan kebakaran dan evakuasi.

109

Pelajaran 10 Mencegah Kebakaran

Untuk mencegah terjadinya kebakaran di rumah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu instalasi listrik, kompor, dan sumber api lainnya.

1. Instalasi Listrik

Hal yang harus diperhatikan dari instalasi listrik, antara lain: a. jangan menempel stop kontak bertumpuk-tumpuk, dan b. jangan memperbesar sekering listrik tanpa seizin PLN.

2. Kompor

Kompor bisa menjadi penyebab terjadinya kebakaran. Hal-hal yang harus diperhatikan, yaitu sebagai berikut.

a. Jangan mengisi kompor dengan minyak sampai luber. b. Jangan biarkan kompor dalam keadaan kosong. c. Jangan menaruh kompor terlalu dekat ke dinding.

d. Jika menggunakan kompor gas, taruhlah kompor dan tabung gas di tempat yang ventilasinya bagus agar udara dapat keluar masuk. Dengan demikian, jika terjadi kebocoran, gas dapat terbawa oleh angin.

e. Jangan mengisi kompor dengan minyak saat kompor menyala. f. Jangan meninggalkan kompor saat masih menyala.

Gambar 11.2

Alat pemadam api Sumber: www.corbis.com

3. Sumber Api Lainnya

Tidak hanya instalasi listrik dan kompor, hal yang harus diperhatikan dari sumber api lainnya, yaitu sebagai berikut.

a. Jangan merokok di tempat tidur.

b Jangan meninggalkan puntung rokok di sembarang tempat. c. Nyalakan obat nyamuk di tempat yang aman.

d. Pasang lilin atau lampu tempel di tempat yang aman.

e. Jangan menyimpan bahan yang mudah terbakar di dekat sumber api. f. Jangan biarkan anak kecil bermain korek api.

g. Jangan membakar sampah di tengah terik matahari atau deraan angin kencang.

Selain hal-hal yang telah disebutkan di atas, ada hal lain yang perlu diperhatikan, seperti memberi ventilasi yang cukup pada ruangan. Hal yang tidak kalah pentingnya yaitu menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), seperti pasir, bak air, dan karung goni di lingkungan tempat tinggal.

Mencegah bahaya kebakaran sebenarnya tidaklah sulit. Mulailah dari lingkungan di dalam rumah terlebih dahulu. Misalnya, membiasakan untuk memeriksa kompor dan aliran listrik sebelum tidur. Pastikan pula kompor, lampu minyak, atau lilin tidak menyala saat meninggalkan rumah. Begitu pula dengan peralatan elektronik seperti setrika, kipas angin, atau kompor listrik, jangan dibiarkan menyala atau tetap tertancap di saklar.

Kadang kebakaran tidak dapat dihindarkan meskipun langkah-langkah pencegahan sudah dilakukan. Tindakan-tindakan yang dapat dilakukan jika kebakaran sudah terjadi antara lain sebagai berikut.

1. Usahakan memadamkan api sebisa mungkin.

2. Jika yang terbakar adalah kompor, padamkanlah dengan kain basah.

3. Jangan sekali-kali memadamkannya dengan air karena akan memperluas daerah yang terbakar.

4. Jika kebakaran disebabkan aliran listrik, putuskanlah alirannya secepat mungkin dan padamkan percikan apinya.

5. Jika api tidak dapat padam, utamakan keselamatanmu. Segera hubungi dinas pemadam kebakaran dengan menelepon ke nomor 113.

6. Jika kamu memasuki sebuah gedung bertingkat, biasakan untuk mencari tahu letak tangga darurat.

7. Jika terkurung asap, berjalanlah di bawah asap dengan merangkak.

8. Jangan bersembunyi di kamar mandi. Jika api membesar dan kamar mandi kering, air akan mendidih.

111

Pelajaran 10 Mencegah Kebakaran

Pelatihan 2

1. Sebutkan beberapa tindakan yang dilakukan jika terjadi kebakaran di dalam gedung!

2. Apa yang dimaksud dengan APAR?

3. Sebutkan contoh APAR yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggalmu!

Reeksi

Kebakaran termasuk salah satu bencana. Kebakaran bisa terjadi karena kesalahan manusia atau teknis. Bencana kebakaran bisa dihindari jika kamu selalu berhati-hati dengan benda yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Sudahkah kamu bertindak hati-hati? Mampukah kamu melakukan pencegahan terhadap kebakaran?

Info Olahraga

Sejarah Dinas Pemadam Kebakaran Propinsi DKI Jakarta

Menurut buku “Dari Brandweer Batavia Ke Dinas Kebakaran Dki Jakarta” urusan pemadam kebakaran di kota jakarta mulai diorganisir pada 1873 oleh pemerintah Hindia Belanda. Urusan pemadaman kebakaran ini secara hukum dibentuk oleh resident op batavia melalui ketentuan yang disebut “Reglement op de Brandweer in de Afdeeling stad Vorsteden Van Batavia”

Sumber: www.jakartafire.com

9. Jika mengalami luka bakar, dinginkan bagian yang terluka dengan es atau disiram dengan air mengalir atau air yang ditambah garam sambil menunggu pertolongan medis.

Rangkuman

Kebakaran dapat dianggap sebagai bencana bagi orang yang mengalaminya, kebakaran selalu mengakibatkan kerugian, baik berupa hilangnya harta benda maupun jatuhnya korban jiwa. Kebakaran merupakan suatu kejadian yang tidak disengaja ataupun disengaja akibat api yang menyulut benda yang mudah terbakar sehingga menyebabkan kobaran api yang besar. Penyebab kebakaran dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu karena kesalahan manusia (human error) dan kesalahan teknis (technical error).

Mencegah bahaya kebakaran sebenarnya tidaklah sulit. Mulailah dari lingkungan di dalam rumah terlebih dahulu. Misalnya, membiasakan untuk memeriksa kompor dan aliran listrik sebelum tidur. Pastikan pula kompor, lampu minyak, lilin tidak menyala saat kamu meninggalkan rumah, begitu pula dengan peralatan elektronik, seperti setrika, kipas angin, atau kompor listrik, jangan dibiarkan menyala atau tetap tertancap di saklar.

113

Pelajaran 10 Mencegah Kebakaran

Dalam dokumen smp9penjas ArenaPenjasorkes HilmanNurhudaMia (Halaman 121-126)

Dokumen terkait