MELALUI SISTEM PENDIDIKAN TERPADU INSANTAMA BOGOR
H. Metode Penelitian
I. Hasil Penelitian
11. Mengembangkan Karakter melalui Budaya Pendidikan Budaya pendidikan sebagai aspek penting bagi
peningkatan mutu pendidikan. Budaya sebagai produk manusia merupakan eksternalisasi yang memproduksi tatanan sosial yang berlangsung terus-menerus mendasari pemahaman bagi setiap peran yang ada pada satuan pendidikan. Bahwa keberadaan manusia terus-menerus mengeksternalisasi diri dalam aktivitas. Aktivitas yang telah menjadi kebiasaan, menghasilkan makna-makna yang sudah tertanam sebagai hal yang rutin. Dengan demikian pembiasaan memberikan arah dan spesialisasi kegiatan yang berlangsung sepanjang watu dan membentuk suatu lembaga. Proses pelembagaan tindakan sehari-hari yang sudah dilakukan oleh masyarakat secara luas menjadi milik bersama. Demikian halnya dalam kehidupan di lingkungan sekolah terjadi proses pelembagaan tindakan sehari-hari yg dilakukan oleh semua unsur secara luas menjadi milik sekolah.
Daftar Pustaka
Abdul Mujib. 2005. Kepribadian Dalam Psikologi Islam. Jakarta:
Raja Grafindo Persada.
Abdurrahman Albaghdadi. 1996. Sistem Pendidikan di Masa Khilafah Islam. Bangil: Al Izzah.
Adimasana, Y.B. 2000. “Revitalisasi pendidikan nilai di dalam sektor pendidikan formal” dalam Transformasi pendidikan memasuki milenium ketiga. Ed A. Atmadi & Y.Setyaningsih.
Yogyakarta: Penerbitan Universitas Sanata Dharma.
Ary Ginanjar Agustian. 2008, “Pembentukan habit menerapkan nilai-nilai religius,sosial dan akademik”.
Proceeding. Seminar dan Lokakarya Nasional Rekonstruksi Pendidikan Karakter. Yogyakarta: UNY. 29 Juli 2008.
Armstrong, Thomas. 2006. The best school. How human development research should inform educational practice.
Virginia: Association for Supervision and Curriculum Development.
Alwisol. 2004. Psikologi Kepribadian.Malang: UMM Press.
An-Nabhani, Taqiyuddin. 1990. Nidzom Al-Hukm fi Al- Islam.
Daarul Ummah. Beirut. Lebanon. Cet. III.
An-Nabhani, Taqiyuddin. 1990. Nidzom Al-Iqtishody fi Al- Islam.
Daarul Ummah. Beirut. Lebanon. Cet. IV.
An-Nabhani, Taqiyuddin. 1990. Nidzom Al- Islam. Daarul Ummah. Beirut. Lebanon. Cet. V.
An-Nabhani, Taqiyuddin. 2008. Kepribadian Islam. Jilid I (Edisi Mu’tamadah) Hizbut Tahrir. Jakarta: HTI Press.
Ary Ginanjar Agustian. 2008, “Pembentukan habit menerapkan nilai-nilai religius,sosial dan akademik”.
Proceeding. Seminar dan Lokakarya Nasional Rekonstruksi Pendidikan Karakter. Yogyakarta: UNY. 29 Juli 2008.
Armstrong, Thomas. 2006. The best school. How human development research should inform educational practice.
Virginia: Association for Supervision and Curriculum Development.
Ba’inil Jusni. 2006. “Hubungan prestasi belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan perilaku anak dalam masyarakat.” Jurnal SOROT volume 1 nomor 1 April 2006. Pekanbaru.- FKIP - Universitas Riau.
Basri, Husen Hasan. 2007. “Model Pengembangan Ekonomi Pondok pesantren Tiga Dimensi Pangkep, Sulawesi Selatan. Edukasi (Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan). Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama RI. Vol. 5, Nomor 4, oktober-Desember 2007, pp.
63-85.
Bertens, K. 1993. Etika. Jakarta: Gramedia.
Brussells & Colorado Springs San Diego: Center For Creative Leadership.
Cohen, Jonathan. 2006. “Social, emotional, ethical, and academic education: Creating a climate for learning., participation in democracy, and well-being” dalam jurnal-. Harvard Educational Review. Vol. 76. Nomor 2.
Summer 2006.
Darmiyati Zuchdi. 2008. “Potret pendidikan karakter di berbagai jenjang sekolah”. Proceding. Seminar dan Lokakarya Nasional Restrukturisasi Pendidikan Karakter. Yogyakarta: UNY. 29 Juli 2008.
Davidson, ‘Matthew, et.al. “Smart and good schools” dalam Education Week, November 2007. http://www.edweek.
org/ew/articles/2007/11/14 lickona.ht27.html.
Dovre, Paul J.2007. “From Aristotle to Angelou: Best practice in character education” dalamiumal- Education
volume 7, Nomor 2, September 2007 (p.38-45).
Edukasi (Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan).
Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama RI. Vol. 2, Nomor 3, Oktober-Desember 2001, pp. 45-67.
Eko Prasetyo. 2004. Orang Miskin Dilarang Sekolah. Yogyakarta:
Insits Press.
Esti Setiawati. 2008. “Pengembangan instrumen evaluasi budi pekerti siswa” dalam Jurnal PPS Universitas Negeri Yogyakarta. http-/”pps.uny.ac.id/index.php/j-7
Farid Wadjdi & Siddiq Al-Jawi et.al. 2009. Ilusi Negara Demokrasi.
Bogor: Al Azhar Press.
Hall, Calvin S.& Linddney, Gardner,.1981. Theories of Personality.
New York: John Wiley and Sons.
Harold Entwistle. 1977. Class Culture and Education. London:
Great Britain University Printing House Cambridge.
Hasbullah. 2005. Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: Divisi Buku Perguruan Tinggi PT Raja Grafindo Persada.
Hawley C. Robert & Isabel L. Hawley, 1975. Human values in the classroom A handbook for teachers. New York City: Hart Publishing Company, Inc.
Jess Feist & Gregory J. Feist. 2008. Theories of Personality. New York: The McGraw Hill Companies, Inc., 1221 Aveneu of The Americas.
Karabel, Jerome and A.H. Halsey. 1977. Power and Ideology in Education (Edited and With an Introduction). New York:
Oxford University Press.
McCauley, d. Cynthia, et.al. 1998. The center for creative leadership -- handbook leadership development. San Francisco: Jeossey-Bass Publishers – Greensboro.
Lickona, Thomas, 1991. Educating for character - flow our schools-teach respect and responsibility. New York-.Bantam Books.
_______, 2008. 1’/ 1 education. character educat’on.
dari www. character. org.
Miles, Matthew B. & A. Michael Huberman. 1992. Analisis data kualitatif .Penerjemah-Tjetep Rohendi Rohidi. Jakarta:
Penerbit Universitas Indonesia.
Muin M, Abd. 2007.”Pondok Pesantren dan Pelayanan Masyarakat”. Edukasi (Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan). Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama RI. Vol. 5, Nomor 4, oktober-Desember 2007, pp.
41-62.
Noeng Muhadjir.2003. Ilmu pendidikan dan perubahan sosial. Yogyakarta: Rake Sarasin.
_______________. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi V.
Yogyakarta: Penerbit Rake Sarasin.
Pervin, Lawrence A.. 1989. Personality (Theory and Research).
Canada: John Wiley & Sons, Inc.
Philip Suprastowo. 1994. ‘Pendidikan budipekerti di SMA’.
Laporan penelitian. Jakarta: Pusat Penelitian Ralitbang Depdikbud.
Republika.
Richard Pratte. 1977. Idelogy & Education. New York: David McKay Cmpany, Inc.
Sastrapratedja, M. 2009. Epistemologi Kultural. Hand Out Kuliah Epistemologi Kultural Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta.
Santrock, John W. 2008. PVucalionul 1’sycho/okw. Boston:
Mc.Graw — Hill International Edition.
Serglovanni, Thomas J. 1994. Building community in shoals.
San Francisco: Jossey-Bass Publishers.
Silverman, David- 1000- Doing qualitative research - A practical handbook. London — gnd Oaks — New Delhi:
Sage Publications.
Siregar, Imran. 2007.”Supervisi Dalam Pembelajaran di Madrasah”. Edukasi (Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan). Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama RI. Vol. 5, Nomor 4, oktober-Desember 2007, pp.
130-144.
Shapiro, B. 1994. “What Children Bring to Light: A Constructivist Perspective on Children’s Learning in Science”. Ny:
Teachers College Press.
Spraedley, James P. 1980. Participant Observation. New York:
Holt, Rinehart and Wiston..
Strauss, Anselm and Corbin, Yuliet. 1990. Basics of Qualitative Research: Grounded Theory, Procedures and Tehniques.
Newbury Park: Sage Publication.
Sodiq A. Kuntoro. 2008. “Sketsa Pendidikan Humanis Religius”.
Paper disampaikan sebagai bahan diskusi dosen di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Soemanto. 2007.” Persepsi siswa terhadap penyelenggaraan Pendidikan Agama Islam pada SMA”. Edukasi (Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan). Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama RI. Vol. 5, Nomor 4, oktober-Desember 2007, pp. 86-101.
Tri Lestari. 2006. “Pelaksanaan pembelajaran IMTAQ di SMAN I Plered Bantul”. Tesis. Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta.
Triono, Dwi Condro, 1999, Konsep Pertumbuhan dan Pemerataan Dalam Ekonomi Islam Taqiyuddi An-Nabhani (Dengan Perbandingan Sistem Ekonomi Kapitalisme).
Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Semarang: Media Wiyata.
Ulrika Bergmark. 2008. “ I want people to believe in me, listen when I say something and remember me How student wish to be treated” dalam jurnal.- Pastoral Care in Education. Volume 26. No. 4, Desember 2008, Von Glasersfeld, E. 1992. “ Questions and Answers ABOUT
Radical Constructivism. In M. Pearsall (Ed.)”. Relevant Research. Scope, Squence, and Coordination of Secondary School Science. (Vol. II, 169 – 182). Washington DC:
NSTA.
William F. O’neil. 2001. Ideologi-ideologi Pendidikan. Yogyakarta:
Pustaka Pelajar.
Wolfgang Althof, Berkowitz dan Marvin. 2006. “Moral education and character education:Their relationship and roles in citizenship education” dalam Journal of Moral Educatioan, volume 35, Desember 2006.
Wuryanto, 2008. “Implementasi Pendidikan Nilai dalam Pembelajaran IPS”. Thesis. Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta.
www.character.org. Berkowitz, Martin W & Melinda C. Bier.
“What works in character education A research-driven guide for educators”. Character Education Partnership John Templeton Foundation — John E & Frances G.
Pepper. Februari 2005.
www.cortland.edu/character/articles/char v.asp Diacces Rabu, 23 Januari 2008.
www.kau.or.id Diacces Rabu, 23 Januari 2008.
www.Sekolah Islam Terpadu Insantama Bogor. Diacses Thursday, 21 January 2010 07:49 administrator
Yanti Mukhtar. Education Network for Justice (ENJ). (Republika., 10/5/2005).
Kompas, 4/9/2004.