Mengatasi Masalah Bimbingan Teknis
BAB 7 Dari Rumah ke Rumah
8.4. PENELITIAN DAN VERIFIKASI PERSYARATAN
a. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.
b. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penetapan Peraturan Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota menjadi Undang-Undang.
c. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2019 Tentang Tahapan,Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati Dan/Atau Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Tahun 2020.
d. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
e. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Nonalam Corona Virus Disease2019 (Covid-19).
f. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 258/PL.02.2-Kpt/01/KPU/VI/2020 tentang Penetapan Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Tahun 2020.
g. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 394/PL.02.2-Kpt/06/KPU/VIII/2020 tentang Pedoman Teknis Pendaftaran, Penelitian Perbaikan Dokumen Persyaratan, Penetapan serta Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
h. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 412/PL.02.2-Kpt/06/KPU/IX/2020 tentang Pedoman Teknis Standar Kemampuan Jasmani dan Rohani serta Standar Pemeriksaan Kesehatan Jasmani,Rohani, dan Bebas Penyalahgunaan Narkotika dalam dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020.
Proses kegiatan Penelitian Persyaratan Calon ini melalui beberapa tahap di antaranya penelitian berkas syarat Pencalonan dan juga syarat Calon yang dilaksanakan pada waktu pendaftaran dan masa verifikasi faktual oleh tim pemeriksa. Selanjutnya, tahapan pengumuman dokumen Pasangan Calon dan dokumen calon di laman KPU untuk memperoleh tanggapan dan masukan masyarakat.
Setelah melewati proses ini dan tidak ada tanggapan masyarakat masuk dalam proses pemeriksaan kesehatan yang merupakan salah satu syarat yang harus dilaksanakan oleh Pasangan Calon dan merupakan satu syarat yang harus dipenuhi pasangan calon untuk lolos dari syarat calon, setelah selesai proses pemeriksaan kesehatan, selanjutnya penyampaian hasil dari pemeriksaan kesehatan dari masing-masing Pasangan Calon.
Dalam proses verifikasi syarat calon tim verifikasi dari KPU Provinsi harus meneliti seluruh dokumen syarat calon dengan teliti sesuai dengan peraturan yang berlaku dan kemudian pemberitahuan hasil verifikasi dan apabila belum memenuhi syarat akhirnya Pasangan Calon wajib memasukkan dokumen perbaikan ke KPU Provinsi sesuai jadwal yang ada dalam PKPU nomor 5 Tahun 2020 dan setelah melalui tahap penyerahan dokumen perbaikan oleh Pasangan Calon dan setelah di verifikasi oleh tim verifikasi akhirnya masuk dalam pemberitahuan hasil verifikasi dokumen perbaikan apakah sudah memenuhi syarat atau belum memenuhi syarat, dan proses kegiatan tahapan Penelitian Persyaratan Calon yang dilaksanakan antara lain;
a. Verifikasi syarat Pencalonan yang dilaksanakan pada masa pendaftaran Pasangan Calon yang dilakukan oleh tim verifikasi KPU Kota Tomohon dengan diawasi oleh Bawaslu Kota Tomohon pada tanggal 4 s/d 6 September 2020.
b. Pengumuman Dokumen Pasangan Calon dan Dokumen Calon di laman KPU untuk memperoleh tanggapan dan masukan masyarakat pada tanggal 4 s/d 8 September 2020 c. Pemeriksaan Kesehatan pada tanggal 4 s/d 11 September d. Penyampaian hasil pemeriksaan kesehatan pada tanggal 11 2020
s/d 12 September 2020.
e. Verifikasi Syarat Calon oleh tim pemeriksa KPU Kota Tomohon pada tanggal 6 s/d 12 September 2020.
f. Pemberitahuan Hasil Verifikasi pada tanggal 13 s/d 14 September 2020.
g. Penyerahan dan pengumuman dokumen Perbaikan syarat calon di laman KPU pada tanggal 14 s/d 22 September 2020.
h. Verifikasi Dokumen perbaikan Syarat Calon pada tanggal 16 s/d 22 September 2020.
Terdapat permasalahan seperti dokumen syarat calon yang dimasukkan belum sesuai dengan ketentuan. Untuk solusi dari permasalahan di atas KPU Provinsi Sulawesi Utara melakukan klarifikasi ke instansi yang terkait dengan dokumen syarat calon yang dimasukkan oleh pasangan calon yang belum sesuai dengan ketentuan untuk mendapatkan surat keterangan tertulis.
Pelaksanaan kegiatan verifikasi syarat calon ini disesuaikan dengan Tahapan, Program dan Jadwal yang tertuang dalam PKPU nomor 5 Tahun 2020. Untuk itu, KPU Provinsi dalam hal ini tim verifikasi melaksanakan kegiatan bertahap dimulai dari verifikasi syarat pencalonan pada waktu pendaftaran pasangan calon sampai pada waktu verifikasi syarat calon sehingga tim verifikasi melakukan klarifikasi ke instansi-instansi yang terkait dalam syarat calon tersebut. Di antaranya instansi pendidikan untuk ijazah, Pengadilan Negeri untuk surat keterangan sedan pailit maupun tidak memiliki utang dan bebas dari tindak pidana dan kantor pajak untuk memastikan akan dokumen yang dimasukkan.
Di samping itu pula KPU Provinsi Sulawesi Utara mengumumkan semua dokumen baik syarat pencalonan dan syarat calon ke laman KPU dan juga menyiapkan kotak tanggapan masyarakat untuk seluruh pasangan calon.
Tim juga mendampingi Pasangan calon dalam pemeriksaan kesehatan di rumah sakit yang sudah ditentukan oleh KPU Provinsi Sulawesi Utara sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan setelah melewati tahapan tersebut akhirnya KPU Provinsi melaksanakan Pemberitahuan hasil verifikasi kepada Pasangan Calon maupun tim penghubung dengan disaksikan oleh Bawaslu Provinsi dengan hasil setiap pasangan calon untuk dokumen syarat calon belum memenuhi syarat dan diberi waktu dalam masa perbaikan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan dalam PKPU Nomor 5 Tahun 2020 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020.
Pemeriksaan Kesehatan
Pemeriksaan kesehatan dan penyampaian hasil pemeriksaan kesehatan merupakan bagian dari verifikasi persyaratan pencalonan dan syarat calon. Pandemi COVID-19 yang mewabah di Indonesia memberikan dampak terhadap berbagai sektor termasuk tahapan Pemilihan 2020. Setelah sempat ditunda kurang lebih tiga bulan, tahapan Pemilihan kembali dilanjutkan. Melaksanakan Pemilihan di tengah Pandemi menjadi hal yang berat dengan banyaknya perubahan sistem kerja yang dilaksanakan, yang pada intinya harus mengedepankan protokol kesehatan yang ketat untuk pencegahan COVID-19 dalam setiap pelaksanaan kegiatan.
Seperti juga tahapan lainnya di masa pandemi COVID-19, pemeriksaan Kesehatan Bakal Calon Pemimpin daerah menjadi prioritas utama dalam Pemilihan tahun 2020. Penilaian kesehatan dilakukan untuk menilai status kesehatan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, serta mengidentifikasi kemungkinan adanya disabilitas yang dapat mengganggu kemampuan menjalankan tugas dan kewajibannya. Penilaian tersebut dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip pemeriksaan kesehatan yang memenuhi persyaratan obyektif-ilmiah berlandaskan ilmu kedokteran berbasis bukti. Penilaian dilakukan oleh Tim Pemeriksa Kesehatan Independen yang dibentuk dengan harus memenuhi kriteria yang ditentukan oleh Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia.
Status kesehatan yang dibutuhkan oleh pengemban jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur tidak harus bebas dari penyakit, impairment ataupun kecacatan, melainkan setidaknya mereka harus dapat melakukan kegiatan fisik sehari-hari secara mandiri tanpa hambatan yang bermakna dan tidak memiliki penyakit yang diperkirakan akan mengakibatkan kehilangan kemampuan fisik dalam 5 (lima) tahun ke depan, serta memiliki kesehatan jiwa sedemikian rupa sehingga tidak kehilangan kemampuan dalam melakukan observasi, menganalisis, membuat keputusan dan mengkomunikasikannya.
Dalam melaksanaan kegiatan ini, KPU Provinsi Sulawesi Utara berpedoman pada:
1) Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Walikota Tahun 2020 (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 905), sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 1 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Walikota (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 159).
2) Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2019 Tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020 (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 905) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan peraturan komisi pemilihan umum Nomor 5 tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Komisi Pemilhan Umum Nomor 15 Tahun 2019 Tentang, Tahapan, Program dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020.
3) Surat Keputusan Nomor 258/PL.02-Kpt/01/KPU/VI/2020 tertanggal 15 Juni 2020, tentang Penetapan Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Serentak Lanjutan Tahun 2020.
4) Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara Nomor 69/PP.01.2-Kpt/71/Prov/VI/2020 tanggal 15 Juni 2020 Tentang Penetapan Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lanjutan Sulawesi Utara Tahun 2020;
5) Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 412/PL.02.2-Kpt/71/Prov/VIII/2019 tentang Pedoman Teknis Standart Kemampuan Jasmani dan Rohani serta Standar Pemeriksaan Kesehatan Jasmani dan Rohani serta bebas penyalahgunaan Narkotika dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020.
6) Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara Nomor; 114/PL.02.2-Kpt/71/Prov/VIII/2019 tentang Penetapan Rumah Sakit Pemerintah untuk Melaksanakan Pemeriksaan Kesehatan Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2020.
Untuk kelancaran pemeriksaan kesehatan, KPU Sulawesi Utara memberikan sosialisasi pemeriksaan kesehatan yang merupakan salah satu ketentuan bagi setiap bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur dalam mengikuti Pilkada. Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin tanggal 7 september 2020 di aula RSUP Prof. Kandow Manado. Acara tersebut dibuka langsung oleh Direktur Utama, Dr.dr. Jimmy Panelewen, Sp-B-KBD.
Dalam sosialisasi tersebut pihak RSUP Prof. Kandow Manado menekankan bahwa pemeriksaan kesehatan akan dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan independen bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Organisasi Profesi yakni Iktatan Dokter Indonesia (IDI) serta Himpunan Piskologi Indonesia (Himpsi).
Tujuan Sosialisasi pemeriksaan kesehatan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara adalah memaparkan teknis pemeriksaan yang dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid19.
• Sosialisasi pemeriksaan kesehatan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara
Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan dengan protokol yang ketat. Selain tes kesehatan yaitu medical cekup, USG, Abdomen, penyakit dalam, mata, gigi, mulut dan jantung, neurology da treadmill juga dilakukan pula tes MMPI dan tes psikologi. Jadwal tahapan pemeriksaan kesehatan tanggal 4 – 11 September 2020, kemudian pengumuman hasil pemeriksaan pada tanggal 11-12 September 2020.
Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Bakal Calon Gubernur Sulawesi Utara masing-masing:
1. Olly Dondokambey dan Steven Kandou
2. Christiany E. Paruntu dan Sehan Salim Landjar 3. Vonny A. Panambunan dan Hendry Runtuwene
Terlaksananya tahapan Pemeriksaan Kesehatan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Pemilihan Tahun 2020, sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku dan menerapkan Protokol Kesehatan. Hal ini membuktikan bahwa KPU Provinsi Sulawesi Utara mampu melaksanakan tahapan ini di masa pandemi COVID-19.