• Tidak ada hasil yang ditemukan

Nasehat Keutamaan

C. Menghindari Pelanggaran Ewuh aya ing pambudi

Repot dan susah dalam bersikap.

Suatu keadaan zaman yang rusak dan membuat orang susah untuk mengambil sikap, susah mencari rizki.

Perputaran dunia yang seperti cakra manggilingan seringkali membuat kita harus lincah dan trampil dalam mengukur diri dan mawas diri. Ewuh pakewuh kadang kala diperlukan, tapi saat yang lain harus ditinggalkan.

Pandai-pandai bersikap dan membawa diri adalah kunci kesuksesan.

Gajah meta cinancang wit sidaguri, mati cineker ayam.

Gajah mengamuk diikat di pohon sidaguri, mati dicakar ayam.

Perlambang Geger Pacinan di Kraton Kartasura yang ditunggangi Belanda pada tahun 1740-1744 M. Akibat geger ini, Kraton Kartasura rusak parah, Sunan Paku Buwana II mengungsi ke Ponorogo. Setelah kembali, membangun istana baru di Dusun Solo dan dinamai dengan membalik nama Kartasura menjadi Surakarta.

Gajah meta semune tengu lelaki Gajah mengamuk dikira tengu kawin.

Pasemon untuk Paku Buwana II raja Kartasura yang sangat disegani, ternyata ketika mendapat berbagai gangguan pemberontakan ia berhati kecil dan mengungsi ke Ponorogo lalu mengawini putri bupati Ponorogo dengan maksud agar mendapat bantuan.

Ganda kentir semune liman pepeka.

Ban hanyut dikira singa bijaksana.

Melambangkan Prabu Ganda Kusuma di Pajajaran yang menghanyutkan putranya yang bernama Siimg Wanara di Sungai Kerawang. Akhirnya suatu ketika dibalas oleh Siung Wanara dengan perlakuan serupa hingga tewas di Sungai Kerawang.

Gandrung-gandrung ing lelurung andulu gelung kekendon, keris parung tanpa karya, edolen tukokna uleng-uleng campur bawur.

Jatuh cinta menjadi satu-satunya kerepotan, keris senjata tak berguna, juallah belikan makanan campur baur.

Jika negara diatur dengan baik maka sesungguhnya akan makmur sentosa, tenteram, bahagia. Tidak ada orang merasa repot, kecuali hanya yang jatuh cinta. Aman nyaman hingga keris parung tak berguna, dan sebarang senjata lebih baik ditukar dengan makanan apa saja, karena tidak ada kekerasan lagi.

Glondhong pengareng-areng, peni-peni raja peni guru bakal guru dadi.

Harta benda yang mahal harganya, bahan mentah bahan jadi.

Upeti yang harus diserahkan kepada raja dari para adipati, atau dari wedana ke bupati. Upeti tersebut berupa hasil bumi yang terbaik dan emas permata yang mahal-mahal. Pemberian ini adalah pajak yang harus dibayarkan oleh daerah kepada raja selaku pemilik hak atas tanah wilayah. Daerah taklukan memiliki kewajiban untuk memberikan sebagian hasil bumi kepada istana.

Goroh growah.

Bohong terluka.

Orang yang berbohong lama-lama akan erosi kepercayaan dirinya. Orang yang berbohong sama halnya dengan melukai diri sendiri. Sekali berbohong, maka menimbulkan serangkaian kebohongan lain untuk menu-tupi kebohongan yang lama. Akhirnya kebohongannya terbuka dan akan mendapat celaka. Seorang pemimpin yang melakukan tindak kebohongan akan melukai dan menipu publik secara luas. Lama-lama, kebohongan ini akan terbongkar.

Gremat-gremet waton slamet.

Merayap pelan-pelan asal selamat.

Artinya biar lambat dalam melakukan suatu pekerjaan secara lahiriah namun yang penting selamat.

Pekerjaan memerlukan kehati-hatian agar tercapai tujuan dengan selamat. Cermat dan hati-hati merupakan unsur terpenting dalam melakukan pekerjaan. Seorang penge-mudi, jika lengah dari kewaspadaan, bisa mengakibatkan nyawa puluhan bahkan ratusan penumpang terancam.

Guci lenga kayu gapuk.

Lugu suci, mentheleng lunga, kaku ngguyu, lega dipukpuk.

Sebuah filsafat perkawinan Jawa. Keluarga hendaknya dibangun dengan niat bersih, lugu dan suci.

Setiap persoalan selesaikan dengan kepala dingin, jangan memelototkan mata atau mentheleng agar pasangan kita

tidak lunga 'pergi'. Jika salah satu kaku, maka yang lain harus ngguyu 'senyum'. Jika suatu ketika suami menjadi api yang membakar, maka istri harus menjadi air yang memadamkan. Jika suami menjadi gas yang mendorong, maka istri menjadi rem yang mengendalikan. Perasaan tulus ikhlas atau lila legawa harus dipuk-puk 'dibangun'.

Gugon tuhon.

Suatu yang dipercaya dengan sungguh-sungguh.

Suatu takhayul yang dipercayai kebenarannya. Atau, ajaran yang tidak ada sumbernya secara jelas, akan tetapi digugu 'dipercaya' dengan satuhu 'benar-benar'. Banyak adat istiadat yang terbangun dengan gugon tuhon ini. Suatu fakta yang sulit diungkap secara rasional, namun sulit diingkari.

Gumelaring agesang.

Bentangan kehidupan.

Tergelarnya alam kehidupan manusia. Alam jagad raya ini adalah alam makrokosmos atau jagad gumelar, di mana tata surya diatur oleh suatu sunnatullah yang teratur, rapi, ajeg dan terencana. Manusia adalah mikrokosmos, atau jagad gumulung, di mana manusia wajib berusaha meraih kesempurnaan hidup dengan keshalehan pribadi maupun keshalehan sosial.

Guna kaya purun.

Kepandaian, kekayaan dan kemauan.

Tiga bekal yang hendaknya dimiliki setiap orang untuk mengabdi kepada negara dan berjuang demi masyarakat, yakni kepandaian, kekayaan dan kemauan.

Kepandaian dicari dengan belajar giat, kekayaan dicari dengan kerja keras, sedangkan kemauan dicari dengan kepedulian. Cita-cita untuk menjadi manusia yang berguna, tidak akan terlaksana jika seseorang tidak memiliki guna

‗kepandaian‘, kaya ‗kekayaan‘ dan purun ‗kemauan‘.

Gunung Kendheng semune kenya musoni.

Gunung Kendheng ternyata gadis menyusui.

Perlambang raja yang usia kekuasaannya panjang tetapi kurang melakukan gerakan penting bagi kemajuan kerajaan, malahan disinggung oleh para pujangga seperti anak kecil. Salah satu raja yang dimaksud adalah Sunan Paku Buwana I, raja Kartasura. Kalangan rakyat kecewa karena negara sebagai pengayoman dan pendorong kehidupan bermasyarakat dalam kondisi kurang terarah dan akhirnya peluang pihak asing untuk mengintervensi semakin melebar.

Guru rupaka.

Guru merawat.

Orang tua yang melahirkan kita sangat berjasa, karena beliau telah memelihara kita sejak dari dalam kandungan. Ibu mengandung kita selama sembilan bulan.

Laki-laki lahir dari perempuan dan perempuan lahir karena laki-laki.

Guru pengajian.

Guru belajar.

Bapak dan Ibu guru yang memberikan ilmu disebut orang tua kedua. Beliau sebagai pengganti orang tua untuk mendidik dan membimbing anak-anak di sekolah maupun di luar sekolah. Ilmu adalah sesuatu kebenaran yang tidak tampak oleh mata. Guru membukakan mata muridnya untuk melihat segala sesuatu atau apapun yang tidak kasat mata. Hormat kepada guru ilmu adalah bagian dari barokah ilmu.

Guru wisesa.

Guru kuasa.

Pemerintah membuat undang-undang atau peratur-an untuk kepentingperatur-an bersama. Pemerintah juga mengatur kekayaan alam untuk kepentingan kita bersama. Salah satu contoh kekuasaan negara adalah pada tanah yang kita miliki. Seberapa mahal pun kita membayar hak atas tanah kita, tetapi kita tidak akan pernah memiliki sepenuhnya.

Buktinya kita masih harus membayar pajak. Pemerintah

adalah guru kuasa yang berwenang dan berkewajiban mengatur kehidupan masyarakat.

Guru swadaya.

Guru mandiri.

Tuhan. Dialah Guru Yang Maha Pandai, yang menciptakan alam semesta beserta dengan isinya. Dialah pembimbing setiap makhluk sekalian alam. Dialah disebut guru sejati, yang apabila seluruh batang pohon di dunia ini dijadikan pena dan air lautan dijadikan tinta untuk menuliskan ilmunya, maka tidaklah akan mencukupi.

Apabila seluruh manusia di dunia menyembahnya maka tidak akan bertambah wibawa Tuhan dan sebaliknya, apabila semua manusia di dunia mengingkarinya, tidak akan berkurang kewibawaan Tuhan.

Gusti Allah ora sare.

Tuhan tidak tidur.

Gusti Allah selalu menjaga hamba-Nya, kapan saja dan di mana saja. Gusti Allah Maha Penjaga, yang tahu sekecil apapun peristiwa di muka bumi, meskipun selembar daun yang menguning dan jatuh. Dialah Tuhan yang mengetahui segala pernik gejolak batin dan perilaku kita.

Hadigang-hadigung hadiguna.

Kekayaan, kekuatan dan kekuasaan.

Manusia dikatakan kuat jika memiliki kekayaan yang berlimpah, kekuatan yang besar dan kekuasan yang tinggi. Orang yang kuat ini berkewajiban melindungi orang yang lemah, bukan sebaliknya. Menyombongkan harta benda, kekuatan dan kekuasaan tidak akan membuat manusia bahagia. Sebaliknya, sikap ambeg adil paramarta membuat para tetangga simpati dan empati terhadap kita.

Heru cakra.

Lingkaran dunia.

Lambang Ratu Adil, raja atau pemimpin agung yang dipercaya akan membebaskan rakyat dari segala macam penderitaan dan diskriminasi. Sesuatu yang paling diimpikan rakyat pada negara adalah keadilan. Pemimpin yang mampu menegakkan keadilan dalam harapan semua masyarakat.

Holopis kuntul baris.

Holopis kuntul baris.

Salah ucap dari nama Don Lopis Comte du Paris, seorang kapten prajurit Belanda yang berasal dari Paris, Francis. Ia menyuruh rakyat untuk bekerja rodi sambil mengucap namanya keras-keras. Semboyan rasa kebersa-maan dalam melakukan kerja.

Hyang kalingga surya.

Raja bertubuh matahari.

Pemimpin yang tangguh dan pelindung yang baik seperti memiliki tubuh matahari menyinari luasnya dunia.

Matahari menyamari dunia tanpa membeda-bedakan kawula. Datang secara pasti setiap pagi hari dan memberi kesempatan manusia untuk beristirahat di malam hari.

Ibu bumi bapa akasa.

Ibu bumi, ayah langit.

Falsafah Jawa mengatakan bahwa bumi adalah simbol ibu karena menumbuhkan tetanaman, sedangkan langit adalah simbol ayah karena melindungi dan menurunkan hujan. Bumi bersifat momor ‗komunikatif‘, momong ‗persuasif‘ dan momot ‗akomodatif‘. Sedangkan langit bersifat nyandhangi ‗memberi pakaian‘, nyandhingi,

‗memberi rasa aman atau pengayoman‘ dan tidak nyandhungi ‗menjadi penghalang‘.

Ing madya mangun karsa.

Di tengah menyatukan tujuan.

Seorang pemimpin ketika berada di tengah masyarakat, hendaknya bisa menjadi penyatu tujuan dan cita-cita masyarakat. Seorang pemimpin di antara umatnya senantiasa berkonsolidasi memberikan bimbingan dan

mengambil keputusan dengan musyawarah dan mufakat yang mengutamakan kepentingan masyarakat.

Ing ngarsa sung tuladha.

Di depan memberi tauladan.

Seorang pemimpin ketika berada di depan hendaknya bisa menjadi tauladan atau contoh; seorang pemimpin sebagai seorang yang terdepan dan terpandang senantiasa memberikan panutan-panutan yang baik sehingga dapat dijadikan suri tauladan bagi masyarakatnya.

Ingkang pantes dhawah ing sambawa kalian sembada.

Yang pantas sesuai keadaan dan mumpunilah.

Bertindak dengan mempertimbangkan empan papan atau suasana, waktu dan tempat agar pantas dan wajar. Dalam filsafat Hindu Jawa manusia dituntu untuk bertanggung jawab, dan memperhatikan desa ‗tempat‘, kala

‗waktu‘ dan patra ‗suasana‘.

Jagad cilik.

Dunia kecil.

Tubuh manusia dalam falsafah Jawa disebut jagad cilik. Pada dasarnya, badan manusia memiliki sunnatullah yang luar biasa tertib dan teratur. Jantung selalu berdetak memompa darah dengan pola dan irama yang tetap, darah

mengalir ke seluruh tubuh membawa dzat makanan, sedangkan indera membangun kesadaran kemanusiaan.

Karena itulah, tubuh manusia dalam konsep Jawa disebut jagad cilik atau mikrokosmos.

Jagad gedhe.

Dunia besar.

Alam semesta dan seisinya. Alam semesta ini memiliki keteraturan dan ketertiban yang luar biasa.

Matahari, bumi, bulan dan sebagainya berputar pada porosnya tanpa bertabrakan. Air laut menguap menjadi awan, awan mengembun menjadi hujan, hujan membasahi bumi dan menumbuhkan tetanaman dan seterusnya.

Jagad pramudita.

Penguasa dunia.

Yang menguasai dunia. Adalah kekuasaan Tuhan Semesta Alam. Dalam bahasa Arab disebut asmaul husna atau nama-nama yang baik, sesuai dengan kemahakuasaan Tuhan atas hamba-hamba-Nya.

Janma patrap kenging tinulat ing kautamen.

Manusia mapan bisa ditiru keutamaannya.

Orang bijaksana yang tindakannya dapat menjadi suri tauladan utama. Tauladan adalah cermin yang memantulkan keindahan dan kebajikan yang layak ditiru

dan diikuti pikiran dan sikap hidupnya. Pemimpin bangsa hendaknya merupakan orang yang bisa ditiru dalam segala sisi kehidupannya, karena pemimpin selalu berada di depan.

BAB VII