• Tidak ada hasil yang ditemukan

Merancang Sistem E-Commerce untuk Meningkatkan Penjualan

Dalam dokumen Vol. 8 No. 1 September 2019 (Halaman 24-31)

(Studi Kasus Pada Toko Rakjat Ketjil)

Bruri Trya Sartana#1, Rizal Manthovani Juniar#2, Ririt Roeswidiah#3

# Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Budi Luhur

Jl. Raya Ciledug, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan 12260 Telp.(021) 5853753

1[email protected]

2[email protected]

3[email protected] ABSTRAK — Konsep usaha dari “Toko Rakjat Ketjil"

adalah menyediakan biji kopi yang lebih mengutamakan kebutuhan berbagai kedai kopi . Dalam memasarkan produknya, saat ini "Toko Rakjat Ketjil" menggunakan media penyampain informasi yang sederhana. Maka di butuhkan sebuah penjualan berbasis web berupa website e-commerce yang mampu memberikan informasi, Pelanggan akan mendapat mengakses informasi yang dibutuhkan kapan saja dan dimana saja tentang produk. e-commerce dapat didefinisikan sebagai penjualan barang maupun jasa dengan menggunakan media elektronik sebagai alat untuk bertukar informasi terlebih dahulu tanpa bertemu satu sama lain. E-commerce di Indonesia berkembang sangat pesat, hal ini harusnya dapat dimanfaatkan para pelaku bisnis untuk memanfaatkan e-commerce. Menjalankan bisnis dengan e-commerce dapat membuat bisnis berkembang lebih cepat dengan dikenalnya produk yang dijual kepada calon pelanggan sehingga penjualan pun akan meningkat. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, analisa dokumen, dan studi literature. Tools yang digunakan dalam penelitian ini adalah wordpress untuk template website, content management system (CMS) untuk sistemnya. Tujuan penulisan penelitian ini adalah menghasilkan aplikasi berbasis web penjualan

"Toko Rakjat Ketjil" untuk memperluas jangkauan pemasaran. Dengan penerapan sistem ini diharapkan akan mempermudah pelanggan dan pemilik serta diharapkan dapat meningkatkan penjualan.

Kata kunci: E-Commerce, Content Management System, Sistem Informasi.

ABSTRACT — The business concept of "Rakjat Ketjil"

shop is to provide coffee beans that prioritize the needs of various coffee shops. In marketing its products, currently

"Toko Rakjat Ketjil" uses simple information delivery media.

So in need of a web-based sales in the form of an e-commerce website that is able to provide information, customers will get access to the information needed anytime and anywhere about the product. e-commerce can be defined as the sale of goods or services by using electronic media as a means to exchange information first without meeting one another.

With the development of e-commerce in Indonesia it is unfortunate if running a business does not utilize e-commerce. Running a business with e-commerce can make a business grow faster with the recognition of products sold to potential customers so that sales will increase. Data collection methods used in this study were observation, interviews, document analysis, and literature study. The tools used in this research are wordpress for website templates, content management system (CMS) for the system. The purpose of writing this research is to produce a web-based sales application "Toko Rakjat Ketjil" to expand marketing reach.

The application of this system is expected to make it easier for customers and owners and is expected to increase sales.

Keywords: E-Commerce, Content Management System, Information System

I. PENDAHULUAN

Perkembangan bisnis penjualan biji kopi yang ditandai dengan maraknya para pelaku usaha kedai kopi di seluruh Indonesia, ternyata menjadi salah satu pemicu meningkatnya permintaan penjualan biji kopi. Secara keseluruhan perkembangan usaha penjualan kopi di Indonesia tetap memberikan pengaruh positif bagi perkembangan industri kopi.

21 Toko Rakjat Ketjil merupakan konsep usaha yang menyediakan dua macam jenis biji kopi seperti arabika dan robusta. Umumnya usaha ini lebih mengutamakan kebutuhan berbagai kedai kopi. Rakjat Ketjil hadir dengan mempunyai ciri khas dalam mejual biji kopinya. Rakjat Ketjil terletak di jalan Syamsi blok A, no 65, Vila ilhami, Kabupaten Tangerang.

Rakjat Ketjil menjual biji kopi house blend yang spesialisasi dalam biji arabika dan robusta.

Pada penelitian ini, akan dibuat sebuah website untuk Toko Rakjat Ketjil sebuah toko yang melayani penjual kopi.

Dalam melakukan kegiatannya, Toko Rakjat Ketjil masih menggunakan media penyampaian informasi yang sederhana sehingga untuk pemasaran produk dan layanannya masih belum maksimal dan stok yang tidak up to date. Dengan masalah yang dihadapi oleh Toko Rakjat Ketjil maka di butuhkan sebuah penjualan berbasis web berupa website e-commerce yang mampu memberikan informasi, hal ini akan dapat membantu kendala yang ada. Pelanggan akan mendapat mengakses informasi yang dibutuhkan kapan saja dan dimana saja tentang produk. Dengan demikian Toko Rakjat Ketjil dapat memperluas jangkauan pemasaran tanpa harus menghabiskan waktu dan biaya.

E-Commerce atau perdagangan elektronik secara umum dapat didefinisikan sebagai penjualan barang maupun jasa dengan menggunakan media elektronik sebagai alat untuk bertukar informasi terlebih dahulu tanpa bertemu satu sama lain. Dengan berkembangnya e-commerce di Indonesia sangat disayangkan jika menjalankan bisnis tidak memanfaatkan commerce. Menjalankan bisnis dengan memanfaatkan e-commerce dapat membuat bisnis berkembang lebih cepat dengan dikenalnya produk yang dijual kepada calon pelanggan sehingga penjualan pun akan meningkat.

Berdasarkan dengan adanya hal diatas maka perlu dibuatkan sebuah website yang dapat memunculkan suatu produk yang dicari ada dihalaman mesin pencari dengan penerapan teknik SEO (Search Engine Optimization) serta memiliki fitur pemesanan yang dapat memaksimalkan pengenalan produk yang dimiliki Toko Rakjat Ketjil sehingga meningkatkan penjualan dan perusahaan ini dapat berkembang serta bersaing. Berdasarkan uraian diatas maka penulis mengambil judul “Rancang Bangun E-Commerce Berbasis Content Management System (CMS) Menggunakan WooComerce Pada Toko Rakjat Ketjil”.

Permasalahan yang ada pada Toko RakjatKetjil adalah sebagai berikut:

a) Kurangnya pemasaran produk-produk pada Toko Rakjat Ketjil yang berdampak pada penurunan pendapatan.

b) Belum maksimalnya penanganan Order yang terjadi pada Toko Rakjat Ketjil.

c) Stok tidak up to date sehingga pelanggan harus bertanya mengenai ketersediaan barang yang akan di beli.

II. METODE PENELITIAN

A. Metode Pengumpulan Data

Pengumpulan data untuk mendapatkan persyaratan sistem (system requirement) dari user sebagai dasar analisa sistem.

Berikut ini adalah metode pengumpulan data penelitian yang telah dilakukan penulis yaitu:

1) Wawancara

Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui tatap muka bersama narasumber. Metode ini dilakukan penulis dengan cara mengajukan pertanyaan secara lisan kepada pak Rahmat Raditya selaku pemilik Toko Rakjat Ketjil. Melalui metode ini penulis mendapatkan bagaimana arus proses bisnis penjualan pada Toko Rakjat Ketjil.

2) Observasi

Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mengamati langsung. Metode ini dilakukan penulis dengan pengamatan langsung ke Toko Rakjat Ketjil yang berada di Jalan Beringin raya no29a. Perumnas Karawaci dalam memperhatikan proses penjualan.

3) Analisa dokumen

Teknik ini merupakan teknik yang dilakukan dengan cara mengumpulkan dokumen dari catatan, nota, dan laporan-laporan yang ada di Toko Rakjat Ketjil.

4) Studi Literatur

Penelitian ini melakukan studi literatur dari berbagai referensi yang sesuai dengan permasalahan yang diamati. Studi ini dilakukan melalui jurnal yang dijadikan sebagai acuan pada kegiatan penelitian ini.

B. Landasan Teori 1) Konsep Dasar Sistem

Pengertian Sistem menyatakan bahwa sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan [1].

2) Konsep Dasar Informasi

Pengertian Sistem Informasi adalah suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi bagi pengambil keputusan atau mengendalikan organisasi[2].

3) Analisa Berorientasi Obyek

Analisa dan perancangan berorientasi obyek menggunakan model yang dikenal dengan sebutan Unfield Modeling Language (UML) yang merupakan suatu cara berfikir tentang persoalan menggunakan model-model yang diorganisasikan seputar dunia nyata. Analisa untuk sistem berorientasi objek terjadi pada beberapa tingkat abstraksi yang berbeda-beda. Pada tingkat bisnis atau hiburan, teknik yang sesuai dengan objek orientasi analisis dapat dirangkai dengan pendekatan rekayasa informasi[3].

22 C. Teknik Analisis Data

Teknik analisis data merupakan suatu langkah yang paling menentukan dari suatu penelitian, karena analisa berfungsi untuk menyimpulkan hasil penelitian, mengolah data menjadi informasi, sehingga karakteristik atau sifat-sifat data dapat dengan mudah dipahami dan bermanfaat untuk menjawab masalah-masalah yang berkaitan dengan kegiatan penelitian.

1) Analisa Masalah

Analisa masalah adalah kajian sementara untuk mengetahui penyebab timbulnya masalah dengan cara observasi dan wawancara untuk melakukan pemetaan masalah dalam penelitian ini yaitu yang terjadi di Toko Rakjat Ketjil.

2) Analisa Proses bisnis

Pada tahap ini dilakukan suatu analisa proses bisnis yang ada dan mempelajari apa yang akan dikerjakan, serta identifikasi kebutuhan, alat yang digunakan adalah activity diagram dan use case diagram.

3) Analisa Perancangan Sistem

Tahap perancangan sistem adalah merancang sistem secara rinci berdasarkan hasil analisa terhadap sisem yang ada, sehingga menghasilkan model sistem baru yang diusulkan, tools yang digunakan dalam perancangan sistem yaitu: class diagram, rancangan layar dan system sequence diagram, IFML.

D. Bussines Model Canvas

Business Model Canvas merupakan sebuah bahasa yang digunakan untuk menggambarkan, mendeskripsikan, menganalisa, dan merancang model bisnis pada suatu perusahaan[4]. Berikut adalah penjelasan 9 blok yang berada di dalam Business Model Canvas diantaranya adalah:

Gambar 5 : Bussines Model Canvas

III. ANALISA DAN PEMBAHASAN

3.1. Proses Bisnis Usulan a. Proses Pemesanan Produk

Customer mengunjungi website Rakjat Ketjil untuk melihat produk yang ada pada Rakjat Ketjil, jika customer tertarik customer dapat melakukan pemesanan melalui website dengan cara klik produk yang dipilih lalu, klik tombol add to cart jika kita mengarahan cursor ke gambar produk. Lalu customer klik tombol View Cart untuk melihat produk yang sudah dipilih, Jika customer telah selesai memilih produk, customer klik tombol Proceed to Checkout pada halaman View Cart. Bila customer sudah memiliki akun, customer dapat login dengan mengklik My Account, dan mengisi Billing Details untuk mengetahui biaya pengiriman. Jika belum memiliki akun customer melakukan register dengan menginput Nama, Country, Alamat, Kota, Provinsi, Kode Pos, No. Telp, Email, kemudian klik Create an Account dan mengisi Username dan Password. Setelah itu customer memilih metode pengiriman, lalu klik tombol Place Order untuk melihat detail order dan no rekening bank Rakjat Ketjil untuk melakukan pembayaran melalui transfer. Setelah customer melakukan order, customer menerima email invoice order, lalu admin menerima email bahwa telah terdapat order masuk dan admin mengubah status order menjadi Pending Payment pada halaman backend website.

Jika customer tidak tertarik, customer dapat meninggalkan website.

Gambar 6: Proses Pemesanan Produk

b. Proses Pembayaran dan Konfirmasi Pembayaran

Customer melakukan pembayaran ke rekening bank yang terdapat pada halaman Place Order. Setelah melakukan transfer, customer melakukan konfirmasi pembayaran melalui website pada halaman konfirmasi pembayaran. Setelah itu admin menerima email konfirmasi pembayaran yang telah dilakukan oleh customer, lalu admin melakukan verifikasi konfirmasi pembayaran di halaman backend website, jika disetujui customer menerima email bahwa pembayaran telah di

23 terima, jika tidak diterima customer menerima email pembayaran tidak diterima maka melakukan konfirmasi.

Gambar 7: Proses Pembayaran dan Konfirmasi Pembayaran c. Proses Pengiriman Produk

Admin melakukan cek kondisi dan kelayakan produk yang akan dikirim sesuai pesanan, setelah itu admin melakukan packing produk lalu menyerahkan produk ke jasa pengiriman pihak ketiga yaitu JNE, lalu mendapatkan no resi pengiriman produk yang diperoleh, kemudian admin input no resi dan mengubah status order menjadi Delivered, lalu Customer menerima email order invoice dan no resi.

Gambar 8: Proses Pengiriman Produk 3.2. Use Case Diagram

Diagram yang menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Sebuah use case mempresentasikan sebuah use case mempresentasikan sebuah interaksi antara actor dengan sistem.

a. Use Case Master

Gambar 9: Use Case Master b. Use Case Transaksi

Gambar 10: Use Case Transaksi c. Use Case Laporan

Gambar 11: Use Case Laporan

24 3.3. Class Diagram

Diagram kelas adalah diagram UML yang menggambarkan kelas-kelas dalam sebuah sistem dan hubungannya antara satu dengan yang lain, serta dimasukkan pula atribut dan operasi.

Gambar 12: Class Diagram 3.4. Rancangan Layar

Rancagan layar adalah sebuah disain tampilan yang berfungsi sebagi antar mukaantara si pengguna (user ) dengan applikasi (sistem), atau biasa disebut dengan user interface.

a. Rancangan Layar Frontend

Gambar 13: Rancangan Layar Frontend

b. Rancangan Layar Backhend

Gambar 14: Rancangan Layar Backhend 3.5. Interaction Flow Modeling Language (IFML)

Dalam pemodelan IFML pada website Rakjat Ketjil, terdapat 4 kegiatan utama dari sisi pelanggan yaitu register, login, orders, dan payment confirmation. Serta terdapat 10 kegiatan utama dari sisi admin toko yaitu input product, input categories, input attribute, payment verification, report orders, report penjualan, report pemesanan, report pengiriman, report pembayaran, report rekapitulasi produk terlaris.

a. IFML Register dan Login Planggan

Gambar 15: IFML Register dan Login Planggan

25 b. IFML Login Admin

Gambar 16: IFML Login Admin 3.6. System Sequence Diagram

Dalam rekayasa perangkat lunak, diagram urutan sistem adalah diagram urutan yang menunjukkan, untuk skenario tertentu kasus penggunaan, peristiwa yang dihasilkan oleh aktor eksternal, urutannya, dan kemungkinan peristiwa antar-sistem. Diagram urutan sistem adalah ringkasan visual dari kasus penggunaan individu

a. Sequence Diagram Product

Gambar 17 : Sequence Product

b. Sequence Diagram Order

Gambar 18 : Sequence Order 3.7. Component Diagram

Diagram komponen adalah diagram yang menggambarkan struktur fisik dari sebuah sistem dan digunakan untuk mengilustrasikan bagaimana kode program dibagi menjadi beberapa komponen, dan mendeksripsikan hubungan antar komponen. Diagram komponen memberikan gambaran tingkat tinggi dan sederhana dari sebuah sistem

Gambar 19: Component Diagram

26 IV. KESIMPULAN

Berdasarkan pembahasan terhadap Rancang Bangun E-Commerce Berbasis Content Management System (CMS) Menggunakan WooCommerce Pada Toko Rakjat Ketjil, dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :

1. Dengan adanya Rancang Bangun E-Commerce Berbasis Content Management System (CMS) Menggunakan WooCommerce Pada Toko Rakjat Ketjil, maka Toko Rakjat Ketjil tidak mengalami kesulitan dalam mempromosikan, mengupdate produk terbaru, serta melayani customer dalam melakukan proses pemesanan dan pengiriman dengan cepat dan memudahkan customer untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap di produk.

2. Website E-Commerce pada Toko Rakjat Ketjil dapat memperkenalkan Rakjat Ketjil kepada pelaku usaha kedai kopi dan pencinta kopi khususnya para pelaku usaha kedai kopi di Tangerang dan juga bisa diakses dengan cepat, dan menjangkau sasaran yang tepat.

3. Para calom pembeli dapat melihat update produk yang tersedia setiap saat seperti produk-produk yang dijual murah (sale) melalui website Rakjat Ketjil.

DAFTAR PUSTAKA

[1] Kushermanto, Y. B., & Mulyanto, A. (2017). Penerapan Teknologi RFID Modul RC522 Berbasis Raspberry Pi B + Pada Sistem Absensi Siswa di SMK At-Taqwa Cabangbungin Kabupaten Bekasi. Jurnal Informatika SIMANTIK, 1(2), 26–31.

[2] Wulandari, W., & Priyono, A. (2017). E – Commerce Pakaian Pada Distro Bahana Shop. Jurnal TAM (Technology Acceptance Model), 3(0), 54–58. Diambil dari

http://ojs.stmikpringsewu.ac.id/index.php/JurnalTam/arti cle/view/27.

[3] Riyadi, N., & Widjaja, A. (2016). Berorientasi Obyek.

analisa dan perancangan sistem informasi administrasi penilaian pada smk yapia pondok aren dengan metodologi berorientasi obyek, 8(2), 153–162.

[4] Setyorini, R., & Rey, R. O. (2017). Analisis Model Bisnis pada Eighteen Nineteen Laundry dengan Pendekatan Business Model Canvas. Journal of Secretary and Business Administration, 1(1), 70.

https://doi.org/10.31104/jsab.v1i1.2.

27

Pengamanan Data menggunakan Algoritma AES

Dalam dokumen Vol. 8 No. 1 September 2019 (Halaman 24-31)

Dokumen terkait