BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
E. Pengujian Hipotesis
1. Menguji dan Memaknai Sub Struktur 1
Dari hasil pengolahan data program SPSS 22.0 pada sub struktur 1 tersebut, terlihat pada tabel 4.51 hingga tabel 4.53, sebagai berikut:
127 a) Melihat Pengaruh Atribut Produk (X1), Citra merek (X2), dan Kualitas Pelayanan (X3) secara simultan terhadap Kepuasan Pelanggan (Y1)
Untuk melihat pengaruh atribut produk, citra merek, dan kualitas pelayanan secara simultan terhadap kepuasan pelanggan, ddapat ditunjukkan pada tabel model summary, khususnya pada angka R
square dibawah ini:
Sumber : Data Primer yang telah diolah, 2015
Besarnya nilai R Square (R2) pada tabel di atas adalah 0,208. Angka tersebut mempunyai makna besarnya pengaruh atribut produk, citra merek dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan dengan cara menghitung Koefisien Determinasi (KD) dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
KD = R2 x 100% KD = 0,208 x 100% KD = 20,8 %
Angka tersebut memiliki arti bahwa pengaruh atribut produk, citra merek, dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan adalah sebesar 20,8% sedangkan sisanya sebesar 79,2%
Tabel 4.51 Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 ,457a ,208 ,184 1,637
a. Predictors: (Constant), KualitasPelayanan_X3, CitraMerek_X2, AtributProduk_X1
128 (100% - 20,8%) dipengruhi oleh faktor lain atau variabel-variabel lain diluar variabel dalam penelitian ini.
Untuk mengetahui apakah model regresi pada tabel 4.51 sudah benar atau salah, maka diperlukan uji hipotesis. Uji hipotesis dapat diketahui dengan melihat kolom angka F dalam tabel dibawah ini.
Sumber : Data Primer yang telah diolah, 2015
Hipotesis statistik dapat dirumuskan sebagai berikut: H0 : px1y1X1 = px2y1X2 = px3y₁X3= 0
H0 : px1y1X1 = px2y1X2 = px3y₁X3 ≠ 0
Hipotesis tersebut memiliki arti sebagai berikut :
H0: Tidak ada pengaruh yang signifikan antara atribut produk, citra merek dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan. Ha: Ada pengaruh yang signifikan antara atribut produk, citra
merek dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan. Pengujian dapat dilakukan dengan dua cara yakni:
Tabel 4.52 ANOVAa Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig. 1 Regression 67,746 3 22,582 8,426 ,000b Residual 257,294 96 2,680 Total 325,040 99
a. Dependent Variable: KepuasanPelanggan_Y1
b. Predictors: (Constant), KualitasPelayanan_X3, CitraMerek_X2, AtributProduk_X1
129 1) Membandingkan besarnya nilai F yang terdapat pada model
anova. Pada penelitian ini nilai F hitung sebesar 8,426, sehingga
nilai F tabel diperoleh angka sebesar 2,47. Dengan ketentuan numerator (DK) = jumlah variabel – 1 atau (5 – 1 = 4) dan denumerator = jumlah kasus – jumlah variabel atau (100 – 4 = 96).
Jika F penelitian > F tabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jika F penelitian < F tabel, maka H0 diterima dan Ha ditolak.
Dari perhitungan diatas terlihat bahwa nilai F hitung 8,426 > F tabel 2,47, maka Ha diterima yang berarti ada pengaruh secara signifikan dan simultan antara atribut produk, citra merek, dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan.
2) Membandingkan besarnya angka signifikan dengan taraf signifikansi 0,05.
a) Jika nilai probabilitas 0,05 lebih kecil atau sama dengan nilai probabilitas Sig atau (0,05 ≤ Sig), maka H0 diterima dan Ha ditolak, artinya tidak signifikan.
b) Jika nilai probabilitas 0,05 lebih besar atau sama dengan nilai probabilitas Sig atau (0,05 ≥ Sig), maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya signifikan.
Berdasarkan perhitungan pada tabel 4.52 dapat dilihat bahwa signifikansi sebesar 0,000. Dengan demikian
130 nilai taraf signifikan 0,05 ≥ 0,000 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Yang berarti bahwa ada pengaruh yang signifikan antara atribut produk, citra merek, dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan.
b) Melihat Pengaruh Atribut Produk (X1), Citra merek (X2), dan Kualitas Pelayanan (X3) secara parsial terhadap Kepuasan Pelanggan (Y1)
Untuk mengetahui besarnya pengaruh atribut produk, citra merek, dan kualitas pelayanan secara parsial terhadap kepuasan pelanggan yaitu dengan membandingkan nilai signifikan (sig).
Sumber : Data Primer yang telah diolah, 2015
1) Pengaruh Atribut Produk (X1) terhadap Kepuasan Pelanggan (Y1)
Hipotesis :
H0: px1y1X1 = 0 (Tidak ada pengaruh yang signifikan antara atribut produk dengan kepuasan pelanggan) Ha: px1y1X1 > 0 (Ada pengaruh yang signifikan antara atribut
produk dengan kepuasan pelanggan) Tabel 4.53 Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 10,418 2,870 3,629 ,000 AtributProduk_X1 ,147 ,107 ,146 1,366 ,175 CitraMerek_X2 ,301 ,122 ,247 2,466 ,015 KualitasPelayanan_X3 ,097 ,038 ,247 2,529 ,013 a. Dependent Variable: KepuasanPelanggan_Y1
131 Pengujian dapat dilakukan dengan dua cara, yakni:
a) Dengan membandingkan besarnya nilai t hitung dengan t tabel, t hitung yang diperoleh sebesar 1,366 dan t tabel diperoleh sebesar 1,984. Dengan ketentuan Derajat Kebebasan (DK) = n – 2, atau (100 – 2 = 98) menghasilkan t tabel sebesar 1,984.
Dengan ketentuan uji hipotesis:
Jika t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jika t hitung < t tabel maka H0 diterima dan Ha ditolak.
Dari hasil perhitungsn diperoleh nilai t hitung pada tabel 4.42 sebesar 1,366 < t tabel 1,984 sehingga H0 diterima dan Ha ditolak, sehingga dapat diartikan bahwa tidak ada pengaruh antara atribut produk dengan kepuasan pelanggan. b) Dengan membandingkan besarnya taraf signifikansi (Sig)
dengan taraf signifikasi 5% atau 0,05.
1) Jika nilai probabilitas 0,05 lebih kecil atau sama dengan nilai probabilitas Sig atau (0,05 ≤ Sig), maka H0 diterima dan Ha ditolak, artinya tidak signifikan.
2) Jika nilai probabilitas 0,05 lebih besar atau sama dengan nilai probabilitas Sig atau (0,05 ≥ Sig), maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya signifikan.
Berdasarkan hasil perhitungan pada kolom sig (signifikan) pada tabel 4.53 Coeffcient, untuk atribut produk
132 diperoleh nilai sig 0,175. Yang berarti nilai sig 0,175 lebih kecil sama dengan dari taraf signifikansinya 0,05 atau nilai 0,05 ≤ 0,175, dengan ini maka H0 diterima dan Ha ditolak. Artinya koefisien analisis jalur adalah tidak signifikan. Sehingga atribut produk tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Hal ini tidak sejalan dengan yang diungkapkan Yesi Elsandra dan Efriyuzal dalam jurnalnya yang berjudul “Pengaruh atribut produk, komitmen agama, kualitas pelayanan, dan kepercayaan terhadap loyalitas nasabah Bank Syariah Mandiri dengan kepuasan sebagai variabel intervening”. Dengan nilai t hitung sebesar 2,333 dan nilai signifikansi sebesar 0,022. 2) Pengaruh Citra Merek (X2) terhadap Kepuasan Pelanggan (Y1)
Hipotesis:
H0: px2y1X2 = 0 (Tidak ada pengaruh yang signifikan antara citra merek dengan kepuasan pelanggan)
Ha: px2y1X2 > 0 (Ada pengaruh yang signifikan antara citra merek dengan kepuasan pelanggan)
Pengujian dapat dilakukan dengan dua cara, yakni:
a) Dengan membandingkan besarnya angka t hitung dengan t tabel, t hitung yang diperoleh sebesar 2,466 dan t tabel diperoleh sebesar 1,984. Dengan ketentuan Derajat
133 Kebebasan (DK) = n – 2, atau (100 – 2 = 98) menghasilkan t tabel sebesar 1,984.
Dengan ketentuan uji hipotesis:
Jika t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jika t hitung < t tabel maka H0 diterima dan Ha ditolak.
Dari hasil perhitungan diperoleh angka t hitung pada tabel 4.53 sebesar 2,466 > t tabel 1,984 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat diartikan bahwa ada pengaruh antara citra merek dengan kepuasan pelanggan. b) Dengan membandingkan besarnya taraf signifikansi (Sig)
dengan taraf signifikasi 5% atau 0,05.
1) Jika nilai probabilitas 0,05 lebih kecil atau sama dengan nilai probabilitas Sig atau (0,05 ≤ Sig), maka H0 diterima dan Ha ditolak, artinya tidak signifikan.
2) Jika nilai probabilitas 0,05 lebih besar atau sama dengan nilai probabilitas Sig atau (0,05 ≥ Sig), maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya signifikan.
Berdasarkan hasil perhitungan pada kolom sig (signifikan) pada tabel 4.53 Coeffcient, untuk citra merek diperoleh nilai sig 0,015. Yang berarti nilai sig 0,015 lebih besar sama dengan dari taraf signifikansinya 0,05 atau nilai 0,05 ≤ 0,015, dengan ini maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya koefisien analisis jalur adalah signifikan dan
134 besarnya pengaruh citra merek terhadap kepuasan pelanggan sebesar 0,015 atau 15%, sedangkan sisanya (100% - 15% = 85%) dipengaruhi oleh variabel lain. Sehingga citra merek berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Hal ini sejalan dengan yang diungkapkan Dewi Kurniawati et.al dalam jurnalnya yang berjudul “Pengaruh citra merek dan kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan KFC cabang Kawi Malang”. Dengan nilai t hitung sebesar 4,526 dan nilai signifikansi sebesar 0,000.
3) Pengaruh Kualitas Pelayanan (X3) terhadap Kepuasan Pelanggan (Y1)
Hipotesis:
H0: px3y₁X3 = 0 (Tidak ada pengaruh yang signifikan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pelanggan)
Ha: px3y₁X3 > 0 (Ada pengaruh yang signifikan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pelanggan)
Pengujian dapat dilakukan dengan dua cara, yakni:
a) Dengan membandingkan besarnya angka t hitung dengan t tabel, t hitung yang diperoleh sebesar 2,529 dan t tabel diperoleh sebesar 1,984. Dengan ketentuan Derajat Kebebasan (DK) = n – 2, atau (100 – 2 = 98) menghasilkan t tabel sebesar 1,984.
135 Dengan ketentuan uji hipotesis:
Jika t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jika t hitung < t tabel maka H0 diterima dan Ha ditolak.
Dari hasil perhitungsn diperoleh angka t hitung pada tabel 4.53 sebesar 2,529 > t tabel 1,984 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat diartikan bahwa ada pengaruh antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pelanggan.
b) Dengan membandingkan besarnya taraf signifikansi (Sig) dengan taraf signifikasi 5% atau 0,05.
a) Jika nilai probabilitas 0,05 lebih kecil atau sama dengan nilai probabilitas Sig atau (0,05 ≤ Sig), maka H0 diterima dan Ha ditolak, artinya tidak signifikan.
b) Jika nilai probabilitas 0,05 lebih besar atau sama dengan nilai probabilitas Sig atau (0,05 ≥ Sig), maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya signifikan.
Berdasarkan hasil perhitungan pada kolom sig (signifikan) pada tabel 4.53 Coeffcient, untuk citra merek diperoleh nilai sig 0,013. Yang berarti nilai sig 0,013 lebih besar sama dengan dari taraf signifikansinya 0,05 atau nilai 0,05 ≤ 0,013, dengan ini maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya koefisien analisis jalur adalah signifikan besarnya pengaruh citra merek terhadap kepuasan pelanggan sebesar
136 0,013 atau 13%, sedangkan sisanya (100% - 13% = 87%) dipengaruhi oleh variabel lain. Sehingga kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Hal ini juga sejalan dengan yang diungkapkan Prita Saraswasti
et.al dalam jurnalnya yang berjudul “Pengaruh kualitas
produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan Starbuck Surabaya dan Kuala Lumpur”. Dengan nilai t hitung sebesar 7,462 dan nilai signifikansi sebesar 0,000.
Jadi, persamaan struktural 1 adalah:
Y = 0,146 X1 + 0,247 X2 + 0,247 X3 + 0,889 Є1
Angka residu sebesar 0,889 diperoleh dari √1 – R2
√1 – 0,208 = 0,889
2. Menguji dan memaknai Sub Struktur 2