• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENCERMATI SETIAP REKOMENDASI

Mengatasi Masalah Bimbingan Teknis

BAB 7 Dari Rumah ke Rumah

7.5. MENCERMATI SETIAP REKOMENDASI

Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Permasalahan Coklit secara daring. Dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Terkait permasalahan Hasil Coklit pada tanggal 19 Agustus 2020 bersama 15 KPU Kabupaten Kota se Sulawesi Utara, KPU Provinsi mengidentifikasi semua masalah yang terjadi pada masa Pencocockan dan Penelitian yang dilakukan oleh PPDP,untuk kemudian dilakukan perbaikan dan selanjutnya dilaporkan ke KPU RI sebagai pengambil kebijakan tertinggi di KPU. Dalam rapat tersebut KPU mengundang Ketua Divisi Program Data dan Informasi, Kepala Sub Bagian dan Operator Sidalih KPU Kabupaten Kota se Sulawesi Utara.

Rapat Koordinasi Daftar Pemilih Hasil Perbaikan dan Bimbingan Teknis Sidalih

KPU Provinsi mengundang beberapa Instansi yang terkait langsung dengan Pemutakhiran data yaitu:

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sulawesi Utara yang menangani langsung urusan kependudukan khususnya terkait Perekaman KTP El sebagai syarat utama untuk masuk kedalam Daftar Pemilih Tetap dan Daftar Pemilih Khusus.

Tim Datin KPU RI yang berkompeten memberi Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sidalih dan melatih para Operator Sidalih dalam pengoperasian aplikasi Sidalih.

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Se Provinsi Sulawesi Utara yang merupakan satuan kerja yang secara langsung menangani proses Pemutakhiran data Pemilih Pemilihan Umum Tahun 2019.

Dalam rapat koordinasi ini beberapa permasalahan yang dibahas di antaranya dapat dijelaskan sebagai berikut: Pertama, menambahkan Data Pemilih Pemula Tambahan yang telah berusia 17 Tahun terhitung sejak tgl 24 September sampai dengan 9 Desember 2020 atau bertanggal lahir 24 September 2003 sampai dengan 9 Desember 2003. Kedua, mencermati penduduk dengan umur kurang dari 17 tahun yang sudah/pernah menikah terhitung dari penerimaan DP4 dari Dukcapil kepada KPU pada tanggal 23 Januari 2020. Ketiga, mencermati penduduk yang beralih status dari sipil menjadi TNI/Polri terhitung sejak serah terima DP4 dari Dukcapil kepada KPU tanggal 23 Januari 2020.

Berdasarkan beberapa permasalahan yang dihadapi dalam proses pemutakhiran data sebagaimana dijelaskan diatas, maka dalam Rapat Koordinasi ini kemudian dibahas bagaimana Solusi dan Tindak Lanjut yang dapat diambil dalam upaya menghasilkan data pemilih yang akurat.

Berikut dibawah ini beberapa solusi dan tindak lanjut yang direkomendasikan sebagai hasil Rapat Koordinasi:

1. KPU Kabupaten/Kota terus berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil Setempat dalam proses pendataan dan perekaman masyarakat yang belum memiliki KTP El dengan lebih aktif agar semua masyarakat dapat terdaftar sebagai pemilih. Dinas Dukcapil Provinsi Sulawesi Utara akan menginstruksikan kepada Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota agar dapat bekerja sama dengan KPU Kabupaten dalam pelaksanaan Perekaman bagi masyarakat.

2. Bagi Warga Binaan yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap Kota Manado dapat menggunakan hak pilihnya pada saat hari pemungutan suara pada Rutan Malendeng sebagai Pemilih Pindahan dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang 3. KPU Kabupaten berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil dan

Kepala Lapas/Rutan dalam pendataan warga binaan baik warga binaan yang nantinya akan masuk kedalam DPK maupun warga binaan yang akan pindah memilih termasuk perlakuan bagi warga binaan baru yang akan masuk kedalam Lapas/

Rutan. Kepala Lapas/Rutan se Provinsi Sulawesi Utara akan melaporkan kepada KPU Kabupaten/Kota bila nantinya ada perubahan, pengurangan maupun penambahan warga binaan didaerah masing-masing. Termasuk bagi warga binaan yang belum memiliki KTP Elektronik.

KPU Provinsi Sulawesi Utara juga melakukan pembahasan Pemutakhiran Daftar Pemilih Dan Evaluasi Rekam KTP -EL (Tahap I) Dan Pembahasan DPTb & DPPh se pulau Sulawesi dalam Pemilihan Serentak Tahun 2020 yang dihadiri oleh Anggota KPU RI Viryan, 5 KPU Provinsi Wilayah Regional Sulawesi, 41 KPU Kabupaten Kota dan 180 Peserta secara daring Ketua dan Anggota KPU se-Indonesia.

Tindak lanjut atas permasalahan yang dihadapi atas pemutakhiran data pemilih untuk Pemilihan Serentaj tahun 2020 adalah sebagai berikut: Pertama, KPU Kabupaten/Kota terus berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil Setempat dalam proses pendataan dan perekaman masyarakat yang belum memiliki KTP El dengan lebih aktif agar semua masyarakat dapat terdaftar sebagai pemilih. Dinas Dukcapil Provinsi Sulawesi Utara akan menginstruksikan kepada Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota agar dapat bekerja sama dengan KPU Kabupaten dalam pelaksanaan Perekaman bagi masyarakat.

Kedua, bagi Warga Binaan yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap Kota Manado dapat menggunakan hak pilihnya pada saat hari pemungutan suara pada Rutan Malendeng sebagai Pemilih Pindahan dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang.

Ketiga, KPU Kabupaten berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil dan Kepala Lapas/Rutan dalam pendataan warga binaan baik warga binaan yang nantinya akan masuk kedalam DPK maupun warga binaan yang akan pindah memilih termasuk perlakuan bagi warga binaan baru yang akan masuk kedalam Lapas/Rutan. Kepala Lapas/Rutan se Provinsi Sulawesi Utara akan melaporkan kepada

KPU Kabupaten/Kota bila nantinya ada perubahan/pengurangan/

penambahan warga binaan didaerah masing-masing. Termasuk bagi warga binaan yang belum memiliki KTP Elektronik.

Keempat, proses perbaikan data ganda dan anomali terus dilaksanakan oleh KPU Kabupaten/Kota melalui proses pengecekkan data pada portal cek nik yang disediakan oleh KPU dan Dinas Dukcapil, Pengecekkan pada Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilihan (DP4) serta pengecekkan langsung kepada pemilih yang bersangkutan.

Kelima, terkait dengan pendataan tahanan sementara yang berada di Polres maupun Polsek di Kab/Kota, perlu dilakukan koordinasi dengan pihak Polres maupun Polsek di kab/Kota masing-masing terkait dengan jangka waktu penahanan mereka, apakah pada tanggal 9 Desember 2020 masih berada di tahanan Polres/

Polsek atau sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.

Keenam, terkait dengan adanya WNA (Warga Negara Asing) yang masuk dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) WNA tersebut sudah Tidak Memenuhi Syarat (TMS)